
Begitu sampai di rumah Purna,Rani mengeluarkan semua belanjaan Azizah,dan membawa masuk ke dalam rumah.Di ruang tamu,sudah ada Astuti dan juga Adi yang sedang menunggu mereka pulang.
Ceklek !
"Assalamualaikum!"Ucap Azizah,
"Waalaikumsalam "Jawab Bi Atun,yang mengambil beberapa belanjaan di tangan Azizah,
"Terimakasih Bi,letakkan di rumah saya ya bi!"
"Baik -Nya!"Bi Atun berlalu menuju kamar Satria.
"Azizah kemari lah!"Panggil Astuti,
"Loh,Papa sama Mama sudah pulang?"Tanya Satria,biasa orang tua nya akan pulang malam.Setelah menyalami ke dua tangan mertua nya,Azizah duduk di sofa single yang ada di depan Astuti.
"Nih,mama bawa pulang dari rumah sakit tadi,inikan sudah beberapa bulan kalian program hamil,mama harap hasil nya sesuai dengan yang kita inginkan!"Astuti memberikan kotak berisi alat tes kehamilan kepada Azizah,membuat wanita ini terkejut,karena sebelum nya Satria tidak pernah membahas hal ini.
"Tidak apa-apa sayang,di coba dulu.Kalau rejeki kita maka hasil nya akan baik,tapi kalau belum rejeki kita,kita harus berusaha lebih keras lagi!"Satria memberi semangat kepada Azizah.
"Bagus nya sih pagi,tapi enggak apa-apa,tes saja sekarang!"Ujar Astuti,Azizah pun mengangguk mengerti dan segera pergi menuju kamar nya dengan di ikuti oleh Satria.
Blam!
Satria menutup pintu kamar,ia melihat Azizah yang berdiri kebingungan di dekat ranjang.
"Ada apa sayang,kenapa belum ke kamar mandi,tes saja dulu,siapa tau rejeki kita!"Satria memegang bahu Azizah,wanita ini pun segera ke kamar mandi,Satria menunggu nya di luar dengan cemas akan hasil nya.
Sudah sepuluh menit Azizah berada di dalam belum juga keluar.
"Sayang,sudah belum!"Teriak Satria dari luar kamar yang tidak sabaran dengan tahu hasil.
"Bentar mas!"Sahut Azizah.
Ceklek !
"Sayang bagaimana hasil nya?"Tanya Satria,Azizah menghela nafas nya sembari memperlihatkan alat itu kepada Satria.
"Sabar ya sayang,kita coba lagi!"Satria memeluk Azizah,ia tahu Azizah akan khawatir soal itu.
Tok..Tok..Tok..
__ADS_1
"Sat,bagaimana hasil nya"Teriak Astuti dari luar kamar Satria.
"Mas,kamu saja deh yang beri tahu!"Azizah duduk di tepi ranjang.Satria langsung pergi menemui orang tua nya.
Ceklek!
Begitu tiba Satria di luar kamar,Astuti tidak sabaran ingin tahu hasil nya.
"Bagaimana Sat?"Tanya Astuti,
"Coba lagi ma.."Lirih Satria,
"Tetap berjuang,berusaha yang yakin,insyaAllah nanti hasil nya akan memuaskan kita "Sambung Adi,Astuti pun menghela nafas mengiyakan perkataan suami nya.
Adi dan Astuti berlalu dari hadapan Satria,Pria ini kembali masuk ke dalam kamar.
Blam!
"Mas,pasti Mama kecewa sama aku 'kan?"Tanya Azizah,
"Enggak sayang,Papa malah ngedukung kita buat berusaha lagi,kita coba lagi ya,jangan cepat menyerah,Oke!"
"Eeemmm"Azizah mengangguk,Satria memeluk sang istri,menenangkan Azizah,ia tahu istri nya cepat sekali putus asa akan apa yang belum di capai nya.
"Iya Anita?"
[Tuan,hadiah untuk pernikahan pak Aldo sudah aku siapkan,li-ma karangan bunga telah di kirimkan ke kediaman Andara!]
"Baik Anita terimakasih,untuk kado nya kirim ke rumah saja!"Ujar Satria,
[Baik Pak!]Anita langsung memutuskan panggilan nya.
