BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
KEDATANGAN PAPA ADI


__ADS_3

Kevin memeluk erat alva.


"ini ga akan terulang lagi aku akan mengingat ini"ucap kevin.


"Sudah?"tanya alva.


"Terima kasih"ucap kevin melerai pelukanya.


"Sudahlah jangan menangis malu sama otot²mu"cibir alva.


"Aku bahagia,terima kasih"ucap kevin menghapus airmata di pipinya.


"Tidurlah kev ini sudah setengah dua"ucap alva kevin mengangguk.


Baru selangkah kevin memegang tangan alva.


"Maaf aku tau aku salah namun rasa ini tumbuh begitu saja,aku tidak akan memanfaatkan apapun aku tidak akan melakukan apapun asal aku masih tetap disini"ucap kevin.


"Hemm tidurlah sudah larut"ucap alva berlalu pergi meninggalkan kevin yang tersenyum lega.


"Aku tau aku salah dengan perasaan ku,aku akan tetap profesional aku akan tetap menjaga anak²mu dengan nyawaku cukup aku saja yang merasakan ini"ucap kevin.


Dia bangun dan melangkahkan kakinya ke kamarnya rumah kedua itu nampak sepi.kevin terus tersenyum sepanjang malam itu hingga dia mengarungi alam mimpi.


...----------------...


Waktu terus berjalan hari ini rumah Alva kedatangan tamu.


"apa benar ini rumahnya"tanyanya.


"aku rasa iya pa"jawabnya.


motor itu mendekat ke pos satpam.


"ada yang bisa saya bantu"tanya salah satu satpam.


"maaf pak ini,apa ini rumah mba salsa"tanyanya Malik datang membawa papa Adi setelah menceritakan pertemuannya dengan salsa papa Adi ingin bertemu dengan salsa untuk minta maaf,mereka datang menaiki motor.


"darimana?"tanya satpam.


"saya Malik pak adiknya mba salsa"ucap Malik.


"udah ada janji?"tanya satpam.


"belum sih pak"ucap Malik.


"tunggu sebentar"satpam itu mengabari orang dalam rumah.


setelah beberapa saat salah satu gerbang di buka.malik dan papa Adi pun masuk terlihat halaman luas dan air mancur dan mobil² terparkir.


"kamu ga salah Lik"tanyanya lagi.


"gak pah buktinya kita di bukain gerbang"ucap Malik.


"kami periksa dulu"ucap bodyguard rumah.


Malik dan papa Adi pun di periksa.


Malik membawa satu kantong buah kesukaan salsa yang di belinya di jalan tadi.


setelah di rasa aman bodyguard itu membawa Malik dan papa Adi ke pintu utama.


kepala pelayan pak hakim membukakan pintu yang tingginya dua kali lebih tinggi dari pintu pada umumnya.


"silahkan masuk"ucap pak hakim.


"terima kasih"Malik membantu papa Adi masuk mereka duduk di sofa mewah ruang tamu.


Matanya menelisik ruang tamu yang mewah nampak luas itu ada lukisan besar dan lampu kristal menggantung di tengah ruangan.dan pernak pernik di meja dan lemari kaca.


setelah beberapa saat pak hakim datang dengan seorang pelayan membawa minuman dan cemilan untuk Malik dan papa Adi.


"sebentar ya,Bu salsa sedang mengurus anaknya"ucap pak hakim.malik mengangguk.


"silahkan di minum"kata pak hakim


"terima kasih pak"ucap Malik.pak hakim memakai seragam seperti koki warna biru celana panjang dan baju panjang.


"Malik"suara salsa membuat Malik dan papa Adi berdiri.


"papa "salsa mendekat memeluk papa Adi,matanya berkaca² melihat tubuh papa Adi yang semakin kurus dan sakit stroke.sebelah kakinya mati rasa.


"papa apa kabar"tanya salsa.


"baik"jawab papa Adi.


setelah puas memeluk papa Adi salsa juga memeluk Malik.


"mba senang kamu menepati janjimu buat kerumah"ucap salsa melepas pelukannya.


"ayo duduk pah"salsa membantu papa Adi duduk.


"papa bisa koq"ucap papa adi.salsa mengangguk tersenyum.


"kamu gimana kabarnya"tanya papa Adi memandangi wajah salsa yang makin cantik.


