Wanita Cadar Tanpa Mahkota

Wanita Cadar Tanpa Mahkota
Rumah


__ADS_3

Tiba di rumah Purna,seperti biasa,orang tua Satria,sudah tiba di rumah lebih dulu,karena Adi pulang jam tiga,sedangkan istri nya pulang jam dua.


Ceklek !


"Assalamualaikum"Ucap Azizah saat melihat mertua nya duduk di sofa,Astuti menatap Azizah dengan sinis,Adi yang sedang melihat majalah milik purna.


"Waalaikumsalam"Sahut Adi,sembari menoleh dan meletakkan majalah di atas meja.


"Satria kemarilah"Satria bersama dengan Azizah segera menghampiri Adi dan juga Astuti.


"Papa mau mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Azizah.Desain yang Kamu buat untuk klien asing kami.Selain mereka puas,bahkan pemesanan via online membludak di purna,sudah sebulan ini purna sepi pemesanan via online,tapi begitu melihat perhiasan hasil desain tangan kamu mereka merasa tertarik,dan kini sudah masuk dua ribu pemesanan via online di purna!"Pungkas Adi,Azizah hanya tersenyum mendengar pernyataan sang mertua,ia tidak berani memberi komentar apapun.


"Apa ada yang ingin kamu katakan ?"Tanya Satria melirik sang istri yang berdiri tidak jauh dari nya.


"Alhamdulillah,kalau memang desain itu membawa berkah.Azizah ikut senang pah"Tukas Azizah,


"Alah,lebay.Baru juga segitu,sudah pada heboh,Adik Bella,lebih hebat dari dia,lulusan terbaik desainer luar negeri lagi,bukan seperti gadis kampung ini,yang kalian sanjung-sanjung tapi tidak ada apa-apa nya"Cibir Astuti,lalu bangkit dari duduk nya dan pergi meninggalkan mereka semua di ruang tamu,Adi hanya bisa menggelengkan kepala nya saat melihat Astuti yang berkata begitu kejam terhadap menantu nya.


"Jangan di ambil hati ya Azizah,Mama Satria memang seperti itu orang nya"Ujar Adi,


"Tidak masalah Pa,Azizah tidak pernah berkecil hati,bagaimana pun beliau adalah ibu mas Satria,sudah pasti ibu nya Azizah juga!"Ungkap Azizah,Satria hanya menatap heran ke arah wanita yang terus-terusan di hina oleh ibu nya,tapi masih bisa bersikap begitu tenang di depan semua orang.


"Pah,kami pamit ke kamar dulu,sekalian mau membersihkan diri"


"Eeemm,baiklah,papa pun mau istirahat di kamar!"Satria dan Azizah bergegas pergi meninggalkan ruang tamu.Begitu juga dengan Adi.


Tiba di dalam kamar,Azizah segera meletakkan tas kerja nya.Begitu juga dengan Satria,pria itu segera berlanjut membuka semua kancing kemeja nya.Azizah yang mengetahui itu,langsung bersikap tidak nyaman.


"Aku mandi dulu"Satria tidak jadi melepaskan pakaian nya di dalam kamar saat melihat Azizah yang tidak nyaman.Satria melihat untuk melepaskan pakaian nya di kamar mandi.


Blam!


Pintu kamar mandi tertutup,tak lama kemudian air dari shower pun terdengar,pertanda nya Satria sedang mandi.


"Apa yang harus ku lakukan sekarang ?"Gumam Azizah,sudah hampir seminggu tinggal bersama dengan Satria,tapi dia belum mengenal betul seluk beluk sang suami.

__ADS_1


Azizah berjalan membuka pintu lemari,lalu menatap banyak baju yang tersusun rapi milik sang suami.Azizah memilih salah satu nya yang memang menurut dia nyaman untuk di pakai sebelum tidur.


Azizah meletakkan baju tersebut di atas ranjang,setelah itu ia segera mengambil kertas yang ia bawa pulang tadi dari kantor,ia teringat hanya memiliki waktu satu Minggu saja.


Ceklek !


