
Tepat jam 08:00,Satria sudah berada di meja makan,dan dia baru saja selesai sarapan.
"Bi,nanti tolong bereskan gudang belakang ya,Aku ingin menyimpan beberapa barang yang tidak penting,karena sudah membeli yang baru,aku ingin menggantikan lemari baju dengan yang baru !"Pungkas Satria.
"Mas,bukan kah yang lama masih bagus?"
"Iya,tapi terlalu kecil,aku sudah pesan yang lebih besar,hanya delapan pintu saja!"
"Delapan pintu?"Azizah membulatkan mata nya.
"Iya hanya delapan pintu,yang lama 'kan enam pintu,seperti nya kecil!"
"Eeemmm,apakah itu tidak berlebihan ?"
"Tidak sayang,kapan kamu mau belanja?"Tanya Satria,
"Hari ini juga boleh mas"
"Aku jemput kamu siang nanti!"
"Iya mas!"
"Den,barang - barang di gudang apa boleh Bibi ambil yang tidak di pakek lagi?ada banyak baju disana dan juga barang lain nya!"
"Boleh Bi,ambil saja,lagian Kami tidak membutuhkan itu lagi"
"Terimakasih banyak Den"
"Sama -sama Bi"Atun pun membereskan meja makan,saat Satria dan Azizah sudah selesai sarapan.
Ceklek !
Satria membuka pintu depan,di luar sudah ada Kejora yang menunggu nya.
"Loh,kenapa enggak mau kalau sudah tiba?"Seru Azizah,berjalan ke arah Kejora,
"Heem,aku juga baru tiba,ini sudah mau berangkat?"
"Iya"
"Sayang,aku pamit dulu,nanti siang aku menjemput mu!"
"Iya mas,Hati-hati"Di saat Satria mengecup kening Azizah,dan Azizah menyalami tangan Satria,membuat Kejora tersenyum,dan membayangkan jika kelak dia juga akan begitu.
"Eheem"Satria berdehem saat melihat Kejora yang tersenyum melihat mereka berdua.
"Ayo berangkat!"Ajak Satria,
"Baik Pak!"Kejora pun ikut masuk,dan hendak duduk di belakang.
"Kenapa enggak duduk di depan saja,karena mas Satria nyetir sendiri,nanti di kira orang taxi online lagi"Ledek Azizah,Kejora langsung tertawa kecil dan malu,ia pun pindah ke depan dan duduk di depan bersama dengan Satria.
"Sayang berangkat dulu!"
"Iya mas!"
Mobil Satria pun keluar dari halaman rumah Purna,setelah mobil itu pergi,Azizah kembali masuk ke dalam rumah.
"Bi,ayo kita bereskan gudang,biar aku bantu"
__ADS_1
"Tidak usah -Nya,nanti Tuan marah!"
"Tidak apa-apa,yok biar cepat selesai!"Akhir nya Bi Atun pun nurut dan pergi membereskan gudang dengan di bantu oleh Azizah.
* * *
Tiba di depan perusahaan Andara,Satria dan Kejora langsung turun.
"Disini,selalu menerima mahasiswi magang,hanya saja kadang tidak banyak yang lolos!"Ujar Satria,
"Semoga aku beruntung!"Sahut Kejora,lalu mengikuti langkah kaki Satria dari belakang.
"Siang Pak Satria,apa hari ini ada jadwal meeting?"Tanya seorang wanita di bagian resepsionis.
"Tidak ada.Aldo ada?"
"Ada,pak Aldo baru saja tiba Pak"
"Oke,aku akan segera masuk!"Satria pun segera berjalan ke arah ruangan Aldo,dan di ikuti oleh Kejora.Tentu saja semua mata memandang ke arah Satria dan Kejora,karena Satria sendiri jarang membawa wanita bersama nya selain Bella dulu.
Tok..Tok..
"Masuk!"
Ceklek !
"Aah,Satria,Kau disini?apa ada meeting?"Aldo segera bangkit dari duduk nya begitu tahu yang datang Satria.
"Tidak,aku membawa seseorang kemari,untuk magang di perusahaan mu!"Ujar Satria yang melangkah masuk.
"Siapa?"Aldo pun menghampiri Satria.
"Kejora masuk !"Titah Satria,mendengar nama itu membuat Aldo menaikan satu alis nya menatap Satria.
"Kamu?"Aldo berkacak pinggang melihat Kejora,
"Kalian saling kenal?"Tanya Satria yang bingung,melihat ke dua nya.
