
"Arif!!!".
Fattah dan Salman melihat Arif yang mendorong seseorang sontak menghampirinya.
"Rif.. Kamu lagi ngapain?".
"Kang.. Tadi Akang Suna di dorong Seseorang yang mirip dengannya".
"Lagi?".
Singkat Salman dan Fattah yang mengetahui hal yang sama seperti di Pondok terjadi kembali di Gunung tempat mereka mendaki.
"Iya kang ini di sini Kang Suna masih bergelantungan".
"Di tali ini".(Menunjukan akar yang sudah di peroleh).
"Kang Suna!!!".(Salman).
"Oi.. Aku di sini".
"Tarik tarik!!".(Fattah).
Akhirnya dengan bersusah payah Sosok yang di kira Suna itu pun muncul ke permukaan, dengan tergopoh-gopoh Fattah, Salman beserta Arif meraih dirinya, Namun Salman yang kala itu bersentuhan dengan telapak tangan dari sosok tersebut sedikit merasakan keanehan.
"...".
(Dingin).
"Untunglah".
"Kalian memang hebat".
"...".(Salman).
"Syukurlah Akang nggak apa-apa".
"Ayo segera kembali".(Fattah).
"Ayo".(Suna).
"Kang Salman".
"Ayo!!".(Fattah).
"...".
(Suna jika kamu di bawah sana beri tanda sekarang juga).
"Kang!! ayo nanti terjadi hal yang tidak di inginkan".(Fattah meraih lengan).
SREK SRKK
Tanpa di sadari Suna menggerakkan dengan bersusah payah dahan yang dipegangnya erat setelah di jatuhkan oleh Arif.
"Suna lepaskan dan datanglah padaku".
"...".
"Aku menunggu Mu sekian lama Suna".
"Datanglah padaku".
...
Pyar!!
"Uti?".
"Limadza?".(Kenapa).
"La' Afwan".
"Kalau begitu kita bersihkan, nanti takutnya kena yang lain".(Tersenyum).
"I'iya".
"Uti nggak ada masalah kan sama keluarga?".
"Atau Ukhti mengkhawatirkan sesuatu?".
"...".(Salwa).
"Ada baiknya, sebelum berpergian jauh, mintalah restu kedua orang tua".
"Dan doakan sepeninggal Ukhti semuanya dalam keadaan baik".
"Mmm Iya"(Salwa).
__ADS_1
"Alhamdulillah selesai".
...
"Mmm Ibu Sumi".
"Besok Ada Acara?".
"Emmm nggak sih Dok".
"Kenapa ya?".
"Saya ingin mengajak Ibu ke luar Kota".
"Ada tempat yang sangat saya ingin kunjungi".
Pyar!!
"Eh, mmMaaf dok".
"Tangan Saya tidak sengaja menyenggol Gelas".
"Nanti Saya telpon lagi".
TTut..
"E'I'yah".
"Heumm".
(Meletakkan telephone).
"Bi".
"Iya bu?".
"Bantu Saya bersihkan pecahan kaca".
"Saya ambil yang bagian besarnya".
"A'Auh?".
(Tersayat pecahan kaca).
"Emm sini bu".
(Menghampiri dengan kotak obat).
"Ya Allah, Kok bisa Ibu megang kaca sembarangan".
"E' aduh perih Bi".
"Emmm, Bu".
"Den Suna kok Liburan baru beberapa hari tapi langsung pergi?".
"Emm katanya ada acara Bi".
"Naik gunung bersama Anak-anak Pondok".
"Lucu ya, Anak Pondok Acaranya mendaki".
"...".
"Ke gunung Cermai katanya".
"Oo".
"Udah ngabarin lagi Bu?".
"Emmm, Belom Bi' ".
"Saya juga jadi Khawatir eh".
"Tapi kan dia pergi bersama anak-anak Pondokan".
"Seharusnya sih nggak ada yang perlu di khawatirkan ya kan Bi' ".
"Semoga aja Bu".(Tersenyum).
"Dah".
"Makasih Bi' ".
"...".(Tersenyum).
...
__ADS_1
"Tolong!!".(Suna).
"Kang".
"Sebenarnya Apakah kita nggak apa-apa seperti ini?".
"Ng?".
"Ya menurut Ku sebaiknya Kita adakan jaga".
"Hmm".
"Kit..".
"Kita Jaga di luar Kang!!".
Salman meminta dengan tegas melihat situasi sepertinya ada yang tidak beres.
"Baiklah".
"Kita nggak bisa jika bersitegang seperti ini".
"Puncak nggak akan tercapai".
"Dari awal kek".(ketus Salman).
"Kang".
"Akang yakin Suna nggak apa-apa?".(Salman).
"Ng?".
"Beliau di tenda kan?".
"Apa perlu kita cek lagi?".
"Dah, nggak perlu".
"Mungkin ini perasaan Ku saja".
"Jangan khawatir".
"Beliau sudah melewati masa sulitnya".
"Beliau sudah Kita tolong".
"Em".
"Akang yakin yang Kita tolong adalah Akang Suna?".
DEG
Perbincangan Fattah Dan Salman menjadikan Fattah tak bisa menahan tawa setelah mendengar kata-kata yang terucap dari sahabatnya tersebut.
"Hhhhh".
"Maaf, bukan maksudku menertawakan Akang".
"Ya, Nggak Apa-apa".
"Semoga Saja sebelum sampai besok semuanya menjadi jelas".
"O iya,jangan ceritakan ini lagi Kang".
"Biar yang lain tidak takut".
"...".(Salman menyeruput kopi).
(Pak tua Ente baik-baik saja kan).
Sepanjang malam Salman dan Fattah terjaga bahkan menemani beberapa orang yang sudah tidak bisa menahan untuk buang air.
"Kali ini terima kasih".
"Tapi Aku nggak akan lupa perbuatan kalian tadi malam".
"Ng?".(Salman).
"Sana berjaga lagi".
"Jangan ganggu yang lain".(Putri).
"...".(Salman).
"Uti?".(Di dalam tenda).
"Iya Sof".
__ADS_1
"Tidur lagi masih malam".
"Eummm".(Sofi).