
" menanggapi ya bu dosen, benar rumah ini yang ada di foto, tapi dua anak ini belum menikah, jadi kami akan ceritakan dari awal karena walau bagaimanapun saya yang meminta Sasha dan Fitha tinggal dirumah ini malam itu. Dan ini rumah putra sulung saya yanh tidak pernah ditempati bu pak. Untuk cikal bakalnya biar Aldo yang cerita detilnya." bunda memberi penjelasan.
"assalamualaikum bapak ibu semua, saya akan meceritakan cikal bakalnya dimulai dari kegiatan Hima kamo di magelang 5bulan lalu, saat akan kekamar mandi rumah pak kades yang lokasinya agak jauh dari tempat kegiatan dan dekat dengan perkebunan warga, Sasha mendengar suara tangis bayi, ga berhenti, kami telusuri pak karena satu satunya rumah terdekat disana adalah rumah pak kades dan beliau sedang ada acara dirumah mertuanya. Jadi kami yakini pak jika suara itu asalnya dari perkebunan disekitar kami, sehingga kami menemukan bayi merah yang tali pusarnya masih ada bahkan darahnya masih lengket, kami cari jejak darah dan sang ibu atau warga ga ada satupun yang terlihat, jadi kami memutuskan untuk segera membawa bayi kerumah sakit. Hanya bisa kami balut jaket pak, saat itu bayi hanya tenang saat digendong Sasha. Waktu itu sudah jam 11 malam kami hanya terfikir tempat praktek kakak saya di GMC, lalu saya bawa kesana malam itu dan bayinya dirawat disana beberapa hari. Saat itu kamipun tidak enak mau menghubungi pak kades karena sudah malam, bahkan rekan rekan hima tidak ada yang tau, karena kami langsung ke jogja tanpa kembali ke tempat kegiatan, nah ini pak bu bisa dilihat vidionya saat kami menemukan Cilla." Aldo menunjukkan Vidio di Hpnya dibantu dennis dan Fitha membuat bu Lila pak kris dan pak Direktur mengangguk anggukkan kepala.
"Nak Aldo... kenapa kalian tidak laporan ke warga saja?" Tanya Pak kris
"begini pak kris saya bantu menjelaskan, saat itu lokasi kami jauh dari rumah warga yang lain, terdekat adalah rumah pak kades, pak kades sedang ada iwuh pak dirumah morosepuhnya. sedangkan melihat kondisi bayi sudah kedinginan masih berlumuran darah, dan puskesdes juga sudah tutup. Makanya kami melakukan pertolongan pertama secepat mungkin langsung kerumah sakit. Dan... kami juga memikirkan teman teman yang lain pak, jika kami tiba tiba laporan ke warga dan itu sudah sangat larut, bisa saja yang tertuduh justru kami para mahasiswa pak. Karena tidak ada saksi dari warga. Begitu pak. Hari berikutnya kami telusuri jejaknya berharap kami menemukan petunjuk lebih ternyata tetap ga menemukan apapun pak, lalu ketika pak kades sampai dirumah kami langsung laporan sama beliau dan meminta izin untuk mengurus bayinya sementara waktu." Bastian maju untuk ikut menjelaskan
"ooooh begitu ceritanya awalnya, salut ibu sama kalian, coba lebih awal ibu juga tau ibu mau juga bantu merawat bayi. Lalu sampe kejadian yang viral?"
"Nah pak bu saya lanjutkan. Saat bayi masih dirawat Fitha pulang kekos dan meminta izin ke ibu kos jika ingin membawa bayi, namun ibu kos tidak mengizinkan, lalu kami mencoba mencari kontrakan namun tidak juga dapat padahal paginya bayi sudah harus keluar dari rumah sakit. Jadi Fitha saya bawa kerumah dan kami cerita semuanya ke ayah bunda saya. Lalu bunda meminta Sasha Fitha dan bayi tinggal dirumah kakak saya saja karena tidak pernah ditinggali yaitu rumah ini. Lalu kami merawat bayi bergantian pak bu, kami juga iuran untuk membeli sufor dan perlengkapan lainnya. Karena bayi hanya bisa digendong oleh Sasha dan kakak saya akhirnya mereka berdua sementara menjadi ayah dan bunda angkatnya bu pak. Nah kejadian foto itu 2 bulan lalu pak bu disini, nah yang akan menjelaskan langsung kakak saya." jelas Aldo
Faishal akhirnya mengangguk setelah dipersilahkan Aldo untuk menjelaskan.
