BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
KEHANGATAN


__ADS_3

"pak hakim tolong bikin kan teh hijau hangat pakai madunya satu sendok teh aja buat ayah"ucap alva.pak hakim menganggukkan kepalanya.


Abra mendengar itu pun terharu sungguh ini seperti mimpi anaknya kembali dan memanggilnya ayah.


Abra mengambil baby boy dan memangkunya.


"Hei Boy apa kabar kenapa tidur terus lihat Daddy sudah pulang"ucap abra.


"hei Opa lindu ini semalam opa ga bisa tidul pengen kesini, hem bangun dong cucu opa"ucap abra menciumi cucunya itu.


"ek.."suara baby boy saat menggeliat karena terganggu tidurnya karena terus di ciumi opanya.


"Nah bangun dong anak ganteng"ucap abra.


"Oek..."suara baby girl pun ikut menyahut saat baby boy bersuara 'mungkin mereka janjian'.


"Eh cucu cantik opa bangun keganggu ya,apa mau ikut main sama abang"ucap abra sambil menggendong baby boy.


Alva yang mendengar hanya menggelengkan kepalanya.


"Setiap hari sebelum berangkat kerja dan pulang kerja ayah akan kesini"ucap salsa dia menemani Alva dan kail untuk sarapan.alva mengangguk dia tau keadaan di rumah ini karena Nathan selalu memberikan kabar.


Setelah selesai sarapan alva menghampiri anak²nya juga abra.alva menggendong baby girl.


"Anak daddy kenapa bangun mau di gendong juga ya hem?iri ya Abang heh"tanya alva


"Daddy kail ingin menggendongnya"pinta kail.


"duduk di sofa"ucap Alva kail menurut diapun duduk di sofa.alva membenarkan kaki kail dan dia meletakkan baby boy ke pangkuan kail alva membimbing tangan kail untuk memegangi putranya.


"tangannya disini"kail mengikuti apa yang di perintahkan alva.


kail sesekali mencium kening baby boy.


"he is really handsome and adorable dad"ucap kail.tanganya mengusap pipi halus adik laki²nya.


"you too because you are also my son"ucap Alva mengusap kepala kail dia duduk di samping kail memperhatikan bayi kecilnya.


Abra tersenyum melihat pemandangan itu,dia terharu dan bahagia melihat anak² nya sudah berkeluarga dan bahagia.


"Daddy kenapa bibirnya bergerak terus apa dia lapar"tanya kail.


"mungkin dia sedang bermimpi"jawab Alva asal.


"apa dia sedang bermimpi makan"tanya kail.


"maybe"jawab Alva.


"Daddy siapa nama baby boy ini?"tanya kail,salsa pun datang dan duduk di samping kail.


"Zaidan sky Hernandez"jawab Alva.


"mirip seperti kail kan dadd?Mikhail Aidan filbert Hernandez"ucap kail senang namanya sama dengan adiknya.alva mengangguk.


"nak kenapa tidak memakai nama keluarga kita"tanya Abra dia keberatan dengan nama Hernandez.


"karena itu namaku yah"ucap alva.


"tapi kamu anak ayah"ucap Abra lirih.


"aku tetap anak ayah,tapi namaku bukan Aryadhika alvan Pratama lagi tapi namaku Alvarez darren Hernandez "ucap alva.


"tapi nak"Abra masih keberatan dengan nama baru Alva.


"Aryadhika sudah mati entahlah atau dia di rumah sakit jiwa,aku memulai hidup baruku menjadi Alvarez dari nama ini aku lupa akan rasanya sakit hati dan kecewa,nama ini melahirkan ku kembali nama ini membantuku melupakan rasa kecewa dan sakit yah,dan aset² ku juga atas nama ini salah satunya"ucap Alva.


walaupun kecewa Abra tetap harus menerimanya.


"Apa kamu juga sudah menyiapkan nama untuk baby girl"tanya abra.


"Udah"jawab alva.


"Siapa"tanya salsa yang duduk di sebelah kail sambil menoel² hidung putranya.


" jihan aurora Hernandez"ucap alva.


" nak.."ayah abra ingin protes.


"semua Aset dan Saham ku atas nama itu"ucap alva.dia tidak tega melihat wajah ayahnya alva pun menyematkan nama Pratama untuk ke dua anaknya.


"Zaidan sky Pratama Hernandez dan Jihan Aurora Pratama Hernandez sudah?"tanya Alva.

