
"Minuman mahal jangan di buang mubadzir"ucap alva matanya kembali fokus ke layar laptop di mejanya.
"Ini di permentasi ya pak bos"tanyanya dia sama sekali tidak pernah meminum minuman beralkohol.
"Hem kalo minuman mahal itu di fermentasi dulu kalo langsung peres masuk botol itu minuman murah"ucap alva asal.
"Iya sih"ucap ipul membetulkan ucapan alva.
"abisin"ucap alva.
"Iya pak bos tenang aja mubazir kalo di buang,tapi saya mau minum di pantry aja pak bos biar anak² pantry pada nyicip berbagi agar merasakan minuman mahal bersama"ucapnya alva mengalihkan pandangan.
"Minum disini habisin ga usah inget temen,nanti aja kalo banyak"ucap alva.
"Biar mereka nyicipin minuman mahal pak bos"ucapnya kekeh mengingat teman²nya saat mendapatkan rejeki bukankah itu bagus.
"Habisin sekarang baru balik pantry"ucap alva.
Minuman di gelasnya belum habis namun ipul sudah meracau aneh²,alva yang dari tadi menatap laptop pun beralih ke ipul.
"Pak bos ada gempa ya?"tanyanya.dia berdiri dari kursi dimana dia duduk di depan meja Alva.
"Ya Allah ada gempa,pak bos kita harus ngumpet di bawah kolong meja"ajaknya.ipul menajamkan penglihatannya.
"Loh pak bos kembar toh koq aku baru tau"ucapnya.
"Ayo pak bos kita ngumpet di kolong meja bahaya ada gempa"ucapnya ipul berusaha meraih tangan alva.
"Tangan pak bos ini mana koq jauh banget"ucapnya. denis sedari tadi terkekeh.
Alva pun terkekeh melihat tingkah ipul.
"Eh gempanya udah berhenti"saat dia duduk bersandar di bawah meja kerja alva.
teriakan Ipul membuat Alva terkejut
"Emaaak ipul pengen kawin mak,nanti sundari keburu jadi tkw maak"ipul meracau tidak jelas.
Dari di bully teman sekolah di siram pake air got.di tolak cintanya gara² anak tukang becak.dan di bully karena punya adik yang autisme.
"mak mengko aku sukses kita pindah ben sarif ga di hina lagi"ucapnya.
Ceklek....
"Pak denis"panggilnya.
"Bawa ini anak ke tempat istirahat"ucap denis.
"Kenapa dia pak"tanya samsul.
"Mabok kecubung"ucap denis asal
"Aneh² ae kecubung di makan"ucap samsul memapah ipul yang masih meracau.
Alva menyenderkan tubuhnya mengingat ucapan ipul.
"Dia berapa bersaudara"tanya alva.
"Yang saya tau dua bos"jawab denis sambil menyerahkan berkas yang dia periksa tadi.
"sean kemana"tanya alva meraih berkas yang di periksa denis.
"Bos yang ngirim dia buat bantu mr kim satu Minggu ini"ucap denis.
"Saya lupa"ucap alva membubuhkan beberapa tanda tangan.
**
Salsa saat ini sedang berada di sebuah resto bersama zoy,ayu dan Alan juga Bakri.
dia sudah meminta ijin untuk berkumpul dengan teman² divisinya merayakan ulang tahun ayu alva pun mengijinkan.
"hai apa kabar anak pungut"sapanya.salsa dan teman²nya pun menoleh ke arah suara.
dua wanita dewasa sedang berdiri di dekat mejanya.
"mama"panggilnya lirih.
__ADS_1
"apa kabar Kamu?yang memilih menjadi simpanan daripada menjadi istri sah dari orang yang sudah mempunyai segalanya.anak durhaka gara² kamu bercerai pabrik papa mu harus tutup"ucapnya dengan mata melotot.salsa menggelengkan kepalanya dia malu,sedih,dan kaget mendengar pabrik papa Aditama tutup.
"tidak bisakah kamu balas Budi karena kami sudah merawat mu?kenapa kamu membalasnya seperti ini"ucap nya lagi dengan memasang muka sedihnya.
dia tidak membiarkan salsa menjawab atau menyangkal ucapannya.
