BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
TALAK DARI ABRA


__ADS_3

"Ayo sayang kita bersiap pulang"ucap alva.salsa menggelengkan kepalanya.


"Ini bukan urusan kita,ini urusan keluarga mereka ga ada hubunganya dengan kita,aku ga mau anak kita kenapa²"ucap alva,salsa pun menurut mengikuti alva dan membereskan barang²nya.


Denis memutar video cctv di ruang kerja nilam video yang jelas gambar dan suaranya.


"kamu tidak perlu khawatir aku akan menjaga anak² dan juga abra.daripada Abra menikah dengan yang lain bukankah lebih baik Abra menikah dengan ku, aku sangat menyayangi anak² dan kamu tau itu,aku tidak mempunyai anak dari Alva Alea dan zian aku merasakan menjadi ibu.apa kamu mengijinkan Nilam?aku meminta Abra meminta anak² untuk melewati masa tua ku,aku kesepian kamu tau itu."ucap Inggrid.


"bagaimana dengan perasaan mas Abra nanti?"tanya nilam lirih,ia tidak percaya sahabatnya sendiri meminta suaminya.


"kamu bisa mendekatkan kami secara perlahan,agar suatu hari dia bisa menerima ku mintalah dia untuk menikahiku,maafkan aku Nilam aku mencintai suami mu"ucap Inggrid.


Tes airmata bunda nilam tak terbendung.


"aku tau penyakitmu sudah menggerogoti mu maka dari itu aku mengatakan ini,"ujarnya tanpa merasa bersalah.


"apa itu artinya kamu tidak mengharapkan aku sembuh?"tanya Nilam lirih.


"aku menginginkan mu sembuh tapi kamu sendiri mendengar pernyataan dokter bukan?"ujar Inggrid terus menekan Nilam.


"aku akan pikirkan Inggrid"ucap Nilam.


"kenapa?apa kamu menginginkan Abra dan anak² di urus orang yang tidak kamu kenal Nilam?kamu tau bagaimana ibu tiri?kamu tidak percaya padaku,aku menyayangi mereka seperti anak ku sendiri. anak² masih membutuhkan figur seorang ibu Nilam"ujar Inggrid.


"akan aku usahakan kalian saling dekat Inggrid"ucap Nilam dengan meneteskan airmatanya.


Lalu terlihat nilam menangis dengan memegang kepalanya dia meringkuk di sofa ruang kerja di butik itu.


Abra mengepalkan tangannya keras air matanya menetes.alea terduduk di lantai kakinya lemas menangis dia tidak sanggup untuk berdiri


sinta menggelengkan kepalanya tidak pernah terpikirkan sahabatnya akan berpikiran seperti ini.


"Apa salahnya?apa salahnya dari pada alea dan Alva mendapatkan ibu tiri yang belum tentu menyayangi nya.bukankah aku lebih baik memintanya ke nilam aku menyayangi mereka."Inggrid membela diri.


"Cukup Inggrid"suara abra menggelar.


-Video ke dua pun di putar.


"Aku akan membayarmu kamu jangan khawatir hanya menambahkan dosis ke infusnya atau kamu tambah pil saat dia minum obat kamu membutuhkan uang bukan?kalo sekaligus mungkin akan mencurigakan. Tapi kalo perlahan tambah dosisnya dia tidak akan tau"ucap Inggrid saat meminta suster rini untuk membantunya.dan suster rini mengangguk.


"Ini cek untukmu kalo sudah selesai aku akan membayarmu lagi"

__ADS_1


"Tidak..tidak ini bukan aku dia memfitnahku"ucap Inggrid tanganya langsung di pegang oleh rey dan antonio.kevin masih berdiri di ambang pintu.


"Itu bukan aku dia memfitnah ku karena tidak menyukai ku"ucap inggrid


"Lepas..lepas ku bilang"dia berontak berusaha melepaskan diri dari rey dan Antonio.


"Aku ga nyangka kamu melakukan ini inggrid,apa salah istriku?bahkan dia sedang sakit tapi kamu tetap mendzolimi nya"ucap abra sesak mengetahui kenyataan secara langsung walaupun semalam alva sudah mengatakan nya.


"Kamu tega sama sahabatmu sendiri ing, aku ga nyangka sebagai sahabat harusnya kamu terus memberikan semangat untuk sahabatmu"ucap sinta.


"Anda keterlaluan aku membencimu"ucap abi.


-Video ke tiga.


Saat Inggrid menjenguk Nilam dan abra keluar untuk mencari makan video dari cctv yang di pasang dito di kamar rumah sakit.


"Nilam kamu tidak mengingkari janjimu kan?aku takut nanti abra jatuh ke perempuan lain,lebih baik kamu katakan secepatnya agar dia mengetahui permintaan terakhir mu"ucap Inggrid.


