
"Sorry gue haus"ucap denis lalu menenggak minuman nya.alva tak menjawab karena mereka sudah terbiasa.
"Apa masih lama"tanya denis.
"Sebentar lagi"jawab alva
"Oke gue tunggu di ruangan biasa"ucap denis di ikuti rey dan kevin dengan membawa gelasnya masing².
"Siapa mereka?"tanya abi.
"Pacar"jawaban alva asal.abi menghela nafas mendengar jawaban alva.
"mereka laki² semua ar kamu juga laki²,tolong bergaulah dengan orang² baik,sadar kodratmu adalah laki².ayah pasti menerima siapapun perempuan itu Asal jangan salah satu dari mereka"ucap Abi menasehati adiknya.
"pulanglah kita berobat,kamu pasti sembuh kamu masih mempunyai keluarga apa kamu ga kasian sama ayah"ucap Abi dia tidak akan membiarkan adiknya salah jalan.
"Pulang kemana?"tanya alva.
"Ke rumah ayah kemana lagi"sungut abi.
"nanti gue akan pulang"ucap Alva,agar abi cepat pulang
"Abang tunggu"ucap abi akhirnya kembali ke kantor ada tamu yang harus ia temui.
Alva masuk ke ruang kerja terlihat denis membuka beberapa map dan laptop yang menyala yang terhubung dengan kim dan yang lain.
"sudah bos"tanya Denis
"Hemm,apa ada masalah?"tanya alva mengalihkan laptop ke arah nya.setelah menyapa yang lain mereka membahas pekerjaan dan beberapa dokumen untuk melengkapi kantor pusat dan rumah sakit.
Alva memeriksa nya dengan teliti dan menandatangani berkas² tersebut.
*
Sore menjelang Alva keluar apartemen untuk menjemput salsa dia membawa mobilnya sendiri.
"apa dia ga lelah bang,kesana kesini bukankah lebih baik kerja di kantor dari pagi hingga sore hari"ucap Rey.
"dia menjemput anaknya sekarang menjemput istrinya pulang kerja"ucap Rey terkekeh membuat Kevin menatapnya tajam.
"Semalam loe ga bareng dia gimana perasaan loe bang bisa tidur ga?"tanya Rey.
"kamu memang udah bosan hidup Rey katakan mau ku ambil di dada atau di kepala"ucap Kevin menarik pist0l dari belakang punggungnya.
"bercanda bang serius amat nanti cepet tua"ucap Rey.
"loe yang cepet tua"ucap Kevin.
terlihat salsa memasuki mobil Alva dia menjalankan mobilnya ke supermarket untuk belanja kebutuhan rumah.kevin memang belanja tapi hanya untuk sekali masak.
Saat ini mereka sedang berada di mall,alva meminta salsa untuk membeli semua kebutuhan apapun.
Berbagai makanan daging ikan ayam untuk di olah,bermacam² sayur kebutuhan dapur mie pun salsa beli.Selai kopi teh salsa kalap melihat tidak ada satupun bahan yang bisa di masak.
__ADS_1
Kebutuhan kamar mandi dan cemilan sudah di troli.total dua troli yang harus mereka bayar.
"Apa ga papa sebanyak ini al"tanya salsa setelah melihat barang belanjaan nya.
"Ga papa sa,emang di apartemen ga ada apa² wajar kalo sebanyak ini masih ada yang kurang ga,cemilan buat nonton"ucap alva.
"Sudah"salsa tersenyum dia belum pernah belanja sebanyak ini menurutnya.
"Banyakin cemilan sa"ucapnya salsa mengangguk.
Setelah selesai belanja mereka langsung pulang salsa membereskan belanjaan yang sangat banyak menurut nya dan itu pasti membutuhkan waktu yang lama.
Salsa mengolah bahan makanan yang dia beli tadi untuk makan malam,dia mengolah makanan lebih banyak karena alva ada teman² alva menurut nya yang tadi membantu membawa belanjaan mereka rey dan kevin di perkenalkan sebagai teman oleh alva.
Setelah berkutat di dapur dia pun pergi ke kamar untuk membersihkan diri kevin dan rey juga denis sedang berada di ruang kerja entah sedang apa mereka menurut nya.
Tok..tok..tok..
