BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
HAMIL


__ADS_3

Setelah berpamitan dengan kail,alva dan Kevin pergi bersama Shawn.


Denis akan mengurus pekerjaan di kantor.


Saat ini salsa sedang di kamar,dia merasa tubuhnya cepat lelah.dia sedang membuat surat pengunduran diri.


"mommy kail tidur sama mommy ya?"pintanya.


"ya kail tidur temani mommy ya"kail pun naik ke ranjang dia merebahkan tubuhnya di samping salsa matanya menatap tv yang menyala dengan DOT yang menggantung di bibirnya,anak itu sedang menyukai minum susu di DOT.


"mommy besok antar kail ke sekolah?"tanya kail.


"tentu mommy juga yang akan jemput kail"ucap salsa.


"thank u mommy"ucap kail.


"my pleasure boy"salsa mengecup kening kail.


**


udara dingin di lombok tak mampu mendinginkan hatinya yang sedang panas,pikiran berkecamuk untuk ke dua kali Danu mengatakan itu.


Alva sedang berada di sebuah bar dia memesan Vodka sudah dua botol dia habiskan Kevin dan Shawn hanya memperhatikan Alva yang duduk di sebrangnya.


Alva menyalakan rokoknya.ucapan Danu terngiang di telinganya.


Alva meracau tidak jelas"dia mau ninggalin gue kalo bertemu dengan laki² yang mau nikahin dia...."Alva terkekeh.


"dia cinta sama gue, dia ga akan pergi dari gue"ucapnya lagi Kevin menatap Alva.


"gue bukan orang yang tepat,iya gue tau dia pasti akan pergi karena aku memang tidak


pantas untuk di temani,iya dia hanya pelampiasan nafsu gue"ucapnya lagi.


"kev loe tau,andai gue ga waras gue pasti udah jatuh cinta sama loe,loe tau cuma loe yang mau dan ga pernah ninggalin gue.


loe tau sakit gue nahan perasaan ini kev,dokter bilang gue ga akan sembuh kev,apa yang mesti gue lakuin gua hanya akan bikin malu dia aja,ya mungkin dari sekarang gue harus jaga jarak sama dia"ucap Alva.


"dia akan lebih bahagia dengan orang lain."ucapnya lagi.airmatanya mengalir dia sudah merasakan jatuh cinta pada salsa,dia tidak mengalami mimpi buruk saat bersamanya.


"apa yang terjadi"tanya Kevin ingin tau apa yang terjadi dengan Alva.


"heh kamu tau Danu mengatakan agar aku cepat menikahinya,kalo tidak dia akan pergi meninggalkan ku saat ada orang yang bersedia menikahinya karena aku hanya menjadikannya pemuas nafsu"Alva terkekeh.


Kevin dan Shawn terkejut mendengar ucapan dari sahabat bos nya ini.


Kevin membawa Alva kembali ke hotel dia sudah mabuk berat.


"istirahatlah Shawn"ucap Kevin.


Shawn pun pergi ke kamarnya.tidak ada yang berani membantah Kevin orang kepercayaan dari Gabriel untuk menjaga Alva..


Sedangkan Nathan dan Jo adalah orang pilihan Dominic. Sean,Axel dan Rey juga Seno shawn adalah orang yang di pilih Kevin dan beberapa orang lainnya.


Kevin melepas jaket Alva dan sepatunya dia juga melepas celana Alva agar bisa tidur nyaman.


"masalah apalagi yang sedang kamu hadapi"ucap Kevin menatap wajah Alva penuh cinta.


"kenapa mereka suka sekali mengganggu hidupmu"dia mengelus surai rambut Alva.


"kenapa mau kembali kesini? jika disini hanya akan menyakitimu.bukankah lebih baik kamu bersama tuan Gabriel,mentalmu akan lebih sehat"ucapnya meraba wajah Alva.


Kevin mengecup bibir Alva lama. sudah lama dia tidak melakukan ini selama Alva bersama salsa.dia juga mengecup kening Alva.

__ADS_1


"tidurlah,dan bangunlah dalam keadaan baik² saja"Kevin menyelimuti Alva dia meredupkan lampunya.


setelah Kevin menutup pintu,Alva membuka matanya dia menatap pintu kamar itu dan memiringkan tubuhnya.apa yang di ucapkan Kevin dia mendengarnya.


"kenapa kembali kesini? jika disini hanya menyakitimu"Alva terngiang dengan kata² kevin.hingga matanya terlelap membawanya ke alam mimpi.


**


Saat ini salsa dan kail sedang sarapan dia akan mengantar kail ke sekolah.salsa juga menyiapkan bekal makanan untuk kail.


"let's go boy"salsa dan kail bergandengan tangan menuju mobil.


Axel dan Rey bersama bibi sarah mengikuti dari belakang.


"belajarlah yang rajin"ucap salsa.


"ya mommy see u"ucap kail mengecup pipi salsa sebelum turun dari mobil.


saat ini salsa menyerahkan surat pengunduran dirinya.dia sendiri langsung menemui Zian.


tok..tok..tok..


setelah mendengar suara salsa pun masuk.terlihat Zian sedang duduk di kursi kebesarannya dan Bram sang asisten.


