Bayi Kita

Bayi Kita
104


__ADS_3

Sejak malam itu, Cilla selalu tidur bersama ayah bundanya yaitu Faishal dan Sasha. Sebelum tidur ia akan bermain dahulu, sampai lelah lalu tertidur dengan sendirinya.


Saat ini Cilla sudah hampir pandai duduk sendiri walau masih diganjal oleh bantal dikanan kirinya namun ia sudah sulit untuk diposisikan tidur atau tengkurap, ia selalu merengek setiap gagal mencoba duduk sendiri.


"eeeekkk, hek hek, eeeekkkk!" rengekan Cilla membuat Sasha dan Faishal terkekeh.


"hahhaha, napa sayang? Ga bisa duduk sendiri ya? Sini sini bunda bantuin." Sashapun memposisikan Cilla agar bisa duduk dengan bersandarkan bantal.


"lihat Bunda, aku syeneng bisa duduk, bisa lihat sana sini." Faishal membahasakan seolah olah Cilla yang mengatakannya.


"hihihi, lucu banget ya mas, kalo duduk itu dia langsung ga merengek lagi, trus matanya kemana mana lihat sana sini. Mukanya jadi beda yah, lucu banget anak bunda." ucap Sasha gemas melihat Cilla yang duduk dengan percaya dirinya padahal kepala hingga badannya masih terlihat bergoyang goyang jika disentuh sedikit saja mungkin akan langsung jatuh.


"tadi sama bunda katanya kalo gendong dah ga mau kepalanya ditidurin, jadi sambil duduk gini mintanya, akhirnya sama bunda diajarin pegang botolnya sendiri. Awalnya jatuh jatuh trus dia mulai protes kan soalnya laper banget kayaknya, tapi sama bunda diganjel ma tangan dotnya akhirnya ga jatuh lagi. Trus dia ngedot sambil ngedumel kata bunda." Faishal bercerita sambil terkekeh bagaimana tingkah Cilla ketika Sasha berangkat kekampus dan Bunda jadwal shift siang, jadi sebelum berangkat ke klinik bunda selalu menyempatkan bermain dengan Cilla.


" Sayang, bunda bilang besok dicoba didulang MPASI, dah 6 bulan lho." Faishal mengingatkan Sasha


"Ya ampun mas lupa aku maaf yah, sibuk banget dikampus banyak tugas. Kita belum nyiapin apa apa nih." Ucap Sasha kebingungan


"tadi mas sudah beli koq, yang plain dulu, kalo langsung yang manis takitnya dia ga suka sama rasa sayuran." ucap Faishal


"oh gitu ya mas? Aku belum tau mas gimana cara MPASI. Ajarin yah. Tapi... Besok aku kuliah sampe jam 4. Trus gimana nyobain MPASInya ya mas? Aku pengennya aku yang ndulang dia pertama kalinya." ucap Sasha gelisah


"didulang jam 6 pagi aja, kita biasakan dia makan pagi, kan kamu jam kedua kuliahnya" ucap Faishal


" oh gitu ya, kirain kalo pagi harus minum susu dulu. Nanti jam 8 baru makan." Sasha baru mendapatkan ilmu baru.


"engga, kalo pagi habis mandi nanti kita suapin dia bakalan lahap makannya." Ucap Faishal kembali


"beneran?" Tanya Sasha memastikan


"iyah, makanya dicoba, ehhh nih lihat, dah merem dia posisi duduk gitu enak kali ya senderan bantal tidurnya." Ucap Faishal yang merasa takjub melihat Cilla yang tiba tiba tertidur posisus duduk bersandar dibantalnya.

__ADS_1


"hihi, imut banget, bentar mas tak pindahin aja." Ucap Sasha hendak membenarkan posisi tidur Cilla agar nyaman.


"tunggu bentar lagi, biar pules tidurnya." cegah Faishal


"iya deh ayahhh." ucap Sasha sambil tersenyum, lalu Faishal menyambut senyum


manis wanita pujaannya, lalu mengecup puncak kepalanya.


"aku sayang banget sama kamu, jangan lirik cowok lain yah kalo ngampus." ucap Faishal manja


"dah kegembok koq." ucap Sasha membuat Faishal bingung


"kegembok??" tanya Faishal


"iya, mataku dah kegembok sama mas, kalo lihat cowok yang dibilang anak anak cakep, rasanya langsung pingin bandingin sama kamu mas, trus dalam hati aku bilang gini, ah bojoku lebih cakep. Gitu." Ucap Sasha sambil tersenyum malu malu atas kegombalannya sendiri


"hahahhahah, ya ampun kamu tuh lama lama pinter ngegombal yah, kirain anak polos. Jadi pingin...." Faishal mulai memberikan kode yang Sasha paling tahu apa maksudnya.


