Aku Memilih Mu

Aku Memilih Mu
Agenda lain dalam Acara


__ADS_3

"Alhamdulillah!!!"


"Kamu nggak bohong kan Sof...?".


"Ra'?".


"Iya Uti... beneran".(Sofi)


"Sebaiknya Ukhti Putri dan semua anak yang nantinya akan berkecimpung pandai-pandai me manage waktu".


"Karena pada intinya Kita di sini adalah untuk belajar dan beribadah, jangan sampai kegiatan ini menyulitkan siapapun dalam belajar dan beribadah nantinya".(Zahira)


"Yup Ukhti, ini Instruksi jelas dari Kiayi, bahkan tidak ada kelonggaran apapun nantinya dalam penegakan disiplin kala acara".


lirih Sofi sedikit khawatir.


"Iya, Aku akan berusaha semaksimal mungkin".


"(...)"(Sofi dan zahira tersenyum)


Pagi itu kabar akan di selenggarakan nya acara pentas kreativitas busana terdengar dan hampir semua Santriwati mengetahuinya Apalagi semua Bakam Putra pun sudah di beri arahan pagi ini mengenai acara tersebut.


"Emm Kiayi, mengenai Pengunduran diri Kang Fattah dari jajaran BAKAM membuat Kami kehilangan Ketua dalam Organisasi".


"(...)".


Kiayi nuruddin mengetahui perihal Ketua yang Ia percaya memang belum ada yang menggantikannya apalagi Salman sedang di bebas tugaskan.


...


"Ukhti Salwa?"


"Ng?"


"Iya Uti?"


"Kenapa sepertinya hari ini kelihatan tidak bersemangat?".


"Ukhti sepertinya Aku membutuh kan waktu untuk istirahat".(pucat)


"Sudah Sarapan?"


"Allah, Badan uti panas"(Panik)


"Ukhti!! Ukhti!!, Salwa badannya panas, bantu Saya membawanya ke BAKESA".(Bagian Kesehatan Santri)


(memberitahu pengurus lain)


...


"Wah-wah wah, tidak terasa sudah waktunya yah, jika ku ingat-ingat setahun lalu adalah hari tepat hilangnya anak bungsu Kiayi si Salwa".


"dan minggu depan mungkin akan hadir pemenang baru dalam ajang Olahraga Santri".


"sekolah aja Rif yang bener, dah kelas tiga loh, bentar lagi mo Kuliah nanti ke dilay aja".


"Kang, ini masih pagi untuk Kita berantem di sini".


"Widdih, mantap sekali bahasa Kamu masih pagi, seakan-akan Kamu tau waktu aja, jam segini... masih di kamar".


"Biarin setidaknya Saya lingkup hidupnya tidak dapur kamar kasur dapur kamar kasur dapur kamar kasur".


"Eh.. kamu lupa Pengawal kesehatan para ternak yah!"

__ADS_1


ujar Salman tersulut emosi karena Arif seperti sedang menyindir dirinya.


"Memangnya Siapa yang mengurus Kandang?"(tersenyum menggerakkan kedua alis).


"Ya Akang Suna sih".


lirih Salman di susul Arif dan Suna yang terkekeh.


...


Sementara rombongan BAKAM yang berjalan setelah mendapatkan wejangan dan arahan di rumah Kiayi Nuruddin, membuat sedikit penampakan unik dan begitu jarang di dapati akhir-akhir ini, bukan tanpa sebab semua anggotanya hampir memakai semua atribut senada setiap harinya, hingga hampir semua mata tak lepas menyempatkan untuk melihat sekelompok orang-orang yang berbakat dan terdepan di dalam bidang akademik berjalan beriringan.


"Wah wah wah, mau ada apa lagi ini kemarin sore BAKAM Putri, sekarang BAKAM Putra berjalan beriringan". (Salman)


"Eh... Kang Suna, Kang Salman, Shobahul Khair?!".


"Shobahunnur Luthfi".ujar Suna menanggapi sapaan Luthfi


"Tumben pagi-pagi gini sudah menyebabkan pertunjukan wah?"


"Ah, ini perihal pelaksanaan turnamen dan mempersiapkan pengamanan aja Kang, maaf, Saya harus bergegas sudah sedikit terlambat untuk masuk kelas".(tersenyum)


"Oh iya, Kami pun akan mengunjungi sindi".


"Wah wah wah, sepertinya Kang Suna dan Al'akh Fattah memiliki beberapa kesamaan, mempunyai kesayangan di kandang sana".


"Tapi aku lupa namanya siapa".


Ujar Luthfi terkekeh.


...


"Semoga kali ini tidak ada masalah berarti jadi Turnamen itu akan berjalan dengan lancar".


"Aamiin". lirih Suna menanggapi celotehan Salman kala sedang membersihkan kotoran Sapi.


