
Salsa,kail dan arjuna hilang tanpa jejak,tak terlacak plat mobil palsu,sedangkan di setiap pemberhentian mereka mengganti mobil nya.
Salsa terbangun setelah beberapa jam di bius matanya mengedarkan ke ruangan.ini bukan kamarnya.
"Arjuna,kail kenapa mereka juga ada disini"pikirnya salsa mengingat kembali yang terjadi di toilet mall iya dia mau ke toilet setelah itu dia tidak ingat apapun.
'ceklekk..
"Sudah bangun rupanya,nih makan"ucap seorang pria yang tidak di kenalnya.
"Ini dimana"tanya salsa yang takut melihat sorot mata pria itu.
"Kita hanya sedang menunggu kekasih hatimu datang untuk menyerahkan nyawanya,kamu tidak usah takut kami tidak akan menyakiti mu kecuali kekasih hatimu yang tidak mau menuruti permintaan kami"ucapnya lagi salsa menggeleng kan kepalanya dan meneteskan air matanya.
Kail dan Arjuna terbangun dia melihat salsa duduk di sebelahnya.
"Aunty kita dimana?"tanya nya.
"Heh makanlah dan jangan berbuat macam²"ucapnya dan keluar dari kamar tersebut dan mengunci nya.
"mommy jangan menangis,kail akan melawan mereka"ucap kail salsa menggeleng.
"mereka sangat banyak kita tunggu Daddy dan uncle yang lain untuk menolong kita"ucap salsa.
"mommy tidak usah takut ada kail"ucap kail memeluk salsa.
"makanlah biar kalian ada tenaga untuk melawan mereka nanti"ucap salsa mencoba tersenyum agar anak² tidak takut.
**
Dian seharian hanya menangis setelah di ijinkan pulang,abi mengerahkan orang²nya untuk mencari keberadaan putranya namun nihil tak ada yang membuahkan hasil.
Malam semakin larut alva tiba di bandara dengan langkah lebar dia keluar mencari mobilnya.kevin pun mengimbangi langkah Alva.
Ken menunggu di luar dia melihat alva menundukkan kepalanya terlihat di belakangnya kevin setengah berlari mengejarnya.alva melewati ken dia menghampiri pintu mobil dan masuk duduk di belakang kemudi.
"bos"panggil Ken yang sudah membukakan pintu untuknya namun Alva malah menuju pintu kemudi.
Alva menyalakan mobilnya dan menjalankannya dengan kecepatan penuh dia tau tempat yang di tuju, sebelumnya minggu lalu dia mendapatkan email pribadi dari orang tidak di kenal untuk mendatangi sebuah tempat,tapi alva tidak menganggapnya penting.
Sedangkan ken dan kevin beserta bodyguard di mobil belakang kehilangan jejak alva.yang memotong jalan.
"****"umpatnya.dia pun pulang ke rumah untuk mencari titik koordinat keberadaan mobil yang di kendarai Alva.
Kini alva berada di depan sebuah bangunan sederhana dengan banyak penjaga di tengah hutan.
Emosinya yang tak terkontrol bipolar yang di deritanya membuatnya hilang akal sehat, ketakutan akan kehilangan lebih besar dari nyawanya dia hanya memikirkan anak dan istrinya tanpa memikirkan keselamatan dirinya membuat alva langsung menyerang tanpa bernegosiasi.dia menembak beberapa orang di depan gerbang dan memukul orang² itu.
'buuugh..buugh..bugh... dia memukul siapa saja yang menghalangi jalannya.
pukulan demi pukulan iya terima pertarungan itu tak terelakkan
__ADS_1
Suara pukulan demi pukulan terdengar di telinga salsa yang tidak bisa tidur sedari tadi.alva seorang diri menghadapi lebih dari 30 orang membuatnya kewalahan.
Alva masih berusaha untuk melawan walaupun darah bercucuran di hidung dan mulutnya,di keningnya mengucur begitu juga di telinganya.
