
Alva membawa sky keluar dia melihat bibi Ijah baru keluar dari paviliun.
"bijah"panggilnya,bijah tersenyum berjalan mendekat ke arah pria yang di asuhnya sejak bayi.alva merentangkan satu tangan kirinya pada wanita paruh baya itu tentu senang dia memeluk Alva dan matanya berkaca².
"apa kabar"tanya Alva.
"bibi baik bang"bibi Ijah melepaskan pelukannya.
mereka duduk berdua di gazebo dengan sky berada di pangkuan alva.mereka berbincang santai Abra sesekali menanyakan keluarganya.
"bibi sudah tua istirahat lah di rumah bersama anak cucu mu"ucap Alva.
bijah tersenyum dia juga ingin sekali berkumpul dengan anak cucunya tapi dia begitu berat meninggalkan keluarga Pratama.
"kasian anak cucumu hanya mendapatkan perhatianmu dan pelukanmu paling lama dua Minggu saat bibi pulang kampung"ucap Alva.bijah mengangguk.
"aku akan membiayai dan menggaji bibi saat di rumah nanti jangan khawatir"ucap Alva.
"Minggu depan sebelum bibi pulang kampung,pergilah umroh bersama pak imam dan teh Imas aku akan mengurusnya"ucap Alva lagi.
"terima kasih bang"ucap bijah dia menangis kembali memeluk Alva.
"istirahatlah tidak perlu bekerja disini sudah banyak orang"ucap Alva
"bibi harus bekerja tidak enak dengan mereka"ucap bijah.
"istirahatlah bi"ucap Alva.
"gapapa bibi akan kerja yang ringan² saja"ucap bijah tersenyum dia terharu mendapatkan perhatian dari anak majikannya.
"kalo begitu ini saja"Alva menyerahkan sky ke gendongan bijah.
"jangan mengerjakan pekerjaan rumah"ucap alva.bijah mengangguk.dia membawa sky yang tertidur masuk ke dalam.
...----------------...
Di SN Abi di buat khawatir dengan ayahnya tidak ada kabar sama sekali bahkan di tlp pun tidak di angkat bahkan sekarang hp nya mati.
Abi juga sudah menanyakan ke Bowo tapi Bowo tidak mengetahui dimana bosnya itu.
padahal sebentar lagi akan ada meetingnya tapi ayah ya malah tidak ada kabarnya.dia bertekad setelah meeting selesai dia akan mencari ayahnya.
...----------------...
Saat Alva sedang merokok sendirian di gazebo,kail datang menghampiri daddynya.saat bangun tidur tadi dia mencari alva dia takut daddynya pergi lagi.tapi bijah mengatakan bahwa Daddy Alva ada di belakang, di gazebo.
Alva yang sedang menghisap rokoknya pun mematikan rokoknya ke asbak.dia tersenyum melihat putranya menghampiri.
"Daddy"panggil kail Alva pun menatap kail.
"apa Daddy anak dari OPANYA bang Juna"tanya kail.
"kenapa tanya seperti itu"tanya Alva.
namun kail diam.dia tidak tau bagaimana mengatakannya.
"kenapa?"tanya Alva lagi.
"Daddy dan Daddy Al bukan adik Abang?"tanya kail.
Alva mengerutkan keningnya "bukan adik abang?"Alva bingung dengan ucapan kail yang biasanya bicara dengan jelas.
"Daddy bukan anak grandpa?"tanya kail.
__ADS_1
"apa yang mau kail katakan"ucap Alva dia tau putranya bingung untuk mengatakannya.
"because if you are not related then I am just a stranger here(sebab jika kalian tidak bersaudara aku hanya orang asing disini)"ucap kail.
"no!kail adalah anak Daddy.listen, kamu anak daddy, walaupun Daddy dan Daddy Al bukan saudara kail tetap anak Daddy,anak pertama no satu,anak kedua adalah adik sky dan anak ketiga adik Jihan, paham"ucap Alva memeluk kail.
"kail tetap anak Daddy,jangan bicara seperti itu Daddy sedih,bersama kail Daddy bisa menjalani ini melewati waktu sakit Daddy, kail yang menemani Daddy saat Daddy sedih.
don't think anything else we are still together"ucap Alva.
"ya kail juga tetap anak mommy"ucap salsa dia sedari tadi sudah mendengar apa yang di katakan kail.dia datang dengan menggendong putrinya.
"i love u Daddy"ucap kail.
"i love u too,jangan berpikir yang lain kail tetap anak Daddy dan sky juga Jihan mereka adik kail,kail mau kan menjaga mereka"ucap Alva kail mengangguk.alva menciumi pucuk kepala kail.
"i love u mommy"ucap kail
"i love you to the moon and back and.."ucap salsa.
"cukup mommy,mommy akan mengatakan yesterday today and tomorrow and forever kan?"ucap kail salsa terkekeh.
"sekarang kail tolong mommy jaga Jihan mommy mau ke dapur untuk melihat makan siang kita"ucap salsa.
Kail pun membenarkan duduknya,salsa meletakkan bantal di pangkuan kail.jihan dia tidurkan di pangkuan kail.
"terima kasih boy"salsa mengecup pipi kail.
"sama² mommy"ucap kail.
salsa pun beranjak masuk ke dalam rumah.
kail terus mengecup pipi gembulnya jihan hingga basah.
"lihat bibirnya bergerak² Daddy"ucap kail.
Setelah beberapa saat salsa kembali dia mengambil Jihan dari pangkuan kail dan mengajak mereka makan siang,tadi dia melihat mertuanya sudah bangun dan sedang duduk di sofa.