Pintu kamar mandi kembali terbuka.Azizah segera menghadap ke arah lain,dan membelakangi Satria yang baru keluar dari kamar mandi.


Di saat tangan nya ingin membuka lemari,Satria melihat baju milik nya di atas ranjang,ia tersenyum miring,lalu mengambil nya.


"Ini kamu yang siapin?"Tanya Satria,


"Benar,apa ada yang salah?"Tanya Azizah balik,


"Tidak,terimakasih,kenapa tidak sekalian sama..."Satria menjeda ucapan nya,dan melihat ke arah Azizah yang terdiam,dan membelakangi dirinya


Azizah menyentuh pipi nya yang merona,Satria sadar akan hal itu ia kembali tersenyum.


"Aku menunggu mu di ruang makan,kamu pasti belum makan 'kan?"


"Iya"Jawab Azizah singkat,


"Baik"


Setelah tersenyum sekilas,Satria segera berlalu dari kamar nya,dan terdengar suara pintu yang tertutup.


"Heeemm...huff"Azizah menghela nafas nya ia,belum menyimpan desain yang ia buat tadi,dan meletakkan nya di atas meja sofa yang ada di dalam kamar.


"Mandi dulu,mumpung orang nya sudah di luar"Gumam Azizah,yang segera mengambil baju mandi dan langsung masuk ke dalam kamar mandi,tanpa membawa baju ganti seperti biasanya.


Di luar kamar,terdengar suara Satria yang sedang berbicara dengan seseorang lewat ponsel nya.


[Maaf pak,aku sebenarnya,tidak ingin menganggu Anda malam-malam begini.Namun,ini penting,apa berkas milik Xander ada pada mu Pak?]Terdengar suara Anita yang begitu cemas,


"Biar ku periksa dulu,tidak bisa di bilang ada sebelum aku melihat nya !"

__ADS_1


[Baik Pak,Aku menunggu nya.Terimakasih pak!]


"Eeeemm,jangan matikan dulu,aku akan melihat nya dulu di kamar "


[Iya]


Ceklek!


Kamar kosong,Satria tahu Azizah yang sedang mandi,ia pun segera mengambil tas kerja yang sudah di simpan oleh istri nya dan memeriksa berkas yang di maksud oleh Anita.


"Warna apa map berkas itu Nit?"Tanya Satria lagi,


[Biru muda Pak?]Satria sudah memeriksa isi tas nya.Namun,ia tidak menemukan adanya berkas yang di maksud oleh Anita.


Satria berdiri,sembari melihat ke arah ranjang,disana juga kosong,lalu melirik ke arah meja sofa,ada banyak kertas disana,bahkan ada beberapa map,Satria mendekat dan ingin memastikan map yang ada di atas meja.


Setelah Satria membereskan barang di atas meja ia mendapatkan apa yang ia cari.


"Nit,map Xander warna merah,kenapa Kamu bilang biru muda?"Geram Satria,


[Oh,He..He..He..Maafkan aku pak,aku salah ingat,maklum sudah begitu panik.Karena,ini pertama kali bekerja dengan perusahaan besar seperti Xander!]


"Map nya sudah ketemu,jadi mau aku apakah ?"


[Pak,boleh aku ambil kerumah bapak,aku harus memeriksa nya sebelum besok kita meeting!]Ungkap Anita,Satria tidak langsung menjawab,ia masih berpikir sembari melirik jam di dinding.


[Pak!]Panggil Anita lagi,


"Gini saja,kirim alamat mu,aku akan menyuruh sopir mengantar nya ke tempat mu!"


Ceklek !


Pintu kamar mandi terbuka,Azizah sudah selesai mandi,dan keramas.


[Oke Pak.Aku matikan dulu!]

__ADS_1


Satria tidak menjawab,ia malah tercengang,melihat penampakan yang ada di depan nya.


Seseorang yang belum menyadari,ada orang lain di dalam kamar,ia terus melangkah menuju lemari.Azizah mengeluarkan baju yang ingin ia pakai,setelah itu meletakkan nya di atas ranjang.


__ADS_2