
Hari berganti Minggu,Minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun.mereka menjalani hari dengan bahagia dan tenang.
banyak moment yang sudah mereka lewati.saat ini usia kail sudah menginjak 15th sedangkan twins 8th.alexander berusia lima tahun, Albert juga mempunyai anak lagi dari surrogate mother yang bernama Duncan Dimitri filbert Hernandez yang berusia dua tahun.
Salsa bagaikan mengurus anak kembar lagi karena usia Duncan hanya berbeda tiga bulan dengan adik dari twins.salsa dan Alva di karuniai anak laki² yang di beri nama Xavier Pratama Hernandez.
Alea dan Zian di karuniai anak perempuan bernama clarisa Sabrina putri Danendra anak pertamanya bernama elang kini usianya delapan tahun Sama seperti twins dan Gladys.
Danu mempunyai anak perempuan yang ke dua bernama Esra adinda Handika,anak pertamanya bernama Gladys Arbani handika,mungkin ini teguran karena sang ayah adalah seorang Don Juan dari SMA.
Alva menyekolahkan kail di sekolah yang sama dengan Juna anak dari Abi.
Sedangkan Ara sendiri sudah kuliah.
Alva sendiri tidak memaksa putranya untuk sekolah di sekolah umum.setelah SD dan SMP home schooling.
namun tiba² kail mengatakan ingin bersekolah,dengan senang hati Alva dan salsa mendaftarkannya di sekolah yang sama dengan Juna.
twins dan elang juga Gladys mereka sekolah di sekolah yang sama.sedangkan Xander di TK.
Xavier dn Duncan sendiri masih dua tahun.
Alva sudah berusia 38th.dia semakin matang rumah tangga mereka sangat bahagia,rumah mereka selalu ramai dengan suara anak² total ada enam anak yang tinggal bersama Alva, tiga putra dari Albert dan dua putra kandung dan satu putri si princess yang mendapatkan perhatian banyak dari orang²nya Alva
Saat ini alva sudah di kantor bersama Kevin, denis juga shawn.sudah banyak yang berubah Denis sudah tinggal bersama istri dan putranya di apartemen.seno pun sama mereka tinggal di apartemen bersama istrinya.
Rey memilih tinggal di rumah belakang rumah Alva agar dekat dengan anak² bersama istrinya dia belum di karuniai anak.
Shawn,Kevin,Nathan dan Ken juga axel masih tinggal di rumah di area rumah alva di belakang.sebutan komplek dalam komplek dari Abi pantas di sematkan untuk rumah Alva,karena di dalam tanah rumah Alva ada beberapa rumah yang di kelilingi tembok tinggi dan tidak berhubung dengan masyarakat luar.
*Shawn malas menikah banyak peraturan yang akan membatasinya untuk bergerak.selain dari pengalaman hidup,dia juga melihat Denis kadang dia kasihan dengan Denis yang beranggapan menikah membuatnya terkekang
*Nathan si bule,istrinya sudah meninggal dia di tembak saat sedang hamil enam bulan oleh sesama anggota cia.karena fitnah Nathan di pecat dengan tidak hormat,Nathan yang tidak terima pun melawan dia menyusun rencana untuk membalas dendam namun sebelum itu terjadi,teman cia yang dulu pernah menjadi rekan kerjanya menembak mati istrinya yang sedang hamil semenjak itu wajah dingin dan mata tajamnya selalu ia perlihatkan.
dia mencari orang yang bisa membantu untuk membalaskan dendamya,karena dia tidak mungkin melawan CIA sendirian.saat dia masih bekerja di CIA dia pernah mendengar nama dominic.dia pun mencari tau sampai ia mendapatkan informasi tentang Dominic, dan dia mendatangi markas Dominic dan mengatakan pada Dominic untuk bergabung dengan black panther,dengan syarat membalaskan dendam pada team nya dulu.
sejak dendamnya terbalaskan Nathan mengabdikan diri pada Dominic dan menjadi orang kepercayaan dominic.hidupnya yang datar dan dingin menjadi pemandangan orang² di sekitarnya.bahkan dia tidak tertarik untuk menikah lagi.
