
"selamat ya Bu salsa anaknya ada dua tuh"ucapnya melihat titik dua di layar yang di tunjukan dok tersebut
"usia kandungannya 6minggu,jangan stres dan kecapekan,makan makanan bergizi dan jangan lupa minum susu hamil ya"dokter tersebut memberikan resep obat yang harus di tebus di apotik.
Denis tersenyum twins?o my God bos gue keren bikinya langsung dua"gumamnya dalam hati.
setelah menebus obat Denis membawanya pulang ke rumah.
"jaga mba salsa dengan baik ada baby twins di perutnya"ucap Denis.
Rey, Axel,dan Seno tersenyum begitupun bibi Sarah.
"penuhi ngidamnya dan belikan susu terbaik untuknya"ucap denis.rey mengangguk.
"mommy sudah pulang?mommy sakit apa"tanya kail.
"mommy ga papa kail."jawab salsa.
"kail jika kail punya adik apa kail akan menerimanya?"tanya salsa.
"tentu mommy,kail senang karena kail akan menjadi kakak,Kakak yang akan melindungi adiknya dan mommynya"jawab kail.
Salsa membawa tangan mungil kail ke perutnya.
"disini ada adiknya kail"ucap salsa.
"really mommy?"matanya berbinar dia bahagia nanti dia punya teman bermain di rumah.
salsa mengangguk"ada dua "lirihnya
"jangan bilang Daddy ya kita bikin surprise"ucap salsa walaupun dia ragu tapi dia sudah siap dengan penolakan alva.kail mengangguk.
Denis menghubungi Kevin disana Alva memang sedang meeting.
"kenapa?"tanya Kevin.
"gue ga tau ini kabar bahagia atau sebaliknya"ucap Denis.
"ada apa memangnya?"tanya Kevin.
"mba salsa hamil"ucap Denis.
"salsa hamil"tanya Kevin memastikan.
"iya"Denis pun menceritakan kejadian salsa pingsan.
"lalu gimana keadaannya"tanya Kevin.
"dia sedang istirahat di kamar,dia takut bos ga menerima kandungan nya"ucap Denis Kevin pun bingung apa yang terjadi nanti.
"jaga dia,berikan nutrisi yang baik untuk kandungannya,jangan sampai dia kelelahan"ucap Kevin.
Kevin menutup panggilan tlpnya dia pun berbalik namun Alva berada di belakangnya.
"al...
"salsa hamil?"tanya Alva wajahnya datar Kevin takut Alva tidak bisa menerima kehamilan salsa.
Kevin mengangguk.alva terdiam setelah beberapa saat dia berjalan meninggalkan Kevin.
Shawn menepuk pundaknya dan berlari mengejar bosnya.kevin menyusul mereka berdua.
...------------...
__ADS_1
Sudah empat hari Alva di luar kota,hari ini mereka sedang dalam perjalanan kembali ke kota.
"mommy Daddy pulang hari ini"ucap kail dia berlari menghampiri salsa yang sedang bersantai di tepi kolam,dia baru menghubungi Daddy nya.
"oh ya"salsa begitu senang mendengar Alva akan pulang walaupun ada perasaan takut.
"ayo kita masak makanan kesukaan Daddy"ucap salsa.
mereka berkutat di dapur sang asisten sedari tadi sibuk mengawasi salsa dan kail di bantu koki.
Setelah selesai memasak mereka membersihkan diri bersiap menyambut kepulangan alva.
Setelah menunggu dua jam suara mobil terdengar salsa dan kail berlari menuju pintu utama.
"jangan berlari"ucap bibi sarah.salsa masih suka lupa bahwa dirinya sedang hamil.
tidak ada morning sickness yang ada makannya lebih banyak dan suka ngemil.
perubahan bentuk tubuh salsa sudah terlihat lebih berisi di mata Alva Saat ia baru saja turun dari mobil.kevin ,Seno,Axel dan Rey mereka semua risau mereka khawatir Alva menolak kandungan salsa.
"Daddy"kail berlari menghampiri Alva dia begitu merindukan daddynya.
salsa mengecup pipi Alva
"selamat datang kembali"ucapnya Alva tersenyum merangkul pinggang salsa ya ada perubahan perutnya sedikit menonjol dia merasakannya.mereka jalan bersama dengan kail berada di gendongan Alva.
"tadi kita masak Daddy, makanan kesukaan Daddy iya kan mommy"ucap kail
"iya kita masak bersama"jawab salsa entah mengapa dia suka sekali menghirup aroma tubuh Alva dia sangat merindukan pria itu.
"biar Daddy membersihkan diri dulu"ucap Alva dia menurunkan kail di sofa.
"jangan lama² Daddy karena aku sudah lapar"ucap kail
Dia pun menyudahi mandinya dia keluar terlihat salsa sudah menyiapkan bajunya.
"kalian belum makan?"tanya Alva dia memakai ****** ******** di depan salsa.
