
Beberapa hari kemudian setelah acara pernikahan Enzo dan Aurora kemarin.
Saat ini Enzo yang baru saja pulang bekerja, dia langsung segera berjalan masuk ke dalam kamar, sebab dia sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan sang istri maupun anaknya.
Sesuai perkataannya, jika dirinya akan memberikan namanya untuk Wilson, bahkan di dalam kartu Keluarga pun tertulis jika Wilson benar-benar anak kandungnya.
Kematian Dickie masih menjadi tanda tanya bagi semua orang yang mengenalnya, sebab semua orang yang mengenal Dickie, tidak tahu sama sekali kabar tentang Dickie, karena Dickie terlihat seperti menghilang tanpa jejak, padahal kenyataannya dia sudah meninggal dunia.
Di klinik tempatnya bekerja pun, pemilik klinik dan semua teman-temannya sudah pada mencoba menghubungi Dickie, tapi semuanya nihil, mereka semua tidak ada yang mendapatkan informasi tentang Dickie.
Hingga akhirnya lama kelamaan Dickie pun terlupakan dari ingatan semua orang.
" Mommy, Daddy pulang ," kata Enzo ketika baru saja membuka pintu kamar.
" Daddy, Wilson sedang tidur, bisakah kecilkan sedikit suaranya ," kata Aurora.
" Eh, iya maaf sayang ," jawab Enzo.
" Mandi dulu ya, bau ," kata Aurora.
" Nanti sajalah ," jawab Enzo sambil melepaskan jas dan juga kemejanya.
Dengan 63rt3l4n74n9 dada, Enzo pun langsung mendekati Aurora dan duduk di sebelahnya.
" Daddy ada kejutan yang bagus untuk Mommy ," kata Enzo.
" Kejutan apa itu Daddy?? ," tanya Aurora.
" Lusa, Daddy akan mengajak Mommy dan Wilson pergi ke sebuah tempat untuk berbulan madu, bagaimana,? apakah Mommy senang?? ," jawab Enzo.
" Waaah benarkah?? ," tanya Aurora lagi.
" Benar sayang ," jawab Enzo.
" Mommy jadi tidak sabar Daddy ," jawab Aurora.
" Kalau begitu, beri Daddy hadiah dong ," kata Enzo.
" Hadiah,? hadiah apa?? ," tanya Aurora.
" Mommy belum menyiapkan hadiah untuk Daddy ," kata Aurora lagi.
" Baiklah, karena hari ini Daddy sedang berbaik hati, Daddy akan mengingatkan Mommy, jika hari ini Daddy sedang berulang tahun, jadi mana hadiahnya ," kata Enzo.
" Daddy berulang tahun hari ini?? ," tanya Aurora.
" Iya ," jawab Enzo sambil mengangguk.
" Maafkan Mommy, Daddy, Mommy lupa, pasti ini gara-gara amnesia yang Mommy alami, jadi melupakan hari istimewanya Daddy ," kata Aurora merasa bersalah.
" Tidak apa-apa, Daddy cuma minta satu hadiah saja dari Mommy ," jawab Enzo.
__ADS_1
" Hadiah apa itu?? ," tanya Aurora.
" Berikan Wilson seorang adik ," jawab Enzo.
" Sekarang,? kan semalam sudah?? ," kata Aurora.
" Hmm, masa Mommy tidak mau mengabulkan keinginan Daddy sih di hari spesial ini ," kata Enzo sambil memajukan bibirnya pura-pura merajuk.
" Karena Mommy merasa bersalah, baiklah seperti keinginan Daddy, tapi jangan lama-lama ya, takut Wilson bangun ," jawab Aurora.
" Yeeayyy ," Enzo merasa sangat senang sekali, dia bahkan seperti anak kecil, dan tidak pakai lama Enzo langsung menerjang tubuh Aurora untuk melancarkan aksinya.
Enzo bermain bersama Aurora sangat lembut sekali, sebab dia tidak mau membuat Aurora merasa tidak nyaman, apalagi Enzo mempunyai pengalaman buruk ketika menyebabkan Aurora keguguran dulu.
63l414n demi 63l414n dari Enzo, membuat Aurora menjadi melayang dibuatnya.
D354h4n demi d354h4n dari mulut Aurora terdengar menggema di dalam kamar mereka, dan Enzo pun semakin kecanduan dengan tubuh sang istri yang sejak awal bertemu selalu bisa membuatnya ketagihan terus.
Walau Aurora sudah pernah menikah, tapi tetap saja menurut Enzo, milik Aurora masih bisa m3r3m45 manja pisang jumbonya.
Masih terasa sempit dan terasa nikmat untuk terus selalu melakukan hubungan itu.
Enzo yang sudah merasa puas dengan kegiatannya dengan Aurora, dia langsung ambruk di atas ranjang sambil tersenyum manis kepada Aurora.
" Terimakasih sayang, rasa lelahku karena bekerja tadi sekarang sudah terobati ," kata Enzo.
" Sama-sama, itu juga sudah kewajiban Mommy ," jawab Aurora sambil tersenyum.
" Apa itu Daddy, jangan membuat Mommy merasa takut ," jawab Aurora.
" Sebenarnya, hari ini Daddy tidak berulang tahun ," kata Enzo.