'buggh sebuah tongkat baseball akhirnya melayang di punggung Alva membuat dia memejamkan matanya menahan sakit 'bruugh Alva jatuh tengkurap pandangannya mengabur.
Seorang laki² tua menarik rambut alva,"bagus kamu datang anak muda,aku sudah memintamu datang kemari tapi kamu mengabaikan pesan ku,terpaksa aku lakukan penculikan kekasihmu yang sedang hamil itu.kamu mengantarkan nyawamu memang itu yang kami inginkan kematian mu,kamu hanya cucu angkat pria tua itu tidak sepatutnya kamu menjadi penerus black panther,tetapi ada yang lebih tepat untuk menjadi the king black panther,kau tau aku anak tertua dari keluarga Hernandez"ucapnya.
"cih kau memang anak tertua marcus tapi kau hanya anak haram dari seorang ******"ucap alva.
Marcus mengetatkan rahangnya mendengar ucapan Alva.
"kau tidak akan mendapatkan apapun dengan membunuhku,nyatanya black panther akan tetap tidak akan kau dapatkan karena nyatanya bukan aku yang mereka siapkan"ucap Alva dengan suara menahan sakit.
"kau berusaha mati²an untuk mendapatkan black panther dengan menghasut anak²mu,nyatanya memang kau tidak punya hak atas keluarga Hernandez,kau hanya anak haram dari wanita malam yang tidak jelas siapa ayahnya, namun tuan Hernandez sudah berbaik hati memberikan kompensasi untuk ibumu"ucap Alva.
Marcus yang sedang marah mendengar ucapan alva pun meminta anak buahnya untuk mengeluarkan salsa dan anak².
Salsa,kail dan arjuna pun di bawa keluar oleh tiga orang tangannya di ikat dan mulutnya di ikat kain,Arjuna menangis dia begitu takut melihat banyak orang dan beberapa orang yang berdarah² salah satunya uncle nya,dia melihat alva yang tergeletak di tanah.salsa menangis melihat alva dengan darah dimana².kail pun sebenarnya takut melihat Alva yang sudah tidak berdaya dia takut kehilangan daddynya.
"lepaskan ikatan di mulutnya agar dia mendengarkan ucapan selamat tinggal dari mereka"ucap Marcus.anak buah Marcus membuka ikatan mulut salsa kail dan Juna.
"Apa lebih baik kita habisi semuanya"ucapnya membuat alva mengepalkan tanganya,sakit di tubuh tak sesakit melihat salsa menangis dia takut kandungan salsa kenapa² dan mendengar suara tangis arjuna membuat dia mengingat Abi abangnya.dia akan merasa bersalah jika terjadi sesuatu pada Juna.
dia juga melihat kail,dia tau anak itu begitu takut kehilangannya matanya menunjukkan betapa sedihnya melihat keadaan daddynya.
"Jangan sakiti mereka bajingan urusanmu denganku"ucap alva tegas walaupun terdengar sayu.
"aaahh"sakit ya sepatu itu mempunyai banyak gerigi di bawahnya seketika orang² di siitu tertawa.
"Daddy"suara kail lirih.
"jangan sakiti Daddy ku"ucap kail tegas.
"wow kamu berani sekali anak kecil"ucap Marcus tatapan kail begitu nyalang dia marah daddynya terluka bahkan dia tidak bisa berbuat apa².
"heh apa dia yang akan menjadi penerus black panther?lihat anak sekecil itu sudah mengeluarkan aura yang menakutkan"ucap Marcus.alva takut Marcus menyadari bahwa kail mirip gilbert.
"jangan sakiti mereka,kau menginginkan aku bukan?lepaskan mereka"ucap Alva sekuat tenaga untuk tetap sadar.
"Baik aku akan lepaskan mereka,aku masih berbaik hati bukan, pergilah lepaskan mereka"ucapnya orang² itu melepaskan salsa dan arjuna namun tak melepaskan ikatan tali di tanganya.
