
Karena tidak terbiasa tidur dengan Enzo yang wajahnya penuh dengan masker begitu, Aurora ketika membuka matanya menjadi terkejut, bahkan dia reflek sampai menendang Enzo hingga dia jatuh dari atas ranjang.
" Aduuuuuhhhh!!! ," teriak Enzo sambil mengusap pinggangnya yang sakit.
Teriakan dari Enzo, sampai membuat baby Wilson yang masih tertidur jadi terbangun.
Aurora mengesampingkan Enzo, karena dia memilih mengambil baby Wilson yang sedang menangis di dalam box babynya.
" Mommy kenapa menendang Daddy,? sakit tahu pinggang Daddy!! ," marah Enzo.
" Eh maaf Daddy, Mommy tidak sengaja, karena terkejut ," jawab Aurora sambil tertawa.
" Terkejut kenapa,? lupa ya jika sudah punya suami!! ," jawab Enzo dengan muka sebalnya.
" Enak saja, tuh lihat sendiri bagaimana wajah Daddy ," kata Aurora sambil menimang baby Wilson.
Enzo pun lalu berjalan ke arah cermin yang ada di dalam kamarnya, dan ketika sudah berada di depan cermin, dia reflek langsung berteriak.
" Lihatkan, Daddy saja sampai terkejut begitu melihat mukanya sendiri, apalagi Mommy!! ," gerutu Aurora.
" Eh, iya, maaf, Daddy juga lupa jika semalam memakai masker ," jawab Enzo sambil tertawa seperti tanpa dosa.
Enzo pun lalu memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi, sekaligus membersihkan wajahnya yang penuh dengan masker semalam.
Sedangkan Aurora memilih m3nyu5u1 baby Wilson yang sudah tidak mau untuk tidur lagi.
Melihat baby Wilson sudah selesai n3n3n dengannya, Aurora pun meletakkan baby Wilson di karpet lembut yang diperuntukkan untuknya.
Baby Wilson sendiri sudah mulai bisa merangkak, dan dia akan menggapai apa saja yang dia temui, bahkan ketika Aurora tinggal sebentar untuk mengambil pakaiannya, baby Wilson sudah berpindah tempat yang cukup jauh dari semula.
" Wilson, kamu sudah tidak sabar ingin mandi ya?? ," kata Aurora yang melihat baby Wilson menuju ke arah kamar mandi.
Sesampainya di depan pintu kamar mandi, dengan tangan mungilnya, baby Wilson memukul-mukul pintu kamar mandinya, hingga membuat Enzo langsung membuka pintunya.
Baby Wilson tiba-tiba menangis dengan sangat kencang sekali, ketika melihat sang Daddy yang sedang memakai shampo dan juga sabun muka secara bersamaan.
Wajah yang penuh sabun, membuat baby Wilson ketakutan, dan hal itu tentu saja membuat Aurora langsung berjalan mendekat.
" Daddy ih, sukanya menggoda Wilson, lihat nih dia ketakutan ," marah Aurora.
" Daddy tidak mengganggu, Wilsonnya saja pas ketuk pintu, Daddy sedang mencuci muka ," jawab Enzo.
Aurora tidak mau banyak berbicara, dia pun lalu menggendong baby Wilson menjauh dari depan kamar mandi, dan Enzo sendiri langsung melanjutkan lagi mandinya.
__ADS_1
Singkat cerita, semua orang sudah pada rapi dan harum, terutama Enzo yang ingin berangkat ke kantor.
Sebelum berangkat ke kantor, Enzo ikut sarapan bersama dengan Keluarganya, namun sebelum ke luar dari dalam kamar, Enzo mencoba mengecek ponselnya, dan alangkah terkejutnya dia, ketika banyak mendapatkan notifikasi dari instagramnya karena ulah Martin.
" Astaga, apa yang Martin lakukan?? ," kata Enzo.
" Ada apa Daddy?? ," tanya Aurora.
" Ini Martin dapat fotoku yang semalam pakai masker dari siapa?? ," tanya Enzo.
Enzo langsung menatap garang ke arah Aurora yang sedang tersenyum tanpa dosa.
" Maaf, habisnya lucu sih wajah Daddy ," jawab Aurora.
Enzo tanpa banyak berbicara, dia langsung berlalu ke luar dari dalam kamar sendirian dan meninggalkan Aurora serta baby Wilson.
" Yah, dia marah ," kata Aurora.
" Daddy stop, jangan marah dong ," kata Aurora mencegah Enzo.
" Mommy sih malu-maluin Daddy!! ," marah Enzo.
" Tapi kan bukan maksud Mommy ingin membuat Daddy malu ," jawab Aurora.
