BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
HURU HARA


__ADS_3

Sedangkan di rumah Alva sendiri sedang heboh mereka takut Alva akan marah saat penjaga melihat cctv salsa keluar mengendap.


Kepergian salsa di ketahui saat kail menghubungi Shawn untuk menjemputnya.salsa tidak bisa di hubungi.shawn menanyakan ke art dimana salsa,art mengatakan salsa belum turun sedari pagi setelah mengantar kail ke sekolah.


Setelah menjemput kail,kail pun mendatangi kamar salsa namun kamar nampak sepi dan rapih,kail turun mencari salsa namun tidak ada yang tau hingga Shawn memutuskan untuk melihat cctv mencari salsa,namun saat cctv di putar Shawn melihat salsa keluar rumah dengan mengendap saat ada mobil yang berpura² menanyakan alamat.


Shawn dan Rey menyebarkan orang untuk mencari salsa namun belum juga ketemu.berita hilangnya salsa belum sampai ke telinga Alva,ataupun denis juga kevin.mereka akan mencarinya lebih dulu.nathan dan Jo juga Seno bergerak mencari salsa.bahkan ahli it tidak bisa melacak salsa yang mematikan hp nya.


**Jogja..


Salsa sudah menceritakan apa yang terjadi dalam hidupnya pada Tiara saat ini dia berada di rumah eyangnya Tiara.


"gue ga nyangka loe bisa sama Alva yang dulu loe suka"ucap Tiara.


"terus gimana mau loe ca"tanya Tiara


"gue akan mengurus membesarkan anak gue"ucap salsa.


"itu ga mudah ca apalagi anak loe twins"ucap Tiara


"gue akan berusaha,Alva hanya butuh waktu dia hanya takut dengan mentalnya yang terganggu tidak bisa di obati,bahkan dia sangat menyayangi anaknya yang dari pacarnya"ucap salsa.


"harusnya dia menerima anak loe juga ca bukan hanya anak dari pacarnya"ucap Tiara dia kesal Alva hanya memikirkan anak dari pacarnya dan tidak menerima anak salsa.


"dia akan berubah gue yakin,suatu saat dia akan menerimanya,kalopun dia tidak menerima anak ini,gue gapapa.gue tetap akan ceritakan ke anak gue bahwa ayahnya adalah orang hebat dan orang baik"ucap salsa dia menangis tersedu mengingat Alva.


"sudah,loe ga boleh stres mending loe istirahat kasian anak loe"ucap Tiara.


Salsa pun pergi ke kamar Tiara dia merebahkan tubuhnya dia merindukan alva juga kail dia pun bangun kembali dan membuka tasnya mengambil baju kemeja Arvin.


salsa memeluk baju kemeja tersebut airmatanya terus mengalir "maafkan mommy"ucap salsa dia menangis hingga ia terlelap.


**


"aku mau pulang"ucap Alva setelah tangannya di obati.kevin mengangguk.


"aku merindukannya"ucapnya tersenyum.


"kev menurut loe gimana kalo gue nikah"ucapnya.


"itu lebih baik"jawab Kevin.


"ya itu lebih baik bos,apalagi yang bos ragukan mba salsa orang baik,dan saat anak bos lahir dia akan mempunyai akte kelahiran jika tidak ada ayahnya maka nama mu tidak tercantum,nanti gimana ngurus ahli waris,dan kasihan nanti jika mereka di bully karena lahir tanpa ayah"ucap Denis.


"apa mereka tidak akan malu mempunyai Daddy seperti ku"tanya Alva.


"justru mereka akan bangga"ucap Denis.


"baiklah Denis aku sudah memikirkannya siapkan pernikahan ku,kamu tau kan kita harus merahasiakan pernikahanku "tanya Alva.


"tentu bos kita akan membuat private wedding"ucap Denis.


"ayo pulang kev aku sudah tidak sabar mengelus perutnya"Alva bangkit dari duduknya mengambil hp dan dompetnya,dia berjalan cepat sudah tidak sabar bertemu dengan salsa.


**


Kediaman Abraham.


Setelah dari meeting dia kembali ke kantor karena ada tamu yang harus dia temui.


setelah tamu itu pergi Abra meminta supirnya untuk mengantarnya pulang.


"dimana Inggrid"tanya nya pada bibijah.


"ibu sedang pergi pak"jawab bibijah.


"dari jam berapa?"tanya Abra.


"dari jam 10 an kira² pak"jawab bibi.


