BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
KAMAR INAP


__ADS_3

"Apa abang pulang"tanya abra.sudah tengah malam alva tidak masuk dan tidak mendengar suara di luar abra berpikir alva pulang.


"Bentar adek liat"alea pun membuka pintu dia lihat alva sedang tidur dengan selimut di kursi tunggu dan dua orang temanya yang melihat ke arah alea,alea menutup kembali pintunya.


"Abang lagi tidur di kursi tunggu"ucap alea.


"Abang pasti kedinginan kasih abang selimut"ucap abra.


"Abang udah pakai selimut yah ada dua temanya menemani abang"ucap alea.


"Kamu tidurlah nak ini sudah malam"ucap abra.


"Apa ayah menginginkan sesuatu?ada buah di plastik yang temenya abang beli tadi sudah di potong², ayah makan ya buat nahan lapar sampai besok pagi,kalo ga di makan nanti buahnya rusak"ucap alea.abra mengangguk.


Setelah selesai makan buah alea membersihkan mulut ayahnya.


"Terima kasih putri ayah"ucap abra mencium tangan putrinya.


"Sama² ayah"alea mencium pipi abra.


Jam 4 Alva terbangun merasakan dinginnya udara pagi rumah sakit dia melihat nathan masih terjaga sedangkan shawn sudah tidur dengan posisi duduk.


"Loe ga tidur nath"sapa alva sambil meregangkan otot nya.


Alva bangkit dan membawa selimut yang ia kenakan untuk menyelimuti shawn.


"Gak bos"jawab nathan


"Apa terjadi sesuatu"tanya alva.


"Ga ada bos santai aja"ucap nathan.


"Gimana dito?"tanya alva.


"Sudah cukup bisa di andalkan bos dia berlatih dengan baik"ucap nathan.


"Pulang sana ini udah pagi tidur di rumah"ucap alva.namun nathan tidak akan pergi sebelum ada yang menggantikan.


"Gue baik² aja nath ga usah khawatir,pulanglah dan istirahat"ucap alva.


"Tunggu shawn bangun"ucap nath


Matahari sedang menunjukkan sinarnya nathan sudah kembali kerumah bersama Shawn.


"darimana"tanya Kevin yang sedang olah raga pagi


"dari rumah sakit"jawab Shawn


"siapa yang sakit?"tanya Kevin


"nemenin bos,pak Abra masuk rumah sakit karena kecelakaan"ucap Shawn dia masuk ke rumah dan menuju kamarnya untuk membersihkan diri.


"kenapa ga ada yang bilang sama gue"tanya kevin.


"bos ga mau ganggu istirahat loe,karena loe kemaren sakit ga enak badan"jawab Nathan "Sekarang dia dimana?dengan siapa?"tanya Kevin,Nathan sudah terbiasa dengan kekhawatiran Kevin pada Alva dia tau perasaan Kevin dan tanggung jawab Kevin pada dominic.


"Denis dan Rey,kalo mau kesana di RS xx ruang VIP lantai 7 "jawab nathan.

__ADS_1


Saat ini Alva sedang membersihkan diri di kamar mandi ruang inap abra,rey dan Denis saat ini sedang di dalam kamar inap abra dengan membawa baju ganti dan sarapan untuk alva dan juga membawa berkas² kerjaan.


Setelah membersihkan diri alva duduk di sofa sedang membuka hp nya sambil menunggu denis menyiapkan sarapan.


"Pergilah ke kantor denis ada banyak yang harus kamu kerjakan "ucap alva tanpa mengalihkan pandangan dari hp nya.


Abra sendiri menyandarkan tubuhnya di brangkar yang sudah di atur oleh alva,abra saat ini sedang sarapan bubur yang di buatkan koki rumah Alva,dengan telaten alea menyuapi nya.


"Maaf bos"ucap denis dia akan tetap di rumah sakit.


"Ck kamu terlalu patuh dengan daddy,ga usah khawatir aku baik² saja, bantu pekerjaan alexa sean ku kirim ke taiwan dan ada beberapa yang deadline"ucap alva lagi.


"Maaf sekali lagi bos"ucap denis.


Alva berdecak .dia lalu membuka laptopnya ada pekerjaan dari perusahaan Dominic yang harus ia urus.


"gimana keadaan Kevin?"tanya Alva sambil membuka laptopnya dia akan lupa makan jika sudah bekerja.


Denis memilih untuk menyuapi bos nya itu bagi denis dan Kevin itu sudah biasa.


Alva membuka mulutnya saat sendok itu sudah menunggu di depan mulutnya


"dia baik sedang olah raga tadi pas kita mau berangkat"Alva mengangguk.


dengan telaten Denis menyuapi Alva.


"Ck lihat Rey begini kelakuan cucu kesayangan grandpa Gabriel ,kalo saja tuan Dominic melihat ini Anda pasti di tertawakan bos anak kesayangan dan kebanggaannya bertingkah seperti kail"ucap Denis.