"(...)".(Suna)


"Hhh, Orang itu, dia hanya beruntung karena turnamen dulu tidak bertemu Aku ataupun Kang Fattah".


"(...)".


"Kalau saja sempat ketemu, jelas tidak akan semudah itu dirinya menjadi pemenang".


"Wait-wait, sepertinya ada yang sedang membicarakan seseorang?"


lirih Suna yang tertarik dengan celotehan Salman.


"Ya.., Ku dengar dirinya menemukan Kita di malam itu bukan tanpa sebab".(mengelap peluh)


"Ada hal lain yang membuat dia memergoki kita".


"Ya itu semua karena kewajiban para anggota BAKAM kan?".(Suna bingung).


"Yah Aku pun sempat berfikiran seperti itu, tapi saat ku katakan hal yang sama kepada Kang Fattah dirinya enggan berterus terang".


"Membuat Aku penasaran saja".


"(...)".(Suna)


"Atau jawaban nya ada di Warung makan Iwak kali itu?"


"Heh... jangan berfikir yang tidak-tidak".(Suna)

__ADS_1


"Akang tidak tertarik memastikan? kita belom sampai ke warungnya loh?"


Lirih Salman seraya kembali mendorong gundukan besar kotoran Sapi.


"Dah dah dah, Aku terlepas dari apa pun yang akan Kamu perbuat, kalau mau mengunjungi Warung itu".


(Memangnya apa hubungan warung dengan kang Luqman?)


"Beberapa minggu yang lalu Kang Luqman di pergoki oleh kami menyantap nasi dapur di dalam kamar".


"Ng?"(Suna)


"Iya, bersama dengan kedua temanya makan bareng".


"Padahal sebelumnya dia juga termasuk orang paling keras menegakkan ketertiban".


"Dah lah, tidak baik membicarakan orang, do'akan saja dia kembali menjadi seseorang yang baik".(Suna)


"Hemm sepetinya doktrin setiap ceramah Kiayi selalu melekat di benak Akang".


"Hhh yah sedikit demi sedikit harus berubah".(Suna tersenyum)


...


"Alhamdulillah, kali ini kita berkumpul di sini dengan tanpa halangan sesuatu apapun, berkumpulnya kita kali ini di sini untuk mengumumkan sebuah acara di mana acara tersebut akan di selenggarakan bersamaan dengan acara pekan Olahraga mengisi libur Awal semester tahun ini".


"Dan selanjutnya Ustadzah akan mengumumkan perwakilan dari setiap angkatan untuk menjadi koordinator dalam Lomba pentas kreativitas Busana"


"(gemuruh tepuk tangan)".


"Yang pertama dari angkatan kelas satu Sma " Bilqist, kelas Dua Sma " Nahdah kelas Tiga" Sofi. serta perwakilan dari perkuliahan akan di koordinir oleh Ukhti Zahira".


...


"Aku tidak percaya kalau Aku menjadi salah satu orang yang akan berlomba".


"Em... karena beberapa hal Aku akan menjadi koordinator utama jalanya lomba ini dan masalah design dan kain inshaAllah akan Aku tangani".


"Ukhti Pasti bisa".(menyemangati Zahira)


"Hemm apa boleh buat".


Lirih Zahira yang baru mengetahui isi pengumuman di pagi menjelang siang se kembalinya dari Kampus.


"Ok hari ini Kita mulai latihan kita dengan bersama membaca Do'a".


"Berdo'a dalam hati mulai!".(Suna)


Sore ini Hampir semua jajaran BAKAM hadir dalam sesi latihan, membuat lapangan sedikit lebih ramai dari hari biasa, sedangkan di lain tempat di asrama Putri setiap orang perwakilan saling membuat kelompok untuk memulai program kerja untuk menciptakan busana dalam perlombaan yang akan di laksanakan dua minggu lagi.


Di antara mereka ada yang memanfaat kan limbah pelastik, dedaunan, dan berbagai macam limbah lainya yang akan di padukan dengan Kain.


...


"tidak biasanya, beberapa orang akan mengalami tekanan dan perubahan di dalam hidupnya di awal-awal menghafal".


"Tapi Ukhti Salwa baru mengalaminya sekarang".(Ustadzah BAKESA)


"Jadi? Ukhti Salwa baik-baik saja Ustadzah?".


"Alhamdulillah, menurut keterangan Dokter, Ukhti salwa hanya mengalami sedikit stress terlambat makan ataupun tekanan dateline hafalan juga bisa menjadi penyebab hal ini".


"Tapi Ukhti Salwa termasuk cepat dalam hafalan Ustadzah".

__ADS_1


"Yah itu hanya sebagian penyebab yang mungkin menjadi alasan Ukhti Salwa seperti ini, untuk penyebab pastinya alangkah baiknya teman terdekatnya atau pengurus yang menanyakan kepada Ukhti Salwa secara langsung".


"Oo begitu Ustadzah"(Tersenyum)


__ADS_2