
Enzo sudah selesai di 0p3r451, begitupula dengan Aurora, sebab dia saat ini sedang pergi ke suatu tempat yang cukup jauh dari mereka semua, dan tempatnya bisa dibilang terpencil.
Untuk sementara waktu, Aurora akan tinggal di situ bersama baby Wilson, dengan menyewa sebuah vila sederhana yang tersedia.
Sesampainya di vila tersebut, Aurora langsung menidurkan baby Wilson di atas ranjang, sedangkan dirinya memilih melamun di dekat jendela sambil memandangi gelapnya malam.
Hatinya gundah, pikirannya pecah, perasaannya berantakan seperti sampah. Kemarin sebelum mendapatkan sumpah serapah dari Mama Azura, Aurora kekeh ingin berpisah dari Enzo, tapi sekarang, hatinya menolak kata perpisahan itu.
Aurora tidak bisa tidur, karena sedang memikirkan keadaannya Enzo saat ini. Bohong,!! jika sekarang dia tidak memikirkan Enzo, karena sebenarnya, Aurora sedang merasa khawatir dan ingin melihat Enzo.
Perkataan demi perkataan dari semua orang membuatnya sadar, jika dirinya memang sudah sangat egois sekali kepada Enzo, namun dirinya juga malu untuk menemui Enzo.
Berbalik badan menatap sang putra, Aurora jadi teringat dengan semua perkataan dari semua orang, jika Wilson bukan darah daging Enzo, tapi dia mau memberikan namanya, kasih sayangnya kepada Wilson.
Aurora menangis, jika teringat nama panjang sang putra, yang bermarga Diedrich, bukannya Richard.
Yang membuatnya semakin menangis, karena Enzo mau menyelamatkan masa depan putranya, sebab tanpa nama Marga tersebut, pastilah Wilson akan di kira anak haram, sebab pernikahannya dengan Dickie tidak semua orang tahu.
Capek berdiri dan melamun, akhirnya, Aurora memilih rebahan di atas ranjang di samping baby Wilson, masih sambil melamun juga, hingga lama-kelamaan matanya pun mengantuk juga.
Matahari bersinar menerangi bumi, dan kehidupan manusia yang awalnya masih pada santai di atas tempat tidurpun, sekarang sudah pada mulai beraktifitas seperti sedia kala.
Aurora terbangun, ketika baby Wilson sudah bangun, dan sedang memainkan wajahnya.
Namun di sisi lain, Enzo masih lelap dalam tidur panjangnya, karena masih ada pengaruh obat bius di tubuhnya.
Aurora bangun langsung bermain dengan baby Wilson, dan sepertinya baby Wilson merasa haus dan lapar, dari sikapnya yang memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.
" Daddy, mam, mam ," kata baby Wilson.
" Apakah dulu Tuan Enzo sering menyuapi Wilson, hingga minta makan pun dia memanggil kata Daddy, dibandingkan Mama ," kata batin Aurora.
Karena memang Enzo lah yang sering menyuapi Wilson hingga dia merasa kenyang.
Aurora langsung turun dari atas ranjang, untuk mengambil beberapa makanan yang sudah dibelinya ketika diperjalanan, untuk dia suap kan kepada baby Wilson.
Sedangkan untuk dia sendiri, dirinya belum merasa lapar sama sekali.
Di sisi lain, tepatnya di rumah sakit, ketika waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi, tiba-tiba Enzo memperlihatkan pergerakan ingin sadar dari tidurnya yang sangat lelap, dan itu artinya pertanda jika dirinya akan segera sadar dari pasca 0p3r451 semalam.
" Aurora ," panggil Enzo.
__ADS_1
Bahkan nama orang pertama yang disebut oleh Enzo adalah Aurora.
Mama Azura, Ayah Pippin, dan juga Linnea, langsung berjalan mendekat ke arah ranjang pasien untuk melihat keadaannya Enzo.
" Nak, ini Mama Nak ," kata Mama Azura dengan mata berkaca-kaca.
" Aurora ," hanya nama Aurora yang masih disebut oleh Enzo, hingga akhirnya matanya bisa terbuka dengan sempurna.
Mama Azura, Ayah Pippin, dan juga Linnea, kecuali Arny, karena dia sedang ke luar untuk membeli makanan, mereka semua langsung tersenyum kepada Enzo.
Enzo menatap mereka satu persatu, dan ketika dia tidak melihat kehadirannya Aurora, Enzo pun langsung bertanya.
