
Setelah Anas dan Raka pergi Alva kembali mengedarkan pandangannya lagi,dia takut terjadi sesuatu dengan sahabat²nya.panic attack menyerangnya, matanya menangkap seseorang berdiri di atas dengan pakaian hitam terlihat sedang bersembunyi di balik kain penutup yang menjuntai ke bawah.
"i got you"gumamnya
Sahabat² Alva sedang fokus ke acara Jack sudah naik ke podium sedang menjelaskan sejarah delta berdiri.suara gemuruh tepuk tangan berkali² terdengar.alva memilih fokus ke keamanan sahabat²nya.
Terlihat seorang pelayan membawa nampan minuman mari kita kunci gumam alva.
"Kevin arah jam dua dari tempatmu berdiri"ucap alva.terlihat Kevin mengedarkan pandangannya sesuai info yang Alva berikan,Kevin pun mengangguk setelah mendapatkan target.
Alva mengalihkan perhatiannya ke Jack dia tersenyum saat Jack menceritakan bagaimana mereka tidur di gudang bersama teman²nya karena bekerja hingga larut.
Alva mengerutkan keningnya melihat pemain saksofon memakai earpiece namun suara Alexa terdengar di telinganya."bagianku"ucapnya.
"sekarang kita lagi membuat sekolah gratis di pelosok sini. kita sudah membangun lima sekolah gratis dan rumah singgah untuk penyintas kanker"ucap jack
"bagi anda yang ingin berdonasi atau membuang harta anda menjadi berguna silahkan lemparkan kesini"ucap Jack di pidato sambutan nya.dan di sambut tawa oleh para tamu.
"saya tidak ingin berlama-lama, tenggorokan saya sudah kering.tapi saya tidak mau memberikan mic ini pada wanita di sebelah saya ini, anda pasti tau dia siapa ya dia alexa.karena dia akan merusak acara ini menjadi stand up komedi.bahasa dia berantakan anda semua jangan terkejut"di sambut gelak tawa Alexa memukul pundak Jack.
"I will hand this over to Mr.kim please(saya akan serahkan ini ke Mr kim silahkan).Jack mempersilahkan kim baek Hyun untuk berbicara.
Saat kim sedang berjalan "satu..dua..tiga alva menarik pelatuk dan mengarahkan tanganya ke atas'Dor..dia menarget kan seseorang yang bersembunyi di atas seketika orang itu jatuh ke bawah.
"DOR"suara tembakan serentak berbunyi masing² sudah mengunci target.
Keadaan ricuh di atas podium kim mencoba menenangkan para tamu.
Sedangkan Kevin ke pelayan yang berdiri dekat meja endrew.alexa mengambil pistolnya yang ia selipkan di pahanya dan langsung menembak ke arah pemain saksofon yang sudah memegang pistol itu.
Nathan dan antonio dan beberapa bodyguard menangkap dua orang yang duduk di pojok.
Banyaknya bodyguard yang di kerahkan Dominic untuk menjaga jalan nya acara kecolongan mereka menyamar sebagai EO,mereka menjaga ketat kim dan yang lain.
Keadaan ricuh suara teriakan dan suara kursi beradu,mereka semua berusaha menyelamatkan diri.
Kim menenangkan " please attention" ucap kim.
Alea menutup matanya abra melihat arah pistol alva ke atas pun jantungnya berdetak di depan matanya sendiri alva membunuh orang.
__ADS_1
Setelah setengah jam Kim mencoba menenangkan para undangan keadaan mulai stabil dan para tamu kembali duduk di kursi masing² karena Nathan tidak mengijinkan satu tamu pun keluar ballroom,agar nathan bisa melihat siapa saja yang mencurigakan,
kim mengatakan banyak yang tidak suka dengan kesuksesan delta.danu,Bayu dan lutfi bahkan zian tidak percaya dengan yang alva lakukan tadi.pistol?sejak kapan anak itu bermain² dengan benda itu.
membunuh?mereka masih syok.
"apa yang Arya lakukan"tanya Bayu dia benar-benar syok.
"aku tidak percaya ini"kata Lutfi masih terkejut dengan yang di lihat.mereka berdua pernah menawarkan pekerjaan ke alva.apa dia memilih menjadi bodyguard untuk menjaga bosnya,karena yang mereka tau Alva pengangguran lumayan memperkejakan karyawan S2 lulusan luar negri menurutnya.
namun Zian diam saja dia juga baru melihat Alva menembak mati orang.
Setelah memastikan semua yang terluka sudah di bawa keluar,acara pun di mulai.