__ADS_1


dengan pasrah Abra mengangguk.


"Jadi kita memanggilnya apa"tanya salsa.


"Sky dan jihan"ucap alva.


"Kenapa ga zaidan dan jihan itu lebih mirip"ucap abra.


"Biar beda yah ga selalu anak kembar harus mempunyai nama yang mirip bukan"ucap alva.


"Daddy jadi kita memanggilnya sky dan Jihan"tanya kail Alva mengangguk.


"capek ya? sini gantian sama mommy"ucap salsa melihat kail mengerakkan tangannya yang mulai pegal.


salsa pun mengambil sky dari pangkuan kail.


"dia berat mommy"ucap kail.dia meringsut ke pangkuan Alva.


"ya dia gembul lihat pipinya seperti bakpau"ucap salsa.


"Daddy apa kail waktu bayi seperti sky tidur terus"tanya kail.


Alva mengangguk"saat kamu masih bayi,pipimu dan bibirmu merah dan gembul dan sepanjang hari kamu akan tidur,"jawab Alva


"daddy akan menciumi pipi gembul ini setiap hari saat pulang kerja dan saat berangkat kerja"ucapnya lagi sambil menciumi pipi kail berkali².


"Daddy geli stop hentikan daddy"kail tergelak.


"Daddy tidak akan berhenti"ucap alva terus menciumi kail.


"Daddy stop geli Daddy...mommy help me"ucap kail.


"mommy tidak bisa membantumu karena ada sky di pangkuan mommy"ucap alva


"mommy...


"Daddy stop kasian kail..."ucap salsa Alva pun menghentikan aksinya kail meringsut turun ke salsa.


kail menjulurkan lidahnya.


"awas ya nanti"ucap Alva.


Abra senang melihat kebersamaan Alva dan anak istrinya.


dari dulu dia tidak ingin bekerja,kerjaan dia dulu hanya main² di jalanan,sekolah pun sering bolos tidak bisa di harapkan karena dia tidak tertarik dengan bisnis tapi lihat sekarang bahkan bisnisnya dimana² dan dia berhasil mendidik putranya di tengah gangguan mental yang di derita putranya sudah dewasa dan bertanggung jawab.


"ayah ga ke kantor?"tanya alva menyadarkan lamunan Abra.


"ya mungkin agak siangan,ayah masih kangen sama anak ayah"jawab Abra tersenyum.


"aku ga akan kemana² yah"jawab Alva


"ayah bisa datang kesini kapanpun ayah mau,atau ayah akan menginap disini pun ga masalah"ucap Alva


"ya ayah ga akan mikir dua kali,ayah akan menginap malam ini disini"ucap Abra.


Alva mengangguk "biar nanti kamar ayah di bereskan"ucap Alva,dia memanggil pak hakim dan meminta orang membereskan kamar untuk ayahnya.


"Minggu depan aku akan membantu ayah di kantor,urusanku untuk perusahaan luar negeri sudah selesai hanya meeting² aja aku masih bisa meng-handle nya,aku ingin menghabiskan waktu dengan twins dulu"ucap alva membuat abra tersenyum.


Abra sendiri sudah ingin pensiun sebentar lagi alea juga akan melahirkan.


Dia ingin menikmati masa tuanya dengan cucu²nya.


Twins sudah kembali di tidurkan di ranjangnya.Salsa duduk di samping Alva dia memainkan jari² kekar tangan alva dan kail yang tidur di pangkuan Alva.


"aku pindahkan kail dulu sayang"ucap Alva dia menggotong kail dan menidurkannya di samping sky ranjang itu cukup besar,Rey memilih ranjang yang cukup besar karena kail tidak pernah jauh dari twins.


"apa ayah boleh bertanya?"tanya abra ragu.


Alva mengangguk.


"apa yang sudah kamu lakukan pada inggrid?"tanya Abra.


"kenapa?ayah merindukannya"tanya alva.abra menggelengkan kepalanya.


"seperti yang dikatakan polisi dia od kan"ucap Alva.


"tapi kamu mengatakan.....


"ya dia disini"jawab Alva.

__ADS_1


"dimana kenapa aku tidak melihatnya"tanya salsa


"ada di tempat kita"ucap Alva.


"lalu"tanya Abra penasaran.


" kita yang membuatnya od"jawab Alva salsa menghentikan gerakan jarinya yang bermain² di tangan alva.