"belum kita nungguin kamu"ucap salsa dia memperhatikan tubuh alva.dia bangkit mengambil handuk kecil dan mengeringkan rambut Alva agar tidak menetes.alva menundukkan kepalanya merasakan usapan² di kepalanya.
"aku ingin mengatakan sesuatu"ucap salsa,Alva yang sudah mengetahui akan membicarakan kehamilan salsa pun memilih untuk menundanya.
"kail sedang menunggu kita dia kelaparan"ucap Alva salsa mengangguk melupakan itu.
mereka berjalan berdua."kail ayo kita makan"ajak salsa.
"ya mom"kail pun menyusul ke ruang makan.
"kemana yang lain"tanya Alva.
"bi,bang kevin dan yang lain tolong panggil kesini ya kita makan malam bersama"pintanya.
bibi Sarah segera memanggil Kevin dan yang lain.
Alva duduk di tempatnya kail pun sudah di kursinya.
Kevin dan yang lain pun datang bergabung.
"kalian telat,sudah membuat putraku kelaparan"ucap Alva
"bukan anda yang kelaparan bos,anda belum makan dari siang"ucap Shawn.
"sudah ayo cepat kita makan kasian anak dan daddynya kelaparan"ucap Denis
__ADS_1
Mereka duduk di kursi masing².salsa menyiapkan makan untuk kail dan alva.
mereka makan dalam diam,Alva memperhatikan makan salsa yang porsinya tidak seperti biasanya.mungkin karena hamil pikirnya, namun baik Denis atau Rey belum ada yang memberitahu Alva pikir salsa.
Kevin sudah mengingatkan agar salsa sendiri yang menyampaikan, walaupun Alva sudah tau darinya.setelah selesai makan salsa,Alva,Kevin dan Denis juga Rey mereka ke ruang tengah.ada beberapa yang akan di bahas Denis juga ada laporan dari Rey tentang keluarga Abra.
Salsa memberikan kode pada kail untuk mengambil kotak yang sudah di siapkan mereka berdua.
kail pun berlari mengambil kotak itu dan memberikannya pada Alva yang sedang sibuk dengan hp nya.
"apa ini"tanya Alva melihat kotak kecil dengan pita warna biru.
"for u Daddy"ucap kail dia duduk bersandar pada salsa yang sudah tidak tenang tangannya berkeringat jantungnya berdegup menunggu reaksi dari Alva dia takut Alva tidak menerimanya.
"buka dadd"ucap kail sudah tidak sabar
"tapi Daddy ga ulang tahun"ucap Alva.
"tapi itu untuk Daddy"ucap kail.denis dan yang lain menatap Alva dan kail.
Alva pun membuka kotak tersebut terlihat foto USG.
"apa ini"tanya Alva.
"itu adek bayi"ucap kail.alva menatap kail.
"ada di perut mommy"ucap kail senyum polos itu terlihat melebar matanya berbinar.
Alva menatap salsa walaupun jantungnya berdegup saat melihat foto USG tersebut.
salsa mengangguk "ada dua"lirih salsa dia menunduk takut melihat penolakan dari Alva.
"d..dua?"ucap alva suaranya bergetar.
salsa mengangguk lagi.
"twins"ucap salsa.
tes..airmatanya menetes,antara bahagia dan takut menjadi satu.
"t..tapi aku....
"kamu Daddy yang hebat mereka akan bangga sama kamu,aku akan menceritakan kehebatan mu pada mereka"ucap salsa meyakinkan alva.
Alva menggelengkan kepalanya"aku tidak pantas,mereka akan malu"ucap Alva
"gak,mereka akan bangga sama seperti kail"sergah salsa
"Daddy kamu terbaik,dan yang terbaik"ucap kail.
Air mata Alva terus mengalir salsa menghapus air mata Alva dia memeluk Alva dan kail yang berada di tengah mereka.
Alva tak membalas pelukannya pikiran dia masih takut.rey,Denis bahkan Kevin tau perasaan Alva dan ketakutannya,dia mendoktrin dirinya untuk tidak menikah dan punya anak.
"kail,kamu belum mengerjakan pr mu"ucap bibi Sarah sedari siang kail sibuk ikut memasak.
salsa melepaskan pelukannya "ah mommy lupa ayo kita kerjakan PR nya biarkan Daddy menyelesaikan pekerjaannya"ucap salsa.
"ayo mommy"kail pun turun dari sofa berjalan menggandeng salsa.
Alva menghempaskan punggungnya di sandaran sofa.
"tidak ada alasan untuk menolak kehadirannya bos, bagaimanapun mereka darah dagingmu apalagi twins"ucap Denis Rey mengangguk.
__ADS_1
"kamu bisa melewatinya,kamu juga butuh penerus.jangan pikirkan tentang gangguan mentalmu,jika kamu bahagia di kelilingi oleh orang² yang menyayangi mu akan membuat aura positif untukmu.seperti salsa kamu bahkan tanpa minum obat, mimpi burukmu tidak pernah hadir lagi kan?dengan adanya baby kamu akan lebih baik,seperti dengan adanya kail dulu"ucap Kevin menasehati Alva.