
Hari itu suasana dikampus menjadi ramai. Banyak anak anak saling bergerombol sambil melihat ponsel mereka.
"ih ini anak kampus kita lho lihat! jurusan apa gitu."
"iya deh yang imut itu lho. ga nyangka banget dia gitu yah."
"ga percaya aku, kapan coba dia hamilnya, aku sering lihat koq dia suka bareng si Aldo, sekelasnya Aldo ini."
"Aldo sapa sih?"
"itu lho anak Hima"
" wah masa sih bisa digrebek gini, mana dewasa lagi cowoknya. Kudu kasian apa kudu kecewa sih kita sebagai anak yang sealmamater. ck ck ck ga nyangka banget deh."
"hey kalian dah lihat juga? aku tau lho ma nih anak dulu ngekos deket kosku, tapi dah ga pernah kelihatan. Ini anak hima agro. Coba tanyain yuk kesana."
"beneran bawa bayi lho, suka dibawa kekampus aku suka lihat."
"masa sih? wah wah viral nih kampus kita"
"mending nunggu klarifikasi kampus aja lah"
begitulah obrolan seputar anak anak kampus setelah melihat berita viral. Berita ini menjadi semakin ramai dikampus dikarenakan salah satu mahasiswa dari kampus tersebutlah yang menjadi tokoh utama, karena wajah mereka berdua tidak disamarkan.
Di kantor dekanat......
Telpon diruang dekan sudah sejak pagi selalu berdering, rata rata menanyakan kabar berita viral tersebut. Dekan yang sangat terkejut akan berita ini menjadi amat frustasi. Beliau khawatir jika benar kejadiannya maka akan mencoreng nama baik kampus. Karena isi berita tersebut adalah
...MAHASISWI beserta kekasihnya digrebek disebuah perumahan, diduga tengah berbuat mesum dan telah memiliki bayi hasil hubungan tanpa pernikahan....
Begitulah headline berita tersebut yang membuat resah kampus. Bahkan tak sedikit dari mahasiswa yang telah membaca beritanya. Yahh itu adalah foto saat Sasha dan Faishal digrebek ibu ibu perumahan. Namun entah siapa yang memposting, tentunya orang yang tak bertanggung jawab. Disana terlihat Sasha yang rambut basahnya terurai menggendong Cilla dan disampingnya adalah Faishal mereka terlihat seperti orang yang panik.
"Bu Ajeng, saya dapat laporan ada kasus mahasiswa viral bu apa benar begitu?" Tanya Dekan
__ADS_1
"njih pak dekan, kabarnya anak jurusan Agro."
"panggil Kajur kesini beserta beberapa dosen yang sekiranya kenal dengan mahasiswa tersebut." ucap sang dekan kepada sekretarisnya
"baik pak."
Kajur beserta beberapa dosen pun menghadap dekanat.
"pak Crys! jenengan bisa jelaskan ndak kasus ini!" tegas pak dekan dengan logat khas jogjanya.
"ngapunten pak dekan, saya baru tahu pagi ini pak beritanya, dan memang benar itu mahasiswi kami pak. Namanya Sasha, kalo yang laki laki kabarnya dokter di GMC pak.." ucap ketua jurusan
" Koq bisa kecolongan! saya benar benar malu! sampe rekanan kita dikampus lain minta klarifikasi." ucap dekan dengan penuh emosi.
"maaf pak dekan saya menyela, saya kenal dekat sama mahasiswi ini, anaknya baik sekali, saya tidak pernah melihat anak ini hamil pak, karena saya mengampu dua semester ini. Jadi ada baiknya kita langsung minta klarifikasi sama yang bersangkutan." ucap bu Lila selaku dosen yang mengampu kelas Sasha.
"ini berita sudah Viral, kalo benar kejadiannya seperti itu benar benar mencoreng nama baik kita.!" tegas dekan
"dua hari lagi kita adakan sidang tertutup didekanat, bawa anak tersebut, jangan lupa kita butuh saksi yang menguatkan. Kalo dilihat lagi suasananya ada diperumahan, coba telusuri perumahan mana dan kita klarifikasi ke RT setempat " ucap dekan yang sudah sangat Frustasi mengingat beliau harus klarifikasi ke banyak orang.
