
Satu bulan telah berlalu dari kelahiran baby Zwetta dan Qianzy di tengah-tengah Keluarga kecilnya Enzo dan Aurora.
Saat ini adalah hari di mana pesta perayaan kelahirannya baby Zwetta dan Qianzy, yang sengaja Enzo lakukan super mewah dan super megah di kediamannya yang super mewah itu.
Satu minggu sebelum pesta perayaan itu terjadi, Enzo memboyong Aurora beserta ke tiga anaknya, untuk pindah ke rumah baru mereka yang super mewah.
Di dalam rumah super mewah tersebut, baby Wilson merasa sangat senang sekali, karena ada area khusus bermain yang sengaja Enzo buat untuk anak-anak mereka.
Ayah Pippin dan Mama Azura benar-benar sangat bahagia, karena mendapatkan tiga cucu sekaligus dari Enzo dan Aurora.
Semua para kolega sudah pada berdatangan, semua para tamu undangan sudah pada hadir memenuhi rumah super mewah milik Enzo.
Penjagaan super ketat, Enzo berikan kepada para tamu undangannya, yang saat ini hadir ke pesta perayaan kelahiran ke dua putri kembarnya.
Bahkan Keluarga Diedrich, sengaja mengundang beberapa wartawan dari kantor berita besar yang ada di Negaranya, dengan syarat harus membawa kartu undangan yang sudah diberikan.
Sungguh beruntung kantor berita yang bisa diundang ke pesta super mewah dan super megah yang diadakan oleh Enzo.
Sebab tidak semua kantor berita bisa mendapatkan keistimewaan tersebut.
Enzo dan sang Ayah, memang sengaja mengundang beberapa wartawan, dari kantor berita untuk memberitakan kelahiran si twins. Karena mereka tidak mau, jika nantinya akan ada banyak pertanyaan yang muncul ke permukaan jika melihat kemunculan baby twins ke publik.
" Daddy, Mommy cantik tidak?? ," tanya Aurora.
Enzo yang sedang memainkan ponselnya, sambil duduk di sofa kamarnya, dia langsung mengalihkan pandangannya ke arah Aurora yang sudah berdiri di depannya.
Mata Enzo berbinar-binar senang, melihat kecantikannya Aurora yang benar-benar terpancar sore ini.
Enzo sengaja menyewa MUA mahal dan bagus, untuk mendandani sang istri supaya bisa tampil cantik dihadapan para kolega bisnisnya.
" Mommy sangat cantik sekali ," kata Enzo sambil memeluk pinggang sang istri.
Sambil berbisik mesra, Enzo pun berkata lagi di telinga Aurora, " lebih cantik lagi, jika tidak memakai apapun di atas ranjang ," bisik mesra dari Enzo.
Aurora langsung tersenyum dan refleks mencubit pipi Enzo, hingga membuat Enzo ikut tersenyum bahagia bersamanya.
" Sudah yuk kita ke luar Mommy ," ajak Enzo, dan Aurora hanya mengangguk saja.
__ADS_1
" Semua para tamu undangan dan kolega Daddy sudah pada berdatangan ," kata Enzo lagi.
Enzo lalu menyilangkan tangannya, supaya Aurora merangkulnya dengan mesra dan berjalan berdampingan dengannya ke luar dari dalam kamar.
Seperti seorang Raja dan Ratu, pakaian yang dipakai oleh Enzo dan Aurora benar-benar terlihat sangat mewah dan juga mahal.
Mata semua orang teralihkan ke arah Enzo dan Aurora yang sudah mulai menuruni anak tangga.
Senyum kebahagiaan terpancar di wajah semua orang, karena pesta yang disuguhkan oleh Enzo, benar-benar bisa menghibur mereka semua.
Jika Enzo sedang berjalan bersama Aurora turun dari tangga hanya berdua saja, lalu di manakah si kembar Zwetta dan Qianzy, serta baby Wilson.
Jawabannya, mereka bertiga bersama Mama Azura, Ayah Pippin, Arny dan juga Linnea, dan jangan lupakan ada Ayah Bogy beserta Mama Paulita, yang siap menjaga ke tiga jagoan di Keluarga Diedrich.
Enzo dan Aurora yang sudah turun dari atas tangga, langsung menyapa para tamu undangan mereka yang sudah pada hadir.
Aurora sekarang sudah mulai percaya diri menjadi istri seorang Enzo Diedrich, karena bagaimanapun juga, dirinya tidak diperbolehkan sama sekali merasa malu atau minder dengan seseorang.