" Di mana Aurora,? kenapa dia tidak ada di sini untuk menjagaku?? ," tanya Enzo.
" Dia sudah pergi, dan lebih baik Aurora pergi dari sisimu!! ," jawab Mama Azura.
" Apa yang Mama katakan!! ," marah Enzo.
Baru sadar, dia sudah marah-marah, karena tidak suka mendengar ucapannya Mama Azura.
" Sudah Ma, Enzo baru saja sadar, Mama jangan memperkeruh keadaan lagi!! ," tegur Ayah Pippin.
Mama Azura langsung memalingkan wajahnya mendengar teguran dari sang suami.
" Tidak apa-apa Nak, Aurora pasti akan kembali ke sini lagi ko ," jawab Ayah Pippin.
Enzo lalu berusaha ingin bangun dari rebahannya, namun dia tidak kuat dan rasanya, dada dan juga kakinya terasa sangat sakit sekali.
" Aaarrrgghh!! ," kata Enzo sambil memegangi bagian tulang rusuknya.
" Kamu jangan banyak bergerak Enzo, kamu baru selesai 0p3r451 ," kata Ayah Pippin.
" Enzo harus mencari Aurora, Ayah, apapun yang terjadi ," kata Enzo.
" Jangan bodoh hanya demi seorang perempuan Enzo!! ," marah Mama Azura.
" Lihatlah dirimu sekarang, sangat menyedihkan,!! hanya karena wanita miskin itu!! ," kata Mama Azura lagi.
" Mamalah yang sudah menyuruhnya pergi dari kehidupanmu, karena Mama sudah jenuh melihat sikapnya yang kekanak-kanakan itu, apalagi melihat sikapmu yang seperti orang bodoh!! ," kata Mama Azura.
Enzo benar-benar terkejut dan sangat marah sekali kepada sang Mama.
__ADS_1
" Mama stop!! ," marah Ayah Pippin.
Kemarahan Ayah Pippin terhenti, karena tiba-tiba Arny masuk sambil membawa beberapa makanan untuk mereka semua.
" Kak Enzo ," kata Arny yang merasa senang melihat sang Kakak sudah sadar.
" Kakak sudah sadar?? ," tanya Arny.
" Arny, tolong Kakak, carilah Aurora ," kata Enzo.
" Walau Mama tidak suka lagi dengan Aurora, tapi Kakak akan masih tetap mempertahankannya ," kata Enzo lagi sambil melirik ke arah sang Mama.
" Yang tahu di mana Kak Aurora berada, cuma Tuan Martin saja Kak, karena semalam, dialah yang mendapatkan secarik surat dari Kak Aurora ," jawab Arny.
" Cepat telepon Martin untuk ke sini sekarang juga Arny ," kata Enzo, dan Arny hanya mengangguk saja.
Arny langsung menelpon Martin untuk segera datang ke rumah sakit sekarang juga.
Sedangkan Enzo memilih diam saja tanpa mau berbicara kepada sang Mama maupun sang Ayah.
Karena berhubung Martin ada jadwal yang sangat padat sekali hari ini di rumah sakit, dia pun tidak bisa langsung datang menjenguk Enzo, bisanya nanti sore.
" Kak, Tuan Martin bisanya ke sini nanti sore ," lapor Arny kepada sang Kakak.
" Aaaargghh!! ," kata Enzo mengepalkan ke dua tangannya.
" Kamu makan dulu ya Nak, kamu harus mengisi tenaga, supaya cepat sembuh ," kata Ayah Pippin.
" Enzo tidak lapar Ayah, dan Enzo sedang tidak mau diganggu!! ," jawab Enzo.
Di tempat lain, lebih tepatnya di rumah mewah milik Kimberly.
Setelah sarapan tadi, Kimberly langsung berangkat mencari keberadaannya Aurora, sebab dia benar-benar ingin membantu hubungan Enzo dan Aurora.
Terlepas dia adalah sahabat baiknya Dickie, namun yang namanya sahabat, dia akan tetap mendukung sahabatnya akan berpasangan dengan siapa pun.
Ternyata tidak sulit bagi Kimberly untuk mengetahui keberadaannya Aurora, karena ternyata, tanpa Aurora sadari, semalam ketika dirinya pergi dari rumah sakit, anak buah Kimberly mengikutinya diam-diam.
Setelah, melakukan perjalanan yang cukup memakan waktu, di sinilah Kimberly sekarang, sudah berdiri di depan pintu vila yang di sewa oleh Aurora.
...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...
__ADS_1
...***TBC***...