
"Alva..
"itu tidak mungkin"ucap Alva.
"Kenapa?"tanya salsa.saat ini mereka berada dalam mobil menuju ke kediaman Alva.
"Musuhku banyak,kamu ga ingat pesan Daddy?kalo mereka mengetahui aku anaknya, bagian dari keluarga mereka, musuh pasti menyakiti mereka mengincar mereka,biarkan seperti ini sampai albert naik jadi pemimpin"ucap alva.
"Itu berarti akan lama"ucap salsa
"Kira² delapan bulanan bisa kurang atau lebih,kenapa kamu tidak sabar memiliki mertua?"tanya alva.
"kamu sudah mempunyai mertua sayang apa kamu lupa?Daddy juga menyayangimu"ucap Alva.
"aku sudah merindukan kail dari kemaren aku tidak melihatnya"ucap Alva.
...----------------...
"Daddy....
Suara kail terdengar saat Alva dan salsa sampai rumah.
Alva mengangkat kail ke dalam gendongannya,dia menciumi wajah gembul kail.
"Daddy please stop it ini geli"kail tergelak di gendongan Alva.
"mommy help me..."ucap kail dia meronta kegelian karena ulang daddynya.
"oke Daddy i give up, please Daddy"ucapnya melemah.
"menyerah sudah Daddy katakan Daddy akan menang"ucap Alva membawa kail ke sofa tengah.
"ya kail kalah dengan Daddy,karena Daddy curang iya kan mommy"ucap kail dia menyandarkan tubuhnya pada salsa yang sedang mengelus perut buncitnya.
Kail pun ikut mengelus perut salsa.
"adek ini Kaka kail"ucap kail mendekatkan bibir mungilnya ke perut salsa.
"no Kaka tapi Abang atau mas"ucap Alva.
Salsa mengelus surai rambut coklat kail yang lembut.
"Daddy,kail itu Kaka iya kan mommy?"ucap kail.
"Kaka itu untuk Kaka Ara untuk girl kalo Abang mas itu untuk Juna"ucap salsa.
"jadi adek panggil Abang nanti?"tanya kail.
Alva mengangguk.
"Kaka kail..itu jelek sekali panggilnya,Abang kail Abang ayo main,bagus kan,atau mas mas kail temenin adek main ayo mau yang mana?"tanya alva.terlihat kail sedang berpikir untuk panggilan adek²nya nanti.
"Abang kail?mas kail...
"atau mau di panggil Abang Aiden"ucap Alva
"Abang kail mommy"salsa tersenyum mengangguk.
**
D rumah sakit kini tersisa alea Zian,papa satria dan mama Sinta juga Abi,Abra sudah kembali di rebahkan ke ranjang setelah tadi di periksa dokter mengalami nyeri dada.
dokter mengatakan darah tinggi bisa jadi serangan jantung.
"ayah baik² saja"tanya Abi.
"ya ayah baik² saja"ucapnya lirih.
"Arya....maafkan ayah nak Nilam maafkan mas sayang"Abra terisak pria paruh baya menangis
suasana ruangan itu sunyi dengan pikiran masing².
alea mendekat mengusap air mata ayahnya.
"maafkan ayah,maafkan ayah"ucapnya.
"ayah ga salah"ucap alea dengan suara seraknya.
"ayah malu sama bang Ar"ucap Abra.
Zian mengusap wajahnya kasar.dia juga bersalah pada Alva yang telah memojokkannya.
entah setelah ini harus bagaimana minta maaf?apa Alva akan memaafkannya.
"ayah mau pulang"ucap Abra.
"ayah masih sakit"Abra menggeleng.
__ADS_1
"ayah mau ketemu Arya"ucap Abra.
"nanti dia kesini yah buat jenguk ayah"ucap Abi.
"ayah sudah membuatnya kecewa dia tidak akan datang"ucap Abra.
"nanti Abang yang akan minta dia datang"ucap abi.bagaimanapun caranya dia harus membawa Arya untuk bertemu ayahnya.
dia tidak mau ayahnya sampai sakit apalagi dokter mengatakan gejala Serangan jantung.