"sekarang bantulah papa mu daripada kamu menjadi selingkuhan menjadi simpanan,lebih terhormat jika kamu menjadi istri sah"ucapnya lagi.
Malu sungguh salsa ingin menangis mendengar ucapan mama asuhnya.
"pulanglah,dan menikahlah dengan pilihan kami setidaknya untuk balas Budi pada orang tua mu ini,papamu sudah sering sakit²an semenjak pabriknya tutup apa kamu tidak kasihan"ujarnya dengan cucuran air mata menghiba seolah mereka orang yang terluka,agar orang yang melihatnya menyalahkan salsa dan mencemooh nya karena lebih memilih menjadi simpanan.
"heh Mak lampir seperti mu tidak pantas menjadi seorang ibu,jangan pernah mau kembali dengan keluarga toxic ini Cha"ucap salah seorang wanita dia adalah Tiara dan nurul sahabat salsa jaman sekolah dulu mereka terpisah saat tiara kuliah dimana ayahnya berdinas.
"Tiara"gumamnya.
"heh Mak lampir belum cukupkah belum puaskah kalian menyiksa batin salsa.dia anak supirmu,yang meninggal karena kecelakaan saat bekerja dengan mu sudah sewajarnya anda membalas Budi pada anak yatim sepertinya,tapi anda malah menjadikannya budak, menjadikannya pembantu,berkedok orang tua.anda minta dia untuk balas Budi bahkan dia sekolah dapat bea siswa,apa anda membiayainya?dasar wanita tua tidak tau diri,anda masih memintanya untuk balas Budi?cih apa yang anda berikan padanya saat dia bekerja di rumah anda?anda menggajinya? tidak!anda hanya memberinya makan,jangan dengarkan dia salsa,hidupmu milikmu tidak ada hubungan darah dengan mereka sudah cukup kamu mengikuti mereka untuk menikah dengan orang yang salah hingga kamu menjadi janda"ucap Tiara menggebu.
Sudah cukup baginya melihat salsa menderita sedari tadi dia mendengar apa yang di katakan wanita itu.tiara,dan tunangannya juga nurul menghampiri salsa.
merasa terpojok wanita itu memilih pergi.tiara menghampiri salsa yang sedang di peluk oleh zoy.alan dan Bakri mengambil kursi untuk Tiara dan tunangannya juga nurul
"loe apa kabar?kemana aja?kenapa no ga pernah aktif?apa hidup loe baik² saja"pertanyaan beruntun keluar dari mulut Tiara.
"gue baik² aja,gimana kabar loe?"tanya salsa.
"dan loe kenapa semakin bar²"ucap salsa.
"ayu,guy sorry buat kejadian tadi"ucap salsa dia melupakan teman divisinya.
"Its okey sa loe baik² aja kan"tanya zoy.
"gue baik² aja,oh kenalkan ini Tiara dan nurul sahabat gue saat sekolah dulu"ucap salsa mereka pun berkenalan.
Dan acara makan² pun berlanjut, teman² divisi salsa sudah pada pulang kini tinggal Nurul Tiara dan tunangannya.
"no hp loe biar kita bisa hubungi loe"nurul menyerahkan hp nya.mereka bertiga membuat grup chat.terlihat hp salsa keluaran terbaru,hp tersebut pemberian Alva.
"wiiihh hp loe keren ca"ucap Tiara.
salsa tersenyum."ini di kasih"ujarnya.
salsa menggeleng.
"dia pria single, tepatnya single Daddy"ucap salsa
"jadi dia seorang duda ?OMG duda lebih hot gapapa?"ucap Tiara.
"bukan duda juga,dia mempunyai anak dari pacarnya dulu"ucap salsa.membuat nurul dan Tiara mengangguk paham.
Saat ini mereka semua sedang berada di parkiran setelah mereka melepas rindu.
"kita antar"ucap Tiara salsa menggeleng.
"gue bawa kendaraan"jawab salsa.
"oke ca see u ya,gue disini kurang lebih dua bulanan"ucap Tiara.