Aurora pun langsung terkejut, ketika dibentak seperti itu oleh Enzo, bahkan baby Wilson juga langsung menangis karena suara keras dari sang Daddy.
Aurora yang merasa bersedih, lalu masuk kembali ke dalam kamar dan menguncinya dari dalam, hingga akhirnya Enzo tersadar, kalau dirinya terlalu kasar kepada Aurora.
Aurora menangis sambil menenangkan baby Wilson yang juga sedang menangis.
Ketika sedang menangis bersedih, tiba-tiba Aurora merasa kepalanya sangat pusing sekali, hingga saking pusingnya, dia memilih menurunkan baby Wilson ke lantai, supaya tidak terjatuh ketika dia gendong.
Sedangkan Enzo di luar kamar, dia terus berusaha mengetuk pintu kamarnya, untuk meminta maaf kepada Aurora.
Aurora tidak mempedulikan ketukan pintu yang sedang dilakukan oleh Enzo, karena dia sedang marah, serta dirinya juga sedang mencoba meredakan rasa pusing di kepalanya.
" Mommy, buka pintunya Mommy, maafkan Daddy ," kata Enzo sambil terus mengetuk pintu kamar.
Baby Wilson yang sudah bisa merangkak, dia merangkak sesuka hatinya, dan Aurora yang sudah tidak tahan dengan rasa pusing yang di kepalanya, akhirnya pingsan juga di atas lantai nan dingin.
Pintu balkon kamar yang terbuka mengundang baby Wilson untuk mendekat, dan ketika sudah berada di atas balkon kamar, Wilson langsung berbicara sendiri dengan suara lucunya, serta mengayunkan tangannya ke luar pembatas balkon.
Untung saja ada salah satu anak buah yang tidak sengaja melihat ke atas balkon kamar Enzo, jadi dia mencoba melihat dengan jelas, apakah baby Wilson ada yang menemani atau tidak.
__ADS_1
Dan ketika sang anak buah melihat, jika baby Wilson sendirian saja di atas balkon, tidak ada Enzo maupun Aurora, dia langsung saja berteriak kepada semua teman-temannya.
" Cepat ambil tangga, cepat!! ," kata salah satu anak buah.
" Kamu cepat beritahu Tuan Enzo, atau Nyonya Aurora!! ," kata anak buah yang lainnya.
Para anak buah langsung berbagi tugas untuk menyelamatkan baby Wilson, dan anak buah yang bertugas memberitahukan kepada Enzo atau Aurora, tidak sengaja berpapasan dengan Ayah Pippin yang baru saja ke luar dari dalam kamar.
" Ada apa kamu terburu-buru begitu?? ," tanya Ayah Pippin.
" Tuan, Tuan muda Wilson sedang berada di atas balkon kamar sendirian, tidak bersama Tuan Enzo maupun Nyonya Aurora ," jawab sang anak buah.
" Apa!! ," teriak Ayah Pippin terkejut.
Tidak banyak berbicara, Ayah Pippin langsung bergegas naik ke atas tangga, untuk menuju ke kamar Enzo, bahkan Ayah Pippin tidak memilih naik lift karena kelamaan.
" Enzo!! ," panggil Ayah Pippin yang melihat Enzo di depan kamar.
" Kenapa kamu ada di sini, Wilson ada di atas balkon sendirian,!! nanti kalau jatuh bagaimana, hah!! ," marah Ayah Pippin.
" Apa!! ," kata Enzo sangat terkejut.
" Cepat buka pintunya Enzo!! ," kata Ayah Pippin.
" Pintunya dikunci dari dalam sama Aurora, Ayah ," jawab Enzo.
" Bagaimana bisa??!! ," tanya Ayah Pippin.
" Sudah,!! jelaskan nanti saja, sekarang cepat dobrak pintunya, nanti kalau Wilson kenapa-kenapa bagaimana!! ," kata Ayah Pippin lagi.
Akhirnya, Ayah Pippin, Enzo, dan beberapa anak buah, langsung mencoba mendobrak pintu kamar tersebut, dan berhasil.
Bersamaan itu pula, para anak buah sudah sampai di atas balkon kamar untuk menyelamatkan baby Wilson dengan naik tangga darurat.
Ayah Pippin dan juga Enzo, ketika sudah masuk ke dalam kamar langsung terkejut, karena mereka melihat Aurora sedang pingsan di atas lantai.
" Mommy!! ," teriak Enzo.
Enzo langsung saja menggendong Aurora untuk dia bawa ke atas ranjang, dan Enzo langsung menyuruh salah satu anak buahnya untuk menelpon Martin supaya segera datang ke rumah sang Ayah.
Enzo pun semakin menyesal, karena bentakannya tadi, hampir saja menyebabkan dua nyawa melayang secara bersamaan.
...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...
__ADS_1
...***TBC***...