BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
JAJAN


__ADS_3

"Appa main itu"ucap Jihan yang sedari tadi melihat anak kecil sedang bermain bersama orang dewasa.dia menunjuk mainan dimana Shawn dan kendra sedang merokok setelah mereka sarapan bubur,mereka membawa serta Archie dan zippo.ziggy masih bersama alva.


Rey yang sudah dari tadi menghabiskan buburnya pun berdiri.


"Ayo sama appa"ajak rey meraih Jihan dari pangkuan kevin dan menggendongnya


"Ikut appa"ucap sky.


"Makanya udah"tanya alva.


"Udah"jawab keduanya


"Ayo gendong berdua"ucap rey dengan badan kekarnya mereka hanya memakai kaos warna hitam ketat yang menonjolkan otot besar tubuhnya.tatto di lengan Rey pun terlihat menyeramkan


Jihan dan sky pun di gendong oleh rey.


**


"Kalo berobat di rumah sakit delta medika aja"ucap salsa.


"Boleh kan sayang?"tanya salsa ke alva


"iya datang aja kesana gratis koq"ucap alva dia menyalakan batang rokoknya.


"nanti aku ajak papa berobat"ucap malik.


"Main ke rumah kakak yuk deket sini jalan kaki"ajak salsa.


"Nanti deh kapan² main sama papa boleh kan?"ucap malik.salsa melihat ke arah alva dia seolah minta persetujuan dari suaminya.


Alva mengangguk membuat salsa menyunggingkan senyumnya.


"boleh,datang aja sama papa.mana no kamu"tanya salsa.


Malik mengeluarkan hp nya dan memberikannya pada salsa.setelah mengetik no hp dan mendail no nya salsa memberikan kembali hp adiknya itu


"Kamu kerja dimana?"tanya alva.setelah dia menghembuskan asap rokoknya.


"Kerja di pabrik xx kak"jawab malik.


Alva mengangguk.


"kamu juga ngojek,lalu papa di rumah sama siapa?"tanya salsa dia merasa bersalah atas apa yang terjadi sama keluarga angkatnya.


"papa aku titipin sama tetangga"jawab Malik.


"kamu jangan pulang malam² kasian papa"ucap salsa.


"kuliah kamu gimana"tanya salsa.


"untungnya aku udah lulus"ucap Malik.


"kamu akuntansi,kenapa malah di pabrik"ucap salsa.


"susah nyari kerja kak,yang penting ga nganggur dan cukup buat sehari²"ucap Malik.


salsa mengangguk memang hari gini susah nyari kerja.


"Daddy mau itu"teriak jihan.


"Hei anak itu suka sekali berhentiin orang jualan"ucap alva.


"Dia udah ngerti jajan"ucap kevin terkekeh.


"Dia sering minta duit sama appa nya kalo nyari aku ga ketemu"ucap salsa lagi.


Alva pun bangkit dari duduknya melihat apa yang di beli putrinya.


"mau beli apa"tanya Alva.


Jepit rambut harga tiga ribu di belinya dengan hiasan buah strawberry dan cerry,


Sedangkan sky dinosaurus dan tirex kecil sejari harga dua ribu dia mengambil dua.


"Anak sultan jajannya 3ribuan"ucap rey terkikik geli melihat dua bocah itu.


*


"Itu suami mba?"tanya malik.


"Iya"salsa mengangguk

__ADS_1


"Kenal dimana?"tanya nya.


"Kamu ga inget dia"tanya salsa,malik menggeleng.


"Dia anak yang punya rumah yang didepan rumah kita, yang di tempati anak²jalanan yang ngamen"jelas salsa.


"Aku ingat yang di foto di hp papa yang diam² mba sering di luar"ucap malik salsa mengangguk.


"Ceritanya panjang mba ga bisa cerita sekarang.nanti aja kamu main ke rumah mba.jalan itu lurus belok kiri rumah putih itu rumah kita,main ya mba tunggu"ucap salsa.


"mba ga bisa lama jam sepuluh mau kerumah opa nya anak²"ucap salsa.


Salsa membayar buburnya,dan menghampiri malik


"kalo ada apa² kabari mba"ucap salsa memeluk adiknya itu.malik mengangguk.


Kevin bangun dari kursinya.


salsa mengeluarkan beberapa lembar uang untuk Malik.


"ga usah mba"ucap Malik.


"buat papa beli buah,di terima ya"Malik pun menerimanya.


"terima kasih"salsa mengangguk


"Ayo bang kev kita pulang"ucap salsa.mereka meninggalkan Malik yang masih melihat ke arah mereka.


"Udah"tanya alva salsa mengangguk.


Mereka pun berjalan seperti berangkat jihan di gendong kevin kali ini sky pulang pun di gendong rey.


"Rumah putih itu rumah mewah itu bukan sih apa ada rumah putih lain"gumam malik.


dia kembali ke tempat tongkrongan dimana motornya berada.


"Itu kakak loe lik?"tanya salah satu teman tongkrongan nya.malik mengangguk.


"kakak loe berarti orang kaya Lik,gue tau rumahnya yang rumah putih itu kan?orang² sini nyebutnya white house.gue pernah nganter paket ke rumah itu dan penjagaannya ketat udah gitu di periksa dulu lagi.yang badannya kekar(ken) itu juga waktu itu ada disitu,sering liat itu bodyguard(Shawn dan rey)di rumah itu kalo gue lewat white house,banyak banget bodyguard nya"ucap teman malik.


Malik hanya diam,dia membayangkan hidup kakaknya sudah bahagia.


"Kakak loe orang kaya loe masih ngojek aja"ucapnya lagi.


"kirain Kaka kandung loe"ucapnya.


...****************...


Alva family sudah berada di depan halaman rumah abra terlihat mobil zian juga disana.