Salsa menggeleng dia menangis tidak dia tidak mau meninggalkan alva dengan keadaan seperti ini.
"Pergilah sayang bawa kail dan arjuna pergi darisini kasihan mereka aku tidak akan apa²"ucap alva lirih.salsa menggeleng.
"Menurutlah.pergilah aku bilang,pergi darisini.ada mobil di luar pergilah"ucap alva meyakinkan.
Salsa berjalan dengan airmata yang terus mengalir
"uncle"Juna menangis dia terus menempel di tubuh salsa karena tangannya tidak bisa berpegangan.
__ADS_1
"Daddy"kail mendekat ke arah Alva.
"kita lihat drama anak dan daddynya setelah ini mereka tidak akan bertemu untuk selamanya"ucap Marcus tertawa.
"pergilah boy jaga mommy"ucap alva. dengan nafas yang tersengal
kail menggelengkan kepalanya.
"kail akan membalas mereka"ucap kail.
"simpan tenagamu untuk menjaga mommy dan adik² kail,demi Daddy jaga mereka,jaga mereka untuk Daddy,Daddy percaya padamu boy lindungi mereka"Alva meneteskan airmatanya.
Kail pun ikut menangis sedari tadi ia tahan.
"pergilah jaga mommy nak, pergilah"ucap Alva kail pun mundur dia melihat ke arah Alva yang sudah hampir kehilangan kesadarannya.wajah Alva penuh darah dimana²bahkan bajunya koyak dan banyak luka.
"Ck aku ingin lihat bagaimana dia gila.selama ini dia mengidap mental illnes bukan?Kita bikin dia cepat gila dengan menghabisi mereka hahahah"ucap pria tua itu mengarah kan pistolnya ke salsa yang sudah di pintu keluar.
'Dor..dor...bughh langkah salsa berhenti mendengar letupan namun tubuhnya di tarik oleh orang yang dia kenal kevin.
"Alvarez.."salsa berteriak memanggil alva.dia melihat Alva dengan kaki menekuk dan jatuh tengkurap.
'brugh...
"Daddy"kail berteriak ingin mendekati Alva di depan matanya sendiri dia melihat Alva tertembak untuk melindungi mereka.
Nathan dan yang lain mencoba menyelamatkan alva yang tertembak oleh pria tua itu,untuk melindungi salsa dan kail.air mata kail tak berhenti.
"lindungi aku,aku akan mengeluarkan Alva dari sana"ucap Kevin pada Rey dan Jo.
Kevin pun masuk mencoba mengambil alva,suara tembak terdengar bersahutan.
"bertahanlah aku mohon"gumam Kevin melihat Alva terkapar.
Salsa memeluk arjuna yang menangis di dalam mobil.
"Tenanglah boy jangan menangis,om² itu udah menyelamatkan kita,kita akan pulang"ucapnya lirih walaupun dia sendiri menangis.
"tapi Uncle terluka ..aunty"tangisnya salsa pun ikut menangis.
kail pun membuka jok di belakang kemudi dia tau di setiap mobil itu ada senjata,dia mengambil pistol dan keluar dari mobil dia tidak akan membiarkan orang² itu melukai daddynya.
'brak..
kail menutup pintu mobil tangannya mengokang pistol nya dia berjalan mendekati pintu gerbang rumah itu.
"kail...kembali kail"panggil salsa..
namun kail tetap berjalan dengan air mata yang terus mengalir mengingat daddynya terjatuh karena tembakan depan matanya untuk melindunginya.
Dia akan membalas orang itu yang sudah membuat Daddy terluka.'orang jelek itu jahat dia menembak Daddy ku, aku akan membalasnya Daddy'gumamnya dia menatap datar pintu bangunan itu.
__ADS_1
Axel kecolongan anak bosnya yang dia jaga di mobil telah berlari keluar.