BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
MELAHIRKAN


__ADS_3

Saat ini salsa sedang di tangani dokter Silvia.


dia di temani bibi Sarah yang tadi ikut dengan mobil Nathan.


"uncle apa mommy baik² saja"tanya kail


"mommy akan baik² saja,sebentar lagi kail akan menjadi Abang, baby nya sebentar lagi keluar"ucap Shawn.


kail begitu senang mendengar adik²nya akan keluar.itu artinya sebentar lagi mereka akan bertemu.


Denis juga sudah menghubungi abra tapi tidak di angkat 'mungkin tidur'pikirnya.


Setelah menunggu satu jam Terdengar suara bayi menangis keras dari dalam para papa² itu menghela nafas lega 'tunggu baru satu baby yang menangis masih ada satu lagi' wajah papa² itu kembali tegang.


"Alkhamdulillaah"ucap syukur susi mendengar suara tangis bayi di dalam sana.


"uncle dengar itu suara baby"ucap kail tersenyum anak itu tidak terlihat mengantuk.


"iya itu suara baby adik kail"ucap Shawn.senyum tak pernah luntur di bibir kail,dia sudah tidak sabar untuk melihatnya.


"Siapa yang akan mengadzankan ini"tanya susi.membuat Rey,Shawn Ken,Nathan dan Denis saling tatap.


Rey dan yang lain mereka non-muslim,ada satu yang muslim, seno.tapi itu tidak mungkin, dia tidak bisa.


Mereka masih sibuk dengan siapa yang adzan tanpa memperdulikan pintu terbuka.


"ehemm."dokter berdehem.


"Gimana dok keadaan nya"tanya denis.


"Ayahnya mana"tanya dokter.


"Ayahnya masih bertugas,bagaimana keadaan nya?"tanya nya lagi.


"Selamat Bayinya kembar sepasang sehat dan utuh,ibunya juga baik² saja setelah di bersihkan akan di pindahkan ke ruang inap"ucap dokter.


"adik kail baby girl dan boy"ucap rey.kail sudah tidak sabar untuk melihat adiknya.


Salsa kini di pindahkan ke ruang inap.setelah mereka berdiskusi dan mengingat siapa saja teman Alva yang muslim akhirnya mereka memutuskan Raka yang akan meng adzani twins.


Jam setengah empat subuh Raka baru datang dengan muka bantalnya.walaupun sempat mengumpat Denis setelah melihat baby twins rasa kesal nya hilang begitu saja. Setelah mengadzani dia juga sempat melihat salsa namun masih belum sadar.


...----------------...


"Anak² ku mana bang"tanya salsa ke denis yang baru masuk setelah melihat twins,salsa sudah sadar dari biusnya.


"Lagi di kamar bayi nanti di bawa kesini"jawab Denis.


"kail juga sedang disana,lagi liat twins dia belum tidur dari semalam"ucap denis.salsa mengangguk kail pasti tidak mau pulang dia pasti senang melihat adik²nya.namun senyum itu hilang mengingat Alva.


"Apa alva akan pulang"tanyanya lirih.


"Dia akan pulang"jawab Denis membuat salsa tersenyum.


"Aku dan baby akan menunggunya"ucapnya


"Iya itu harus"ucap denis.


**


Pagi hari di rumah abra terlihat panggilan tak terjawab di hp nya dari Aspri nya alva beberapa kali 'ada apa tengah malam tlp' pikirnya.


Abra menelpon denis namun hp nya tidak aktif.


Dia pun pergi mandi dan bersiap untuk ke kantor sebelum ke kantor dia akan mampir ke rumah alva dulu pikirnya melihat Denis menghubungi nya tengah malam membuatnya khawatir.


"Pagi"sapa abra melihat anak dan cucunya di meja makan


"Pagi opa"sapa juna yang sudah kembali ceria.


Tlp abi berbunyi daffa calling tertera di layar.


"Assalamualaikum...


"........"

__ADS_1


"Iya daff gimana ada apa?"


"........."


"Apa itu"


".........."


"Oh yah kapan"


".........."


"Aku tidak tau tidak ada yang mengabari ku,mungkin ayah akan aku tanyakan"


"..........."


"Iya terimakasih kita akan kesana"


"Ada apa"tanya abra yang di sebut namanya.


"Salsa melahirkan tadi malam"jawab abi.


"Oh iya dimana sekarang"tanya abra dia begitu senang mendengar salsa melahirkan dia juga merasa kasihan melihat menantunya pasti berat hamil kembar tanpa suami di sampingnya.abra sudah berusaha menggantikan posisi Alva.


"Di rumah sakit delta"jawab abi.


"Pantas tadi malam Denis menelpon ayah tapi ayah tidak tau"ucap abra.


"Ayah akan kesana"ucap abra.


"Aku akan kesana setelah mengantar ara dan juna sekolah"ucap abi


"Baby boy or baby girl pap"tanya ara.


"Papa ga tau,papa lupa tanya"jawab abi.


"Ara mau ikut liat baby"ucapnya.


"Nanti aja pulang sekolah kesana"ucap abra.


