BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
MELIHAT ABRA DAN INGE


__ADS_3

"Thanks udah bantuin gue dit,rel,ju,wa dan loe njel thanks udah bantu jaga bunda gue"ucap arya tulus.


"kita tulus bantuin loe Vin"ucap farel


Dito mengangguk,beberapa pasang mata melihat ke arah mereka.


Mereka nampak asing dengan wajah teman² Arya hanya Dito yang mereka kenal.Arya mengenal farel,Juan,dewa dan angel saat itu mereka di keroyok preman, Arya dan dito saat itu membantu mereka dan akhirnya mereka berteman.hingga suatu hari Arya membutuhkan bantuan mereka dan mereka menamai kumpulan mereka adalah mata elang.


"Untuk saat ini tugas ini selesai. thanks gue akan tf untuk mata elang agar bisa berdiri"ucap arya.


"Setelah kuliah gue selesai gue mau bikin semacam detektif dan kalian akan menjadi bagian itu gue janji tentukan markas kalian dan kabarin gue"ucap arya.


"Oh ya coffee shop bunda dan tempat gym gue tolong urus ju"ucap arya Juan mengangguk.


***


Sudah 3hari Arya masih menghindari ayah nya.


Abi sudah kembali masuk kantor karena banyak kerjaan yang di urus.


Saat ini arya sedang makan siang dengan Alea.Dian ke rumah orang tuanya.


Ayah Abra sendiri sedang di ruang kerjanya setelah tadi Bowo mendatangi nya.setelah selesai ayah Abra menghampiri anak²nya di meja makan dan minta di bikin kan teh hijau ke simbok.


"adek kapan masuk kuliah"tanya Abra


"adek ijin 5hari yah gapapa kan?"ujarnya.


"iya gapapa sayang"ucap ayah


"kalo ab...."pertanyaan nya terpotong karena suara hp arya.


"hallo"


"....."


"vielleicht übermorgen(mungkin lusa)"jawab Arya


"......"


"Ja, ich möchte schnell passieren"jawabnya


"......."


"ja sobald ich zurückkomme,danke schön"


arya pun menutup tlp nya.ternuata teman dari Jerman yang menghubunginya.


"Aku lusa berangkat"kata arya sambil berdiri dari duduknya.


"ada tugas yang harus Aku selesaikan biar nanti disana ga terburu²"ujarnya


baru beberapa langkah menuju dapur hpnya berbunyi lagi.


"hallo"


".......


Arya mengobrol dengan temanya sambil membawa piringnya ke dapur.


"okay see you later"tlp tertutup ayah Abra hanya diam mendengarkan sejujurnya dia tidak paham apa yang di bicarakan anaknya karena bukan bahasa inggris.


Arya berhenti di depan dapur.


"bi minta tolong coklat dingin di anter kekamar ya makasih bi"Arya menghampiri sang adek dan membungkukkan badanya lalu mencium pipi sang adek.


"Abang ke kamar duluan ngerjain tugas"ujarnya Alea mengangguk.arya berlalu tanpa menyapa ayahnya.


Sebenarnya dia tak mengerjakan tugas,dia hanya menghindar dari ayahnya dia takut emosi kalo jawabanya menyakitkan.beruntung ada teman²nya tlp.


tiga jam berlalu Alea menyusul Arya ke kamarnya.

__ADS_1


tok tok tok.


"Abang"Alea menyembulkan kepalanya melihat abangnya yang sedang di ranjang diapun masuk ke kamar abangnya.


"Hem apa dek"ternyata Arya sedang main game.


"Abang berangkat lusa"tanya Alea.


"hemm biar cepet kelar terus nemenin adek disini" jawab Arya


"adek boleh main nanti kan"tanyanya


"boleh tapi kalo lagi libur aja ya kuliah yang bener"ujar Arya.


"abang,ajarin bahasa korea"ujarnya tiba².


"kan tiap hari nonton Korea masa ga ngerti bahasa Korea,kalah sama abang"ledek Arya


"tapi Abang kursus kan"tanya Alea.


"mana ada Abang kursus,Abang ga ada kursus bahasa,Abang cuma denger dari temen² Abang"kata Arya


"Abang,Abang punya pacar"tanya Alea


"kenapa nanya gitu"tanya arya.


"tanya aja"mencebikan pipinya.


"ada orang indo juga"jawabnya jujur


"iya namanya siapa?koq Abang ga pernah cerita?udah berapa lama?"tanya Alea penasaran.


"namanya Marsha orang Palembang, sembilan bulanan"ucap Arya.


"mmmmh cantik?"tanya nya


"Cantikan adek"jawab Arya


Alea yang di tanya pipinya merona bak kepiting rebus hanya menjawab dengan mengangguk.


"dari kapan"tanya Arya


"semenjak kak zi pulang dari London boleh kan bang"tanya Alea ragu


"boleh aja asal tau batasnya,bunda pasti seneng,kan bunda pengen adek Sama kak zi"jawabnya.


"paan nih nyebut² nama gue pantesan hidung sama kuping gue gatal ternyata ada yang ghibahin."ucap zian yang tiba² masuk kamar Arya.


