
Mobil yang Ayah Pippin dan Enzo kendarai, akhirnya sampai juga di rumah sakit tempat Linnea sedang di rawat.
Mama Azura yang sudah diberitahu oleh Arny di ruang mana Linnea berada, setelah masuk ke dalam rumah sakit, langsung berjalan menuju ke ruang perawatan tersebut.
Setelah sampai, Enzo langsung membuka pintunya, tanpa mengetuknya terlebih dahulu, dan hal itu membuat pandangan Arny, Linnea, Mama Paulita dan Ayah Bogy langsung teralihkan ke arah pintu.
" Kak Enzo ," sapa Arny dan Linnea secara bersamaan.
" Tuan Pippin, Nyonya Azura ," sapa Ayah Bogy dan Mama Paulita secara bersamaan juga.
" Bagaimana keadaan Linnea, Arny?? ," tanya Enzo.
" Semuanya baik-baik saja Kak ," jawab Arny.
" Sebenarnya Linnea sakit apa Arny?? ," tanya Mama Azura.
" Dia tidak sakit ko Ma, cuma darahnya terlalu rendah saja, karena kurang beristirahat ," jawab Arny.
" Oh syukurlah ," jawab Mama Azura.
" Tapi sebenarnya, bukan itu penyebab Linnea jatuh sakit Ma ," kata Arny.
" Lalu, apa sebenarnya yang membuat Linnea sakit?? ," tanya Mama Azura.
" Linnea sedang hamil Ma, sebentar lagi Mama sama Ayah akan kedatangan anggota baru di Keluarga kita, tapi versi Arny dan Linnea ," jawab Arny dengan wajah yang terlihat sangat senang sekali.
" Oh ya Tuhan, benarkah itu Arny, Linnea?? ," tanya Mama Azura lagi.
Sedangkan Ayah Pippin langsung tersenyum senang dan juga ikut bahagia.
" Iya Ma, ternyata Linnea sudah hamil dua bulan, dan Linnea tidak sadar sama sekali ," jawab Linnea kepada Mama Azura.
" Mama turut senang dan bahagia untuk kalian berdua ," ucap Mama Azura sambil tersenyum.
" Iya Arny, Linnea, Ayah juga, selamat ya, sebentar lagi kalian berdua akan menjadi seorang Ayah dan Mama ," kata Ayah Pippin juga.
" Iya, Ma, Yah, terimakasih ," jawab Arny.
" Selamat Arny, Kakak juga turut bahagia mendengarnya ," kata Enzo sambil menepuk pundak Arny.
" Terimakasih Kak Enzo ," jawab Arny sambil tersenyum.
" Sebentar lagi, Wilson, Zwetta dan Qianzy akan mempunyai teman baru ," ucap Enzo.
" Iya Kak Enzo, dan Linnea sudah tidak sabar ingin melihat mereka bermain bersama ," kata Linnea.
" Ngomong-ngomong, Aurora tidak ikut juga Tuan Enzo?? ," tanya Mama Paulita.
" Biar dia di rumah saja dulu Nyonya, lagi pula ada si kembar dan Wilson, nanti tidak ada yang menjaga mereka ," bukan Enzo yang menjawab, melainkan Mama Azura.
" Iya, lagi pula mereka masih terlalu kecil untuk di ajak pergi ke rumah sakit, terutama untuk si kembar ," tambah Enzo kepada Mama Paulita.
__ADS_1
" Maafkan saya, saya terlupa akan hal itu ," ucap Mama Paulita.
" Tidak apa-apa ," jawab Enzo.
" Oh ya Tuan Bogy, bagaimana dengan peternakan?? ," tanya Enzo kepada Ayah Bogy.
Ayah Bogy pun lalu menjelaskan semua perkembangan dan pertumbuhan apa saja yang sedang terjadi di dalam peternakan milik Aurora.
Dan mereka semua lalu berbincang santai sambil menemani Linnea yang masih terbaring di atas ranjang pasiennya.
Jika Arny dan Linnea sedang berbahagia, berbeda halnya dengan Martin.
Sebab, sejak satu bulan yang lalu, Martin kehilangan jejaknya Kimberly.
" Apakah kalian belum mengetahui di mana keberadaan kekasih saya!! ," kata Martin kepada anak buahnya.
" Belum Tuan ," jawab sang anak buah.
Bahkan, Martin mengatakan kepada semua anak buahnya, jika Kimberly adalah kekasihnya.
" Kerja kalian bagaimana hah!! ," marah Martin.
" Kalian sudah mencarinya selama satu bulan, kenapa belum mendapatkan hasil sama sekali!! ," ucap Martin lagi.
