
Menurut informasi dari Satria,villa ini di sewa oleh Aldo atas kado pernikahan untuk adik nya.Mereka juga memberikan fasilitas yang lain untuk Bara dan Kejora.
"Ayo kita masuk,seperti nya mereka sudah menunggu kita "pungkas Satria,Azizah hanya menurut saja.Dengan begitu posesif Satria merangkul pinggang sang istri.Pria ini begitu takut jika ada pria lain yang akan melirik istri nya.Meskipun Azizah sudah menutupi wajah nya dengan cadar,itu tidak mengurangi kecantikan yang terpancar dalam diri Azizah.
"Kenapa baru datang"seru Aldo,saat melihat Azizah dan Satria baru saja tiba.
"Maaf,tadi kami menunggu Arkana bangun"
"Lalu,dimana Arkana,kenapa kalian tidak membawa nya"
"Arkana tidak bisa pergi jauh,kasian masih bayi"
"Yasudah masuk lah dulu,Bara dan Kejora ada disana"
Satria dan Azizah mengikuti Aldo menuju altar pernikahan dimana Bara dan Kejora berada.
"Selamat ya Bro"Satria segera memeluk Bara,lalu memberikan selamat untuk Kejora.Azizah juga memberikan selamat untuk Bara dan Kejora.
Setelan berfoto bersama dengan pengantin,dan acara menikmati hidangan pun selesai,acara pernikahan tersebut berjalan dengan lancar.
Malam pun tiba. . .
Semua orang telah kembali ke Jakarta,begitu juga dengan keluarga Aldo.Kini hanya tinggal tiga pasangan saja di villa tersebut.
"Satria,kamu juga mau pulang?"tegur Aldo saat melihat Satria yang akan pergi bersama dengan Azizah.
"Iya,Arkana sendiri di rumah"
"Tinggal lah semalam disini,di luar hujan,berbahaya kalau kamu pulang jam segini"tukas Aldo,memberi saran.
"Bagaimana sayang?"Satria meminta pendapat sang istri.
"Terserah mas saja"
"Kalau begitu kamu kabarin Rani,kalau kita pulang besok pagi"
"Iya mas"Azizah pun kembali masuk ke dalam villa.Dimana Putri dan Kejora sedang mengobrol.
Aldo,Bara dan juga Satria sedang menyiapkan beberapa cemilan serta minuman untuk malam pelepasan masa lajang Bara,meskipun terlambat dan di sibukkan oleh perkejaan.Mereka tetap ingin merayakan itu.
"Kalian mau ikut?"tanya Bara,
"Enggak usah ajak cewek-cewek.Kita aja"sahut Aldo,Putri langsung menatap tajam ke arah Aldo.
"Mas!"panggil Azizah,tapi terdengar begitu dalam,sehingga membuat Satria tersenyum kikuh.
"Kami bertiga enggak kemana-mana disini saja.Kami tidak pergi dari sini,tapi hanya pergi minum sedikit di luar"tukas Bara,
"Mas,ingat.Tidak boleh ya"
__ADS_1
"Iya sayang"jawab Satria,mereka pun pergi meninggalkan istri mereka yang berada di dalam kamar pengantin milik Kejora dan Bara.
Di teras villa,terlihat beberapa botol minuman dan juga cemilan.
"Lo yakin enggak mau minum?"tanya Bara,
"Iya yakin.Lo tau Gue enggak bisa minum,Gue yang ini saja"sembari mengangkat jus jeruk yang ada di tangan nya.
"Biasa nya Lo walaupun enggak bisa minum,tetap Lo cobain,bilang aja Lo takut istri Lo!"ketus Bara,
"Diam dah Lo,simpan tenaga Lo buat tempur"cibir Satria,
"Lo pada enggak usah takut,Gue udah nyimpan tenaga Gue buat patahin tuh ranjang.Ha Ha Ha"gelak tawa Bara terdengar begitu keras hingga ke dalam kamar Kejora.
"Apa yang sedang mereka lakukan,kenapa ketawa nya besar sekali"seru Putri sembari mengintip dari arah jendela.
"Paling juga lagi godain Bara"sambung Kejora.
"Eh,Azizah kenapa kamu enggak bawa Arkana kemari?"