" Ulang tahun Daddy masih dua bulan lagi ," kata Enzo lagi dan dia langsung beranjak turun dari atas ranjang menuju ke dalam kamar mandi.
" Daddyyyyyyyyyyyy!! ," teriak Aurora merasa gemas.
" Maaf, habisnya Daddy ketagihan ingin terus melakukan itu dengan Mommy ," jawab Enzo dari dalam kamar mandi sambil berteriak.
Karena Aurora berteriak sangat kencang, membuat Wilson akhirnya terbangun karena terkejut.
Suara tangisan baby Wilson langsung menggema di dalam kamar, sebab ulah dari sang Mommy.
Aurora mengesampingkan rasa gemasnya kepada Enzo untuk menenangkan baby Wilson terlebih dahulu.
Sambil memakai pakaiannya kembali dengan asal, Aurora pun menenangkan baby Wilson yang minta n3n3n dengannya.
Aurora menimang dan menidurkan kembali baby Wilson, dan setelah baby Wilson sudah tertidur, Aurora ingin membalas dendam kepada Enzo.
Perlahan kaki jenjang Aurora berjalan ke arah kamar mandi, dan sesampainya di depan kamar mandi, Aurora langsung membuka pintunya yang memang selalu tidak di kunci oleh Enzo.
" Mommy ," kata Enzo sangat terkejut sekali melihat Aurora masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
Dengan rambut masih penuh dengan shampo, Enzo pun hanya bisa diam saja melihat Aurora berjalan ke arahnya.
Tatapan Aurora yang penuh dengan misteri, membuat Enzo merasa merinding di sekujur tubuhnya.
Tiba-tiba Aurora langsung berjongkok di depan pisang jumbo milik Enzo, dan langsung juga memasukkannya ke dalam mulutnya.
" Aaaaahhhh ," d354h4n dari mulut Enzo terdengar bersaing dengan air dari shower yang mengalir.
" Mommy stop Mommy, aaaah ," kata Enzo.
Namun Aurora tidak mau melepaskannya, sebab dia ingin membuat Enzo melayang, lalu akan dia hempaskan ke dasar jurang.
" Mommyhhh ," kata Enzo lagi sambil m3nd354h.
Aurora benar-benar membuat Enzo melayang tinggi di angkasa, dengan rambut yang masih dengan busa shampo yang belum sempat dia bilas dengan air.
Aurora begitu sangat lihai sekali dalam memainkan pisang jumbo milik Enzo, dan dia terus memainkan lidahnya dengan sangat 49r351f sekali.
Enzo benar-benar kewalahan dengan aksinya Aurora yang tidak mau menuruti perkataannya, supaya berhenti dan memasukkan pisangnya ke dalam surga dunia milik dia.
Aurora tahu, jika pisang jumbo semakin kencang dan keras itu artinya Enzo akan berada di puncak kejayaannya lagi, nah, sekarang saatnya Aurora membalas dendam.
Aurora langsung menghentikan aksinya dan langsung pergi berlalu ke luar dari dalam kamar mandi, hingga membuat Enzo merasa ngilu dibuatnya, sebab sangat nanggung sekali rasanya.
" Mommyyyyyyyyyyyy, bantu Daddy!! ," teriak Enzo sambil mengusap matanya yang perih terkena shampo.
" Tidak mau, salah siapa sudah berani berbohong sama Mommy ," jawab Aurora dari balik pintu kamar mandi.
" Aaaarggghhh, 514l!! ," kata Enzo marah-marah sendiri.
Aurora tertawa cekikikan karena sudah bisa membalas Enzo, dan dia lalu memilih menunggu Enzo selesai mandi sambil menonton televisi yang ada di dalam kamar.
Enzo di dalam kamar mandi, mencoba bermain solo sendiri, tapi sayang, sudah lama dia mencoba tetap saja tidak bisa dia keluarkan, malah pisangnya terasa perih sekarang karena terus dia u54p.
Enzo lalu segera menyelesaikan mandinya, dan langsung ke luar dari dalam kamar mandi.
Enzo yang sudah ke luar dari dalam kamar mandi, langsung melihat Aurora sedang menonton televisi dengan ekspresi seperti tanpa bersalah sama sekali.
Aurora sendiri yang tahu jika Enzo sudah ke luar dari dalam kamar mandi, dia hanya melirik saja berpura-pura tidak melihat.
" Untung cinta, jika tidak, sudah ku cekik lehernya!! ," gerutu Enzo dengan suara pelan, namun Aurora masih mendengarnya.
Aurora yang mendengar gerutuan dari Enzo, mencoba menahan suara tawanya, dan ketika Enzo masuk ke dalam ruang walk in closet, barulah Aurora tertawa puas tanpa suara.
" Rasakan itu memangnya enak!! ," kata Aurora untuk Enzo.
Berbahagialah selalu Enzo, dan untuk Aurora, lihatlah cinta yang tulus dari Enzo untukmu, jika kamu suatu saat nanti sadar dari ingatanmu sepenuhnya.
Karena cinta yang tulus sangatlah susah dicari, walau kamu berusaha mencarinya sekalipun.
...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...
__ADS_1
...***TBC***...