*sedangkan Ken dia tidak ingin menikah sama seperti Shawn,namun alasan lain adalah Ken tidak ingin ada orang yang dia cintai anak atau istri yang akan menangisi saat dia mati.saat masih 15tahun Ken di tinggal mati oleh orang tuanya karena kecelakaan dia dan Kaka juga adiknya menangis, Bahkan setelah pemakaman,setiap mereka ingat orang tua mereka,mereka akan berpelukan dan menangis,hingga kakanya masuk rumah sakit jiwa dan selalu menyebut ibu dan ayahnya.dan akhirnya di temukan tewas gantung diri di dalam rumah sakit.hidupnya hancur lagi saat adiknya meninggal karena sakit Ken kecil tidak tau harus berbuat apa.dia hanya menangis di samping kasur adiknya yang merenggang nyawa,dia menangis histeris hingga tetangga mereka datang.
sang adik yang sudah tak bernyawa di kuburkan dia kembali ke rumah dengan keadaan pikiran yang kosong.dia menangis hingga tertidur,dan saat bangun dia akan menangis lagi.saat itu tetangga yang melihatnya merasa kasihan pada Ken anak itu semakin hari semakin kurus hingga petugas sosial membawanya ke tempat anak² terlantar.
hingga Gabriel mendatangi tempat itu bersama orang pemerintahan.
Gabriel yang melihat mata sendu dan kosong ken membawanya ke jerman.dan disanalah Ken mulai hidup baru.
...----------------...
"kev hari ini kita ada meeting dengan perusahaan Lutfi, Denis sejak kemarin di luar kota"ucap Alva.
"aku yang akan menemanimu"ucap Kevin,senyum smirk terlihat di bibir Alva.
dia pun mengirimkan pesan pada Denis dan Lutfi.
malam menjelang saat ini mereka berada di sebuah club'.
"apa kita harus meeting disini"tanya Kevin.
"aku tidak tau,ada investor orang Taiwan yang akan bergabung"ucap Alva dia berjalan menuju ruang VIP.
pintu terbuka terlihat Lutfi sedang berbincang dengan orang Taiwan,mungkin itu investor nya.dan ada Dea disana.
"halo pak Alva apa kabar"sapa Lutfi.
__ADS_1
"baik"jawab Alva dia juga menyapa investor tersebut.
"biar saya pesankan minum"ucap Lutfi.
"tidak usah pak Lutfi biar saya saja"ucap Kevin dia bangkit dan keluar untuk memesan minuman.setelah beberapa saat dia kembali dengan pelayan yang ikut di belakangnya.
pelayan itu menuangkan minuman ke gelas Alva dan Kevin.
"bawakan absolute vodka"ucap Alva
dia mendorong gelas yang sudah diisi minuman itu pada Kevin.
"Dea lebih baik kamu minum yang itu kadar alkohol nya rendah"ucap Lutfi.
"saya tidak minum pak"ucap Dea.
Alva menarik gelas tadi dan mendorongnya ke depan Dea.
"ini ga bikin mabok,daripada kamu minum yang itu"ucap Alva.
"terima kasih pak Alva"ucap dea.dia pun meminum minuman yang di berikan Alva.
Alva, Lutfi dan orang Taiwan itu berbincang,Kevin meminum minuman itu.
"aku ingin ke toilet dulu"ucap Alva.
"apa ini enak kev?kenapa kamu minum banyak gitu"Alva meminum minuman yang di minum Kevin sedikit lalu dia bangun ke toilet dan membuang minuman tersebut dia berkumur² hingga bersih.
Kevin sudah menghabiskan tiga gelas Dea menghabiskan satu gelas penuh.
kini tubuh mereka merasa aneh,Alva kembali duduk dan menyalakan rokoknya.mereka terus berbincang mengabaikan Dea dan Kevin.
Kevin membuka jasnya dia merasa gerah.dia juga menyalakan rokok untuk mengurangi rasa yang ntah apa.
Dea yang mendengar suara Lutfi pun tersentak dia bingung dengan keadaan tubuhnya dia merasa membutuhkan sentuhan.
"Dea kamu pulang sama siapa"tanya Alva.
"sendiri pak"ucapnya lirih matanya sayu.
"kev bisa kamu antarkan Dea pulang,ini sudah malam dan dia seorang wanita"ucap Alva.
"aku akan pulang dengan Shawn dan Nathan"ucap Alva.
"apa tidak lebih baik Shawn yang mengantar"ucap Kevin menahan rasa aneh di tubuhnya.