"Kami tidak sengaja bertemu di restoran,dan cerita nya sangat panjang"Ujar Aldo,berjalan ke arah sofa.Satria atau pun Kejora mengikuti Aldo menuju sofa.
"Jadi,Sat apa yang bisa ku bantu!"
"Aku sih tidak butuh bantuan mu,hanya saja aku kemarin merekomendasikan perusahaan mu kepada Kejora,dan dia ini anak dari dokter Sella,aku yakin kamu bisa menerima nya magang di tempat ini!"Pungkas Satria,Aldo hanya tersenyum,sembari mengingat seseorang.
"Tunggu sebentar,aku akan menghubungi seseorang"Aldo mengeluarkan ponsel dari dalam saku celana nya,lalu menghubungi Bara.
Aldo sengaja menggunakan panggilan dengan loudspeaker.
Tut..Tut...
[Iya Do?]Sahut seseorang setelah panggilan nya terhubung.
"Ada seseorang yang mencari mu,seperti nya ini tugas mu!"Ujar Aldo,
[Aku sibuk,aku tidak punya waktu untuk mengurus orang lain!]Ketus Bara,diseberang sana.
"Apa yang membuat mu sibuk?bukan kah kamu di kantor?"
[Aku ada di lobi,sedang menemani wanita - wanita cantik yang sedang mempersiapkan proposal untuk klien kita nanti sore!]Pungkas Bara,Kejora mengerutkan dahinya.Tapi berbeda dengan Aldo yang sedang menahan tawa nya.
__ADS_1
"Yakin kau enggak mau kesini?"Tanya Satria.
[Satria,kau juga di kantor?]
"Iya Aku kesini,membawa seseorang untuk bertemu dengan mu!"
[Tapi kau sibuk,kalau dia pria sudah pergi saja,hari ini aku tidak punya banyak waktu,aku matikan ya]
"Yasudah,padahal yang di bawa Satria calon mahasiswi magang perusahaan kita,bukan kah kamu yang mengurus karyawan magang?"
[Tunggu,jangan matikan dulu,aku akan segera kesana ]
Tut..Tut...Panggilan terputus,panggilan di putusan secara sepihak oleh Bara.
"Eeem,kalau perempuan saja cepat!"Ujar Aldo menyimpan kembali ponsel nya.
"Kejora,nanti Bara yang akan mengurus pendaftaran magang kamu ya,biasanya dia yang handle karyawan magang"
"Terimakasih Pak!"
"Panggil Aldo saja,Bapak terlalu tua untuk saya yang muda"
"Narsis!"Cibir Satria,Aldo hanya tertawa kecil mendengar cibiran Satria.
Brak!
Bara mendorong pintu ruangan Aldo dengan begitu kuat,membuat orang tiga itu menoleh bersama ke arah Bara.
"Kenapa enggak bilang kalau yang datang Kejora?"Seru Bara,berjalan ke arah mereka yang duduk di sofa.
"Tapi kata mu,kamu lagi sibuk bersama dengan wanita"Ledek Aldo,
"Eng-enggak!"Bara langsung membantah dan tersenyum paksa ke arah Kejora,yang menatap nya dengan datar.
"Bar,aku membawa Kejora kesini,untuk daftar magang di perusahaan kalian,ku harap kalian memberikan yang terbaik untuk dia!"Tukas Satria.
"Aku mengerti,serahkan semua nya pada ku.Ayo Kejora,aku akan membawa mu keruangan karyawan magang,disana kamu juga bisa mengambil formulir nya"Kejora langsung bangkit dari duduk nya dan pergi meninggalkan ruangan Aldo.
Blam!
Pintu ruangan tertutup,Satria pun berencana untuk pamit.Dan bangkit dari tempat duduk nya.
Drrt..Drrt...Ponsel milik Aldo kembali bergetar.
"Iya ma?"Yang menelpon ternyata Mela,
[Kamu sibuk?]
"Ada apa ma?"
[Aku mengirim seseorang untuk mengantar hasil Tes DNA ke kantor mu,yang kamu minta waktu itu!]Aldo segera melirik ke arah Satria.
"Apa hasil nya ma?"
[Kamu bisa melihat nya sendiri!]
"Oke,terimakasih banyak ma"
[Sama -sama ]
__ADS_1
Panggilan terputus,Satria yang sudah memegang handle pintu pun di panggil kembali oleh Aldo.
"Satria tunggu!"