"apa dia pergi setiap hari?"tanya Abra membuat bibijah bingung bagaimana suaminya tidak tau kalo istrinya pergi setiap hari dan akan pulang saat Abra akan pulang.


"jawab bijah,bibi udah lama kerja disini"ucap Abra.


"maaf pak,bibi pikir ibu sudah ijin ke bapak,ibu setiap hari pergi dan pulang saat bapak akan pulang kerja"jawab bijah


Abra mengeram kesal.dia tidak tau inggrid sering pergi Inggrid tidak pernah ijin saat akan pergi padanya.


"panggilan Idan saya lihat tadi dia di depan"ucap Abra.


Bijah pun memanggil Idan buru² Idan masuk menemui bosnya.


"saya pak"ucap Idan Abra melihat ke arah Idan tatapan tajam,wajahnya penuh emosi.


"kemana saja kamu mengantarkan Inggrid setiap hari"tanya Abra.


"ke cafe,kadang kerumah temanya juga ke mall dan butik pak"jawab Idan dia begitu takut melihat raut wajah Abra.

__ADS_1


"lalu"tanya Abra.


"saya hanya mengantarkan saja pak,karena ibu meminta saya untuk pulang setelah itu karena ibu bilang dia akan pergi dengan temanya"ucap Idan.


"terima kasih kamu boleh kembali"ucap Abra.


dia akan menunggu Inggrid pulang,sedangkan Dian sedang ke cafe nya.


**


Alva saat ini sudah sampai rumah nampak wajah tegang dari para pengawal dan penjaga rumah.


Kevin mengerutkan keningnya,Alva masuk kerumah yang nampak sepi.


"sayang.. panggilnya.


"ada apa"tanya Kevin pada Rey dan shawn.


"mba salsa pergi"jawab Rey.


"kemana?"Rey dan shawn menggelengkan kepalanya.


"apa maksudmu"melihat Rey menggelengkan kepalanya.


Shawn pun menceritakan kejadian yang terlihat cctv.


"bodoh"umpatnya


"cari sampai ketemu,sebarkan anak buah kita dan lacak cctv "ucap Kevin.


orang² yang ada di depan Kevin menunduk.


"lalu bagaimana udah ada kabar dari Nathan"tanya Kevin.


"belum bang"Kevin mengusap wajahnya kasar.


*


"boy"panggil Alva dia membuka pintu kamar putranya.


terdengar Isak tangis dari kail.


Alva mendekati putranya"kenapa menangis"tanya Alva dia tidak pernah melihat kail menangis.


"Daddy"kail meluapkan tangisnya di pelukan Alva.


"kenapa hem?"tanya Alva.


"mommy?kenapa mommy ?"tanya Alva dia sudah takut memikirkan hal buruk seperti terjatuh.


"mommy pergi"ucap kail.


"pergi kemana"tanya Alva.


"mommy pergi ninggalin kail dan Daddy"ucap kail.


kail memberikan kertas yang di tulis oleh salsa.


Alva membaca surat tersebut.


'to Alvarez


aku pergi terima kasih sudah memberikan kehidupan yang indah untuk ku jangan khawatir aku akan menjaga twins,aku ga akan membebani pikiran mu jika kamu takut dengan kehadiran anak² kita.aku akan menceritakan kebaikan dan kehebatan mu pada anak² kita.mereka akan bangga mempunyai Daddy seperti mu.aku akan merawatnya dengan baik.


i love u


Alva meremas surat tersebut sungguh dia ingin memukul semua orang begitu banyaknya orang di rumah tapi mereka tidak satupun yang tau salsa pergi.


giginya bergemelutuk airmatanya mengalir.


"dia pergi...dia pergi meninggalkan kita"Alva terkekeh.


"dia pergi membawa twins"ucap Alva menangis.


Shawn mengambil kail yang sedang di peluk alva.kevin berdiri di samping alva.


"dia pergi kev dia pergi dia malu anak²nya mempunyai Daddy seperti ku dia pergi"racaunya.


"Daddy"kail menangis melihat daddynya dia khawatir daddynya akan kembali sakit.


"dia pergi ninggalin aku ninggalin kail dia malu kev dia malu"ucapnya.


Kevin membawa Alva ke kamarnya.


"kail tidurlah,uncle temani"ucap Shawn.


"kasihan Daddy"ucap kail.

__ADS_1


"Daddy akan baik² saja,setelah minum obat"ucap Shawn.


"kenapa mommy pergi uncle,apa kail nakal"tanya nya.