" Bodoh!! ," bentak Martin, dan dia langsung mengakhiri sambungan teleponnya.
Martin lalu marah-marah sendiri, karena para anak buahnya sangat tidak becus sekali dalam menemukan keberadaannya Kimberly.
" Iya, aku yakin Enzo pasti bisa membantuku menemukan di mana keberadaan Kimberly sekarang ," kata Martin lagi.
Setelahnya, Martin pun mencoba menghubungi Enzo yang sedang membicarakan bisnis dengan Ayah Bogy dan Ayah Pippin di ruang perawatan Linnea.
" Permisi sebentar ," kata Enzo kepada Ayah Bogy dan Ayah Pippin.
Ayah Pippin dan Ayah Bogy hanya mengangguk saja, dan Enzo langsung berlalu ke luar dari dalam ruang perawatan Linnea untuk menerima telepon dari Martin.
" Halo Martin ," kata Enzo.
" Enzo, aku butuh bantuanmu ," kata Martin.
" Kamu membutuhkan bantuan apa Martin, katakanlah ," jawab Enzo.
" Aku sudah kehilangan jejak Kimberly selama satu bulan ini, dan semua anak buahku yang aku kerahkan, tidak ada yang bisa menemukan keberadaannya ," kata Martin.
" Tolong bantu aku, Enzo ," ucap Martin.
" Kenapa semua wanita jika setiap ada masalah selalu kabur seenaknya sendiri ," gerutu Enzo.
" Baiklah, aku akan membantumu dengan mengerahkan semua anak buahku ," jawab Enzo.
" Terimakasih bro ," ucap Martin.
__ADS_1
" Iya sama-sama ," jawab Enzo.
" Nanti, jika sudah ada kabar, aku akan segera mengabari kamu ," kata Enzo lagi.
" Siap ," jawab Martin dan lalu sambungan telepon mereka terputus.
Baru saja Martin ingin memasukkan lagi ponselnya ke dalam saku jasnya, eh tiba-tiba Enzo menelpon lagi.
" Ada apa Enzo, apa sudah ada kabar tentang Kimberly?? ," tanya Martin.
" Belum bodoh,!! kamu baru saja menyuruhku, bagaimana bisa aku langsung menemukannya ," jawab Enzo.
" Lalu, ada apa kamu menghubungiku lagi?? ," tanya Martin.
" Kamu belum bercerita kepadaku, apa hubunganmu dengan Kimberly?? ," tanya Enzo.
" Jawab jujur, atau aku tidak akan membantumu, dan aku juga bisa membuat semua anak buahmu termasuk kamu tidak akan bisa menemukan keberadaannya Kimberly!! ," ancam Enzo.
" Aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya ," jawab Martin.
" Hanya saja tidak bisa ku bohongi, jika aku sudah jatuh cinta kepadanya, dan aku tidak mau jika Kimberly di miliki oleh laki-laki lain selain diriku ," jelas Martin.
" Walau dia tidak mencintaiku, dia harus tetap menjadi milikku, itulah pelajaran yang aku pelajari dari kisahmu ," kata Martin.
" Siiaalan!! ," ucap Enzo dan membuat Martin tertawa terbahak-bahak.
" Sekarang cepat bantu aku, karena aku sudah rindu sekali dengannya!! ," perintah Martin.
" Berani sekali kamu memerintah ku, Martin!! ," jawab Enzo.
" Sorry-sorry bro ," jawab Martin sambil tertawa.
" Ayolah bantu aku ," kata Martin.
" Iya, akan aku membantumu, asal nanti kamu berani membayar mahal pekerjaanku ," ucap Enzo bercanda.
" Perhitungan sekali kamu sebagai teman!! ," jawab Martin, dan Enzo langsung tertawa.
" Aku akan membantumu, dan jika sudah ada kabar dari para anak buahku, aku akan segera memberitahukan kepadamu ," kata Enzo.
" Ok siap, terimakasih Enzo ," ucap Martin.
" Iya sama-sama ," jawab Enzo, dan akhirnya sambungan telepon mereka terputus.
Enzo tersenyum sambil menggelengkan kepalanya karena bisa bercanda dengan Martin tadi.
Setelahnya, Enzo menghubungi anak buahnya untuk dia tugaskan mencari keberadaannya Kimberly.
Selesai menyuruh anak buahnya, Enzo pun kembali masuk ke dalam ruang perawatan Linnea.
Sedangkan untuk Martin di seberang sana, dia sudah sangat yakin sekali, dengan bantuan dari Enzo, dia akan lebih cepat menemukan keberadaannya Kimberly, di manapun dia berada.
__ADS_1
...***TBC BONCHAP***...