*


Suasana rumah sakit sudah ramai padahal Masih pagi tapi pasien sudah mengantri mengular sampai ke halaman bahkan pakaian mereka tidak ada yang bagus benar² untuk kalangan bawah abra tersenyum melihat kotak snack yang di bagikan ke pasien yang sedang menunggu bahkan kardus minuman menumpuk di sebelah ruang tunggu.


"Berkah nak"gumamnya bangga dengan putranya itu.


Abra melihat Rey dan axel yang sedang duduk di luar kamar dimana salsa di rawat.


"Pagi "sapa abra.


"Pagi pak abra"terlihat Rey dan axel dengan mata yang mengantuk.


"Gimana salsa?maaf semalam hp saya di silent"ucap abra penuh sesal.


"Ah tidak apa pak,mba salsa di dalam"jawab rey.


"Apa alva akan pulang"tanya abra lagi.


"Kita tunggu saja pak Abra saya tidak bisa memastikan"ucap Rey, abra pun mengangguk dia masuk ke ruangan terlihat salsa sedang memangku anaknya dan kail yang tidur di sofa.


"Pagi,gimana kabarnya nak?hai cucu opa"abra mendekati salsa untuk melihat cucu barunya.


"Udah lebih baik yah"jawab salsa.


"Maaf ayah semalam tidak tau"ucap abra.


"Ga apa yah semalam baby nya ga sabar mau keluar "ucap salsa tersenyum.


"baby boy or girl ini"tanya abra karena masih kecil dia tidak bisa membedakan cewek atau cowok.


"Cowok yah yang itu cewek"jawab salsa.


"kembar sepasang?"salsa mengangguk.


Abra melepas jasnya,dia mendekat ke arah kail yang sedang tertidur pulas setelah anak kecil itu semalaman begadang.Abra mengecup kening kail dan menyelimutinya.

__ADS_1


"Sini gendong sama opa"abra meraih baby dari pangkuan salsa.


"Gantengnya cucu opa,lihat bola matanya seperti kail biru warna ini sangat indah mirip mamanya opa,Oma Greys "ucap abra.


"Ayo kita lihat saudaramu mana yang lebih dulu lahir sa"tanya abra melihat ke keranjang bayi cewek.


"Yang cowok lahir lebih dulu"jawab salsa.


"Lihat adikmu tidurnya nyenyak sekali"ucap abra.


"Matanya indah sa lihat dia membuka matanya"ucap abra.


"kata bang Denis matanya hazel yah dia sangat cantik"ucap salsa.


"Kamu sudah menyiapkan nama?"tanya abra.


"Belum,aku menunggu alva"jawabnya sendu.


"Sabarlah nak dia pasti akan pulang"salsa mengangguk.


Abra meletakan baby ke keranjang satunya dia menatap haru cucu²nya yang lahir tanpa ayah yang menemani.


Ceklek...


"Salsa gimana keadaan kamu"tanya dian datang dengan abi.


"Baik kak"jawab salsa.dian menghampiri dua kerajang bayi


"oh emesh nya"ucap dian mengambil baby girl


"uluh² bibirnya mau apa itu bibirnya begitu laper hem"ucap dian lagi dengan suara seperti anak kecil.


"Lihat pah matanya indah sekali dia membuka matanya"ucap dian.


"Matanya indah sekali sa,matanya hazel"ucap abi mengagumi mata baby girl itu.


"Baby boy juga matanya indah"ucap abra.


"Oh ya sepasang baby nya emoy ya"ucap dian cup..cup..


"Baby boy matanya seperti kail,sama seperti punya mami greys"ucap abra.


"Aku udah ngabarin alea dia akan datang nanti"ucap abi dia duduk di sofa dimana kail tidur.


"anak ini nyenyak sekali tidurnya"ucap Abi


"dia baru tidur bang semalam dia menemaniku"ucap salsa.


"kasihan sekali"Abi mengusap kepala kail.


"kapan Arya pulang?"tanya Abi.


"aku ga tau bang,aku akan menunggunya di rumah"jawab salsa.


"dia pasti akan pulang"ucap Abi,salsa mengangguk.


**


Siang hari setelah Abi dan Dian pulang,Alexa,Raka dan Sean dan zoy datang untuk melihat keponakan barunya.semalam Raka hanya datang untuk mengadzani nya.


"Alvarez junior welcome in the world twin.


no no.. welcome to the world adventurer"ucap Alexa.


Raka dan Sean menggelengkan kepalanya.


"satu bawa saya boleh"ucap Alexa.


"kamu pikir itu boneka"ucap Raka.


"biarkan Daddynya tidak ada saya pulang bawa di rumah"ucap Alexa.


"your beautiful girl, and you handsome boy cup..cup..cup ini bawa kau hadiah spesial Kalian berdua "ucap Alexa.


"thank you aunty"ucap salsa.

__ADS_1


Kail hanya menatap kesal pada aunty yang menyebalkan itu dia berisik sekali banyak bicara dan membuatnya pusing dengan kata²nya yang berantakan"gumam kail dalam hati.


__ADS_2