
Di kamar pengantin yang seharusnya di lewati dengan malam panas malah menjadi malam dingin untuk Zian, alea tidur setelah menangis dan kelelahan sepanjang acara dia terus berdiri tamu terus berdatangan.
Zian pun mencebikan bibirnya harusnya ini malam pertama mereka menurutnya.tapi malah di tinggal tidur tau gitu ga usah pake acara resepsi segala iya kan jadi bisa langsung gol pikirnya.
Mesti bersabar lagi, gumamnya dalam hati menguatkan diri.zian pun menyusul alea dalam mimpi.
Sedangkan Di kamar hotel yang di tempati alva kini Seno,Jack dan Kevin juga Rey sedang berada di ruang tamu.setelah salsa membantu melepaskan baju Alva kini dia sedang mandi membersihkan diri.
"Apa menurutmu dengan di pindahkan pusat kesini akan membuat dia baik² aja?"tanya kevin ke jack.
"Aku rasa iya setelah perempuan itu mendapatkan hukumannya"jawab jack.
"Di jerman dia bahkan bisa di hitung kejadian seperti ini.dan itu juga karena pekerjaan,tapi disini sudah berkali² kejadian ini dan kita disini belum ada setahun atau enam bulan"ucap rey
Salsa mendudukan dirinya di tepian ranjang tanganya membelai wajah alva yang tertidur wajah polos nya terlihat berbeda saat ia bangun.salsa merebahkan tubuhnya di samping alva dan memeluk alva mengarungi mimpi bersama.
Kevin melihat ke kamar dilihatnya salsa tidur memeluk Alva,kevin mendekat dan membelai rambut alva lalu mengecup keningnya.
Dan meninggalkan mereka berdua.kini kamar itu sudah sepi dan kosong kevin dan rey juga seno dan jack sudah kembali ke kamar masing².
Pagi hari salsa terbangun karena merasa tidurnya terganggu dia mendesah namun matanya terpejam.alva tersenyum dia melanjutkan aktivitasnya membuat salsa perlahan membuka matanya.
"Al"lirihnya melihat alva sedang berada di atasnya.
Alva Memberikan tanda cinta di dada dan di leher salsa menegaskan ke semua orang bahwa salsa sudah memiliki pawang begitu maksudnya mungkin.
Kegiatan itu pun terulang setelah lelah Alva menutupnya dengan kecupan di keningnya..
"Makasih udah mau berada di samping ku yang ga waras ini,makasih udah mau ngertiin aku"lirihnya pada salsa yang kembali tertidur.
Sedangkan di ruang tamu kamar hotel yang di tempati alva sudah ada rey,kevin dan abi.semalam abi menanyakan ke jack kamar alva menginap.pagi tadi jack mengatakan pada kevin bahwa abi akan datang ke kamar alva.
Saat abi akan mengetok pintu kamar Alva kevin lebih dulu keluar dari kamar sebelah di mana alva menginap.dan abi mengatakan ingin mengetahui kabar alva dan meminta maaf.
__ADS_1
Namun orang yang di khawatirkan nyatanya sedang berolahraga pagi suara salsa terdengar di telinga mereka namun bagi kevin yang menyimpang itu bukan masalah walaupun sejujurnya dia cemburu namun dia paham alva normal,kevin hanya ingin selalu di samping alva.
Bagi rey sendiri suara itu sudah terbiasa jadi dia acuh tanganya sibuk dengan game di hp nya dengan mulut yang terus mengumpat.
Namun tidak bagi abi,dia memikirkan bagaimanapun alva belum menikah,kenapa adiknya itu tidak menikah saja.atau alva menjadi Casanova seperti danu.abi memejamkan matanya sebanjingan apapun dia abi tidak pernah bermain perempuan.
Alva keluar dari kamar untuk mengambil minum namun dia melihat abi sedang duduk bersama kevin dan rey.alva melangkahkan kakinya mengambil minum dan membawanya ke ruang tamu.alva duduk di depan abi dan hanya menggunakan celana kolornya.
Alva mengambil bungkus rokok di meja dan mengambil sebatang ia selipkan di bibirnya dan menyalakan koreknya, cukup lama abi belum juga membuka suara hanya memandang alva di depanya memperhatikan tatto wajah sang bunda di dada Alva juga tulisan² di bawah payudara.hingga suara alva terdengar memecah keheningan.
"Ada apa?"tanya alva namun abi masih diam ntah apa yang di pikirkan.