"kamu kaya ga tau Shawn aja dia playboy cap teko nanti Dea di apa²in sama dia"ucap Alva.
Kevin mengangguk.bener juga Shawn ga bisa liat cewe bening dikit pikirnya.
"Dea pulanglah dengan Kevin"ucap Alva.
"apa tidak apa pak"tanya Dea.
"gapapa pulanglah,udah malam"ucap Alva dan Lutfi.
Kevin pun membawa Dea keluar dari club'.
Alva dan Lutfi pun bertos ria.
*flashback
"bos kita ada meeting dengan pak Lutfi"ucap Denis.
__ADS_1
ide untuk membuat Kevin menikah terlintas begitu saja di kepala Alva.
"nis bisa bantuin gue"ucap Alva.
"apa itu"tanya Denis.
"loe tau Kevin punya rasa sama gue,dan dia ga mau konsultasi dengan dokter....
"lalu"tanya Denis penasaran.
"loe tau sekertaris Lutfi sebelum menikah dia suka dengan Kevin,hanya saja Kevin membangun dinding yang kokoh untuk melindungi hatinya,dan menyimpang ke gue.
gue mau jebak Kevin dengan dea...
"caranya bos?..
"hari ini loe balik,sebelum loe balik loe ke club' minta seorang pelayan untuk memasukan obat ke minuman yang Kevin pesan.
atau besok sebelum meeting loe udah disana.gue akan bilang kalo loe keluar kota jadi Kevin akan menemani gue buat meeting..
"saya ikut meeting juga ga masalah kali bos"ucap Denis.
Alva menggelengkan kepalanya"kalo loe ikut meeting nanti Kevin ga mau nganter dea.kita jebak dua²nya.kevin ga akan biarin Dea di antar Shawn dia playboy kelas kakap.mau ga mau dia yang antar"jelas Alva.
Denis mengangguk paham "lusa loe ngantor"ucap Alva.
"siap bos"ucap Denis.
Alva pun menghubungi Lutfi dan Lutfi pun setuju.karena dia merasa kasihan dengan Dea yang single parents,dia bekerja untuk mencukupi kebutuhan anaknya.
flashback off...
**
saat ini Kevin membawa mobil itu pelan dia merasa aneh dengan tubuhnya ada yang tidak beres pikirnya.dia melihat kesamping dia melihat Dea yang duduk dengan gelisah.
"Kevin... panggilnya dengan suara seraknya.
menurut Kevin suara itu sangat seksi di telinganya.dia tidak tau apa yang terjadi dia berhasrat dengan wanita,itu tidak mungkin.
Kevin membuka kancing kemejanya tubuhnya sudah meremang.dea menggigit bibir bawahnya saat melihat Kevin membuka kancing kemejanya.
mobil berhenti di sebrang hotel,Kevin keluar dia melihat ban. mobilnya kempes.
dia ingin memanggil taksi untuk Dea tapi dia khawatir dengan keadaan Dea.
Kevin melihat sekeliling 'hotel'
"Dea ban mobil gue bocor,lebih baik kita bermalam di hotel"ucap Kevin.
Dea membuka kancing blouse nya terlihat belahan dadanya.badanya panas dia butuh sentuhan sudah lama dia tidak merasakan bercinta.
Dea pun turun sandal high heels nya membuatnya berjalan tidak seimbang.kevin menuntun Dea memasuki hotel.
kevin meminta dua kamar hotel namun resepsionis bilang kamar sedang full hanya tersisa satu kamar.kevin pun menerima card access kamar hotel yang ia pesan.
"mereka sudah masuk hotel bos"ucap shawn.dia membuntuti Kevin dia juga yang membuat ban itu pecah.
"pastikan dulu Shawn"ucap Alva.
"siap bos"ucap Shawn.
Di dalam lift yang masih berjalan menuju lantai dimana kamar yang ia pesan.kevin menarik Dea dan dia mencium Dea begitu nafsu.dea pun membalas ciuman itu hingga lift berbunyi Kevin menarik tangan Dea dan membawanya masuk ke kamar.
__ADS_1
Adegan ciuman itu kembali terulang hingga suara ******* terdengar di telinga shawn.dia menyunggingkan senyumnya dan pergi meninggalkan hotel itu dan kembali ke club'.dia bersiul sepanjang lorong hotel sambil memutar² kunci di carinya.