
Satria terkesiap Anita datang bersama dengan beberapa orang polisi,dan Aldo juga ikut terkejut,sehingga ke dua nya berdiri dari tempat duduk.
"Selamat siang Pak !"
"Siang"Satria segera menghampiri mereka.
"Apa yang terjadi,kenapa kalian datang kemari?"Tanya Aldo,
"Seseorang membuat laporan jika ada yang mencuri desain hak cipta mereka.Dan itu di lakukan oleh karyawan purna!"
"Saya ikut bertanggung jawab,karena dua perusahaan ini bekerjasama dalam tender.Namun,tidak ada karyawan dari purna yang melakukan kecurangan seperti yang di laporkan,jika memang anda masih tetap ingin melanjut penyelidikan,silahkan.Tapi, jika terbukti purna tidak bersalah.Saya tidak ingin melakukan perdamaian secara normal!"Ancam Aldo,ke dua polisi itu sedikit ragu untuk melanjutkan tugas mereka.
"Biarkan Kami melakukan tugas kami sampai selesai!"
"Silahkan,tapi ingat kata-kata Saya!"
"Pak Satria,dimana ruangan Karyawan desain?"
"Ada di sebelah sana,Anita antar mereka ke ruangan desain"
"Baik Pak.Mari ikut Saya"
Dua orang polisi itu segera pergi mengikuti Anita.
"Apa yang kamu lakukan,kenapa tidak menghentikan mereka?"
"Aku sengaja memakai cara ini untuk mengetahui siapa dibalik rencana ini,aku yakin ini masih ada hubungan nya dengan karyawan lain!"
"Kalau mereka melanjutkan penyelidikan bukan berarti mereka akan memeriksa Azizah?"Aldo menaikan satu alis nya.
"Iya memang benar,tapi Aku tidak akan membiarkan itu terjadi sebelum aku menemukan bukti dalam waktu dua jam ini"Tegas Satria,yang pergi meninggalkan ruangan Direktur.
"Kemana Kamu akan pergi?"Satria kembali menoleh,saat mengetahui Aldo masih mengikuti nya.
"Aku akan melihat sejauh mana mereka telah memeriksa!"
Ceklek !
Aldo dan Satria berdiri di ambang pintu,disana juga ada Laura,Sandrina dan beberapa karyawan yang lain yang ikut bekerjasama.
"Mereka satu tim dalam tender ini,periksa juga Mereka!"Titah Satria,
"Sat,apa yang kamu lakukan?"Bisik Aldo,
"Kamu lihat saja,seseorang akan terungkap disini!"
__ADS_1
"Untung saja,aku tidak di pilih dalam satu tim"Sandrina tersenyum miring melihat ke arah Laura.
"Siapa yang ingin ini terjadi,tidak ada, ini hanya kebetulan saja"Jawab Laura,yang ingin membela dirinya.
"Jangan menyesal!"Cibir Sandrina.Yang memainkan kuku nya,duduk di pinggir meja.
Disaat Laura akan di periksa oleh pihak kepolisian,Satria menghentikan mereka.
"Tunggu"Polisi itu menoleh,Satria mendekat.
"Bukan dia pelaku nya,kenapa kalian harus memeriksa nya,pelaku nya ada di sebelah sini"Satria menunjuk ke arah Sandrina,langsung saja mata Sandrina melotot dan ia berdiri begitu tegap.
"Kak Satria,apa-apaan ini,kenapa harus saya.Sedangkan saya bu-bukan anggota tim!"Sandrina menolak untuk di periksa.
"Tapi Kamu juga karyawan desain,dan kamu harus ikut di periksa juga!"Tegas Satria,"Silahkan Pak!"Polisi tersebut segera memeriksa Sandrina,bahkan meminta ponsel yang di gunakan oleh wanita itu.
"Aku sudah yakin,polisi ini pasti suruhan mu"Bisik Aldo kepada Satria,
"Eeemm"Satria menatap dalam ke arah Sandrina yang panik,bahkan wanita itu terlihat khawatir,akan sesuatu yang akan di ketahui oleh Satria.
"Nona Sandrina,anda harus ikut kami ke kantor,di dalam ponsel anda terdapat pesan yang bersangkutan dengan kasus ini,dan juga panggilan masuk dan keluar bisa di jadikan bukti atas kejahatan yang anda lakukan"Pungkas Polisi tersebut.Satria tersenyum sinis begitu juga dengan Aldo.
