
**dua kali di tolak guys padahal ga terlalu panas,malah ada yang lebih panas dari ini hihihi tapi gapapa buat pembelajaran maklum amatiran semoga suka dengan ceritanya ya terima kasih**ini harusnya eps 31
...----------------...
Kail kini sudah tertidur alva pun bangun dan turun dari ranjang secara perlahan.
Alva keluar menghampiri salsa yang sedang nonton film bergenre action romantis.alva menghempaskan tubuhnya bersisian dengan salsa,setelah meletakkan minuman di meja yang ia ambil tadi,alva bersandar di sofa matanya melihat ke layar tv di depannya,sedangkan salsa duduk dengan kaki bersila dengan bantal di pangkuannya.suasana ruangan temaram hanya cahaya dari tv besar itu dan dari pantulan lampu ruang makan.
Saat adegan penyelamatan yang berakhir ciuman alva mengelus punggung salsa,membuat salsa memejamkan matanya.
Alva tiba² menarik tubuh salsa dan menciumnya posisi mereka sangat dekat jantung salsa berdegup kencang mengingat posisi mereka sangat dekat.
Salsa melepaskan ciumanya.merasa ada penolakan alva menegakkan duduknya dia meringsut menjauhi salsa. "sorry"ucapnya dengan wajah bersalah nya.salsa hanya diam dia tadi merasakan ada sesuatu yang mengganjal di balik celana alva
"aku akan membantunya"ucap salsa lalu dia mencium Alva adegan itu berlanjut di ruang tengah.
*(lanjutannya pikir sendiri guys)*
"ayo kita gantian babe"salsa menggelengkan kepalanya namun terlambat Alva sudah menyerangnya.
Alva membawa salsa masuk ke kamar yang salsa tempati.tatapan salsa menginginkan sesuatu Alva pun mengabulkan dengan senang hati.
Namun ada yang salah beberapa kali mencoba baru masuk,Alva terkejut mendapati salsa masih ting².salsa meremas sprei menahan perih.
"Alva"..
"you are still .... babe"ucap Alva tak percaya padahal salsa seorang janda.
"yes you are lucky"ucap salsa tersenyum
Alva pun semakin semangat
"oke pelan²"ucapnya
rasanya berbeda dengan yang Rey pesan.
"buka matamu sa lihat aku"ucap Alva.
__ADS_1
satu jam sudah mereka melakukannya
alva merebahkan tubuhnya di samping salsa dan mengecup keningnya.
"makasih sa"ucapnya menarik salsa dalam pelukannya.
"how could that be?" Tanya alva.
"Dia ga mau menyentuh ku karena sudah berjanji pada pacarnya.dia juga bilang tidak tertarik dengan tubuhku"ucap salsa.
"Stupid"ucap alva.dia beruntung mendapatkan salsa sebagai orang pertama
Mereka mengobrol hingga salsa mendengar nafas halus Alva dia memandangi wajah alva.dia tidak menyangka alva yang mendapatkannya.bahkan sampai menikah pun hatinya masih ada alva cinta pertamanya entah dia harus senang atau sedih mereka melakukannya tanpa ada ikatan.
perlahan matanya ikut terpejam membawanya ke alam mimpi.
Sepi suasana malam di apartemen itu, tidak ada suara tetangga seperti di kostAnya yang setiap malam berisik oleh tetangga kamar sebelah yang pada ngerumpi.
"jangan... jangan menangis,jangan sedih lagi Bun"alam bawah sadar dia selalu terngiang tangisan bundanya dan wajah sedih yang sering dia lihat di cctv kamar rumah sakit yang di pasang Dito dan teman²nya.
Alva mengigau dengan tubuh yang gelisah bergerak hingga membangunkan salsa.
"sut..sut dia mengusap keringat di kening Alva dia mencoba menenangkan,dia juga mengelus rambut kepala Alva membuat Alva perlahan tenang hingga pagi menjelang salsa tidur dengan memeluk Alva.
Terdengar suara kail memanggil daddynya salsa pun meringsut turun dari ranjang dia memakai baju dan mencuci muka setelah membersihkan diri dia keluar kamar terlihat kail duduk di sofa dengan tv yang menyala.
"Morning kail"sapa salsa.
"Morning aunty,apa aunty melihat daddy"tanya kail.membuat salsa bingung harus menjawab apa,pasalnya alva ada di kamarnya.
"Ah apa kamu sudah sarapan"tanya salsa mengalihkan pertanyaan kail.
"Aku akan membuatkan mu sarapan"ucap salsa berjalan ke arah dapur.
Salsa membuat roti panggang dan susu untuk kail dan kopi untuk dirinya juga alva.
"Sebentar aku panggilkan daddy mu untuk sarapan bersama kamu tetap disini"ucap salsa.
__ADS_1
kail duduk di meja makan sedangkan salsa menuju kamarnya untuk membangunkan alva.
"alva ayo bangun sudah di tunggu kail di meja makan"salsa mengusap pipi Alva.
lenguhan terdengar dari mulut Alva.
"sa"suara serak khas bangun tidur terdengar seksi di telinga salsa 'ternyata mau tidur ataupun bangun dia tetap tampan' gumam salsa.
"ayo bangun kail sudah menunggu kita untuk sarapan"Alva meringsut dia menyandarkan tubuhnya di headboard.
Alva tersenyum mengingat semalam.
"kenapa senyum² ayo cepat di tungguin anaknya di meja makan"ucap salsa tau apa yang di pikirkan Alva dia tidak mau membahas tentang semalam.
setelah membersihkan diri kini mereka bertiga sarapan bersama.
Sesuai janji alva mengajak kail dan salsa untuk berenang di area apartemen salsa menyiapkan keperluan keduanya.
Salsa menikmati pemandangan tersebut sebutan hot daddy pantas tersemat untuk alva dia begitu telaten mengurus kail.
Mereka menghabiskan waktu bersama,sesekali salsa memberikan minum untuk kail juga alva.dia juga menyiapkan pakaian untuk kail pemandangan itu seperti sebuah keluarga Rey Kevin dan Axel melihat dari jauh.
"lihat dua hari salsa tinggal dengan bos,dia tidak pergi ke club' selalu makan makanan rumah bahkan dia begitu telaten mengurus kail terlihat seperti seorang istri,seorang ibu mereka terlihat harmonis"ucap Rey panjang lebar.axel mengangguk membenarkan ucapan Rey.
"semoga saja tulus dan bukan karena mereka baru ataupun ada tujuan yang lain dan semoga saja untuk seterusnya akan seperti itu"ucap Kevin menghisap rokoknya sambil matanya melihat hp nya.
"bang kamu lihat dia sangat tulus"ucap Rey membela salsa.
"semoga saja"ucap Kevin.
"jangan bilang kamu cemburu bang"ucap Rey Kevin tak menjawab.
"tutup mulut mu Rey"ucap Kevin
Rey suka sekali menggoda Kevin padahal umurnya lebih muda bahkan seumuran dengan Alva.
Bahkan Shawn dan Axel mengatakan Rey paling berani dengan Kevin.
__ADS_1
Sedangkan Shawn,Axel,Seno dan yang lain saat Kevin marah hanya dengan tatapannya saja sudah membuatnya takut,tapi Rey masih bisa senyum² bahkan masih cekikikan padahal Rey yang termuda 'sungguh besar nyalinya',
'rey mempunyai banyak nyawa' sebutan untuknya.