
Aurora yang sudah masuk ke dalam rumah barunya, merasa benar-benar sangat terpukau sekali, karena interior dan isi di dalamnya benar-benar sangat menakjubkan sekali, mewah, elegan dan juga berkelas, serba modern semua.
Bahkan hampir semuanya menggunakan remote khusus, dan cuma dengan tepuk tangan saja, lampu yang ada di rumah itu bisa menyala sendiri.
Tinggal pencet ini dan itu dengan remote yang sudah disediakan, semuanya bisa terbuka atau berjalan sesuai keinginan kita.
Dari membuka pintu, lemari, kursi lipat, mesin pembuat kopi dan masih banyak yang lainnya, real definisi rumah modern sekali.
" Daddy, ini sangat indah sekali ," kata Aurora dengan mata yang berbinar senang.
" Apakah Mommy menyukainya?? ," tanya Enzo.
" Iya, Mommy sangat menyukainya ," jawab Aurora sambil mengamati seluruh ruangan.
" Ayo akan Daddy tunjukan di mana kamar utamanya ," kata Enzo.
" Ayo Daddy ," jawab Aurora.
Enzo lalu mengajak Aurora masuk ke dalam salah satu kamar yang ada di lantai dua rumah tersebut, dan kamar itu adalah kamar utama yang ada di rumah itu.
Kamarnya benar-benar sangat besar, luas dan juga tentu saja sangat indah sekali.
Apalagi dengan adanya ranjang yang berukuran king size, dengan desain yang sangat indah sekali, menambah kesan mewah kamar tersebut.
" Wah, ini kamar apa surga?? ," kata Aurora.
" Benar-benar sangat luas dan juga mewah ," kata Aurora lagi.
" Ini kamar kita berdua sayang ," kata Enzo.
" Kamar kita?? ," kata Aurora.
" Iya, tentu saja kamar kita ," jawab Enzo.
" Lalu di mana kamar Wilson dan anak-anak kita nantinya?? ," tanya Aurora.
" Iya terserah mereka saja mau tidur di dalam kamar yang mana?? ," jawab Enzo.
" Di sini ada banyak kamar yang bisa mereka pilih nantinya ," kata Enzo lagi.
" Di lantai bawah itu juga ada banyak kamar kan Daddy?? ," tanya Aurora.
" Iya, di lantai satu ada banyak kamar, tapi itu semua kamar tamu sayang ," jawab Enzo dan Aurora hanya ber oh ria saja.
Enzo lalu mengajak Aurora berkeliling melihat-lihat ruangan dan apa saja yang ada di dalam rumah itu.
__ADS_1
Bahkan di belakang rumah super mewah itu, Enzo membuatkan dua kolam renang, yang satu kolam renang dewasa, dan yang satunya untuk anak-anak.
Jendela kaca yang sangat besar, menambah kesan mewah dan elegan di setiap sudutnya, benar-benar rumah idaman bagi semua orang.
" Mommy capek Daddy ," kata Aurora.
" Ayo kita beristirahat dulu sayang ," kata Enzo.
Enzo lalu mengajak Aurora untuk duduk di sebuah kursi yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.
" Sepertinya masih banyak yang belum Mommy lihat ," kata Aurora.
" Iya, dan yang Mommy lihat baru cuma sebagian saja ," jawab Enzo.
" Tapi Mommy sudah capek Daddy, mau makan yang enak-enak sama yang segar-segar ," kata Aurora dengan manja.
" Kita istirahat sebentar ya Mommy, kalau sudah hilang rasa capeknya, bagaimana kalau kita ke mall saja, sekalian mengajak si Wilson jalan-jalan ," kata Enzo.
" Ok Daddy, Mommy mau ," jawab Aurora sangat bersemangat sekali.
Enzo dan Aurora lalu berpindah tempat untuk istirahat ditempat yang lebih nyaman, contohnya di dalam ruang Keluarga.
Karena berhubung suasananya nyaman, dan sejuk karena pendingin ruangan, mata Aurora lama-kelamaan mengantuk juga, dan akhirnya dia tertidur di sofa yang dia duduki.
Enzo yang sedang mengajak bermain baby Wilson membiarkan saja kalau Aurora ingin tidur dulu, karena jika Aurora kecapekan juga akan berbahaya untuk baby twins mereka.
Serta yang ada di dalam ingatan Aurora, jika dirinya sejak dulu pasti sudah dimanja oleh Enzo, padahal di kenyataan aslinya, dirinya sangat membenci Enzo.