"ayo tidur sudah malam,besok sekolah kan"Shawn menunggui kail hingga tertidur.


Kevin begitu khawatir melihat Alva yang hanya diam mulutnya bergumam tidak jelas.lebih baik Alva mengamuk dan memecahkan semua barang daripada diam seperti ini.


"dia pergi..dia pergi membawa twins..mereka pergi..


hanya kata² itu yang terulang.


Alva meringsut di atas ranjang dia melipat kedua kakinya tangannya meremas kepalanya dia mencoba untuk tetap sadar namun pikirannya terlalu ribut untuk kejadian satu Minggu ini.setelah menekan emosi saat bertemu Abra di kantor di tambah salsa pergi.


"aaakkkhh "alva berteriak kencang Kevin menatapnya sendu.dia menghubungi Denis dan yang lain untuk membicarakan tentang ini.


"dia pergi..mereka pergi ....Alva bangun dia membanting semua barang yang terlihat dimatanya.


di juga memecahkan tv meja rias dia menarik sprei.


Kevin membiarkannya itu lebih baik dia mengamuk daripada diam seperti tadi.


kail yang mendengar ayahnya berteriak pun turun dari ranjang dia berlari ke kamar daddynya.shawn berlari mengikuti kail.


"Daddy"lirihnya kail sesenggukan pipinya basah hidungnya merah melihat keadaan Daddy nya.


"kail jangan mendekat banyak pecahan kaca nanti kakimu terluka"ucap Kevin.


"Daddy"panggilnya dia luruh ke lantai menangis menggumamkan daddynya.


Namun Alva tak menyahut,Alva terus meremas rambutnya.yang duduk bersandar di kaki ranjang.


"Daddy ini kail,Daddy..."panggilnya hidung mungilnya merah, mata jernihnya sembab.


bibi Sarah mencoba menggendong kail.


"kail mau disini mau menemani Daddy"ucap kail dia berontak terus meraung ingin bersama daddynya.


"kail tidak boleh seperti ini,nanti Daddy tambah sedih"ucap bibi Sarah.


"tapi kail mau sama Daddy"ucap kail.


"setelah Daddy minum obat dan istirahat kail bisa temui Daddy"ucap Kevin.


bibir mungil itu terus bergerak melengkung ke bawah namun ia tahan agar tidak menangis.


"Daddy akan baik² aja kan uncle"tanya kail.


Kevin mengangguk.


"pergilah tidur Hem"kail mengangguk bibi Sarah dan Shawn membawa kail kembali ke kamar.


karena lelah menangis kail dengan cepat tertidur.


**


Kevin menyuruh art dan Aldi untuk membersihkan kamar Alva dari pecahan kaca agar tidak melukai kakinya nantinya.


Alva tak bergerak dia menatap kosong ke depan dia masih bersandar di kaki ranjang.


"bang"denis berdiri di pintu kamar melihat Aldi dan beberapa art membersihkan kamar.


Kevin keluar ke ruang tengah disana sudah ada Nathan,Jo,Sean Raka Rey dan yang lain.mereka membicarakan keadaan dan pencarian salsa.


Kevin juga mengabari Dominic dan gabriel.mereka tersambung di laptop Denis.kevin menceritakan semua yang terjadi beberapa hari ini.dia juga mengecek cctv sebelum salsa pergi.


salsa salah paham mengira Alva mengamuk karena tidak menerima anak²nya dia menangis di depan pintu ruang kerja Alva dan mundur beberapa langkah.


"pantas mata dia sembab malam itu"ucap kevin


"cari sampai ketemu"ucapnya dalam bahasa inggris.nathan menyebarkan orang².


**


Di kediaman Abraham.


saat ini ada alea dan zian sedang menemani Abra nonton tv sedangkan Abi baru saja turun dan akan bergabung.


"darimana kamu Inggrid"tanya abra.dia melihat jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam.


"kamu sudah pulang?kamu bilang pulang jam 10"ucap Inggrid.


"kenapa memangnya kalo saya pulang jam 10?kamu akan lebih lama di luar begitu?"tanya Abra.


"bukan begitu mas aku kan dari pabrik"ucap Inggrid.


"seperti inikah kamu pergi setiap hari dan pergi tanpa meminta ijin dan memberitahuku"tanya abra.

__ADS_1


"kamu kan sibuk mas,lagian buat apa aku ijin,bukankah kamu pasti akan mengijinkan juga kan"ucap Inggrid.


Zian dan Abi terkejut dengan jawaban Inggrid.


__ADS_2