BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
SARAPAN PAGI BERSAMA


__ADS_3

Saat ini Alva dan sahabatnya juga tim yang lain sedang sarapan, meja bundar besar Denis pesan.


sahabat²nya dan tim delta sudah duduk manis masih terlihat muka bantalnya.salsa duduk di sebelah Alva ada Alexa di sebelahnya ada Sean juga denis.


Kevin memilih duduk bersama Nathan dan Ken,ada Rey Axel Denis Seno,antonio dan bibi sarah dan yang lain.


"kemana kail"tanya Jack namun saat akan menjawab terdengar suara kail.


"Daddy"panggilnya kail datang bersama Abra dan shawn.sedangkan alea dan Zian belum bangun setelah semalam bertempur.


"good morning Daddy"sapanya.


"morning boy gimana tidurmu"tanya alva.saat ini kail berada di pangkuannya,alexa bangun dari duduknya dia akan pindah dan mempersilahkan Abra duduk di samping salsa.


Shawn menarik kursi untuk kail yang dia ambil dari kursi meja di sebelahnya untuk duduk nya kail di antara Alva dan salsa.


"thanks Shawn"ucap alva,Shawn mengangguk.


"terima kasih Shawn"ucap kail Shawn tersenyum.


Shawn pun pergi bergabung dengan Rey.


"pagi mr Abra"sapa Jack tersenyum.


"pagi mr Jack"mereka mengobrol sebentar hingga datang beberapa pelayan membawa makanan breakfast menu western jadi pilihan karena mereka semua orang bule.


Mereka menyajikan makanan di piring para tamu.ada macam² minuman smoothie buah,ada banana shake,teh jahe yang biasa Kim dan hana minum ada juga kopi dan lemon tea.


"Kamu"Alva menunjuk salah satu pelayan, orang yang di panggil pun melihat ke arah Alva "kamu membawa buku?"pelayan itu mengangguk."catat....minta buatkan oatmeal gunakan susu skim, serta salad buah dan sayur,dan teh hijau pakai satu sendok teh madu untuknya"ucap Alva ke salah satu pelayan menunjuk ke Abra.


"pergi sekarang biarkan teman mu yang melanjutkan ini"pelayan itu pun pergi.


Abra tersenyum senang hatinya berbunga dia terharu anaknya masih memperdulikan nya.anaknya masih perhatian dengan kesehatannya tidak benar² melupakannya.


Jack dan yang lain pun tersenyum sekejam dan semarah apapun Alva masih peduli dengan ayahnya.


"Daddy aku mau pancake itu"ucap kail menunjuk pancake yang ada di depan Abra yang di pinggirkan oleh pelayan.


"sini duduk sama opa disini"ucap Abra.


"apa boleh Daddy?"tanya kail.


"kail mau?"kail mengangguk "pergilah"ucapnya.


kail pun duduk di pangkuan Abra,namun salsa pindah duduk di kursi kail.


"duduk disini kasian opa berat"ucap salsa.


kail pun pindah ke kursi salsa.


"jangan lupa berdoa boy"ucap Alva.


"ya Daddy"kail menautkan kedua tangannya dia juga memejamkan matanya dia pun menggerakkan tangannya 'tunggu ini salah' gumam Abra dalam hati.


'tidak,tidak mungkin ini salah' Abra menggelengkan kepalanya.tapi yang di lakukan kail nyata 'ya tuhan'...


Abra diam pikiranya berkecamuk namun dia dengan telaten menyuapi kail.makanan yang di pesan Alva datang,pelayan tersebut menyiapkannya di depan Abra.


"selamat menikmati pak"ucapnya.


"terima kasih"ucap Abra.


Alva dan yang lain pun bersiap makan karena tidak mungkin mereka makan sedangkan Abra belum datang makanannya.


"dia begitu manja denganmu Mr Abra"ucap Jack yang akan memulai makan.


"kail, makan sendiri"ucap Alva.


"oke Daddy"jawab kail.


