AURORA

AURORA
ENZO - AURORA ( SAH )


__ADS_3

Karena sibuk mengurusi pembangunan peternakan domba milik Aurora, Enzo sampai tidak menyadari jika besok dia akan menikah dengan Aurora.


Malam harinya Enzo yang tidak bisa tidur, dia memilih memandangi wajah Aurora saja yang sudah terlelap tidur di sampingnya, sedangkan baby Wilson berada di dalam box babynya.


" Kamu cantik Aurora, wajah kamu ada aura tersendiri yang bisa memikatku hingga jatuh jauh ke dalam dasar cintamu ," kata Enzo.


" Huh, lebay sekali perkataanku, tapi itulah kenyataannya ," kata Enzo sambil mem63l41 rambut Aurora.


Karena merasa terganggu dengan 63l414n tangan Enzo, Aurora reflek berpindah posisi dengan tidur sambil memeluk Enzo, walau itu tidak sekali atau dua kali Enzo tidur dipeluk oleh Aurora, tetap saja, jantungnya mersa berdebar seperti pertama kali tidur bersama.


Enzo tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, dia langsung membalas pelukannya Aurora dan membawanya semakin dalam ke dalam pelukannya.


Lama kelamaan mata Enzo pun merasa mengantuk juga, hingga tanpa dia sadari waktu sudah cepat berlalu, dan sekarang sudah menunjukkan pukul tujuh pagi, waktunya dia bangun dari tidurnya yang lelap.


" Daddy, ayo bangun Daddy ," kata Aurora membangunkan Enzo.


" Engh, ada apa sayang?? ," kata Enzo masih dengan mata terpejam.


" Ayo bangun, kita jadi menikah atau tidak, kalau tidak jadi, Mommy pergi lho!! ," kata Aurora mengancam Enzo.


" Eh, jangan pergi Mommy, iya baik Daddy bangun sekarang juga ," jawab Enzo langsung melompat dari atas tempat tidur.


Aurora yang melihat Enzo langsung sigap bangun, dia langsung tertawa geli.


" Baiklah, sekarang sana Daddy mandi dulu, Mommy mau memakaikan baju yang bagus untuk Wilson ," kata Aurora.


" Siap Mommyku sayang ," jawab Enzo.


Enzo langsung bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi, sedangkan Aurora lagi sibuk mengurus baby Wilson seorang diri.


Ketika Enzo sudah selesai mandi dan baru saja ke luar dari dalam kamar mandi, dia langsung melihat ada sang Mama yang sedang membantu Aurora.


" Itu suami kamu sudah selesai mandinya, sana mandi dulu Aurora, biar Wilson, Mama saja yang menjaga ," kata Mama Azura.


" Baik Ma ," jawab Aurora.


Aurora langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi, dan ketika dia sudah selesai, serta semua orang sudah pada bersiap-siap, mereka semua langsung bergegas pergi menuju ke Gereja dekat dengan rumah Ayah Pippin.


Di dalam Gereja sudah ada Arny, Ayah Bogy, Mama Paulita dan juga Linnea, yang baru saja ke luar dari dalam rumah sakit kemarin.


Mereka semua saat ini sedang menunggu Aurora yang sedang berdandan di dalam ruangan khusus yang sudah disediakan.


Enzo yang sudah selesai berganti baju dengan pakaian pengantinnya, dia memilih menunggu Aurora selesai berdandan di atas altar.


Ketika sedang santai menunggu Aurora, pandangan mata semua orang teralihkan ke arah orang yang baru saja datang, dan orang itu adalah Martin.

__ADS_1


" Apakah acaranya sudah di mulai, maafkan aku yang datang terlambat ," kata Martin kepada Enzo.


" Tenang saja, acaranya belum di mulai, kami semua sedang menunggu Aurora selesai di make upin ," jawab Enzo.


" Baiklah, aku akan ikut bergabung dengan mereka saja kalau begitu, good luck Enzo ," kata Martin.


" Thank's Martin ," jawab Enzo.


Tidak lama, sekitar tiga puluh menit kemudian, orang yang sudah ditunggu sejak tadi, akhirnya selesai juga di make up nya.


Aurora benar-benar sangat cantik sekali mengenakan gaun pengantin yang kemarin dibelikan oleh Enzo.


Dengan berjalan digandeng oleh Ayah Bogy sebagai wakilnya, Aurora terus melangkah maju menuju ke arah Altar dengan wajah yang terlihat cerah ceria.


Enzo tidak bisa mengalihkan pandangannya ke arah Aurora, karena Aurora benar-benar sangat cantik sekali dan berhasil menghipnotisnya.


Ayah Bogy yang sudah sampai mengantarkan Aurora ke hadapan Enzo, dia langsung menyerahkan Aurora kepada Enzo.


" Silahkan Tuan Enzo ," kata Ayah Bogy.


" Terimakasih Tuan Bogy ," jawab Enzo.


