BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
SALSA DAN ABRA


__ADS_3

"what happened"ucap seseorang alva dan Jack pun menoleh.


"Oh my god,disini juga?"tanya jack seorang pria dengan kaos polo warna maroon dan celana pendek warna hitam menghampiri mereka.


suasana resto makin siang makin ramai,Abraham dan keluarganya sudah pergi Abra juga ingin segera menemui seseorang sedangkan Zian kembali ke kamar hotel untuk belah duren


Alva menyeruput minumannya,dia mendengarkan ide dan rencana di bisnisnya juga untuk malam pesta yang di bicarakan pria dengan wajah oriental itu yang tak lain adalah Kim Baekhyun.


"Kita akan mengadakan acaranya dua hari lagi jadi aku harus berada disini sebelum hari pesta"ucap kim dengan logat Koreanya.


Mereka di wajibkan belajar beberapa bahasa karena perusahaan mereka di berbagai negara.


"lebih cepat lebih baik"ucap alva


Dia menceritakan rencana nya pada Jack dan Kim mereka saling pandang dengan rencana Alva,Kevin yang sedari tadi diam pun menatap wajah Alva "apa kamu serius"tanya Kim.alva mengangguk.


*Di mobil.


"Bang axel"panggil salsa.


"Iya mba salsa"ucap axel.


"Aku mau tanya,tapi jangan tersinggung"ucap salsa membuat axel mengerutkan keningnya.


Namun dia mengangguk.


"Apa pekerjaan kalian"tanya salsa.


"Maksud mba salsa?"tanya axel


"Maksud ku apa pekerjaan kalian kenapa kalian memanggil alva bos padahal dia hanya pengangguran"ucap salsa.


Axel tersenyum "suatu saat mba salsa akan tau"jawab axel.


"Itu bukan jawaban bang,itu sama aja aku tau sendiri suatu saat nanti"ucap salsa.


"Ya memang nanti juga mba salsa akan tau sendiri ga akan lama lagi"ucap axel.


"Lalu tentang perempuan ja-lang tadi.."salsa ragu untuk bertanya.


"Ah itu anda tau mba salsa hubungan keluarga Alvarez?dia hanya membuat citra buruk untuk dirinya agar keluarganya membencinya,karena setau mereka alva adalah anak baik betul mba salsa? minum yah wajarlah minum,tapi kalo tentang ****** itu hanya untuk membuat citra dirinya agar di pandang buruk itu aja sih"ucap axel berbohong tidak mungkin membuka tabiat bosnya salsa mengangguk paham.


*SN group.


"Bowo jadwalkan aku bertemu dengan salsa segera"pinta abra.setelah sarapan tadi Abi mengatakan kejadian di kamar hotel Alva, dan Zian juga mengatakan bahwa Alva dan salsa karyawan di kantornya tinggal bersama membuat Abra semakin takut apalagi jika sampai salsa hamil.


"Baik pak bos segera"ucap bowo.


Tok..tok..tok


ceklek..

__ADS_1


setelah suara abra mempersilahkan masuk.


"Maaf pak ini undangan dari delta persemian pusat sekaligus pembukaan rumah sakit gratis"gilang meletakkan undangan di meja abra.


Abra membuka undangan tersebut


"Aku penasaran dengan delta,acara ini tidak boleh di lewatkan.satu undangan tiga orang?"abra mengernyitkan keningnya.


"Menurut yang mengantar,di kantor mereka biasanya tamu akan datang dengan pasangan dan asisten mereka, atau jika belum menikah akan datang dengan sekertaris dan Aspri"ucap gilang.


"Mereka sungguh memikirkannya sejauh itu pak bos,ini juga menjadi ajang pertemuan bisnis muda yang berbakat, banyak saingan dan kadang musuh dalam selimut yang bisa saja menjebak para bos,dengan adanya pasangan dan asisten itu bisa mengurangi kesalahan kecil atau antisipasi kejadian yang merugikan kita dan mereka"ucap bowo.


"Ya kamu benar bowo mereka sangat pintar mengantisipasi masalah"ucap abra.


"Bowo kamu dampingi saya menghadiri acara tersebut"ucap abra.


"Baik pak bos"ucap bowo.


**


Setelah mengantarkan salsa axel pulang ke rumah.


Sedangkan salsa dia sedang membereskan baju²nya.tring....hp salsa berbunyi terlihat no baru dia pun malas untuk mengangkatnya.karena sebagian jika ada no baru itu mereka sedang iseng atau dari pihak asuransi yang sedang menawarkan program nya.namun beberapa saat kemudian ada notifikasi dari no tersebut.


"Siang mba salsa ini saya bowo asisten pak Abraham,pak Abraham meminta waktu anda sebentar bisakah kita bertemu di restoran xx?


"ada apa ya kira²?apa karena pengeluaran yang di lakukan Alva kebanyakan?tapi aku tidak minta apapun,Alva yang membelikanya.ah datang aja lah apa kasih tau Alva ya?ga usah deh,aku mau tau dulu pak Abra ngomong apa,gugup juga aku mau ketemu bos besar"gumamnya


**


Saat ini salsa berada di restoran xx..