"pak Abra makanlah,biar kail aku yang suapi"ucap salsa.


"biar dia makan sendiri sayang"ucap Alva.

__ADS_1


"tidak apa biar ayah yang suapi"ucap Abra.


"makanlah biar dia makan sendiri"ucap Alva.


"kail bisa makan sendiri opa"ucapnya.abra pun tersenyum menyerahkan sendoknya ke kail.


"opa nanti siang mau menemani ku berlatih menembak"ucap kail dengan mulut yang penuh dengan pancake.


Jack dan Sam tersedak begitupun axel juga rey.


"kail saat makan tidak boleh berbicara kamu ingat"ucap Alva.


"sorry Daddy"ucap kail.


"lanjutkan makan mu"kail mengangguk.


*


Alva dan yang lain menyudahi sarapannya dia mengelap bibirnya dengan tisu.kim membicarakan tentang pekerjaan kadang masalah di sekitar yang membuat mereka tertawa juga Alexa yang menjadi bulan²an.


sedangkan Abra masih sarapan,kail meminum susunya.bibi sarah datang menghampiri kail.


"kamu belum mandi kail,ayo kita pergi mandi"ucap bibi Sarah


"Daddy bolehkah opa menemaniku latihan menembak?biar opa tau aku sniper"ucap kail.


"lain waktu kail,apa kamu lupa kalo aunty akan ...


"ya kail lupa Daddy aku akan menunggu di rumah dan membuatkan puding untukmu"ucap kail dia baru ingat kalo hari ini salsa akan pindah.alva tersenyum.


"pergilah mandi dengan bibi Sarah karena setelah itu kamu akan pulang"ucap Alva kail mengangguk.


"opa,bisakah lain waktu menemani ku latihan menembak"pinta kail.


"sure opa akan menemanimu"ucap Abra


"thank you opa see u again"ucap kail turun dari kursinya mengecup pipi Abra.membuat Abra tersenyum.kail begitu cepat dekat dan begitu nyaman dengan Abra,apa yang di katakan dan di tanyakan oleh kail tentang ayahnya Abra akan menjawabnya,Abra juga menepuk pantatnya saat tidur seperti yang Alva lakukan padanya jika tidur bersama.


"hai aunty"sapa kail melihat alea berjalan mendekatinya.


"Kamu mau kemana"tanya alea.


"kail mau mandi karena sebentar lagi kail akan pulang"jawab kail.


"Kamu tidak ingin ikut opa main ke rumah"tanya alea.


"sorry aunty next time,soalnya kail hari ini akan membuat puding"ucapnya


"wow kamu bisa membuat puding?"tanya alea


"ya kail pernah membuatnya dengan bibi Sarah buat Daddy"ucapnya.


"itu pasti sangat enak"ucap alea.


"ya Daddy tidak mau membaginya dengan yang lain,Daddy memakanya sendiri,iya kan daddy" ucapnya bibir kecilnya sungguh menggemaskan saat menceritakan hal yang ia suka,dia melihat ke arah Alva untuk mendapatkan jawaban bahwa yang di katakan nya benar,Alva mengangguk"ya"dia jawab singkat agar anaknya tidak kecewa


"baiklah nanti aunty juga mau "ucap alea,kail mengangguk.


"oke see u kail"ucap alea mengecup pipi kail.


"aunty jangan menciumku karena aku sudah dewasa"protesnya.


"aah mm sorry kail"ucap alea memasang muka bersalahnya dia ingin tersenyum namun ia tahan.


"see u boy"ucap Zian.


"see u aunty uncle"ucap Zian berlalu pergi.


"pagi princess"sapa Abra melihat alea duduk di kursi dimana kail duduk.


"pagi yah"sapa alea.


"pagi yah"sapa Zian.

__ADS_1


"pagi zi"..