"Kenapa?kenapa kamu mengatakan itu apakah kamu sedikitpun tidak pernah berharap aku sembuh.setiap kamu datang kesini selalu mengingatkan ku tentang ini,aku tertekan Inggrid,kepalaku sakit memikirkan ini,aku berharap agar suamiku menemaniku sebelum meninggal tapi kamu selalu meminta ku agar membantumu dekat dengan mas abra,kenapa kamu tidak membiarkan ku hidup tenang di saat aku sedang sekarat seperti ini"ucap nilam.


Alea menangis meraung suaranya menyayat.


Foto chat dengan suster rini yang mengucapkan terima kasih sudah mempercepat meninggalnya nilam dan memberikan bonus ke rini.


"Kamu bener² keterlaluan inggrid!"ucap abra


"Kamu membunuh istriku dan aku selama ini menikahi pembunuh istriku kamu iblis inggrid"ucapnya lagi


"Tidak itu fitnah suster itu memfitnah ku"sanggahnya lagi yang masih memberontak


"Lepas..lepas kan aku brengsek"Inggrid terus berteriak.


"Aku tidak menyangka kamu melakukan ini Inggrid"ucap sinta tersedu.


"Tidak sinta kita bersahabat aku tidak melakukan itu"ucapnya terus memberontak.


"Inggrid rahayu santoso binti Sanusi santoso saya jatuhkan talak atasmu mulai detik ini aku lepaskan tanggung jawab ku sebagai suami dan saya bebaskan kamu sebagai istri" ucap abra dengan tegas.


"Tidak..jangan..jangan mas ga aku tidak mau,aku tidak mau"teriaknya.


Alva pun keluar saat kata talak sudah keluar dari mulut abra ini yang dia mau.

__ADS_1


"bawa dia"ucap Alva,kursi roda dari bodyguard di luar datang untuk membawa Inggrid yang tak berdaya efek bius yang Rey berikan.


"Antonio beri dia hukuman sebelum matanya tertutup untuk selamanya buat dia menyesal akan perbuatannya" ucapnya


"sesuai perintah anda bos"ucap Antonio.


"jangan lakukan apapun nak"ucap satria.


"jangan melawan hukum,serahkan dia ke polisi"ucap Abi.


Alva tersenyum sinis "polisi?anda tau salah satu laki² yang ada di video itu seorang polisi,anda tau pak Abra harga diri anda sebagai suami sebagai pembisnis hilang di mata polisi karena istri anda menjajakan tubuhnya pada mereka,polisi itu dengan bangga meniduri istri dari seorang pengusaha kaya bernama Abraham pratama"ucap alva.


"setelah polisi menangkap dan memenjarakan nya,nama mereka akan ikut terbawa masalah,sehingga mereka akan menutup kasus ini begitu saja agar tidak terlibat.dan ****** itu akan membuka suara bahwa mereka pernah tidur bersama menghabiskan malam lalu kedudukan mereka akan terancam.itu yang anda mau mereka menutup kasus ini pak abimana?"ucap Alva.


"yah Dia orang baik jadi anda masih membelanya bukan?bahkan sangat baik,aku yang salah karena menumbuhkan perasaan benci dan dendam sampai hati aku keras itu memang benar,jangan percaya dengan orang tidak waras itu pesan ku"ucap alva zian dan abi merasa tertohok oleh ucapan alva.


"ayo sayang kita pulang,kita ga ada urusan disini "Alva mengelus perut salsa.


"hai twins,maafkan Daddy kalian harus mendengar drama ini"ucapnya. dia benar² tidak peduli dengan keluarganya dia sudah merasakan sakit selama 7tahun lebih.sekarang biar mereka merasakannya.


Alva membawa salsa keluar dari kamar itu dia akan segera pulang.


Abi memeluk ayahnya mereka menangis berpelukan sedangkan alea menangis meraung di pelukan zian.sintapun sama menangis di pelukan satria dia tidak menyangka sahabatnya melakukan itu.


Bowo menatap sendu ke bosnya.kevin dan denis merapikan barang² Alva mereka akan menyusul bos nya untuk pulang.


"Ayah benar² suami yang tidak berguna, ayah bukan ayah baik untuk kalian,apa yang harus ayah katakan pada bunda kalian"ucap abra.


"Ayaaahh"alea merangkak mendekati ayahnya dia menangis memeluk abra.


"Gara² ayah kalian kehilangan bunda kalian,gara² ayah kalian kehilangan saudara kalian.ini semua karena ayah"ucap abra yang masih menangis.


"Jangan menangis sayang tolong kuatkan aku"ucap alva saat ini mereka berada di lift


Salsa membalikan badanya dan memeluk Alva yang sudah menghapus air matanya,tapi terlihat bulu mata yang basah.


"Kamu juga menangis"ucap salsa menghapus air mata alva.


"tujuh tahun aku menahannya sayang,enam tahun aku di bayangi rumah sakit jiwa aku menyibukan diri dengan bekerja agar aku tetap waras"ucap alva..


"Sekarang semuanya telah selesai bisakah kamu baikan dengan mereka?"tanya salsa

__ADS_1


"Itu tidak mungkin"jawab alva melepaskan pelukannya.


__ADS_2