Pak Pendeta yang melihat jika ke dua mempelai sudah pada siap melakukan sesi pemberkatan, dia pun mengintrupsi akan segera memulai acara pernikahannya Enzo dan Aurora.


" Apakah sudah bisa kita mulai sekarang?? ," tanya Pak Pendeta.


Pak Pendeta lalu membacakan setiap rangkaian pemberkatan nikah untuk Aurora dan Enzo, dan setelah melaksanakan ritual pernikahan sesuai dengan ajaran agama yang mereka anut, akhirnya Pak Pendeta meresmikan Enzo dan Aurora sebagai sepasang suami istri yang sah secara agama dan juga negara.


Wajah Enzo terlihat semakin cerah dipandang dan juga ada pancaran kebahagiaan yang mendalam.


Senyum di bibirnya sangat lebar sekali, dan Enzo langsung mencium Aurora tepat di bibirnya di hadapan semua orang dengan penuh suka cita.


Saat ini yang Aurora tahu jika Enzo adalah suami sahnya sejak dulu, dan karena pernikahan yang sekarang dia lakukan bersama Enzo, kali ini dirinya sudah benar-benar menjadi istri sahnya Enzo Diedrich.


Selesai melakukan pemberkatan pernikahan, semua orang langsung melakukan sesi pemotretan untuk dijadikan kenang-kenangan.


Senyum Aurora terlihat sangat lebar sekali, dia terlihat sangat bahagia dan juga senang setelah melakukan pemberkatan nikah dengan Enzo.


Pikir Aurora, jika mereka menikah hanya untuk mengingatkan memory tentang pernikahan, tapi tidak tahunya, itu adalah pemberkatan nikah yang sesungguhnya yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Enzo dengan sangat matang.


Setelah selesai acaranya di dalam Gereja, Enzo langsung mengajak semua orang untuk merayakan pernikahannya di sebuah restoran mewah yang sudah dia sewanya.


Di dalam restoran itu, ada Arvon yang sudah menunggu mereka semua sejak tadi, dan Arvonlah orang yang sudah menyiapkan tempat yang spesial untuk menyambut kedatangannya Enzo bersama Aurora.


" Daddy, ini indah sekali?? ," kata Aurora yang terpesona dengan dekorasi ruangan yang penuh dengan bunga-bunga serta hal-hal yang berbau romantis lainnya.

__ADS_1


" Apakah Mommy suka, ini semua Daddy lakukan untuk Mommy seorang ," kata Enzo.


" Apakah dulu setelah menikah, Daddy juga memberikan kejutan seperti ini untuk Mommy?? ," tanya Aurora.


" Tentu saja sayang, Daddy akan memberikan hal-hal romantis yang nantinya tidak akan pernah bisa Mommy lupakan ," jawab Enzo.


Aurora reflek langsung mengecup sekilas bibir Enzo, namun Enzo yang tahu, dia malah sengaja menahan tengkuk Aurora dan mereka berciuman lagi di hadapan semua orang untuk menyalurkan kebahagiaan mereka berdua saat ini.


Baby Wilson sendiri saat ini sedang anteng di dalam gendongannya Mama Azura, terkadang juga Mama Paulita.


Mereka semua juga merasa senang, akhirnya Enzo sudah sah menjadi suaminya Aurora, jadi Enzo mulai sekarang tidak lagi harus berpura-pura mengaku sebagai suaminya Aurora, sebab dia memang sudah sah menjadi seorang suami sekarang.


Mereka menari, menyanyi, menikmati semua hidangan yang sudah tersaji dan menikmati hari itu dengan suka cita.


" Daddy, Mommy sangat bahagia ," kata Aurora.


" Justru Daddy yang lebih bahagia Mommy ," jawab Enzo.


" Oh ya, apakah Mommy mau berbulan madu dengan Daddy?? ," tanya Enzo.


" Tapi Wilson bagaimana Daddy?? ," tanya Aurora.


" Kasihan, jika dia harus ditinggal sendirian di rumah ," kata Aurora lagi.


" Iya kita ajak dong Mommy, Wilson kan anak kita ," jawab Enzo.


" Kalau begitu Mommy mau Daddy ," jawab Aurora sangat bersemangat sekali.


" Baiklah, Mommy maunya kita bulan madu ke mana?? ," tanya Enzo.


" Emm, ke mana ya, terserah Daddy saja, yang penting tempatnya romantis dan bagus ," jawab Aurora.


" Ok, nanti biar Arvon yang mencarikan dan mengurusnya untuk kita sayang ," kata Enzo.


" Hu'um ," jawab Aurora sambil mengangguk.


Enzo hanya mengangguk saja sambil mengusap lembut rambut kepala Aurora dengan penuh rasa sayang.


Lega, itulah yang Enzo rasakan sekarang, karena jika Aurora sadar dari ingatannya, setidaknya saat ini dia sudah berstatus suami sahnya Aurora, dan Aurora tidak akan bisa meminta cerai jika dia tidak mengijinkannya.


...☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️...


Selamat Enzo, karena keinginanmu sudah tercapai sekarang🤗.


...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2