"assalamualaikum bapak ibu saya akan menjelaskan kejadiannya. Jadi malam itu saya sedang banyak kerjaan bu cukup menguras pikiran dan sangat capek sekali, saya pulang malem sekitar jam 23.00, saya mengemudi dalam keadaan ngantuk dan lelah, tiba tiba saya sudah sampai halaman rumah ini karena biasanya kalo lagi kelelahan saya pulang kesini karena lebih dekat. Saat itu saya lupa jika rumah ini ditempati Fitha dan Sasha. Karena saya sudah sangat lelah jadi saya mampir kebetulan pintu rumah mash terbuka dan ternyata Cilla sedang menangis dari pagi sudah rewel jadi saya bantu menenangkan, Sasha izin mandi karena seharian Cilla ga bs diturunkan. Trus Cilla tidur dan saya taruh di strolernya sambil nunggu Sasha selesai. Saya malah ketiduran disofa pak. Lalu bangun bangun rumah sudah digedor gedor dari luar, saya terkejut pak, lalu Sasha yang sudah masuk kamar akhir keluar dengan rambut yang masih basah. Saat itu ibu ibu sudah ramai, nah mungkin foto itu diambil saat itu pak. Lalu pak RT datang lalu kami selesaikan masalah tersebut malam itu juga." jelas Faishal sambil membenarkan posisi Cilla yang sudah tidur dipangkuannya.
__ADS_1
"iya pak bu malam itu saya juga datang untuk mendampingi anak anak menyelesaikan salah faham kepada ibu ibu disini." ucap Ayah
"njih bapak ibu saya selaku RT siap jadi saksi karena malam itu kami membersamai kedua anak ini." sambung pak RT
"bapak ibu adik adik mohon maaf saya mau meyela, kamj jadi ndak enak sama pak dokter dan mba Sasha ini, gara gara kecurigaan kamj sampe grebeg, mba sasha dan pak dokter kena imbasnya. Maafin njih kami lah penyebab berita ini." ucap bu wiwid tak enak hati.
"iya bu wiwid gapapa bu kan masalah dulu sudah terselesaikan." Ayah menyambut pernyataan bu wiwid
"berati yang mengambil foto tidak sampai selesai njih langsung main pergi aja." ucap Direktur yang sejak tadi sangat fokus mendengar penjelasan.
"tapi bu kita bisa buat klarifikasi juga disana, bisa menggunakan akun kampus dan akun dari GMC atau mungkin akun pribadi bapak ibu jika bersedia, dan kami mohon malam ini kita selesaikan ya pak perkaranya jika klarifikasi belum bisa kita buat setidaknya bapak ibu disini sudah mengetahui kebenarannya, karena besok pagi Sasha harus pulang ke Lampung karena ibundanya masuk rumah sakit." ucap Bastian
"Oalah mba Sasha ibu turu prihatin ya nduk." hcap Bu Lila dan diikuti oleh tamu yang lainnya membuat Sasha menjadi terharu.
"gimana caranya le?" ucap pak kris yang semangat karena masalah ini mendapatkan solusinya sehingga beliau bisa menjelaskan ketidak benaran berita tersebut.
__ADS_1
" Nanti direksinya akan kami buat pak konsepnya, nanti kamj juga bisa mengupload diinternet namun minta bantuan dari pak kris, dan bapak Direktur GMC untuk ikut klarifikasi, kalo mau lebih meyakinkan pakek vidio pak, gimana? bersedia mboten?" ucap Bastian sopan.
" baik saya setuju asal bisa menyelesaikan masalah ini, karena kami dari pihak rumah sakit juga banyak mendapat kritikan dari berbagai pihak, dan khawatirnya mengganggu kinerja tenaga kesehatan kamk serta promosi Dokter Faishal untuk PPDS." ucap direktur
"saya juga bersedia segera dibuatkan saja mas bastian nanti di share diakun berita kampus kita saja, saya minta izin rektor besok." ucap pak kris
"saya juga mau andil lho mas bastian, nanti pakek akun ig pribadi saya saja, saya diwawancarai saja trus dividio njih." ucap bu Lila
"Kalo begiru saya dan bu wiwid juga sekalian biar lengkap." ucap Pak RT membuat semuanya merasa bersyukur.
"Alhamdulillah terimakasih bapak ibu atas kerjasamanya." ucap Bastian
"mari pak bu kita sholat magrib berjamaah dulu sudah azan setelahnya monggo langsung ke meja makan sudah disiapkan hidangan ala kadarnya." ucap bunda mempersilahkan semua tamu untuk sholat lalu makan bersama.
Akhirnya klarifikasi selesai, semua tamu sholat berjamaah lalu makan bersama, selanjutnya mereka saling bertukar nomor untuk membuat janji bertemu kembali kepada bastian lalu membuat rekaman klarifikasi dihari berikutnya karena saat ini sudah hampir jam 8malam.
__ADS_1