"Enggak,dia masih bayi takut sakit"tukas Azizah yang tersenyum.
Di teras Villa,mereka bertiga masih berlanjut minum.Hujan pun belum berhenti,masih terlihat begitu deras.
"Nih,buat tenaga tambahan untuk Lo!"Satria dan Aldo saking tatap satu sama lain,sehingga membuat Bara curiga.
"Apa ini?"Bara mengambil bungkusan berwarna merah,lalu memperlihatkan ke arah dua sahabat nya itu.
"Serius Lo Do?"tanya Bara tak percaya.
"Iya Gue serius,ini kami dapat susah payah Lo,karena gue kasian sama Lo,biar enggak kelelahan!"pungkas Aldo,sembari melirik Satria,lalu pria itu mengedipkan mata nya.
Bara memicingkan mata nya.
"Lo pasti mau ngerjain Gue 'kan?"
"Enggak lah,kita juga punya"sahut Satria sembari memperlihatkan dengan bungkus yang sama,namun isi nya sudah di ganti oleh Satria.
"Eeemmm"Bara mengangguk seraya tersenyum smirk.
"Yasudah,minum lah"
Terlihat Aldo,Bara dan Satria meminum obat yang mereka bawah.Namun,senyuman Aldo dan Satria terlihat mencurigakan.
"Entar dulu deh,habisin minum dulu,baru kini minum obat ini"saran Bara,
"Ya terserah Lo dah"mereka pun melanjutkan minum.
Di dalam kamar,para wanita sedang sibuk memberikan pendapat masing-masing.
__ADS_1
"Jadi,Azizah saat malam pertama kamu sama Satria enggak gini?"tanya Kejora sembari memainkan jari nya.Azizah menggelengkan kepala dan malu.Kejora langsung tertawa.
"Huus,enggak boleh ketawa begitu keras"Putri memarahi adik ipar nya itu,
"Iya maaf"jawab Kejora sembari nyengir melihat ke arah Putri.
"Jadi Kejora,bagaimana dengan kamu?"tanya Putri,Azizah dan Putri kini menatap lekat ke arah Kejora,membuat Kejora panik.
"Apa? maksud kalian apa?"tanya Kejora yang pura-pura tidak tahu.
"Hayoo..."Putri semakin menggoda Kejora,membuat wanita itu menyembunyikan wajah nya di balik batal.
"Udah-udah,jangan di goda lagi,nanti dia nangis"sambung Azizah,
"Eh,enggak ya"Kejora langsung membantah.
Tok ! Tok ! Tok !
Mendengar suara ketukan dari luar,membuat tiga wanita itu terdiam,dan menatap pintu kamar.
"Sayang"panggil Satria dari luar,
"Itu mereka dah datang"sahut Putri,
"Kami balik kamar dulu,semoga malam ini menjadi malam panjang mu"goda Azizah dan Putri.Kejora langsung melempar bantal ke arah mereka berdua.
Ceklek !
Di depan kamar,terlihat Aldo,Bara dan Satria yang sedang nyengir kuda.
"Ayo sayang kita kembali ke kamar kita"Satria langsung merangkul pinggang Azizah,begitu juga dengan Aldo.
"Semoga berhasil ya Bro"bisik Aldo dan Satria secara bersamaan,membuat Putri dan Azizah menatap mereka curiga.
Bara segera masuk ke dalam kamar,setelah dua sahabat dan istri mereka pergi dari hadapan pintu kamar nya.
Setelah melihat Bara menutup pintu kamar itu,Aldo dan Satria serta ke dua istri mereka pun kini kembali ke depan pintu kamar Bara.
"Ngapain lagi sih mas"ketus Putri yang kesal.
"Sttt diam"
"Apaan sih kalian,enggak boleh ngintip orang tahu,dosa"sambung Azizah.
"Ini bukan ngintip sayang,tapi ini kita lagi mendengar seseorang yang akan di marahin sama istri nya"jawab Satria.
"Dimarahin? memang nya apa yang terjadi?"tanya Azizah bingung,
"Entar kalian juga akan tahu"sambung Aldo.
__ADS_1
Benar-benar kelakuan Aldo dan Satria membuat Putri dan Azizah menggelengkan kepala Mereka.Apalagi saat melihat senyum ke dua pria itu yang mencurigakan.