"ayah sudah sarapan?"tanya alea melihat bekas makanan di depan ayahnya.dia mengabaikan Alva dia masih kecewa padanya,yang sudah tidak mengakui ayahnya dan menghapus nama belakang keluarganya walaupun dia tau kejadian malam itu,tapi dia tidak tau masalahnya kenapa Alva membenci ibun nya bahkan menghina Inggrid dan juga meminta ayahnya untuk menjatuhkan talak padanya.


Alva sendiri nampak acuh dia sedang mengobrol dengan Kim dan hana juga Raka.


"ayah sarapan ini"tanya alea.


"ya"jawab Abra tersenyum.


"tumben mau makan oatmeal lagi,sudah lama ayah ga makan ginian"ucap alea.


"Abang yang memesan"ucap Abra yang terus tersenyum,alea dan Zian nampak sedikit terkejut.


"kalian pesan makanan untuk kalian sarapan"ucap Abra.


"iya yah"ucap alea.


Zian memesan makanan mereka berdua duduk di meja yang sama dengan Alva yang masih berbincang dengan Kim dan Raka.


**


"ini orang yang kamu mau"ucap Raka.


"dia dokter muda dari pelosok specialis dalam"ucap Raka membuka laptop yang dia bawa.


"kapan dia datang"tanya Alva.


"Minggu depan, soalnya baru gue accept dia juga harus mengurus perpindahannya ke kota"jawab raka.alva mengangguk.


"Kamu bulan depan pulang ke Jerman kan?" tanya raka.alva mengangguk.


"oh ya Kim gue terima tawaran Marcus"ucap Alva


"are u crazy Alvarez?kita sudah overwhelmed"Kim terkejut mendengar Alva membuka usaha lagi di negara lain.


"dimana?"tanya Raka.


"yang di London"jawab Alva santai


"aku ga mau urusin itu"ucap Kim.


"ck fokusmu di delta kim, ada Alexa aku juga bisa kirim Sean kesana"Raka terkekeh dia bisa membayangkan bagaimana wajah Alexa mendengar ini.


"haiiish apalagi ini,gue mau menetap ga mau pindah²"sungut sean.abra dan Zian hanya mendengarkan,karena alea sedang menerima tlp.


"disana ceweknya....seksih"Alva menggerakkan tangannya dengan polah membentuk cewek seksih.


"dan percaya diri"ucapnya lagi.


"kalo loe kirim gue ke Rusia atau Venezuela gue mau"ucap Sean


"loe mau cari yang seperti mommy nya kail"sungut alva.


"ya apa salahnya,biar seperti kail dia sangat tampan menurun dari mommy nya bukan daddynya"ucap Sean.


"mataku menurun padanya senyumnya adalah aku,sayang jangan cemburu ya dia sudah meninggal"ucap Alva melihat ke sampingnya dimana salsa duduk,salsa mengangguk tersenyum.


"ckk "Raka berdecak melihat Alva bucin.


"duda dia"ucap Kim.


"duda kembang"ucap Raka membuat Sean dan Kim juga Rey yang mendengarnya tertawa.


"Kim!Raka!kalian diam atau gue kirim ke Luxembourg.jangan dengarkan mereka sayang,tenang aja aku single,single daddy tepatnya.kamu tau kan aku tidak mau menikah?jadi itu tidak mungkin kalo aku duda"Alva meyakinkan salsa agar salsa tidak minta untuk di nikahi.


"susah kasih dia gelar di bilang duda tapi ga nikah,di bilang perjaka itu ga mungkin,kita tau sendiri kelakuannya sepak terjangnya si Don Juan ini,masuk sana masuk sini tiap perjalanan bisnis dia pasti jajan.cebongnya yang berhasil bertahan cuma seorang mikhail aidan filbert Hernandez"ucap Raka Membuat Rey,Seno dan Axel terkekeh.


"nyali kalian besar juga menertawakan bos kalian"ucap Kim,Hana tersenyum.


"kev"panggil Alva membuat yang mempunyai nama melihat ke arahnya.


"tau apa yang harus kamu lakukan pada mereka"ucap Alva menunjuk dengan dagunya

__ADS_1


__ADS_2