"Apa ini rencana mu?"Tanya Aldo,
"Bagaimana,apa kamu suka?"Satria berbalik bertanya kepada Aldo,pria itu mengangguk sembari menepuk pelan bahu Satria.
"Tidak bersalah?Anita tunjukan bukti yang kita punya kepada nya!"Anita melangkah maju,dan memperlihatkan hasil rekaman yang ada di tangan nya,memperlihatkan itu kepada Sandrina.
"Ba-bagaimana bisa?bagaimana bisa ada cctv lain di dalam ruangan ini?"Tanya Sandrina,menatap ke arah semua orang,tentu saja Laura tersenyum mengejek.
"Orang jahat seperti mu,duduk saja sudah terlihat jahat,apalagi bernafas,semua orang bakal tau kebusukan mu!"Ujar Laura,
Merasa di hina,Sandrina pun melangkah maju untuk menampar Laura.
"Anda mau kemana?anda harus ikut Kami"Dua orang polisi itu membawa Sandrina keluar dari tempat itu.
"Kak Satria,kamu akan menyesal memperlakukan aku begini,aku tidak akan membiarkan Kamu dan istri mu itu hidup tenang!"Teriak Sandrina yang sudah di bawa oleh dua orang polisi.
"Pak Satria sudah menikah?"Bisik Laura,Anita dan yang lain ikut terkejut,lalu menatap ke arah pria tampan berkaos hitam.
"Apa yang kalian liat?"Suara bariton Satria,mengejutkan mereka,dan langsung menundukkan pandangan nya.
"Kembali bekerja!"Titah Satria,semua orang langsung kembali pada meja masing-masing.
Satria dan Aldo keluar dari ruangan itu.Melihat dua orang itu sudah pergi,Anita langsung mendekat ke meja Laura.
__ADS_1
"Benar pak Satria sudah menikah?"Tanya Anita,
"Kenapa kamu bertanya kepada ku,bukan kah,kamu asisten nya?"Laura menatap wanita yang ada di samping meja nya.
"Tapi siapa istri nya?kita tidak pernah mendengar berita itu?"Laura memikirkan sesuatu untuk mencari jawaban.
"Memang ngeri ya jadi orang tampan,diam-diam menghanyutkan.Selama ini Pak Satria hanya dekat dengan Nona Bella,jadi siapa wanita yang beruntung yang bisa menikah dengan Pak Satria?"
"Kenapa kamu terlalu memikirkan itu,bukan kah kamu sendiri sudah menikah.Kenapa kamu masih disini,pergi dan kembali bekerja,jangan sampai masalah seperti ini terulang lagi!"Ujar Laura,Anita hanya mengerucutkan bibirnya lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Blam!
"Siapa wanita yang di nikahi Pak Satria ya?"Gumam Anita berdiri di depan pintu ruangan desain.
"Kamu penasaran ?"Seseorang bertanya,Anita dengan cepat mengangguk nya.
"Bapak!"Teriak Anita saat melihat Aldo yang berdiri di sebelah nya.
"Kamu benaran ingin tau istri dari Satria?"
"Memang nya boleh pak saya tau?"Tanya Anita,sembari memantau keadaan.
"Wanita yang di nikahi Satria adalah karyawan desain!"Setelah mengatakan itu,Aldo segera pergi meninggalkan Anita.
"Karyawan desain?"Ulang Anita,seketika mata nya membulat,dan tangan nya bergerak menutup mulut yang melebar.
"Oh my good!Azizah!"Ketus Anita,yang teringat dia hanya Azizah karyawan desain yang belum menikah,dan juga yang mengambil cuti selama satu Minggu dan itu barengan dengan Satria.
Anita kembali masuk ke dalam ruangan desain,dan membuat Laura terkejut.
"Kamu kembali lagi?"Laura menaikan alis nya.
"Ada berita baru,ternyata istri Pak Satria adalah Azizah,karyawan desain di dalam ruangan ini!"Tukas Anita.
"Apa?"
"Apa?"
"Apa?"
Semua orang nampak terkejut,bahkan ada yang berdiri,dan menatap tajam ke arah Anita.
"Kamu enggak lagi bercanda 'kan?"Tanya Kinan,
"Tentu saja tidak,aku baru saja mengetahui itu dari Pak Aldo"
__ADS_1
"Ya Tuhan,semoga saja sikap ku selama ini tidak salah dengan nya,ternyata dia istri Bos!"Mereka semua kembali duduk dengan wajah yang lesu,sementara Anita segera pergi dengan wajah puas setelah mengetahui dan menyebarkan berita tersebut.