"salsa?ada apa?"tanya Zian.


"mm maaf mengganggu pak,ini pak saya mengajukan surat pengunduran diri"ucap salsa menyerahkan surat itu di meja Zian.


"Bram tinggalkan kami"Bram pun keluar dari ruangan Zian.


"apa ada masalah sa"tanya zian.


"ga ada pak, Alvarez yang memintaku untuk berhenti agar lebih fokus mengurus kail"jawab salsa.


"iya pak,saya hanya ingin waktu saya bersama kail tidak terganggu"jawab salsa.


"baik kalo itu keputusan kamu"Zian mengambil pulpen dan membubuhkan tanda tangan ke surat salsa.


"padahal sayang sekali ya kamu harus keluar,kamu udah lumayan lama bekerja disini"ucap Zian.


"salsa bolehkah aku tanya sesuatu"tanya Zian.


"tentu pak"jawab salsa.


"bagaimana hubungan mu dengan alva"tanya Zian.


"baik pak"salsa tersenyum.


"tidak bisakah kamu meminta Alva untuk segera menikah,kalian maksud nya,kalian tinggal bersama,you know lah dia laki² dewasa dan kamu perempuan,tidak mungkin kalian hanya tinggal bersama"ucap Zian.


"maaf pak saya tidak bisa"ucap salsa.


"kenapa"tanya Zian.


"karena kami tidak memiliki hubungan.jadi bagaimana saya meminta Alva untuk menikahi saya"ucap salsa.


Zian menghela nafas.


"tidak bisakah kamu membujuknya?"salsa menggeleng.


"maaf pak kalo begitu saya permisi saya mau menjemput kail di sekolah"ucap salsa.dia tidak ingin berlama² nanti Zian akan memberikan banyak pertanyaan.


"silahkan,terima kasih sudah bekerja sama di kantor ini salsa"Zian mengulurkan tangannya.

__ADS_1


setelah berpamitan salsa pun pergi ke divisinya membereskan barang²nya.teman² divisi itu terlihat sedih.bahkan ada yang menangis.


"kita masih bisa berkumpul dan bertemu"ucap salsa.


setelah berpamitan dengan teman² dan Kadiv,salsa membawa barang²nya ke mobil.


dia melajukan mobilnya ke sekolah kail.bibi Sarah mengatakan bahwa kail pulang cepat.


setelah menjemput kail mereka mereka makan di luar.


salsa memesan beberapa makanan.


"mommy ini banyak sekali"ucap kail.


"oh ya,mommy ingin makan semua"ucap salsa.


"nanti mommy bisa gemuk,mommy ga pernah bakar lemak seperti Daddy,uncle Rey uncle Kevin dan yang lain"ucap kail.


salsa terkekeh,dia selalu malas untuk olah raga padahal semua alat fitness,treadmill semua tersedia.


"mommy akan bakar lemak seperti mereka,kail mau menemani mommy"tanya salsa.


"sure momm"mereka bertiga makan dan menghabiskan semua makanan.


Saat akan pulang ia mampir ke tukang rujak buah dan membawanya pulang.


"mba salsa seperti orang hamil"celetuk bibi Sarah membuat salsa mengingat kembali kapan terakhir datang bulan.


"mommy mau membersihkan diri dulu ya "ucap salsa saat mereka sampai di rumah.


salsa masuk ke kamar dia melihat kalender,jantungnya berdetak dia sudah telat dua minggu.kesibukanya membuatnya lupa bahwa dia belum datang bulan.


Karena kelelahan dan syok salsa pun terjatuh di lantai.tidak ada yang menyadari.hingga kail masuk ke kamar salsa dan terlihat salsa sudah tak sadarkan diri.


kail pun memanggil Rey.


Rey dan Seno datang ke kamar Alva dan membawanya ke rumah sakit.


Rey menghubungi Denis yang saat ini sedang di kantor.mereka tidak akan menghubungi Alva jika masih bisa di tangani.


Denis pun menyusul Rey dan Seno ke rumah sakit.bertepatan dokter keluar setelah memeriksa pasien.


"gimana keadaannya dok?"tanya Delon.


"istri bapak sedang hamil muda,anda harus menjaganya agar tidak kelelahan dan stres"ucapnya.


"hamil?"dok itu mengangguk.


"anda bisa membawanya ke dokter kandungan untuk memastikan nya".ucap dokter itu


"baik dok terima kasih banyak"jawab Denis.


Denis pun masuk terlihat salsa sudah sadar.


"aku hamil bang"salsa meneteskan airmatanya.


"aku bahagia hamil anak Alva,tapi gimana kalo Alva ga mau menerimanya"ucap salsa dia tersedu mengingat jika Alva akan menolaknya.


"Pak bos akan menerimanya"jawab Denis.


"tapi dia ga mau punya istri dan anak"ucap salsa.


"jangan terlalu stres mba salsa,ayo kita ke dok obgyn untuk memastikan"ucap Denis.

__ADS_1


Denis membawa salsa ke dokter obgyn untuk melakukan USG.


__ADS_2