"nanti Cilla bangun lho." ucap Sasha ia tak berani menolak karena takut berdosa namun ia takut jima Cilla yang masih belum nyaman posisi tidurnya terbangun dan merengek ketika mereka sedang bermesraan, bisa bisa bunda dan ayah panik mendengar rengekannya langsung menggedor pintu kamar mereka.


"Cilla dibenerin dulu tidurnya deh, aku kamar mandi dulu. Tapi jangan lama lama ya mas, besok pagi biar ga telat bangun kan mau MPASI pertama buat Cilla." ucap Sasha langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sedang Faishal membenarkan posisi tidur Cilla.


Tiba tiba ponsel Faishal bergetar tanda adanya notifikasi pesan masuk.


^^^"kak! Ada kabar nih dari pak Sukro, katanya Pak Harun bakal ke magelang hari ini, tapii jangan bilang Sasha dulu, nanti dia mewek lagi."[Aldo]^^^


^^^"Oke, kabari kakak yah besok gimana gimananya."[Faishal]^^^


Faishal menutup layar ponselnya, ia menghela nafas dalam, ia menjadi gugup karena khawatir Sasha mengetahui isi chatnya dengan Aldo. Sasha akhir akhir ini menjadi lebih sensitif jika ada kabar yang berhubungan dengan Cilla.


Sasha keluar kamar mandi lalu bergantian Faishalpun mebersihkan diri sambil menenangkan fikirannya, ia berharap besok ada kabar baik dari magelang untuk kebaikan Cilla dimasa mendatang. Malam itu mereka lewari dengan panjang memadu kasih bersama.

__ADS_1


.


.


.


.


"Pagi bun." Ucap Fitha yang sudah bergabung dimeja makan


"Pagiii sayang, tumben Fitha dan siap pagi pagi, bukannya kalian kuliah jam ke 2?" tanya bunda yang sudah mulai menyantap menu paginya.


"itukan kelasnya Aldo ma Sasha bun, kalo kelasnya Fitha ma Dennis jam pertama hari ini, makanya Aldo nganterin pagi bun sekalian berangkat, dia mau ke Hima dulu sebelum jamnya dimulai. Lho bun, kapan beli kursi ini?" Fitha terpana melihat kursi yang sangat lucu disainnya, sangat imut jika Cilla duduk disana bagi Fitha


"kemaren kakak yang cari pas kalian kuliah, kebetulan bunda shift siang jadi bisa jagain Cilla dirumah." jawab Bunda


"emang Cilla dah boleh duduk di kursi ginian bun?" tanya Fitha


"boleh donk, Cilla kan dah belajar duduk, trus hari ini Cilla dah 6 bulan lho, dah hari pertama Cilla makan."ucal bunda tersenyum riang, ia mulai membayangkan betapa lucunya nanti ekspresi Cilla saat memasukkan sendok dan merasakan menu pertamanya, karena bayi yang pertama kali makan, akan mengeluarkan ekspresi yang berbeda.


"yah bunnn, Fitha ga lihat donk nanti, vidio in ya buuuun." rengek Fitha manja kepada Bunda membuat bunda senang karena ia sangat suka anak perempuan yang merengek.


"iya deh, bunda jadi asistennya Fitha deh, buat vidioin Cilla." jawab bunda sambil mencubit pipi Fitha membuat sang empunya pipi merasa amat dimanjakan.


"Bun!! Anak bunda yang bungsukan Aldo, nanti bunda lupa gara gara ada bocah manja kek gini." Aldo yang baru saja bergabung merasa cemburu melihat sang bunda memanjakan Fitha.


"iri!" fitha mulai meledek, sontak roti yang hampir masuk kemulutnya direbut oleh Aldo dan langsing dimasukkan mulut hingga semuanya masuk.


"Aldo! Ini kan banyak roti, ngapain ngambil rotiku!" Fitha mulai emosi


"aku sukanya ngerebut kalo sama kamu! Makanya jangan manja manja sama bunda...KU! Faham????!" Ucap Aldo sambil mencibirkan bibirnya.

__ADS_1


"Dek! Gimana pak Sukro?" ucap Faishal lirih


"ntar kak, Aldo kirim pesan aja nanti, tapi... Jangan tau Sasha dulu kak, nanti dia ga ga konsen kuliah." ucap Aldo lalu diangguki semuanya, bundapun walau belum tahu ada kabar apakah yang membuat mereka sangat menjaga agar Sasha tak mendengarnya lebjh dahulu, tapi bunda sangat memahami privasi mereka.


__ADS_2