BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
APARTEMEN ALVA


__ADS_3

"Assalamualaikum bang"suara alea terdengar di sebrang sana.


"Waalaikum salam kenapa"tanya arya.


"Abang dimana"tanya alea


"Di rumah temen"jawab arya.


"Kita mau jalan mau di jemput dimana?bunda udah bawain baju ganti"ucap alea.


"Di jalan xx aja deket optik"jawab arya.


"Ya udah kita mau jalan sekarang assalamualaikum"ucap alea.


"Waalaikum salam".


"Bang, guys gue balik sekarang,makasih udah bantuin gue tadi malam besok- besok gue main kesini lagi ya"ucap arya.


"Ya tinggal kesini aja,tapi kalo disini ga ada berarti kita lagi di luar"ucap yono arya mengangguk.


"Naik apa?Jalan ke depan jauh,angkot di depan gang"ucap bagas.


"Naik ojek"jawab arya dia pun membuka aplikasi untuk memesan ojol.


Setelah berpamitan arya kini berada di depan optik menunggu mobil orang tuanya datang.


Satu mobil Alphard warna hitam berhenti di depan arya.ia pun masuk duduk di depan samping supir.


Alea duduk di belakang dengan baby sitter nya mba nur namanya.


Alea masih memakai jasa baby sitter yang mengurus si bayi besar itu,hanya di sekolah baby sitter nya tidak ikut ralat bukan baby sitter tapi asisten khusus untuk alea.


"Kemana kemaren bang bikin khawatir bunda tau ga,kalo ga pulang tu ngomong kasih tau bunda"cecar bunda nilam,ayah abra sibuk dengan tab nya,begitu juga alea Yang sedang nonton Drakor.


"Mm ke kos an temen bun,maaf lupa ngabarin bunda"jawab arya.


"Ga bareng zian?"tanya bunda lagi.


"Gak"jawabnya singkat.


"Kamu minum bang"tanya ayah abra.


Arya hanya diam.


"Bau loh"tukas ayah abra yang paham akan bau alkohol.


"Dikit yah"jawab arya tidak bisa mengelak karena memang kenyataan dan ayah abra juga pasti tau.


Arya yang duduk di depan di jewer kuping nya sama bunda nilam.

__ADS_1


"Sama siapa kamu minum"tanya bunda nilam tanpa melepas tangannya di telinga arya.


"Isshhh bunda sakit.."ucap arya meringis


"Jawab dulu"sungut bunda nilam "Sama..sama..sendiri bun" tadi dia mau bilang sama zian dan danu tapi arya pikir pasti bunda nya menghubungi zian.


"Ya bunda tau kamu ga sama zian dan danu,zian di rumah danu di luar kota."ujar bunda nilam.


"Terus temen² yang mana"tanya nya lagi.


"Ada bun temen baru"jawab arya.


"Temen baru tapi udah ngajakin minum hati² loh bang milih temen"ucap bunda nilam.


"Ga bun,tadi malam tuh abang mau pulang tapi ga ada taksi abang jalan ke halte terus di bantuin sama mereka karena abang sedikit oleng bun"kata arya menjelaskan ke bundanya.


"Di bantuin?Oleng?Berarti minum banyak? gimana kalo kamu di apa²in sama mereka ya allaah anak ini"Ucap bunda nilam geram dengan tingkah anaknya.


"Dikit bun,mereka baik kok bun buktinya aku gapapa kan"ucap arya yang sudah terpojok oleh bundanya.


"Dikit tapi sampe di bantuin sampe oleng pula,kalo dikit masih bisa pulang..haissh"bunda nilam berdecak.


"Yah anakmu kasih tau dong yah"ucap bunda nilam melihat ke arah suaminya.


"ga papa kan yah Abang minum?kan udah sering Bun cuma sekarang aja ga pulang biasanya pulang ke apartemen,yang penting ga hamilin anak orang bun"ucap arya


"Abang!kalo ngomong tuh ya Allah"bunda nilam menggeleng kan kepalanya tidak habis pikir dengan anaknya.


"Iya yah,Abang tau koq yah"ucap Arya.


karena dia tau orang mabok ga sadar makanya dia tidak pulang ke rumah dan memilih pulang ke apartemen yang tidak ada orang kalo pulang ke rumah takut hilaf ke orang sekitar kata dia.