"kail aja udah makan sendiri"cibir Rey yang menyuapkan sesekali makanannya ke mulutnya.


"loe sendiri yang mau"ucap alva matanya fokus ke laptop nya,dia menghubungi Kevin untuk membicarakan pekerjaan di perusahaan Dominic.


"ya kita tau itu bos,bahkan tuan besar akan membantumu ganti baju saat anda sedang mabuk berat saat bang Kevin tidak ada"ucap Rey.


"ya aku tau i Miss them"ucap alva


'Degh..sakit hati Abra melihat kedekatan Alva dengan keluarga sambungnya.


"kamu sudah sehat"tanya Alva saat ini sedang tersambung dengan Kevin.


"........


"syukurlah,bisa datang kerumah sakit kita bahas DMC,kamu juga bisa sekalian berobat jika masih tidak enak badan"ucap Alva.


".......


"baiklah,aku tunggu"ucap alva menutup tlp.


"ada masalah di DMC?"tanya Denis.


"ada proyek disana,Daddy memintaku untuk datang dan meninjaunya"jawab Alva.


'Mereka sangat dekat bahkan yang bukan siapa² begitu menyayangi nya memperlakukan nya dengan baik lalu aku hanya bisa menyakiti nya saja'pikir abra.


'dia akan pergi bertemu daddynya,aku akan lama di dalam rumah sakit agar dia tidak pergi,karena aku ga bisa menahannya untuk pergi'abra tidak mau anaknya jauh dan merenggang lagi sekarang anaknya ada di depannya menungguinya di rumah sakit.


"Ck anda sudah tua bos,gunanya susu untuk apa"tanya rey.yang masih ingin membahas Gabriel.

__ADS_1


"Aku aja ga tau grandpa membuatkan aku susu setiap malam,mungkin biar lebih pintar"ucap alva asal.


"Oh denis katakan pada raka,Daddy sudah mengirimkan alat² rumah sakit yang aku minta untuk delta medika,pantau perjalanannya"ucap alva.denis mengangguk sambil menyuapkan makanan ke mulut alva.


"Aku hari ini ada zoom meeting dengan daddy dengan dewan direksi kamu bawa jas ku?"tanya alva.


"Bawa bos tenang saja jadwalmu sudah di luar kepalaku"ucap denis.


Mereka mengobrol sesekali tertawa hingga suara pintu menghentikan tawa dan obrolan mereka.


'ceklek...


Pintu terbuka terlihat zian dengan setelan jas membawa kotak makanan dan mama sinta di belakang.


"Kalian udah sarapan"tanya mama sinta melihat tempat makan di nakas dan ada buah juga disana.


"Udah di bawain bubur sama salsa"jawab abra.rey pun beranjak keluar karena ada orang lain yang menjenguk Abra.


"Ya udah gapapa ini buat ntar aja bisa di angetin"ucap mama sinta.


Zian sedang menyapa alea istri tercinta.


"Abang apa kabar?"tanya mama sinta.


"Baik"jawab alva singkat


Alva sama sekali tidak ada keinginan menyapa siapapun,alea maupun zian kalau mereka menyapa lebih dulu alva akan menjawab.


Tidak perlu di tutupi lagi kan kecewanya.dia sudah mengungkapkannya ke Abra.


"Adek pulang sama mama ya istirahat,kata zian masih bikin gaun buat resepsi danu ya? istirahat di rumah nanti gantian aja disini yang jaga"ucap mama sinta.alea melihat ke arah abra dan alva yang matanya fokus ke laptop tapi telinganya mendengarkan.


"Pulang lah nak ayah gapapa,ada bang ar yang jagain ayah ada bang abi juga pulanglah istirahat nanti kamu sakit karena kecapekan"ucap abra.


"pulang dulu sayang istirahat nanti kamu sakit"ucap zian.


"Iya kak"jawab alea.


"Apa...sudah tau?"tanya mama sinta sambil melirik ke alva,alea menggeleng paham siapa yang di maksud mama Sinta.mama sinta pun mengangguk.


"Dian nanti kesini dia mengantarkan anak²nya dulu kesekolah"ucap mama sinta.


Triiing....


"Halo sayang"


"......."


"Udah sayang aku udah sarapan,kamu jangan terlalu capek biar koki yang masak "ucap alva.


"......."


"iya aku suruh Kevin kesini karena ada meeting dengan perusahaan Daddy.Apa baby nya rewel,apa kamu morning sickness"tanya alva.setelah salsa hamil alva dan yang lain mulai protektif.


"......."


"Iya boleh,bilang sama Kevin jangan ngebut"ucap alva dan menutup tlpnya

__ADS_1


"Awasi orang tua angkatnya denis"ucap alva


"Anda tidak usah khawatir bos mba salsa tidak akan kemana² dia selalu dalam pantauan"ucapan denis membuat alva tersenyum.


__ADS_2