AURORA

AURORA
Dinosaurus


__ADS_3

Happy reading guys 😘😘😘


Makan malam tiba namun Aurora masih menyusui Brian, sudah dari tadi namun Putranya tidak kunjung memejamkan mata nya.


"Anak Mama belum ngantuk?"


"Padahal ini sudah malam sayang, Adek tidur dulu ya besok biar bangun pagi, tidak seperti Papa mu itu, bangunnya selalu siang." Aurora terus ngajak Brian bicara namun disetiap ucapannya pasti terselip menjelekkan Papanya.


"Khem,," dehem Aldrick.


"Kok seperti ada suara ya Nak, tapi tidak ada wujudnya."


Aldrick mendelik mendengar ucapan Aurora sudah lebih dari sebulan Aurora mendiamkan nya, menganggapnya seperti hantu, Aurora tidak lagi tidur di kamar mereka dia memilih tidur di kamar Brian, namun Aldrick mengikuti nya tidur di kamar Brian.


Bahkan lebih parahnya lagi Aurora kadang dengan sengaja menjauhkan Aldrick dari Brian.


"Kamu makan dulu biar Brian sama saya." ucap Aldrick.


"Tidak aku belum lapar." tolak Aurora.


"Sini Brian sama saya dulu."


"Tidak boleh Brian waktunya tidur."


"Tapi Brian nya kan belum mengantuk, tidak usah di paksa."


Aurora memandang Aldrick malas." lebih baik kamu yang tidur biar bisa bangun pagi tidak seperti kerbau."


Aldrick mendekat dan langsung mengambil Brian.

__ADS_1


"Anak Papa belum ngantuk ya Nak, tapi sama Mama di paksa tidur." Aldrick mengajak bermain Brian.


"Kamu tidur duluan saja ,nanti Brian biar saya menidurkannya."


"Tidak Brian harus tidur sama Aku."


Aurora mengambil paksa Brian dari Aldrick membuat Brian menangis menjerit hingga memerah.


Aldrick menghela nafas, dia tidak mengerti dengan jalan pikiran Aurora.


"Sudah ya Nak, jangan Nangis,, cup cup anak tampan Mama tidak boleh cengeng."


Brian tetap menangis tidak mau berhenti menangis membuat Aurora sedikit kuwalahan.


"Sini coba saya saja." walaupun dengan berat hati Aurora memberikan Brian pada Aldrick.


"Jagoan Papa jangan menangis dong sayang, Jagoan tidak boleh cengeng ,harus kuat biar bisa jagain Mama dan Adik adik kamu nanti."


"Astaga,, siapa sih yang membuat kamu seperti Dinosaurus begini?"



Aurora memandang Aldrick tajam,tidak terima mendengar perkataan Aldrick.


"Dasar pria Tua, tidak tahu apa kalau aku pesan nya sulit baju itu" gerutu Aurora namun masih bisa di dengar Aldrick.


Aldrick mencoba membuka baju Brian ." Kenapa dibuka?" tanya Aurora.


"Kasihan Brian kepanasan, kamu tidak lihat jika Brian tidak nyaman?"

__ADS_1


Setelah bajunya di buka Brian tertawa, mungkin sekarang dia sudah merasa nyaman.


"Dari tadi di siksa sama Mama ya nak?"


"Aki bukan kamu ya, yang suka nyiksa orang ." ketus Aurora.


Aurora yang sudah terlanjur kesal tidak mau membantu Aldrick sama sekali,bahkan saat Aldrick menyuruhnya mengambil kan baju ganti Brian tapi Aurora tetap diam tak bergeming.


Aldrick dengan cekatan mengganti baju Brian , setelah itu dia menimang nimang Brian.


"Sekarang Anak Papa tidur ya kan sudah nyaman."


"Nanti kalau usia Brian enam bulan dan sudah bisa merangkak kamu bisa pakai kan pakaian aneh itu pada Brian,tapi kalau sekarang Brian masih terlalu kecil."ucap Aldrick pada Aurora.


"Tapi nanti bajunya keburu kekecilan."


"Ya beli yang sesuai ukuran Brian."


"Lalu yang ini mau dikemanain?"


"Terserah kamu,lagian hanya satu baju kan."


"Bukan hanya satu tapi tuh." tunjuk Aurora pada tumpukan baju yang menyerupai karakter Dinosaurus dan hewan hewan lainnya seperti sapi, kambing dan lain.


_


_


_

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


__ADS_2