"loe ga ngantor? koq jam segini udah nyampe sini"ujar Arya


"ngantor pulang duluan, makan malam di luar yuk"ajak zian


"boleh"jawab Arya yang emang sedang menghindari ayahnya.


Jam enam sore Arya dan alea bersiap untuk makan di luar Zian mengajak alea agar tidak sedih terus di rumah.


"kalian mau kemana"tanya Abra.


"kita mau makan di luar yah di ajak kak zi"Abra mengangguk.


"jangan pulang malam"Alea mengangguk


Zian dan Arya mengikuti permintaan alea yang ingin makan makanan jepang shabu².


"loe berangkat kapan ar"tanya Zian.


"lusa"jawab Arya sambil memasukan daging ke kuah.


"berapa lama lagi"tanyanya lagi.


"maybe 1 year"jawab Arya.

__ADS_1


mereka kini asik menikmati makan yang ada di meja hingga selesai, Zian membayar tagihan sedangkan alea sudah di dalam mobil Arya sendiri sedang berdiri di luar mobil menikmati rokok sambil menunggu Zian.


"sa"panggilnya melihat seorang wanita yang di kenal.


"hai ar loe disini?"tanyanya.


"iya lagi nunggu Zian"salsa mengangguk.


"ar gue turut berdukacita atas meninggalnya nyokap loe"ujarnya.


"thanks sa "ucap Arya tersenyum.


"hai sa"suara Zian terdengar di telinga mereka.


"hai zi"salsa tersenyum (seorang gadis kuat anak seorang supir yang di asuh dan di besarkan majikanya kini memilih tinggal di kost karena memiliki orang tua angkat yang toxic. dia mengenal Arya karena markas tempat anak jalanan tinggal adalah rumah Abra bertetangga dengan rumah orang tua angkat salsa.dia menyukai Arya sejak pandangan pertama).


"loe darimana dan mau kemana"tanya Zian.


"gue mau ke situ mau ketemu temen"ucap salsa.


"oke sa kita duluan,apa mau di anterin sampe ke depan"tanya Arya.


"thanks tapi ga usah ar"ucap salsa tersenyum.


"jangan tersenyum sa"ucap Arya.


"kenapa"tanya salsa bingung.


"nanti semut pada dateng tau disini ada yang manis"ucap Arya tersenyum.membuat salsa merah merona.


"ada² aja loe ar,gue duluan"ucap salsa mereka pun berpisah.zian mengantarkan Arya juga alea pulang.dan dia pun kembali ke rumahnya.


Arya dan Alea tidak menemukan Abra mereka pun memutuskan untuk masuk kamar masing².


*


hari ini arya mau mengajak adiknya untuk membeli beberapa barang yang akan di bawa ke jerman.


"adek masih libur hari ini kan? ke mall yuk temenin Abang beli keperluan untuk Abang bawa besok"Arya kini ada di kamar Alea.


"ya adek siap² dulu"jawabnya


setelah beberapa saat mereka sekarang ada di mall Arya sengaja beli bumbu² racik untuk masak² disana kalo lagi pengen makan makanan indonesia.


dan membeli beberapa makanan ringan dan lain² kebutuhan.sebelumnya mereka nonton terlebih dulu, lalu Arya berkeliling mall membelikan apa yang di inginkan adeknya.


"mau makan dimana"tanya Arya.


"di food court aja disana"ucap Alea menunjuk tempat makan cepat saji.alea membawa Arya duduk di luar yang bisa melihat lantai dasar.


Arya mengedarkan pandangannya, dari atas arya melihat dengan jelas ayahnya sedang berjalan menuju cafe bawah sendirian.saat sedang memperhatikan ayahnya yang baru masuk cafe,tiba² Inggrid masuk ke cafe yang sama dengan abra hanya berjarak waktu lima menit.


Arya mengepal kan tanganya,belum 7hari bundanya meninggal tanahnya pun masih basah sekarang ayahnya ketemuan dengan seorang perempuan yang notabene adalah sahabat bundanya.


ya tadi sebelum berangkat ke mall alea pamit ke ayahnya yang sudah berpakaian rapi katanya dia akan pergi ke kantor dengan pakaian itu.tapi nyatanya ke mall.


Saat abra mengajak inggrid bertemu,inggrid mengatakan sedang di mall,abra pun menghampiri inggrid di mall, disinilah mereka berada saat ini di mall yang sama dengan arya


"Abang kenapa makananya ga di makan di aduk² mulu"tanya Alea.


"Ini abang makan koq cepat habiskan habis ini kita pulang"ujar Arya,alea mengangguk.


Setelah selesai makan siang arya membawa alea pulang.hening perjalanan dari mall hingga sampai rumah alea merasa ada yang aneh dengan abangnya pun bertanya.


"Abang kenapa"tanya Alea


"Abang gapapa hanya sakit kepala aja"jawab Arya


"Abang mau beres² terus istirahat biar besok Abang udah fresh"


"ya Abang istirahat aja"jawab Alea

__ADS_1


__ADS_2