"bukan kita sih tapi dia sendiri yang melakukannya,kita hanya membuatnya ketergantungan dengan obat itu,dan setelah itu kita serahkan obatnya sekalian botolnya dan dia memakai semuanya lalu kami lepaskan dan braak"Alva tersenyum.


"kenapa kamu melakukan itu nak"ucap Abra.


"agar dia merasakan bagaimana bunda ku di suntik setiap hari, walaupun bunda di suntik di infus itu sama saja menurut ku"jawab alva.


"kita bisa melaporkannya ke polisi"ucap Abra.


"aku sudah bilang,polisi tidak akan bertindak salah satu atasan mereka juga sering menikmati tubuh wanita itu,karena dia penasaran dan berbangga bagaimana rasanya memakai seorang wanita istri dari seorang pengusaha terkenal"ucap Alva


"lagian kalo sampai dia di penjara dia akan buka mulut,jika polisi itu tidak mau membantunya,dan polisi itu akan kehilangan pekerjaan nya dia tidak akan membiarkan perempuan itu di penjara"ucap Alva lagi


"jadi kamu membiarkan polisi itu dengan kelakuan dan scandalnya?"ucap Abra.


alva menggelengkan kepalanya..


"dia udah di pecat,kami mengirimkan bukti ke atasan dia,dan setelah wanita itu meninggal dia di pecat"ucap Alva.


"apa kamu tidak menyesal nak?"tanya Abra.


"tidak"jawab Alva tegas.


"apa kamu tidak takut?"tanya Abra lagi.


"tidak,karena dia sudah menghancurkan hidupku"ucap Alva salsa mengelus pundak suaminya.


Abra terdiam


"aku pikir ayah merindukannya"ucap alva.


"Dan untuk hartanya di ambil oleh putri dari suaminya"ucapnya lagi.


"untuk perusahaan gemilang ayah tidak menginginkan itu nak"ucap Abra.


"itu kompensasi yah"jawab Abra.


"tidak! kamu anak ayah seorang ayah tidak akan meminta kompensasi pada anaknya"ucap Abra.


"aku udah nyerahin itu untuk ayah jadi terima saja"ucap Alva


"ayah tidak mau,ayah hanya mau anak ayah,ayah tidak butuh itu"ucap Abra.


"anggap saja hadiah dari ku buat ayah"ucap alva.


"ayah makan siang disini ya"ucap salsa.dia mengalihkan pembicaraan dia takut Alva akan berkata tajam dan menyakiti ayahnya kembali.


"ya rasanya ayah malas untuk ke kantor"ucap Abra,salsa paham ayah mertuanya masih merindukan putranya.


"libur aja dulu yah untuk hari ini"ucap salsa.


"rasanya iya ayah akan libur hari ini"ucap Abra.


"aku akan minta chef untuk menyiapkan makan siang"ucap salsa dia bangun dari duduknya meninggalkan alva dan Abra.


Alva sendiri sedang membuka laptopnya.


setelah beberapa saat tersambung dengan orang² di sebrang sana.


Dia juga sudah memberikan pesan pada Kevin untuk datang.setelah beberapa saat mereka terhubung dalam zoom.sky pun terbangun karena suara Kevin dan alva,Abra dengan sigap mengangkat sky dia menggendongnya dan membawanya ke sofa.


"berisik ya"ucap Abra.


Alva dan Kevin pun memilih melanjutkan meeting di ruang kerja.setelah meminta untuk di masakan makan siang salsa pun kembali ke sofa Dan melihat putranya sedang bersama abra.salsa yang setiap malam begadang akhirnya tertidur pulas Abra tidak berniat untuk membangunkan menantunya.


Abra merebahkan tubuhnya seketika matanya ikut terpejam di sofa sedangkan baby sky berada di lengannya tanganya bergerak².


Setelah satu jam meeting selesai Alva keluar dari ruang kerjanya bersama Kevin dia berjalan menuju sofa,dan melihat ke arah baby sky menggerakkan tangannya di samping abra


Dia pun mengambil baby sky dari lengan abra yang sedang tertidur pulas.


"sky pengen main ya tapi opanya tidur ya hem main sama daddy aja"ucap alva.


'tring...

__ADS_1


Hp Abra berbunyi tertera nama Abang di layar hp nya seketika Alva menonaktifkan hp tersebut senyum smirk terlihat di wajahnya dia lalu meninggalkan salsa dan Abra yang tertidur pulas


__ADS_2