Kevin membuka pintu terlihat salsa berdiri di depanya menatap salsa dengan muka datarnya membuat salsa gugup
"ada apa?"tanya kevin
"Emm makan malam sudah siap"ucap salsa gugup karena semua mata menatap nya.
"Iya kita segera menyusul sa"ucap alva.
Salsa pun berbalik meninggalkan mereka dan menyiapkan makanan meja makan.
Terdengar suara pintu apartemen terbuka.
"Daddy"panggilnya berlari masuk mencari daddy nya.
Salsa terpaku melihat anak alva.
Alva keluar dari ruang kerjanya karena mendengar suara anaknya.
"Daddy"kail berlari menghampiri alva yang berjalan dengan kevin rey juga denis di belakangnya.
"Boy"alva mengangkat anaknya ke dalam gendongannya dan mencium pipinya pemandangan itu terlihat oleh salsa dia tersenyum melihat interaksi alva dengan anaknya.
"Besok kita latihan berenang kan?"tanya kail.
"Bukankah kamu sudah ahli dalam berenang?"tanya alva.
"Tapi ini untuk lomba dan lomba pertama dadd dan kail harus menang agar daddy bangga pada kail"jawaban kail membuat alva tersenyum.
"Tentu daddy bangga apapun hasilnya daddy tetap bangga pada anak Daddy"ucap alva.
"Kamu sudah makan"tanya alva,kail mengangguk.
" oke kalo begitu daddy mau makan malam dulu,ah kenalkan diri kamu kail pada aunty ini"titah alva menurunkan kail dari gendongannya dan mendudukkan nya di sofa.
"Apa dia yang membantu kerjaan rumah?"tanya kail pada alva
__ADS_1
"bukan"jawab alva cepat.
"Hai aunty kenalkan namaku Mikhail panggil aku kail"ucap kail memperkenalkan diri.
"Halo kail kenalkan aku salsa senang berkenalan denganmu"ucap salsa tersenyum
"Daddy apa dia...your girlfriend?"tanya kail.
Alva menggeleng."kamu mau duduk disini menunggu daddy atau ikut makan?"tanya alva.
"Kail ikut daddy"jawab kail.
Kini mereka semua sedang di meja makan
terlihat beberapa makanan di atas meja.
"Kamu masak semua ini sa"tanya alva salsa mengangguk.
Mereka kini sudah menempati kursi masing².
Mereka makan sesekali ngobrol namun salsa lebih banyak diam.
"Enak sa baru kali ini makan masakan rumahan biasanya kita pesen atau Kevin masak western" ucap alva
Salsa senang masakannya di sukai.
"Apa malam ini keluar?"tanya rey.
"Gak"ucap alva membuat rey dan denis tersenyum dua malam ada salsa di apartemen membuat alva tidak pergi ke club,seolah mempunyai teman baru.
biarpun ada kail biasanya dia mencari cara untuk pergi ke club'.atau tetap pergi setelah kail tertidur.
Denis kevin rey dan axel sudah kembali ke unitnya kini tinggal salsa dan alva dan kail "gue mau nidurin kail dulu"ucap alva salsa mengangguk.
"Come on boy kita tidur"ajak alva.
Alva menggandeng tangan kecil kail menuju kamarnya.dia juga mengajak kail untuk sikat gigi dan mengganti pakaiannya.
Kail naik ke ranjang di susul alva yang baru saja menyalakan ac nya.
Kini dua orang manusia berbeda usia tersebut berada di bawah selimut yang sama.
"Daddy apa aunty salsa itu pacarmu"tanya kail.
"Kenapa kail tanya itu?"tanya Alva
"Kalo dia pacarmu itu berarti dia akan jadi mommy kail bukan?"tanya kail alva tersenyum.dia mengerti kail merindukan sosok seorang ibu.di sekeliling kail semua laki² bibi sarah adalah wanita pertama di hidup kail.bibi sarah adalah bibi dari seno.
"Sett tidurlah ini sudah malam kita harus berlatih dengan giat besok agar jadi juara"ucap alva.
"Hemm daddy i love u"ucap kail.
"Love u too"jawab alva mengecup kening kail. Dia sangat menyayangi kail seperti anaknya sendiri,kail sangat kekurangan kasih sayang ayah kandungnya.alva mencurahkan kasih sayangnya pada kail.
__ADS_1