"gue lebih lama loe tenang aja"ucap nurul.
"ya udah gue pulang dulu"mereka bertiga berpelukan.
"sampai jumpa guys,bye mas tri"ucap salsa
salsa berjalan menuju mobilnya,sedangkan nurul dan Tiara juga mas tri masuk ke mobilnya.
Salsa membunyikan klakson dia sudah membuka jendela mobilnya.
"see u guys"ucap salsa.
"yuhuuu...see u again"ucap nurul dan Tiara.
salsa pun bergegas untuk pulang dia sudah merindukan dua jagoan nya.
"gila mobilnya Aston Martin"ucap Tiara
"gue penasaran dengan cowoknya?gue bersyukur salsa bisa move on dari cinta pertamanya"ucap nurul.
__ADS_1
"ya kita tunggu dia cerita"ucap Tiara.
"dia terlihat lebih bahagia sekarang"ucapnya lagi nurul mengangguk setuju.
"gue bersyukur Caca keluar dari keluarga toxic itu"ucap nurul.
Salsa berhenti untuk membeli martabak kesukaan kail.
setelah mendapatkannya,salsa bergegas untuk pulang.
saat sampai rumah terlihat mobil Alva yang sudah terparkir dan Rey yang sedang merokok bersama Axel dan yang lain.
"bang Rey sudah pulang"tanya salsa.
"iya mba salsa"jawab Rey.
"ini ada martabak,kalian makan manis kan"tanya salsa yang melihat menu sarapan sehat setiap hari untuk mereka.
"ya kami bisa bakar lemak,terima kasih mba salsa"ucap Rey menerima martabak dari salsa, salsa mengangguk dia pun masuk ke dalam rumah dia melihat Alva dan kail sedang bercanda dengan tv yang menyala terdengar gelak tawa kail sampai ke ruang tamu.
Kevin sedang duduk di sofa dengan laptop di pangkuan.denis pun sama namun denis duduk di bawah dengan laptop di meja dan berkas²nya.
"malam....
"mommy sudah pulang?"kail berlari menghampiri salsa.
"mommy bawa martabak"salsa menggandeng kail berjalan ke sofa dimana Alva duduk.
"gimana acaranya sayang"tanya Alva.
"mm baik cuma acara makan malam biasa"jawab salsa.dia duduk samping Alva.
"bentar mommy ambil piring dulu"ucap salsa.
"mommy biar kail yang ambilkan"ucap kail dia berlari ke dapur untuk mengambil piring.
"terima kasih boy"ucap salsa saat kail datang membawa piringnya.
"my pleasure mommy"ucap kail.salsa menyiapkan martabak di piring.
"bang Denis,bang Kev ini ada martabak ayo kita makan bareng"ajak salsa.
"iya mba salsa terima kasih"ucap Denis Kevin mengangguk.
Alva dan kail sudah memakan martabak nya.
"apa ada PR hari ini"tanya salsa.
"kail sudah mengerjakan nya momm"jawab kail.
"good boy"ucap salsa.
"kalian sudah makan?"tanya salsa.
"tadi kita makan sea food"jawab kail dengan mulut yang penuh dengan martabak.
"aku akan mandi dulu"ucap salsa pada Alva.
"ya bersihkan diri,kamu pasti lelah"ucap Alva.
"mommy mandi dulu kail"ucap salsa.
"oke mommy nanti temani kail tidur,oh ya mommy Daddy hari Sabtu besok kail di undang teman kail ke acara birthday"ucap kail.
"apa kamu sudah mempunyai teman?"tanya Alva.
"sudah Daddy,kami sudah berteman dan dia mengundangku untuk datang"ucap kail.
"belikan kado terbaik untuknya"ucap Alva
"kalian akan menemani ku kan?"tanya kail.
"bukan kah ini acara teman² sekolah?"tanya Alva.
"bukan Daddy,dia bersekolah di depan sekolah kail"ucap kail.
"dan acara itu di rumahnya,mereka datang bersama orang tua mereka"ucapnya lagi.
__ADS_1
"ya Daddy akan menemanimu"ucap Alva.