AURORA

AURORA
RENCANA MAMA SILJIE


__ADS_3

Meninggalkan Aurora dan Enzo sejenak, kita beralih ke Ayah Ebert dan Mama Siljie sebentar.


Mama Siljie setelah pertemuannya kemarin dengan Aurora, menjadi kepikiran terus. Dia seperti memikirkan cara untuk menemui Aurora dan meminta uang atau kompensasi kepada Aurora, supaya hidupnya tidak terlalu susah.


Ayah Ebert tidak mengetahui rencana dari istrinya itu, karena Mama Siljie masih bungkam dan tidak mau bercerita kepada sang suami.


" Bagaimana ya caranya aku bisa menemui Aurora?? ," kata Mama Siljie berbicara sendiri.


" Ayah saja jika pergi ke pasar cuma sebentar, jadi aku tidak bisa mencari keberadaannya ," kata Mama Siljie lagi.


" Kapan aku ada kesempatan bisa pergi sebentar dari rumah ini sendirian ," kata Mama Siljie.


" Kira-kira Aurora menikah dengan siapa ya,? apakah benar dia menikah dengan Tuan Enzo?? ," kata Mama Siljie bertanda tanya.


" Jika ada kesempatan pergi dari rumah ini sebentar, aku mau mencari Aurora, dia harus mengeluarkanku dari kemiskinan ini, enak saja dia bisa hidup bergelimang harta, sedangkan aku m3l4r4t begini!! ," gerutu dari Mama Siljie.


Kemiskinan yang dialami Mama Siljie sepertinya tidak sepenuhnya membuatnya bertobat, justru malah membuatnya mempunyai pikiran picik yang cuma ingin memanfaatkan Aurora saja.


Padahal dulu ketika Mama Siljie kaya, Aurora sangat sering dia hina habis-habisan, bahkan sejak Mama Dama masih hidup sekalipun.


Semoga saja rencana busuk yang sudah direncakan oleh Mama Siljie, tidak membawanya ke dalam kehancurannya sendiri, sebab suami Aurora tidak akan segan-segan menghukum orang yang berani menyakiti Aurora.


Beralih ke Aurora dan Enzo lagi.


Tidak terasa Enzo dan Aurora sudah menghabiskan waktu berdua mereka selama berhari-hari lamanya di tempat wisata tersebut, dan tidak mereka sangka juga, ternyata mereka berdua sudah tujuh hari alias satu minggu lamanya menikmati bulan madu mereka di pulau tersebut.


Walau ada baby Wilson di antara mereka berdua, tapi baby Wilson bukan gangguan atau hambatan bagi mereka untuk selalu berm35raan.


Enzo dan Aurora sangat menikmati sekali kebersamaan mereka, semua tempat yang sedang mereka singgahi sekarang, selalu mereka abadikan dengan kamera yang mereka bawa. Banyak sekali foto yang Enzo dan Aurora ambil bersama baby Wilson di pulau tersebut.


Semua itu akan menjadi kenang-kenangan mereka berdua untuk ke depannya, karena sudah bisa menghabiskan waktu mereka dengan perasaan bahagia, seperti tanpa beban sama sekali.


" Aaahh, akhirnya sampai juga di penginapan, rasanya capek sekali seharian ini jalan-jalan ," kata Aurora sambil duduk di sofa.


Enzo yang kebagian menggendong baby Wilson, saat ini sedang mencoba menaruh baby Wilson di atas ranjang dengan sangat hati-hati sekali, sebab baby Wilson sudah tertidur dengan lelap.


" Mommy tadi sudah membeli banyak sekali pernak-pernik yang lucu deh, mana tadi ya ," kata Aurora sambil membongkar barang belanjaannya.


Enzo yang melihat hanya membiarkan saja, biarlah sesuka hati Aurora yang penting Aurora merasa senang, dan Enzo sekarang memilih untuk bersih-bersih badannya terlebih dahulu di dalam kamar mandi sebelum mengistirahatkan badannya.


" Waaah lucu sekali ," kata Aurora histeris sendirian.


" Ini juga, dan ini pun sama ," kata Aurora lagi.


Sedang asik melihat-lihat barang belanjaannya, tiba-tiba dia mendengar ponselnya berdering yang menandakan jika sedang ada pesan masuk.


" Dari Linnea ," kata Aurora.


Aurora lalu membaca pesan yang dikirimkan oleh Linnea kepadanya.

__ADS_1


" Ra, jangan lupa oleh-olehnya ya ," pesan dari Linnea.


" Semua foto-fotomu membuatku iri, aku jadi ingin pergi ke sana ," pesan Linnea lagi.


" Jika kamu ingin ke sini, nanti jika sudah menikah dengan Arny, bulan madunya ke sini saja ," balas Aurora.


" Waaah boleh juga tuh idenya ," balas Linnea.


Aurora lalu mengirimkan foto pernak-pernik dan barang belanjaannya tadi kepada Linnea.


" Aaaaah itu lucu-lucu sekali pernak-perniknya, mau satu dong Ra ," balas Linnea.


" Ok, siap, nanti aku akan belikan yang banyak untuk kamu ," balas Aurora lagi.


" Waaah, kamu memang terbaik deh Aurora ," balas Linnea.


" Ok, sudah dulu ya, aku mau tidur, di sini sudah jam sembilan malam ," balas Aurora.


" Ok siap Queen Diedrich, selamat beristirahat ," balas Linnea lagi, dan mereka akhirnya mengakhiri berbalas pesannya.