Sekitar satu jam lamanya Aurora tertidur, malah gantian baby Wilson yang rewel ingin tidur.
Tidak tega membangunkan Aurora, Enzo pun memilih mencoba menidurkan baby Wilson sendirian, hingga akhirnya baby Wilson tertidur juga di atas dada sang Daddy.
Setengah jam kemudian, gantian Aurora yang akhirnya terbangun dari tidurnya.
Aurora yang sudah membuka matanya, langsung melihat sang suami sedang menidurkan baby Wilson di atas dadanya.
Aurora tersenyum manis, melihat pemandangan yang menyejukkan hatinya itu.
" Jam berapa ya ini?? ," kata Aurora.
Aurora lalu melihat jam super mahal yang melingkar apik di pergelangan tangannya yang mulus.
" Astaga sudah jam lima sore ," kata Aurora.
Tiba-tiba saja, Aurora merasakan perutnya keroncongan karena merasa lapar.
__ADS_1
Aurora lalu beranjak bangun dari duduknya, dan berjalan mendekati Enzo yang sedang memejamkan matanya.
" Daddy, Daddy bangun ," panggil Aurora dengan suara pelan, supaya baby Wilson tidak terbangun.
" Emm, Mommy,!! Mommy sudah bangun?? ," kata Enzo.
" Iya, dan perut Mommy terasa sangat lapar sekali Daddy ," jawab Aurora.
" Oh ya sudah, ayo kita pulang, sekalian mampir beli makanan nanti ," kata Enzo, dan Aurora hanya mengangguk saja.
Enzo dan Aurora lalu ke luar dari dalam rumah dan berjalan menuju ke arah mobil mereka.
Enzo meletakkan baby Wilson di kursi baby nya yang ada di kursi belakang, setelahnya mereka lalu tancap gas pergi dari rumah super mewah milik mereka.
" Kita mau beli makan di mana Mommy?? ," tanya Enzo.
" Di mall saja yuk, sekalian cuci mata ," jawab Aurora.
" Boleh ," jawab Enzo, dan Enzo lalu menjalankan mobilnya menuju ke mall terbesar yang ada di kotanya.
Sesampainya di mall tersebut, karena berhubung baby Wilson masih tidur, Enzo langsung menggendongnya dan terlihat sangat hot Daddy sekali.
Para bodyguard yang bertugas pun, tentu saja langsung bersiap siaga, ketika sang majikan sudah ke luar dari dalam mobil.
Mereka terus mengikuti langkah kaki Enzo dan Aurora yang sedang masuk ke dalam mall, karena jika terjadi apa-apa dengan Aurora atau Wilson, nyawa mereka akan menjadi taruhannya.
Kedatangan Enzo dan Aurora ke dalam mall tersebut, langsung mengundang ketertarikan dari banyak pengunjung mall, untuk melihat ke arah mereka berdua.
Karena Aurora dan Enzo terlihat sangat serasi, dan juga romantis sekali, dan tidak jarang membuat para kaum hawa iri kepada Aurora yang sangat dicintai oleh putra sulung Keluarga Diedrich.
Berita tentang Aurora yang menjadi istri Enzo sudah menyebar sejak beberapa bulan yang lalu, dan tentu saja para wartawan tidak ada yang berani membuat berita buruk, beritanya semuanya baik-baik dan bagus.
Jika tidak begitu, ya siap-siap saja karir serta kehidupan mereka akan hancur di tangan Keluarga Diedrich.
Enzo lalu mengajak Aurora masuk ke dalam Cafe yang paling mahal yang ada di dalam mall tersebut, dan kedatangan mereka berdua langsung saja disambut ramah oleh para waitress maupun waiter.
Bahkan sang manajer yang mengetahui jika Cafenya kedatangan Keluarga Diedrich, manajer Cafe itu rela turun tangan langsung untuk melayani Enzo dan Aurora.
Selesai menikmati makanan tersebut, Aurora mengajak Enzo berkeliling untuk membeli barang yang nantinya dia suka.
Akan tetapi ketika baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba saja ada seorang wanita yang berani menghadang Enzo dan juga Aurora.
Enzo dan Aurora tentu saja merasa sangat terkejut sekali, dengan wanita yang berani menghadang jalan mereka.
Serta para bodyguard yang melihat pun, juga langsung mencoba mengamankan wanita tersebut, supaya tidak membuat keributan kepada majikan mereka.
__ADS_1
...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...
...***TBC***...