Mereka akan selalu pergi dengan dua mobil.


Jihan dan sky sudah berlari lebih dulu ke dalam rumah


"Salam dulu"ujar salsa di belakangnya.


"Melikum..teriak dua bocah itu.


"Waalaikum salam" jawab ara.


"Kaka"sapa jihan ke Ara karena hanya ara yang cewek.


"Hai adek"sapa ara mencium pipi jihan


"Cucu opa"abra menggendong sky dan menciumi nya.


"Opaa.."suara jihan yang tidak ketinggalan ingin di gendong opanya juga.


"Cucu opa yang cantik jepit rambutnya bagus"ucap abra melihat cucunya di ikat dua dengan poni yang menutup keningnya.mommy nya suka Korea anaknya pun di dandanin ala Korea.


Alva,kail dan salsa menyusul ke ruang tengah.


"Itu beli tadi pagi tiga ribu di abang²"ucap alva.


"Bagus jangan beli yang mahal² ujung²nya ilang"ucap dian menghampiri salsa.


"kail apa kabar cucu opa"tanya Abra.


"baik opa"kail mencium tangan Abra dan mencium pipi abra.dia juga menyalami Zian dan abi juga Dian.


Di rumah abra nampak ramai setiap akhir pekan oleh cucu²nya,dan anak²nya.

__ADS_1


"Adek elang ituna dangan di lepas"ucap sky.


Elang sedang berusaha menarik kepala dino yang di beli tadi pagi untuk di lepas.


"Kak juna adek elang tidak paham"sungut sky.


Hingga sky menarik dino dari tangan elang.


Hingga Terdengar suara tangis elang membuat ruangan tambah ricuh.


"Kenapa sih anak bunda,abang sky kan lagi benerin mainanya"ucap alea yang melihat anaknya menangis karena mainan.


"Adek elan nanis mulu nih"sungut sky.


"Nih cekai balikin"ujarnya mengembalikan mainannya.


Alva dan zian nampak merokok di tepi kolam abra sendiri sedang bermain dengan jihan di pangkuan.


Sky berlari keluar rumah dia memilih bermain dengan appa daripada bermain dengan elang yang cengeng sedangkan juna asik bermain game di tab nya bersama kail.


"Loh mau kemana"tanya rey melihat sky menghampirinya.


"Adek elan cenen"adunya.


"Adek elang kan masih kecil"ucap rey padahal usia mereka hanya selisih tiga bulan.


Suara orang jualan terdengar di telinganya.dia berlari keluar gerbang dan memanggil abang jualan.


"Appa beli itu"pinta nya ke penjual telor gulung.


Rey pun membelikan sepuluh ribu untuk sky.


dengan hati senang sky berjalan riang memasuki pintu besar rumah itu.dia mendatangi daddy nya dulu untuk meminta uang buat ganti uang appa nya.


"Daddy cekai minta uan"pintanya menengadahkan tanganya.


"mau buat Beli apa"tanya alva.sky menunjukan plastiknya.


"Anak gue lain kali minta uang dulu baru jajan ya"alva menepuk keningnya.


zian terkekeh melihat tingkah sky.sky mengangguk.


Dia lalu mengeluarkan dompet dan memberikannya ke sky.


Anak itu berlari keluar dan memberikan uangnya ke rey jajan sepuluh ribu di kembalikan lima puluh ribu.nanti besok² juga minta jajan lagi pikirnya.


Sky kembali ke dalam dan bergabung bersama keluarga yang lain.


"Jajan apa itu"tanya abra yang mengetahui cucunya suka jajan.


"Telol opa"jawab sky mengeluarkan satu telor gulungnya dan menyuapkan ke mulut kecilnya.


"Ihan minta"jihan mendekati sky,dia mengambil satu tusuk telor gulung itu untuk adiknya.


Ara tidak ketinggalan dia mengambil satu,


elang pun menangis minta telor gulung pada sky


"iih kan habis tu cekai makan cuma catu"sky mencebikan bibirnya.dia pun kembali berlari keluar di ikuti jihan di belakangnya.


"Loh kenapa kesini lagi"tanya rey melihat sky berlari ke arahnya.


"Appa telolnya habis di mintain, beli lagi appa"rajuknya.


"Orang jualanya udah pergi sudah habis katanya mau pulang"ucap rey membuat hidung sky kembang kempis dengan bibir melengkung ke bawah.


"Nanti beli lagi di sekolah udah ga usah nangis,anak laki² koq nangis udah dewasa juga"ucap kevin yang duduk di sebelah rey meraih sky ke pangkuannya.


"Appa mau dadan Cate tenon (jajan sate telor,karena pake tusuk jadi dia pikir itu sate)kaya abang cekai"Terlihat jihan berlari mendekati appanya.


"Udah habis udah pulang orang jualanya"ucap rey.


"Nanti kalo kita pulang dan kalo kita liat di jalan nanti kita beli oke"bujuk kevin sky dan jihan mengangguk.


"Udah sana masuk ke dalam,di cariin elang sama abang juna"sky turun dari pangkuan kevin dan berjalan bergandengan dengan jihan masuk ke dalam rumah abra.


Di ruang tengah mereka berkumpul hanya elang yang baru saja tidur siang setelah minta telor gulung,dian dan salsa sedang membereskan meja makan karena sebentar lagi masuk makan siang.


"Cucu opa darimana lagi?"tanya abra yang sedang bersandar di sofa bersama abi.


"Tadi mau beli telol tapi abangna udah pulang"jawab sky yang kini duduk di pangkuan abra.

__ADS_1


"Pantes cucu opa bau telor,ih koq bau asem nih"ucap abra menciumi ketek sky.


"Geli opa"sky tergelak karena geli dari kumis abra dan jambangnya.


__ADS_2