"Besok Aldo menikah dengan Putri,kita akan menghadiri pernikahan mereka!"
"Aldo menikah?"
"Iya,kenapa kamu terkejut?jangan bilang kamu diam-diam suka sama dia!"Ketus Satria yang cemburu.
"Mas,apa yang kamu katakan,bagaimana bisa aku mencintai orang lain,sementara hati ku dan hidup mu seluruh nya milik mu sejak dari awal !"Ungkap Azizah duduk di atas pangkuan Satria,sembari tangan mengalungkan di leher Satria.
"Kamu sedang menggoda ku?"Satria menyentuh raut wajah Azizah yang masih tertutup cadar.
__ADS_1
"Eng-nggak!"Bantah Azizah segera dan ingin bangkit dari pangkuan Satria.Namun,Satria menahan nya.
"Setelah menggoda ku,kamu ingin pergi,tidak semudah itu!"Satria merebahkan Azizah di atas ranjang,lalu tangan nya menarik tali cadar sehingga kain itu terbuka.
"Mas,apa yang kamu lakukan!ini masih sore"Tukas Azizah,
"Sebentar saja"Satria langsung meluruskan has-rat nya yang tertahan sejak tadi,dan Azizah hanya bisa pasrah dengan segala permainan yang di mainkan oleh Satria.
* * *
Satria dan Azizah berjalan ke arah meja makan,Azizah tidak memakai cadar atas suruhan Satria,karena bagaimana pun saat ini sang istri berada di dalam rumah,hanya ada mereka dan ke dua orang tua Satria tidak ada Pria lain,kecuali Bi Atun dan Rani mereka adalah perempuan dan tidak membuat Satria keberatan.
"Mas,apa tidak apa-apa begini?"Aziza ragu,berhenti mengikuti langkah kaki Satria.Pria itu pun segera merangkul pinggang Azizah.
"Tidak apa-apa,ayo ke meja makan,aku sudah sangat lapar!"Sembari memegang perut nya.
Tiba di meja makan,Astuti dan Adi sama-sama terkejut melihat menantu wanita nya yang tak pernah membuka cadar sebelum nya.
"Sat,ini...?"Astuti sampai bengong melihat ke arah Azizah.Begitu juga dengan Adi sampai ucapan nya terputus.
"Inilah menantu kalian yang selama ini bersembunyi di balik cadar!"Tukas Satria,yang memegang ke dua bahu Azizah.
"Mas,apa yang kamu katakan,cepat duduk!"Azizah malah menyuruh Satria segera untuk duduk.Namun,Satria terlihat sedang cengengesan,entah apa yang membuat pria ini begitu senang.
"Azizah,tadi mama menyuruh Bi Atun untuk memasak kuah toge ini,kata orang dulu ini bagus untuk kamu yang sedang promil,dan ini juga!"Astuti menyodorkan mangkuk kuah toge dan segelas jus alpukat untuk menantu nya.
"Oh ya,tadi teman papa yang baru pulang dari umrah juga membawakan ini,kata mereka kurma muda cocok untuk kamu yang sedang promil!"Sambung Adi,memberikan paperbag berisi bingkisan buah dari teman nya.
"Terimakasih Mama sama papa udah peduli sama kami berdua.Besok pulang dari acara Aldo,Azizah juga sudah punya jadwal untuk bertemu dengan dokter Sella,dokter kandungan!"
"Besok Papa tidak bisa datang ke acara Aldo,Papa sama Mama akan berkunjung ke desa gelap untuk melihat Selly!"
"Salam untuk Tante Selly dan Paman Dika.Mah,Satria minta di kirim 'kan oleh-oleh untuk ibu Sunarsih!"Satria melirik Azizah,
"Tidak usah mas,ibu sungkan untuk menerima pemberian orang tanpa bekerja!"Ujar Azizah,
"Tidak apa-apa,ini 'kan dari menantu nya!"Sahut Satria,
"Benar Sayang,Mama juga mau berkunjung ke rumah ibu mu besok!"
"Terimakasih Ma!"
__ADS_1
"Sama-sama sayang,ayo kita lanjut makan,di habisin jus nya ya!"Azizah mengangguk,mereka semua melanjutkan makan malam.