"Abang minta maaf ya bunda cantik,liat tuh marah² mulu kerutan nya pada keluar jadi keriput"goda arya ke bundanya


"kamu ngatain bunda keriput?kamu yang bikin bunda keriput"sungut bunda Nilam


"senyum dong cantiknya akuh,senyuman bunda tuh kaya sinar matahari tau ga sih" candanya


"Ih abang geli tau denger gombalan abang yang ga jelas,jangan dengerin bun dia gitu ada maunya"ucap alea.


"Apa sih anak bayi ah,orang ngomong kenyataan kalo bunda tu cantik.diem aja deh bocah"ucap arya


"matahari panas dong" kesal sang bunda


"eh gak maksudnya mentari pagi yang indah itu kan iya kan mang iman"ucap Arya menanyakan ke sang supir.sang supir hanya tersenyum.


"Pengalaman ya bang"ucap alea.


"He em Godain tante² di club"ucap arya yang mendapat pukulan di lenganya dari sang bunda.

__ADS_1


"Aaauww bunda atit tau"ucap arya.


"Awas macem² kamu bang,bunda kirim ke afrika"ucap bunda nilam.


Abra menggelengkan kepalanya melihat tingkah keluarga kecilnya.


sudahlah lebih baik diam pasti kalah kalo sama emak² apalagi emak gue pikir arya.


*flashback off


"bos"Rey membuyarkan lamunannya dia pun duduk di tepi ranjangnya.dia melihat ke arah Rey yang berdiri di pintu.Rey yang paham pun mengatakan..


"mereka sudah mengetahui kalau bos ada di apartemen"ucap Rey Alva mengangguk.


"cepat juga mereka"ucapnya dia berdiri dan berjalan ke ruang tengah di ikuti rey di belakangnya di lihatnya Kevin sedang masak masakan western.


"Rey gue minta cari Anggota mata elang minta mereka bergabung di ggsi,terutama Dito"pintanya.


Rey mengangguk.


"dan siapkan j@lang udah lama gue ga main untuk besok,dari club' itu ada seorang germ0 bernama madam amber minta darinya"ucap Alva dia pun mengambil rokok yang ada di meja depan sofa yang dia duduki.


"segera bos"ucap Rey dia pun menghubungi orang²nya untuk mencari anggota mata elang dan madam amber.


setelah menghubungi orang²nya Rey pun berlalu dia pun merapikan minuman² ke dalam lemari di dekat meja bar tersebut dan minuman kaleng di kulkas.


Kevin pun selesai masak di meletakkan tiga piring di atas meja makan ada steak Wagyu dengan asparagus juga roasted potato juga salad.


"makan dulu"ajak Kevin,Alva pun mematikan api rokoknya dan berjalan menuju meja makan.


Rey pun menyusul dia duduk di sebrang Alva.


Alva menikmati masakan Kevin dari dulu masakan Kevin selalu enak menurutnya.


Mereka makan dengan diam,suara hp Rey mengalihkan pandangannya.


Rey pun segera mengangkat panggilan tersebut setelah beberapa saat dia menutup sambungan telepon nya.


"anggota mata elang sudah ketemu bos"ucap Rey.


"suruh mereka datang ke nine club' kita akan kesana"ucap Arya.


"apa mereka akan datang hari ini"tanya Kevin.


"aku rasa iya,setelah makan kita pergi"ucapnya kevin mengerutkan keningnya.


"bukan hari ini kita mulai rencana,besok kita mulai"ucap Alva.


Setelah makan mereka bersiap untuk pergi jam menunjukkan pukul setengah enam sore.setengah jam kepergian Alva,Abra dan Bowo sampai di apartemen tersebut.

__ADS_1


Berkali² dia menekan bel namun tidak ada yang membukukan pintu,Abra pun mencoba pin lama apartemen Alva akhirnya kunci pintu terbuka.namun saat masuk apartemen dalam keadaan kosong dan berantakan.


beberapa saat lalu orang² Abi mengabarkan bahwa Arya ada di apartemennya, Abra meminta Bowo untuk mengantarkan ke apartemen putranya tersebut.


__ADS_2