Saat kim sedang di atas podium alva melihat seseorang dari balik pot bunga yang menghias panggung kecil itu."****"umpatnya alva mengarahkan pistolnya.
"Menunduk sayang "DOR..DOR dua kali tembak ke kaki tangan.
Antonio langsung membawa orang itu.nathan dan ken juga rey menjaga di sekitar podium beberapa bodyguard berdiri di antara tamu yang duduk.mata mereka mengawasi pergerakan.
"maaf sekali kalian harus melihat pertunjukan ini. sudah aman jack? acara akan kami lanjutkan. kalian tenanglah pertunjukan sudah selesai."ucap kim.jack mengangguk.
"Ya tuhan arya"mama sinta terus bergumam.
Mata alexa menjuru melihat Alva yang memilih duduk di kursi pojok dengan minuman di tanganya dengan santai seolah tidak terjadi sesuatu,padahal baru saja dia menembak mati orang.dia membuka kancing jas yang terlepas alva menenggak minuman sekali tandas.
"stop minum sudah"ucap Alexa menarik gelas di tanganya
Alva berdecak.
"please Alexa biarkan aku minum aku ga mabuk aku masih sadar alexa"lirihnya. namun Alexa menjauhkan minuman itu
"Oke please give me that drug"pinta Alva
Ya waktu Alva dan salsa berantem dan tidak pulang,saat itu alexa meminta obat depresi yang di simpan Alexa.
"not for the moment"ucap Alexa.
"please Alexa"pinta Alva merengkuh pinggang Alexa dengan dua tangannya Alva menyandarkan kepalanya di dada Alexa dan memejamkan matanya,hati dia bertentangan membunuh orang di hadapan keluarganya.namun karena amarahnya melihat inggrid duduk di samping Abra dengan tas milik almarhum bunda nya di atas meja membuatnya marah alva menengadahkan wajahnya ke Alexa dengan mata yang berkaca².
__ADS_1
"Pikiranku mengatakan untuk menghabisi perempuan sialan itu saat ini juga alexa,dengan ini alexa ini,rasanya ingin aku arahkan tepat di kepalanya."ucap alva menunjukan pistol di depan alexa,sungguh dia tidak tega melihat Alva yang begini.
salsa mengelus punggung Alva dia tau perasaan Alva.
"lihat aku Tremor Alexa aku takut kelepasan dan membabi buta"ucap Alva melepaskan pelukannya di pinggang Alexa dan menunjukkan tangannya yang Tremor Alexa pun merasakan saat tangan Alva memeluknya tadi.
Salsa hanya khawatir dengan keadaan alva.
Merasakan tangan Alva yang bergetar dengan nafas yang sesekali ia hembuskan kasar dan mengambil nafas dalam alexa menuruti permintaannya.
Alexa mengangguk"oke satu baik saya"ucapnya.
"thanks Alexa"ucap Alva mencium tangan alexa.alexa pun mengeluarkan botol kecil dari pahanya yang bersampingan dengan pist0lnya dan mengeluarkan isinya.
Alva pun menelan obat itu dengan kepala yang mengangkat ke atas sesekali membuang nafasnya.
"Persiapkan diri"ucap alexa.
Alva mengangguk."biarkan ini bekerja lebih dulu"ucap alva.
Alexa meninggalkan alva bersama salsa di meja belakang.
"Apa kamu butuh sesuatu?"tanya salsa berbisik.
"Ga usah khawatir sayang,aku gapapa hanya saja obatnya alexa yang pegang"jawab alva.
" Aku harus merayunya agar dia mau memberikan obatnya"ucap alva terkekeh.
"Jangan cemburu,dia bukan tipeku dia bule ga jelas"ucap alva membuat salsa tersenyum.
"Nikmati pestanya sayang jangan khawatir kan aku"ucap alva mengelus punggung salsa membuatnya meremang.
abra,satria,mama Sinta keluarga Abra melihat itu semua.
"Apa yang di kasih bule itu kenapa mereka dekat bukankah dia pacaran dengan wanita di sebelahnya?"ucap sinta
"Dia meminum obat nya ma"ucap abi.
"Dia bergantung dengan obat itu kasian sekali nak"ucap sinta.
__ADS_1
"sejak kapan anak gue brengsek sat di depan ceweknya mencium cewek lain"ucap abra.
"buah jatuh tidak jauh dari pohonnya ab loe jangan lupa kejadian Nilam kecelakaan saat hamil alea"bisik paa satria membuat Abra terdiam.