**
Setelah selesai makan siang Alva kembali ke gazebo,gazebo menjadi tempat favorit untuk Alva dan yang lain,dia melihat Denis sedang menelepon seseorang dan Kevin yang duduk bersandar di sofa yang ada di gazebo itu dengan rokok yang menyala dan hp di tangannya.
Tidak tau apa yang di lihat Kevin di hpnya itu,apa dia sedang melihat² Poto para gadis? itu tidak mungkin, dua puluh empat jam dia bersama alva.hanya Kevin yang tau.
Alva menghempaskan tubuhnya tidak jauh dari Kevin,dia mengeluarkan hp nya untuk menghubungi orang² nya untuk berkumpul di gazebo.dia juga mengeluarkan bungkus rokok dari saku celana nya dan mengeluarkan sebatang dan menyelipkannya di bibirnya dia juga menyalakan koreknya.
Abra pun ikut keluar dengan kaos putihnya dia sudah melepas kemejanya dia sudah tidak berniat untuk pergi ke kantor,dia sedang menikmati kedekatan mereka sebagai ayah dan anak.
Tidak jauh dari gazebo,kandang di dalamnya ada se ekor bayi harimau.
"ini punya siapa"tanya Abra yang sedang melihat bayi harimau.
"punyaku bawa dari Jerman"ucap Alva kembali menghisap rokoknya.
Sesaat semua berkumpul di gazebo mereka menunggu apa yang akan di sampaikan alva.namun Alva masih diam karena Denis masih menelpon.
"Rey tolong ambilkan minuman di ruang kerja ku"ucap alva setelah mereka semua berkumpul.kevin mengerutkan keningnya ada apalagi pikirnya.
Rey pun pergi ke ruang kerja dan mengambil sebotol minuman beberapa saat Susi datang dengan membawa beberapa gelas dengan es batu di mangkok.
Alva menyelipkan rokok di bibirnya badanya ia condongkan ke depan dan tangannya memasukan es batu ke gelas² lalu dia menuangkan minuman itu ke gelas² tadi sambil menunggu Denis selesai menelpon seseorang.
Abra terlihat datang menghampiri anaknya,dia melihat anaknya sedang menuangkan minuman Abra menggelengkan kepalanya 'selalu minum' pikirnya.namun Abra ikut bergabung duduk di sofa single.
__ADS_1
Denis mengernyitkan keningnya melihat rey,kevin seno dan yang lain ada di gazebo.dia pun akhirnya duduk samping Rey ikut bergabung.
Suara alva membuat mereka saling pandang.
"Kalian pulanglah berlibur kalian aku bebas tugaskan"ucap alva.
"Tapi bos.."ingin protes namun alva lebih dulu mengatakan
"Selama kalian pulang kendra dan nathan yang akan menggantikan kalian ada banyak orang disini,dan bebas tugaskan mereka juga yang ada di depan,orang ggsi yang akan menggantikan"ucapnya.
"Bos.."suara rey mengambang.
"Cari pasangan,menikahlah apa kalian akan membiarkan rumah yang sudah aku belikan untuk kalian itu kosong di huni makhluk halus?"tanya alva Rey berdecak.
"Jika kalian sudah bosan berlibur dan bingung mau ngapain kalian kembali kesini"ucap alva.
"Anak²ku gimana bos?"tanya Shawn.
"Anak yang mana kamu udah nikah?"tanya alva.
"Twins.Twins itu anak kami bos"ucap Shawn rey dan seno mengangguk.
"Kami yang memenuhi ngidamnya bos bahkan kami rela memakai celemek di tengah malam untuk membuat makanan"ucap shawn.membuat alva terkekeh.
"Bahkan bang Ken yang badannya kekar begitu rela di make-up dan di pakaikan mahkota ala princess bos kita² ini papanya"ucap rey lagi.
"Kami juga yang menemani mba salsa untuk cek kandungan kita ini papa siaga"ucap seno.
"Aku menyuruh kalian untuk mencari pasangan menikah dan punya anak,bukan memecat kalian,tempat kalian disini kembalilah jika sudah bosan dengan hidup kalian di luar,Denis karena kamu aspri ku di perusahaan,ku beri waktu tiga Minggu untuk berlibur kamu masih mempunyai ibu kan pulanglah hari ini"ucap alva.
"Untuk sementara sean akan menemani ku"ucap alva.denis mengangguk.
"Aku akan tetap disini"ucap kevin.
"Kenapa?"tanya alva.
"Aku tidak mempunyai orang tua lalu aku pulang kemana?"tanya kevin.alva terdiam.
"Setidaknya berliburlah pilih tempat berlibur aku akan membelikan tiket untukmu dan kembali setelah berlibur sekalian cari pasangan"ucap alva.
"Untuk saat ini belum kepikiran mungkin natal aku akan berlibur"ucap kevin.
"Oke kalo kamu mengambil libur natal"ucap alva.
"Aku akan pulang kampung ada adiku di kampung dan aku akan membawanya kesini apa bos mengijinkan adiku bergabung di ggsi?"tanya seno.
"Ya masukan ke ggsi atau dimana bidangnya dan menikahlah bukankah kamu punya pacar di kampung"ucap alva.seno mengangguk dan tersenyum.
"Rey?"Panggil alva.
"Aku akan ikut bang kevin"ucap rey.
"Kamu tidak ingin pulang"tanya alva dia menenggak minumannya.
"Ayahku meninggal sebulan yang lalu bos rumah sudah di ambil adik ayah ku,kalo aku pulang,ke rumah siapa?"ucap rey.
"Bukankah kamu punya adik perempuan?"tanya alva.
"Dia sudah nikah dan tinggal di medan"jawab rey.
"Kamu tidak ingin mengunjungi nya?"tanya alva.
"Mungkin natal"jawab rey.
__ADS_1