BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
PERASAAN KAMU SALAH KEV(kevin)


__ADS_3

"hingga suatu hari tuan Dominic mengatakan kalo kamu akan kembali ke negara ini,aku setiap hari meminta ke tuan dominic agar mengirim ku ikut denganmu.sampai malam itu pukul dua dini hari tuan dominic mengatakan ikutlah dengannya kembali ke negaramu.bahagia saat itu akhirnya aku bisa ikut denganmu,denganmu aku di perlakukan dengan baik walaupun aku memposisikan sebagai Aspri dan bodyguard tapi kamu memperlakukan kami seperti keluargamu.


kita makan di meja yang sama kita makan makanan yang sama,kita memakai sepatu dari toko yang sama.aku berjanji saat itu aku akan mengabdikan diri padamu.karena aku merasa di hargai merasa di manusiakan dan merasa punya keluarga"ucap kevin.


"Kamu berlebihan kev,kamu bahkan mampu membeli sepatu yang sama denganku kamu juga bisa makan di tempat mewah,kalian banyak uang,dan kamu boleh mengabdikan diri padaku sampai kapanpun tapi kamu juga tetep harus menikah dan punya keluarga"ucap alva


Kevin menggelengkan kepalanya.


"Tolong jangan paksa aku menikah jangan terus menyuruhku menikah,karena cintaku hanya untuk satu orang walaupun aku tidak bisa memilikinya"ucap kevin.


"Aku akan mencarikan jodoh untukmu, walaupun aku pernah berencana untuk menjodohkan kamu dengan Dea sekertaris lutfi"ucap alva kekeh agar kevin menikah dan hidup normal.


"ck Aku tidak bisa"ucap kevin


"Kenapa?"tanya alva.


"Karena..karena..aku ga bisa"ucap kevin.


"Karena kamu mencintaiku bukan?"ucap alva membuat kevin mengalihkan pandangannya ke arahnya, alva mengeluarkan batang rokok dari bungkusnya.kevin masih terdiam hingga alva selesai menyalakan koreknya dan menghembuskan asap rokok itu dengan kasar.


"Aku tau kamu sering mencium bibirku saat aku mabuk bahkan saat aku tidur"ucap alva.


"Maaf"ucap kevin jika ada yang melihatnya dia akan malu mungkin ini akhir dari kebersamaan dia dengan Alva mungkin? setelah ini Alva akan mengusirnya karena jijik dengannya.


"Aku mendengar kata² cintamu,kata² sayangmu "alva menjeda ucapanya dia menghisap kembali rokoknya itu.


"Aku mendengarnya bahkan kamu bahagia melihat aku bahagia,bahkan kamu menjaga anak² ku dengan baik"ucap alva .kevin menundukkan kepalanya.


"maaf sudah lancang"ucap kevin


"Kamu sudah ku anggap seperti abangku sendiri, kalian semua berjasa atas keluarga ku,aku ingin melihat kalian bahagia termasuk kamu,aku ingin kamu hidup normal mempunyai istri dan anak"ucap alva

__ADS_1


"Bagaimana aku mempunyai istri bahkan aku tidak berhasrat dengan perempuan karena selama ini yang memberikan kenyamanan adalah laki² dan aku sudah melabuhkan hatiku padamu walaupun aku tau kamu tidak akan pernah bisa ku miliki,hanya di sampingmu,


melihatmu tersenyum sudah lebih dari cukup"ucap Kevin dia tidak mau menutupi perasaannya lagi.


"Kalo aku menikah bagaimana aku bisa menafkahi batinya bagaimana aku memberikan kewajiban ku sebagai seorang suami memberikan haknya istri"ucap kevin.


"Kamu butuh konseling"ucap alva, kevin menggeleng samar.


"Biarkan aku menghabiskan waktuku bersamamu bersama anak²mu aku akan menjaganya seperti aku menjaga nyawaku.


Aku tidak mau,aku takut anak ku merasakan apa yang aku rasakan dulu,aku tidak mau anak ku merasakan susah"ucap kevin trauma akan masa kecil.alva memeluk kevin dia bisa merasakan ketakutan saat hidup susah di masa lalu.


"Itu tidak akan terjadi kita bisa menyekolahkan mereka tinggi².jaman kita dulu sama sekarang beda"ucap alva lagi melerai pelukan nya. Setelah beberapa saat terdiam.


"Biarkan aku tua bersamamu dan mati di sampingmu"ucap kevin,alva menghembuskan asap rokoknya dia menegadahkan wajahnya ke atas.


" aku mengijinkanmu tetap di sampingku"ucap alva dia akan tetap mencari cara agar Kevin mau menikah.


"Terima kasih"ucap kevin tersenyum lebar.


"Kamu bilang tidak berhasrat dengan perempuan"ucapnya lagi.


Kevin menunjukan poto mereka berdua di tepi pantai dengan menggunakan boxer tanpa baju yang ia jadikan wallpaper.


Alva mengusap wajahnya kasar.


"Maaf"ucap kevin.


"Jadi poto ini kamu jadikan orientasi mu?fantasimu?"ucap alva


"tidak juga"ucap kevin.

__ADS_1


"lalu?"tanya alva.


"aku sering memandikanmu saat kamu sakit,aku sudah sering melihat tubuhmu"ucap kevin tersenyum,jika di siang hari mungkin pipi merahnya akan terlihat di wajahnya.


"Oh godness"alva frustasi


"Kamu tampan, kamu baik,kamu banyak kelebihan,kenapa kamu seperti ini,kamu tau kalo ini salah? perasaan mu salah,aku tidak ingin menghakimi mu tapi ini emang salah"ucapnya.


"Aku tau maka biarkan seperti ini Karena aku udah nyaman"jawab kevin.


"Gimana dengan rey,ken nathan dan denis Shawn axel mereka semua memberikan kenyamanan juga"ucap alva.


"Dari jerman aku sudah menyukai mu bahkan sebelum kamu menyelamatkan nyawaku dari tembakan itu aku sudah menyukaimu"ucap kevin.


"Aku harap kamu tidak aneh² kev kamu tau aku udah punya anak istri"ucap alva


"Aku tau bahkan aku yang mengusulkan dan menyuruh mu menikah,itu tidak akan terjadi,aku akan seperti biasa aku hanya ingin di sampingmu,aku harap kamu tidak berubah setelah tau perasaan ku dan tidak menyuruhku pergi"ucap kevin


"Aku tidak akan menyuruh kalian pergi yang sudah berada di sampingku tidak akan aku biarkan pergi"ucap alva


"Terima kasih bolehkah aku memeluk mu?selama aku bersamamu tidak pernah memelukmu"pinta kevin.


"Kamu jangan aneh² kev,bahkan kamu sering mencuri cium dariku"ucap alva


"Hanya memelukmu setelah kamu mengetahui perasaan ku,aku harap setelah ini kamu tidak takut dengan ku"ucap kevin.


"Aku akan memeluk mu tapi bukan berarti aku membalas perasaan mu"tegas alva.


"Aku tau setidaknya aku tidak akan memendamnya sampai aku mati setidaknya kamu mengetahui perasaan ku"ucap kevin.


Alva pun memeluknya bahkan kevin meneteskan air matanya.

__ADS_1


"Kamu tau perasaanmu itu salah?"kevin mengangguk


"aku tau"jawabnya..


__ADS_2