Bowo membawa salsa ke ruang vip terlihat abra yang sudah menunggu kedatangannya sedang meminum minumannya.


Salsa duduk di sebrang Abra,Bowo memesankan minuman untuk salsa Abra masih diam hingga seorang waiters datang membawa minuman untuk salsa.


Jantung salsa berdegup kencang menunggu apa yang akan di katakan oleh pria di depanya.


salsa menaut²kan tanganya.


"silahkan di minum salsa"ucap Abra.


salsa mengangguk"terima kasih"dia pun meminum minumannya dia gugup melihat Abra dan Bowo yang memperhatikannya.


Salsa meletakkan gelasnya di meja dan menarik nafas dalam.hingga suara Abra terdengar di telinganya.


"salsa ada yang ingin saya tanyakan"tanya Abra yang masih menatap salsa.


Salsa mengangguk dia sudah was² menunggu apa yang akan di tanyakan Abra.


"saya ingin menanyakan hubungan mu dengan Alva"ujar Abra.

__ADS_1


"maaf saya tidak ada hubungan dengan Alva"ucapnya pasti.karena memang mereka tidak ada hubungan.hubungan mereka sebatas simbiosis mutualisme.


Abra dan Bowo mengerutkan keningnya mendengar jawaban salsa.


"tapi kalian sangat dekat dan kalian tidur satu kamar di hotel,abi mengatakan itu"ucap Abra lagi


"ya,saya tinggal bersama Alva di apartemen juga,tapi kami tidak ada hubungan apapun"ujarnya.


"begini salsa,Alea sudah menikah dan alva sudah cukup dewasa untuk berumah tangga"ucap ayah abra,dan salsa mulai memahami arah bicara Abra.


"saya sudah tau semua tentang kamu maaf sebelumnya karena saya harus memastikan orang² yang dekat dengan keluarga saya.


apakah kamu tidak ingin menikah,saya merestui kalo putra saya memilihmu"ujarnya lagi.


"maaf sebelumnya pak Abraham jangan terlalu berharap dengan hubungan kami,karena kami tidak akan menikah,walaupun saya menginginkan pernikahan sekalipun"ucapnya tegas


"kenapa"tanya Abra terkejut namun penasaran.


"karena Alva tidak ingin menikah dan tidak ingin mempunyai anak"jelasnya jawaban salsa membuat abra dan bowo tercengang.


"apa maksudmu"tanya ayah Abra dia ingin tau alasan apa dan kenapa Alva tidak mau menikah.


"anda pasti tau sebabnya pak Abraham, pertama Alva tidak ingin menikah selama dia masih mengalami gangguan mental yang di deritanya,dua,jika menikah dan mempunyai anak,pikirnya dia tidak mau membebani anak dan istrinya karena mempunyai suami dan ayah yang mengalami gangguan mental,dia khawatir saat di tengah perjalanan pernikahan dan rumah tangga lalu tiba² dia menjadi pasien RSJ dia tidak mau anak dan istrinya malu dan di bully.makanya Alva tidak mau menikah itu yang dia takutkan"jelas salsa


Ayah Abra mengusap wajahnya kasar.


"tapi kalian tinggal bersama tidak mungkin kalo ga ada ikatan pernikahan"ucap ayah Abra frustasi.


"saya ingin membantunya melewati ini pak Abraham"ucap salsa


"Bagaimana caranya?bahkan kalian sudah...."pertanyaan ayah Abra menggantung melihat jawaban salsa menganggukan kepalanya.


"ya Tuhan..."ayah Abra menghela nafas kasar.


"saat itu Alva dalam pengaruh alkohol"ucap salsa terpaksa berbohong.


"dan hingga sekarang kalian melakukan nya sudah berkali²"ujar Abra dia benar² tidak habis pikir.


"apa kamu tidak takut dan tidak menyesal kamu di rusak oleh anak saya bagaimana kalo kamu hamil"ucap ayah Abra menggebu.


"saya akan membelikan mu apartemen di lantai yang sama.."ucapan Abra terpotong mendengar pengakuan salsa


"maaf pak Abraham saya minta kamar yang berbeda saja tidak di ijinkan"ucap salsa


"jadi kalian tidur bersama di kamarnya"tanya ayah Abra makin di buat frustasi.Salsa mengangguk.


"bisakah kalian menikah siri"tanya ayah Abra.


"maaf Alva tidak menginginkan pernikahan sebelum dokter mengatakan dia sembuh"ucap salsa lirih.


"lalu Apa yang alva janjikan?kenapa kamu mau tinggal bersamanya?" Tanya abra.

__ADS_1


"Tidak ada perjanjian hanya saja alva mengatakan jika saya sudah bosan dengan nya,aku boleh pergi meninggalkan dia"ucap salsa membuat abra tercengang.


__ADS_2