"baik pak!" para dosen menjawab serentak lalu segera berpamitan keluar.
"bu Lila? apa benar bu anak ini tidak bertingkah aneh?" tanya pa Crys
"benar pak, saya sudah dua semester mendampingi. anak ini tidak pernah terlihat aneh pak. Memang anaknya dikelas dekat dengan para mahasiswa tapi ..... sepertinya tidak mungkin hamil diluar nikah."
"Coba bu Endang jenengan telusuri teman temannya dulu. Kita panggil satu satu, nanti kalo kita selesai mengusut teman temannya baru besok pagi kita bisa bawa anaknya lalu kita interogasi dulu bua baru kita siapkan di sidang dekanat. Kalo ananya langsung yang ditanyai khawatirnya akan mangkir. Deg deg saya bu, ini bakalan dapat perhatian rektor bu."
"baik pak crys saya akan langsung mencari ketua hima dulu pak, dia juga dekat dengan yang bersangkutan."
"njih bu Lila mohon bantuannya ya?" ucap pak Crys penuh harap, karena baru sekali ada kasus sampai viral seperti ini.
Bu Lila langsung ke Hima mencari Bastian. Semua anak anak di Hima saat ini pun sedang ramai membahas berita ini.
__ADS_1
"iya bu Lila saya menghadap." Ucap Bastian ia sudah siap akan semua jawaban yang dikehendaki sang dosen
sedari pagi saat ia tahu pemberitaan ini, bastian sudah mulai mengubungi teman temannya kecuali Sasha. Fitha dan Aldo menjadi lega karena akhirnya Bastian duluan lah yang mengubungi mereka. Namun ternyata Sasha belum mengetahui perihal berita tersebut karena hari ini tidak ada mata kuliah jadi Sasha hanya ada dikontrakan menemani Cilla. Biasanya ia sibuk dengan pekerjaan rumah dan mengasuh Cilla sehingga tak sempat melihat sosial media. Sedangkan Faishal pun sama, saat ini ia sangat fokus dengan persiapan studynya sehingga tak sempat melihat berita berita viral.
"bener kan mas Bastian ini fotonya Sasha?" tanya bu Lila
"iya bu benar." jawab bastian
"bayinya?" tanya bu Lila penuh penasaran
"bayinya juga ada bu, tapi...."
"Tapi kepiye le?"
"Beritanya yang ga bener bu." ucap Bastian lirih
"terus bayi siapa? jangan bilang kalian ngurus bayi mahasiswa lain atau nemu bayi? Laki laki itu siapanya Sasha? Ibu ga sanggup denger le kalo mereka beneran tinggal satu atap" ucap bu Lila penuh cemas
"kami menjelaskannya semua bu menunggu rekan rekan yang lain kumpul. Karena hal ini seharusnya bukan Sasha saja yang bertanggu jawab tapi kami ber 6 bu."
"Siapa saja?"
"Saya, sasha, Fitha, Aldo, dennis dan hafis bu".
"trus laki laki yang difoto itu?"
"besok akan kamo jelaskan semuanya, mohon beri kami waktu bu agar kami lebih siap."
"baik ibu tunggu besok kalian di ruangan saya, tolong jangan ada yang ditutupi ya mas Bastian. Jangan kecewakan saya."
" InsyaAllah kami tidak akan mengecewakan ibu dan kampus bu." Ucap bastian penuh kepastian membuat bu Lila sedikit lega walau dihatinya timbul berbagai macam pertanyaan, apa saja yang sudah diperbuat mahasiswa yang sangat ia perhatikan karena termasuk mahasiswa aktiv dikampus.
Bu Lila akhirnya kembali ke ruangannya, sedang bastian mulai menyusun rencana dan menghubungi semua temannya agar berkumpul dikontrakan Sasha. Bastian berharap masalah ini tidak akan mempengaruhi kuliah mereka kedepannya.
__ADS_1