Abra akhirnya menurut,dia akan minta maaf pada putranya.
Abra tidak bisa tidur sama sekali dia terus memikirkan alva dan Inggrid apa yang akan di lakukan alva pada inggrid.
Dia tidak menyangka Inggrid melakukan itu ke nilam masih belum bisa di percaya tapi kenyataan menamparnya.
Bahkan inggrid berani selingkuh?Abra menggelengkan kepalanya kenyataan hari ini membuatnya sakit ,harga dirinya sebagai suami di injak²,'inikah yang Nilam rasakan dulu saat Nilam melihat dia bercumbu dengan seorang wanita di ruangan kerjanya,hingga kecelakaan menimpa Nilam dan Alva hingga harus melahirkan alea secepatnya'
"maaf " gumamnya hanya itu yang terlintas walaupun ia tau kata maaf tidak akan cukup.
Mengingat ucapan jack yang mengatakan alva depresi setelah pernikahannya dengan Inggrid.itu penyebab kenapa alva membenci Inggrid dia mengetahui semuanya dia mengalami hari yang berat.tapi dia dengan bodohnya hidup bahagia dengan pembunuh istrinya ibu dari anak²nya.
Mengingat itu ia mengepalkan tangannya.
"Sialan kamu inggrid"
Rasa kagum ke Inggrid yang menerima rahim nya di angkat hilang seketika.
Sampai jam setengah empat abra baru tertidur.
**
Setelah menemani kail belajar dan tidur Alva kembali ke kamar di lihatnya salsa sedang nonton Netflix.
"kamu belum tidur sayang"tanya Alva.
Salsa menggelengkan kepalanya.
Alva duduk bersandar di headboard ranjangnya dia membuka laptopnya.
"Al..
"Hem...Alva melihat ke arah salsa.
"aku pengen makan steik"ucap salsa.
salsa menggeleng,
"lalu"Alva menaikan sebelah alisnya.
"aku pengen makan steik buatan bang Kevin"ucap salsa lirih.
Dia takut mengganggu waktu istirahat Kevin namun entah kenapa dia ingin sekali makan makanan buatan Kevin.
"aku akan minta dia buat bikinkan makanan yang kamu minta"ucap Alva dia mengambil hp nya dan menghubungi Kevin dengan melaudspeaker hp nya.panggilan pertama tidak di angkat.
"mau aku yang bikin?"tanya Alva dia tau bagaimana orang hamil dan ngidam,salsa menggelengkan kepalanya lagi.Alva mencoba menghubungi Kevin lagi melihat wajah salsa membuatnya tidak tega.
"Hem"suara serak dari sebrang sana.panggilan ke tiga baru terdengar suara Kevin
"kamu sudah tidur kev"tanya alva.kevin menyandarkan punggungnya di headboard.
"ya aku lelah sekali badanku sakit semua,ada apa?"tanya kevin.alva melihat mata salsa yang berkaca².namun salsa merasa kasihan jika harus mengganggu istirahat Kevin namun entah kenapa baby nya ingin sekali makan makanan buatan Kevin.
"sorry ganggu istirahatmu"ucap Alva.
"its oke,ada apa?"tanya Kevin.
"bisakah aku minta tolong"tanya Alva.
"ya katakan"ucap Kevin.
"salsa pengen makan steik tapi dia mau buatan kamu,aku sudah menawarkan agar aku yang membuatnya tapi dia ga mau"ucap Alva.
"emm dia ngidam ya?"suara Kevin lirih
"ya tentu aku bisa bikinkan"ucap kevin.salsa tersenyum lebar.
"oke kev thanks"Alva menutup sambungan telepon nya.
"makasih"ucap salsa terlihat wajahnya lebih cerah dan bahagia mendapatkan apa yang dia mau.
"aku akan menungguinya di bawah"ucap salsa dia turun dari ranjang dengan semangat.
Alva pun ikut turun bersama salsa,mereka melihat Kevin baru saja masuk.
Kevin bersiap untuk memulai masaknya dia memakai celemek agar tidak mengotori bajunya.