Enzo yang sudah selesai dari rutinitasnya di dalam kamar mandi, langsung saja ke luar dari dalam kamar mandi.


Enzo yang sudah ke luar dari dalam kamar mandi, melihat Aurora masih sibuk sendiri dengan semua barang belanjaannya.


Tidak mau mengganggu Aurora, Enzo pun memilih langsung merebahkan badannya di samping Wilson dengan bert3l4n74n9 dada saja.


Ketika Enzo rasanya baru saja tertidur, tiba-tiba dia merasa ada yang m3n1nd1h tubuhnya, dan hal itu membuat Enzo langsung membuka matanya untuk melihat benda apakah yang ada di atas tubuhnya.


Enzo begitu sangat terkejut sekali ketika sudah melihat benda apakah yang membuat tubuhnya terasa berat, ternyata ada Aurora yang sudah tidak memakai s3h3l41 b3n4n9 pun di tubuhnya.


Mata yang awalnya mengantuk, sekarang langsung jreng melihat Aurora yang bisa meningkatkan 941r4hnya.


" Mommy, ow, so 53x51 ," kata Enzo.


" Ini kan malam terakhir kita di sini, apakah Daddy tidak mau menghabiskan malam dengan Mommy malam ini?? ," kata Aurora dengan suara yang dibuat mend354h.


Aurora juga berani mencium leher Enzo hingga membuat Enzo semakin merinding dibuatnya.


" Tentu saja Daddy sangat mau sekali, apalagi tubuh Mommy membuat c4ndu Daddy ," jawab Enzo sambil m3r3m45 benda k3ny4l milik Aurora.


Aurora pun juga berani m3m63l41 pipi Enzo dengan lembut menggunakan jarinya, supaya 941r4h yang dirasakan oleh Enzo semakin meningkat.


" Kalau begitu, ayo lakukan Daddy ," kata Aurora sambil mengecup sekilas bibir Enzo.


" Dengan senang hati Mommy ," jawab Enzo sambil membalikkan tubuh Aurora di bawah tubuhnya.


Tidak pakai lama lagi, Enzo langsung menyalurkan h45r4tnya itu dengan m3ncum6u bibir Aurora dengan lembut, hingga sampai m3ncum6u ke bagian-bagian yang lainnya.


Setiap inci tubuhnya Aurora, tidak dilewatkan sama sekali oleh Enzo, dan Enzo selalu bisa membuat Aurora ketagihan akan semua 63l414nnya.

__ADS_1


" Aaaahh ," suara d354h4n dari Aurora terdengar di telinga Enzo, dan membuat Enzo semakin semangat melakukan aksinya itu.


Enzo awalnya menggerakannya dengan pelan-pelan, hingga tanpa dia sadari gerakannya itu semakin cepat dan juga keras, hingga membuat ranjang tempatnya melakukan itu ikut bergoyang mengikuti irama mereka berdua.


" Daddyh, kita pindah sajah yukh, nanti kalau Wilson bangunh ," kata Aurora sambil m3nd354h.


Enzo langsung mencabut miliknya dan mengajak Aurora untuk pindah tempat, karena jika Wilson sampai terbangun, kegiatan indah mereka pastinya akan tertunda.


" Kita di sofa saja ya Mommy ," kata Enzo.


" Baiklah ," jawab Aurora.


Enzo langsung saja duduk di sofa, dan Enzo menyuruh Aurora untuk duduk di atas pisang jumbonya.


Hmmm, 6l333333sssss ....... menancap dengan sempurna pisang jumbo milik Enzo ke dalam milik Aurora.


Suara d354h4n dari mereka berdua menggema di dalam kamar tersebut.


Aurora sekarang yang memimpin jalannya pertandingan, walau begitu, tetap saja Enzo merasa nikmat sekali.


Cukup lama dengan posisi seperti itu, mereka lalu berganti posisi lagi, dan pada akhirnya Enzo sampai juga pada puncak kenikmatannya yang pertama.


Nafas Enzo langsung terengah-engah sambil duduk bersandar di sofa yang di dudukinya, dan di sampingnya ada Aurora yang sama-sama sedang mengatur pernafasannya.


" Apakah Daddy puas?? ," tanya Aurora.


" Daddy selalu puas dengan Mommy ," jawab Enzo sambil tersenyum.


" Huuuuhh, semakin capek tubuh Mommy ," kata Aurora sambil menghela nafasnya.


" Mommy mau ke kamar mandi dulu ," kata Aurora dan Enzo hanya mengangguk saja.


Aurora lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih badannya, sekaligus membersihkan miliknya yang terasa lengket sekali.


Selesai bersih-bersih, Aurora yang sudah memakai baju tidurnya, langsung saja merebahkan badannya di atas ranjang bersama baby Wilson yang masih lelap tidur dan tidak terganggu sama sekali dengan suara d354h4n dari sang Mommy dan juga sang Daddy tadi.


" Ayo Daddy kita tidur, sudah malam ," kata Aurora.


" Iya sebentar, Daddy mau menghabiskan satu gelas wine ini dulu ," kata Enzo.


Aurora hanya diam saja, dan dia pun lalu mencoba memejamkan matanya.


Enzo yang sudah menghabiskan satu gelas wine tadi, langsung saja masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih, lalu setelahnya ikut beristirahat juga bersama Wilson beserta Aurora.


Sungguh malam yang sangat istimewa bagi Enzo, dan Enzo berharap semoga ada bibit darinya yang segera tumbuh di dalam rahim Aurora.


...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2