Seperti sudah takdir, Aurora yang sekarang di tuntut untuk lebih tahan banting lagi dari sebelumnya. Sebab pasti akan banyak musuh, pelakor dan juga orang-orang yang tidak suka dengan Keluarganya, terutama Enzo. Dan Aurora harus bisa menyemangati Enzo untuk melawan mereka semua.
" Tuan Enzo selamat atas kelahiran putri kembarnya, mereka sangat lucu-lucu dan menggemaskan ," kata salah satu kolega.
Selesai berkeliling ke beberapa kolega, Enzo memulai acara pengenalan putri kembarnya kepada semua orang.
" Permisi semuanya ," kata Enzo di depan semua orang.
Padangan semua orang langsung teralihkan ke arah Enzo dan Aurora, yang berdiri di atas panggung kecil yang sudah disediakan.
" Tentu kalian semua sudah mengetahui tujuan saya mengadakan pesta mewah ini ," kata Enzo.
" Yaps, untuk mengenalkan kepada dunia, kelahiran putri tercinta kami ," kata Enzo lagi, dan Mama Azura bersama Linnea, langsung naik ke atas panggung untuk membawa si twins kepada Aurora dan Enzo.
" Perkenalkan, yang saya gendong ini adalah baby Zwetta, dan yang digendong istri saya baby Qianzy ," kata Enzo.
" Nah yang satu ini, kalian semua pasti sudah tahu, jagoan saya dan si Prince di Keluarga Diedrich, Wilson Diedrich ," kata Enzo ketika Arny menggendong Wilson naik ke atas panggung juga.
Semua orang yang ada di situ langsung bertepuk tangan yang meriah untuk Enzo, Aurora, baby Wilson serta baby twins.
__ADS_1
" Bersulang untuk kebahagiaan Tuan Enzo dan Nyonya Aurora Diedrich ," kata salah satu kolega sambil menaikkan gelas wine ke atas.
" Cheers ," kata salah satu kolega lagi dan langsung diikuti oleh semua para tamu undangan.
Semua orang nampak gembira, tidak lupa Enzo juga memberikan live musik gratis serta musik dansa untuk mereka yang ingin berdansa.
Pesta super megah tersebut disiarkan secara live cuma di stasiun televisi yang terbesar di negaranya.
Ada seseorang yang sedang melihat pesta tersebut dari dalam layar televisi, dan orang tersebut adalah Ayah Ebert.
Menetes air mata Ayah Ebert, melihat Aurora sudah bahagia saat ini bersama Enzo.
Penyesalan selalu datang terlambat, dan terlambat bagi Ayah Ebert untuk memperbaiki hubungannya dengan Aurora.
Dulu sebelum Aurora mengenal Enzo, dia sudah sangat sulit ditemui, lalu bagaimana dengan sekarang, yang sudah mempunyai suami super overprotektif kepadanya.
Hidup sendirian, di tengah hari tua, itulah yang dirasakan oleh Ayah Ebert sekarang.
Tanpa seorang istri, tanpa seorang anak, tanpa seorang cucu, atau bahkan tanpa seorang menantu.
Sungguh malang dan juga kasihan hidup Ayah Ebert sekarang.
Ingin hidup mewah dan enak dengan cara singkat, ya beginilah ganjaran yang harus dia terima, menderita di sisa di hidupnya dan hari tuanya.
" Andai dulu aku tidak bodoh!! ," ucap Ayah Ebert sambil menangis meratapi nasib.
Percuma saja Ayah Ebert berandai-andai, karena itu semua tidak akan mengembalikan kehidupannya yang dulu lagi.
Tidak akan menghidupkan Mama Dama yang sudah meninggal, dan tidak akan membuat Aurora bermanja-manja lagi dengannya.
Apa yang kamu tanam, itulah apa yang kamu tuai, sepertinya, itulah peribahasa yang cocok untuk kehidupan Ayah Ebert sekarang.
Tidak cuma Ayah Ebert saja yang sedang menyaksikan kebahagiaan Enzo dan Aurora, tapi Max saat ini juga sedang menonton acara tersebut dari layar notebook nya.
Setelah Max meminta maaf dulu dengan Linnea, dia memutuskan untuk pindah ke luar Negeri bersama Kleo, yang saat ini sudah hampir seumuran dengan baby Wilson.
Max ternyata terus mengikuti perkembangan Keluarga Diedrich, karena entah bagaimanapun juga, dirinya masih ada keterikatan dengan Aurora, walau itu cuma saudara tiri.
__ADS_1
...***TBC BONCHAP***...