__ADS_1
Kevin membuka lemari es mengeluarkan bahan² yang di butuhkan.salsa duduk di kursi dapur melihat Kevin memasak dengan cekatan dia juga terlihat lihai seperti koki saat memotong sayur.
"mau pakai fries potato atau mashed potato"tanya Kevin.
"fries potato"jawabnya dengan semangat.
"kamu mau"tanya Kevin ke alva.
"gak,aku ga laper"ucap Alva.
Setelah menunggu dua puluh lima menit makanan sudah siap di depan salsa dia melihat makanan itu dengan wajah berbinar.
"terima kasih bang"ucap salsa Kevin mengangguk.
salsa segera meraih lpisau dan garpu dia sudah tidak sabar ingin segera memakannya.
Kevin duduk di depannya sedangkan alva duduk di samping salsa dia hanya melihat salsa makan dengan lahap.
"pelan² sayang"ucap Alva.
"ini enak,lebih enak dari yang kita makan di restoran"ucap salsa
"emm memang masakan Kevin memang enak dari dulu"ucap Alva salsa mengangguk.
"thanks kev udah memenuhi ngidamnya"Kevin mengangguk.
"aku akan kembali ke rumah kalo gitu"ucap Kevin bangkit dari duduknya.
"bang kev..."Kevin pun menghentikan langkahnya yang baru saja berbalik.
"pengen di elus"ucapnya suaranya manja seperti anak kecil lihat bibirnya mengerucut matanya berkaca².
Kevin mengerutkan keningnya.
"pengen di elus"ucapnya lagi sambil mengelus perut buncitnya.alva mengusap wajahnya kasar.
Kevin tersenyum dia mendekat ke salsa lalu dia mengulurkan tangannya ke perut salsa dan mengelusnya.
lihat wajahnya langsung berbinar senyumnya lebar setelah tadi berkaca² semudah itu mood orang hamil berubah.
"sayang aku daddynya"namun salsa malah tersenyum menyebalkan
"ini tangan appa twins"ucap salsa.
"kenapa appa manggilnya"kata Alva.
"karena dalam bahasa Korea appa berarti papa kan aku suka Drakor"ucap salsa.
"sudah² sekarang twins tidur ga baik ibu hamil begadang"ucap Kevin sambil mengusap perut salsa
"makasih bang kev"ucap salsa.
"Hem aku akan kembali ke rumah"ucap Kevin mengelus pucuk kepala rambut salsa,lalu dia berjalan keluar kembali ke rumah yang di belakang.
setelah selesai makan salsa dan Alva kembali ke kamar.
**
Pagi menyapa abi yang sudah bangun dari tidurnya,dia sedang melakukan vc dengan anak²nya hari ini adalah hari libur sekolah dan perkantoran.saat yang tepat berkumpul dengan keluarga namun karena keadaan ayahnya yang masih membutuhkan perawatan Abi harus menemani ayahnya.
setelah mengobrol dengan istri dan putrinya,Abi pun ngobrol dengan putranya.
"Opa mana pap"tanya juna.
"Ada nih lagi makan kurma,mau ngomong sama opa"tanya abi Juna mengangguk menyerahkan hp nya ke abra.
"Hai cucu opa"sapanya.
"Opa kapan pulang juna kangen"ucapnya.
"Opa akan tanya dokter dulu"jawab abra.
"Pap hari ini juna mau jenguk opa ya?kan libur ga sekolah,boleh yah mam"ucapnya dengan suara manja.
"Boleh nanti sekalian nganter sarapan buat papa sama opa"ucap dian.
"Yeeeee,aku mau mandi"ucapnya meninggalkan hp nya dengan pemandangan atap kamar.
"nih hpnya di tinggal anaknya pergi mandi"ucap Abra menyerahkan hpnya pada Abi.
"anak ini"...
"Bisa²nya hp nya di tinggal begini kan papa masih tersambung"gerutu dian.
"Pah nanti aku kesana bawa sarapan mau di bawain apa lagi?"tanya dian.
"Ga usah bawa banyak² nanti adek juga kesini"ucapnya.dian mengangguk.
__ADS_1
"pah, ibun semalam ga pulang..