"baik pa,papa sehat kan apa yang dirasa?,kenapa kakinya jadi begini? papa udah periksa kan?"tanya salsa.


"ah ini mba tadi beli di jalan"ucap Malik memberikan sebungkus buah kelengkeng kesukaan salsa.

__ADS_1


"terima kasih Lik,Kaka udah lama ga makan ini"ucap salsa menerima kantong plastik yang di berikan malik,Malik mengangguk.


"papa sakit apa?ke dokter ya?"ajak salsa


"penyakit tua"ucap papa Adi.


"bila,papa mau minta maaf atas sikap papa sama mama ke kamu"ucap papa Adi.


"papa ga salah,udahlah pah itu sudah berlalu juga"ucap salsa.


"papa harus kenal sama cucu papa.sebentar,pak hakim tolong panggilkan anak²"ucap salsa mengalihkan pembicaraan papa Adi yang akan membuatnya sedih.


pak hakim pun masuk ke dalam untuk memanggil anak².


"suami kamu dimana bil"tanya papa Adi.


"ke kantor pa"jawab salsa.


"mommy...suara Jihan memenuhi ruang tamu.


"mommy ada apa"tanya kail.


"mommy mau mengenalkan papa nya mommy"ucap salsa.


"sini,ini kakek Adi papanya mommy kalo sama om Malik udah kenal kan"ucap salsa.


"Salim dulu sama kakek"ucap salsa.


kail,sky dan Jihan pun menyalami kakeknya.


"ini anak²mu"tanya papa Adi.


salsa mengangguk.


"yang cantik seperti princess ini Jihan dan ini sky yang ganteng dan ini yang pintar yang baik kail abangnya"ucap salsa.


"kami akan menyiapkan makan malam Bu bos"ucap pak hakim.


"ah ya udah jam lima,nginep disini ya pa aku masih kangen sama papa"ucap salsa.


"tapi ga enak sama suami mu"ucap papa Adi.


"suami aku baik koq,Malik juga udah tau, ya nginep disini besok aja pulangnya"ucap salsa.


papa Adi minta persetujuan Malik,Malik mengangguk.membuat salsa tersenyum.


anak² kembali bermain kali ini mereka berenang suster Mira, bibi Sarah dan Axel juga Jo menjaga mereka.


suara gelak tawa dari kolam terdengar hingga ruang tengah.


papa Adi ikut duduk di gazebo bersama Malik mereka tersenyum melihat dua bocah itu.


di dalam gazebo ada sofa berbentuk later L dan kasur juga kulkas. gazebonya sendiri berdampingan dengan kolam dindingnya hanya di batasi kaca dan ada kursi pantai depan gazebo.


"asik nih berenang"ucap Rey yang baru saja datang dari kantor hari ini karena Alva pulang cepat.


"appa"Jihan mengepak²an tanganya yang menggunakan pelampung.


Rey membuka jasnya dan sepatunya juga kemejanya dia akan ikut bergabung dengan twin dan Axel.


"yeeee apa itut belenang"ucapnya.


jihan mengusap wajahnya yang basah.kail anteng duduk di tepi kolam di kursi pantai.


Terlihat tatto full di punggung Rey juga di sepanjang tangan kiri hingga jari²nya.


"itu suaminya bila"tanya papa Adi pada Malik.


"bukan pah"jawab malik.dia masih terkagum dengan halaman belakang rumah salsa.


'byuuur...


suara gelak tawa kembali terdengar saat Rey menceburkan diri ke kolam.


"aah segarnya"ucap Rey menciumi pipi Jihan.


"senang sekali berenang kayaknya"ucap Alva yang baru saja ganti baju rumahan.


"itu suaminya pa"ucap Malik saat melihat Alva.


"Daddy cini itut belenang"ucap Jihan,sky lagi belajar berenang dengan Axel.


"ga ah Daddy mau jajan sama Abang kail"ucap Alva Jihan menyiram²kan air kolam ke Alva dan kail.


"basah adek Abang udah mandi"ucap kail.


"bialin,bial dadd cama Abang ga pelgi jajan"ucap Jihan.


"pinter ni anak"ucap Kevin yang baru saja datang.


"appaaaa"suara Jihan sangat manja dengan Kevin.