"Kita tunggu di luar"ucap kevin Seolah mengerti ada yang tidak bisa di bicarakan di depan orang lain.
"maaf"ucap abi.
Alva mengerutkan keningnya.
"Untuk"tanya alva.
"Aku lupa"ucap alva dia menghisap lagi rokoknya.alva menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa.
Kata² yang sudah dia susun semalam agar tidak menyinggung atau memancing emosi adiknya hilang seketika.
"Aku katakan semenjak kalian tidak melibatkan aku dalam rencana pernikahan orang itu aku melepaskan diri dari keluarga kalian.anda tau semenjak saat itu aku merasa tak lagi menjadi bagian dari hidup kalian,lalu salah ku dimana bukankah aku tak di anggap bagian dari kalian?"tanya alva. Abi terdiam.
"Bukankah kalian tidak menganggapku kalopun kalian menganggap keluarga bukankah keputusan harus di bicarakan bersama?setuju ataukah tidaknya bukan mengabaikan aku"ucap alva lagi.
"Kami melakukan itu karena kami pikir kamu pun akan setuju bukankah kalian saling menyayangi dari dulu?"ucap abi.
"Itu dulu sebelum aku tau semuanya,tapi sudah terlambat terserah sih toh aku juga bukan bagian dari kalian,aku juga sudah mengatakan pada pria tua itu bahwa aku berlepas dari keluarga Pratama apalagi dia sudah menamparku satu untuk sambutan saya datang kerumah keluarga anda dan satu lagi sebagai tanda perpisahan jadi kita tidak ada urusan lagi,karena aku hanya orang asing jangan khawatir saya akan mengganti biaya hidup selama saya bersama kalian"alva mematikan puntung rokok di asbak dia berdiri "saya mau bersiap untuk pulang jika tidak ada lagi yang di bicarakan saya permisi"ucap alva.
Abi menghela nafas kembali dia mendapat penolakan dari alva.
__ADS_1
"Apa yang harus kami lakukan agar kita bisa kembali seperti dulu?ayah sudah tua apa kamu tidak kasian"tanya abi.
"Tidak ada kecuali dia menceraikannya dan membuangnya akan aku pikirkan lagi"jawab alva.
"ar.."panggil abi.
"Alvarez nama saya Alvarez,saya sudah meninggalkan nama Aryadhika alvan Pratama di rumah ayah anda sejak malam itu jadi kita sudah tidak ada hubungan apa² lagi"Alva berlalu masuk kamar berniat membersihkan diri.karena dia akan sarapan dengan jack.
**
"Kak zi geli .."ucap alea tapi zian tidak mengindahkan dia tetap melakukan itu selama ini zian menahan diri untuk tidak berbuat macam² pada alea atau wanita manapun,dia hanya mendengarkan cerita tentang enaknya ML bahkan Alva pun sudah melakukannya walaupun belum menikah.sekarang sudah halal menurutnya ah sudah banyak gaya yang terlintas di pikiran kotornya.
zian pun tersenyum smirk pikiranya mengatakan malam pertama tidak ku dapatkan pagi pertama pun tak apa setelah sarapan bersiaplah aku akan sarapan dua kali.
"Ayo kak zi kita udah di tungguin"ucap alea.
"Iya istriku"alea mendengar panggilan istriku dari zian pun merona.
"kenapa pipinya kaya tomat gitu sih menggemaskan tau ga?"ucap zian mencubit gemas pipi istri yang baru sah sehari itu.
"Kak zi kenapa panggilan nya berubah"tanya alea.
"Kalo aku panggil adek nanti di kira kaka adek menikah"ucapnya.
Zian mendekat ke arah alea jari tanganya membelai pipi alea ibu jarinya mengusap lembut bibirnya.
Alea memejamkan matanya menikmati sentuhan zian rasa yang belum pernah ia rasakan.
Zian mendekat kan bibirnya dan mencium bibir alea,ciuman yang awalnya lembut menjadi menuntut zian menekan tengkuk alea hingga suara hp alea berbunyi.zian melepaskan ciuman tersebut.
"**** menggangu aja"umpatnya alea tersenyum malu dengan perlakuan zian tadi.
"Ayo kak kita udah di tunggu"ajak alea.
__ADS_1
"Tapi nanti setelah sarapan ya sayang"ucap zian membuat alea semakin malu lalu mengangguk.
"Yes"zian menggandeng tangan alea menuju restoran tempat keluarga mereka menunggu untuk sarapan