"menyebalkan"sungut sky.


"Daddy ada papa nya mommy"ucap kail.


"oh ya Daddy lupa"Alva pun mendatangi gazebo.papa Adi dan Malik berdiri melihat Alva menghampirinya.


"duduk aja pa"ucap Alva melihat papa Adi berusaha berdiri.

__ADS_1


"sore pa"sapa alva menjabat tangan papa Adi.


"sore nak"ucap papa Adi.


"apa kabar"..


"baik"jawab papa Adi tersenyum.


"gimana kabarmu Lik"tanya Alva.


"baik kak"jawab Malik.


"sudah berobat"tanya Alva ke papa Adi melihat kaki papa adi.


walaupun dia pernah kesal dengan papa Adi karena memusuhi bahkan memfitnah anak² markas/jalanan tapi salsa mengatakan itu masa lalu.alva pun menerimanya.


"sudah nak"ucap papa Adi.


"berobat di delta Medika aja disana banyak dokternya"ucap Alva.


papa Adi mengangguk.


"nanti saya buatkan janji dengan dokternya"ucap Alva.


"tidak perlu nak"ucap papa Adi sungkan.


"tidak apa biar cepat sembuh"Alva mengeluarkan hp nya menghubungi seseorang.


"besok nanti ke delta Medika"ucap Alva setelah menutup sambungan telepon nya.


"terima kasih kak"ucap Malik dia mau papanya kembali sehat.agar tenang saat di tinggal pergi kerja.


'byuuur....


suara gelak tawa dari Jihan kembali terdengar saat minta naik ke kolam pada kevin tapi anak itu menarik tangan Kevin.


"iseng sekali ini ya,baju appa basah kan"ucap kevin.suara tawa juga terdengar dari sky.


Alva tersenyum melihat itu.


"berani sama appa ya"Kevin mendusel ke perut Jihan membuat Jihan tertawa.


"geli stop appa"ucap Jihan.


Kevin melepaskan Jihan dan naik ke atas dia membuka kemejanya dia mengambil handuk yang tersedia di lemari luar dia mengusap rambut nya.


"ayo naik udah mau gelap"ucap salsa.


"mommy nihat itu appa basah"ucap Jihan.


"itu karena kamu adek"ucap kail.


"sudah pergi mandi bersihkan diri"ucap Alva.


Kevin menyandarkan tubuhnya di kursi pantai dia mengambil rokok di meja dan menyalakan pemantiknya.


**


malam menjelang saat ini mereka sedang di ruang makan.salsa mengambilkan makanan untuk papa Adi dan anak²nya,


"sudah cukup nak"ucap papa Adi.


"popa i Miss you"ucap Jihan melihat Denis baru saja pulang.


"i Miss you too"ucap Denis mengusap kepala jihan.denis duduk di kursi samping Axel.


"dasang anak manja"ucap sky.


Denis tersenyum mendengar sky mengumpat.


malam makin larut anak² sudah tidur salsa sudah menidurkan anak²nya.kail juga sudah tidur.


dia juga sudah melihat papa Adi di kamar tamu yang sudah tertidur, dia juga sempat berbincang dengan Malik.


'ceklek...


Salsa masuk kamar dia melihat Alva masih dengan laptop di pangkuannya dengan meja laptop di kasur.


"twins udah tidur sayang"tanya Alva.


"sudah"jawab salsa dia duduk di meja rias.setelah melakukan perawatan wajahnya,dia duduk di ranjang.


"sayang"panggilnya Alva mengangkat wajahnya menatap salsa.dan berdehem.


"apa di kantor ga ada lowongan untuk Malik?"tanya salsa.


"kamu mau Malik kerja di perusahaan?"tanya salsa.


salsa mengangguk.


"bisa aja"salsa tersenyum.


"ga gratis sayang ada syaratnya"ucap Alva membuat salsa mengerucutkan bibirnya.


"apa syaratnya"tanya salsa.muncul seringai di wajah Alva,membuat salsa begidik.


"adik buat twins"ucap alva.salsa merona dia mengangguk dia juga ingin punya anak lagi,dia mau rumahnya ramai suara anak².


Tidak ingin buang waktu Alva pun langsung menyerang salsa....(dan yah kalian Taulah ngapain).

__ADS_1


__ADS_2