BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
PERSIAPKAN PESTA


__ADS_3

Sebelumnya pagi² sekali saat Alva masih tidur Kevin mendatangi unit yang di tempati salsa,dia menanyakan apa yang terjadi,salsa pun menceritakan pertemuannya dengan Abraham,dan dia meminta pada Alva untuk pindah kontrakan namun di luar perkiraan Alva marah dan pergi begitu saja.


Kevin pun mengatakan jika memang mencintai Alva jangan pernah menyakitinya itu akan berdampak pada mentalnya dan menerima keadaan Alva.


Salsa mengatakan dia menerima Alva karena dia mencintainya namun ayah alva memintanya untuk pindah.


"jangan pikirkan tentang pak abraham karena alva sudah keluar dari keluarga Pratama dan tidak mau berurusan dengan keluarga Pratama"ucap kevin


**


Kegiatan itu akhirnya selesai dan mereka saling memeluk,hingga suara hp alva menyadarkan mereka.


"Your are mine sa"bisiknya sebelum dia mengangkat tlp nya salsa tersenyum mendengarnya.


Alexa calling.


"hemm".


"......"


"You choose the car yourself then send the bill to me(kamu pilih sendiri mobilnya lalu kirim tagihanya ke padaku)"ucap alva


"......"


"never mind, don't get angry, you'll get old quickly."(sudahlah jangan marah² terus cepat tua nanti)ucap Alva


panggilan pun berakhir.


"siapa"tanya salsa kepo karena terdengar suara perempuan.


"Alexa"jawab Alva.


Salsa pun diam dia tidak mau tau lagi takut akan menyakiti hati nya nanti.


Alva yang paham kalo wanitanya,ya semenjak salsa mengatakan kalo salsa mencintainya, Alva mengklaim salsa adalah wanitanya.


"Alexa she's My friend"salsa mengangguk.


"jangan cemburu dia sudah bertunangan"jelas Alva.


"apa dia wanita yang di cafe tadi siang"tanya salsa ragu.


Alva mengangguk.


"Lalu kalian berciuman"ucap salsa.


alva tersenyum wanitanya sedang cemburu "aku hanya mengecupnya sayang seperti ini"ucap alva mencontohkan apa yang di lakukanya pada alexa.


Alva kembali mengulangi kegiatan itu berulang berbagai gaya mereka coba,salsa sudah menjadi candu,alva tidak melakukan nya sekali (tiiit lah ya)


"Terima kasih" ucapnya alva memeluk erat hingga mereka tertidur memasuki alam mimpi bersama.


Hingga jam sepuluh malam salsa terbangun dari tidurnya karena merasa perutnya lapar,dia merasa ada yang menindih pinggangnya.salsa pun mengecup bibir alva berkali² hingga alva terbangun.


"Sayang"suara parau terdengar seksi di telinga salsa.


"Aku lapar ini jam sepuluh,aku belum masak"ucap salsa.


"Kita makan di luar"ucap alva meringsek memeluk salsa erat.


"Gimana mau jalan kalo pelukan kamu makin erat begini"sungut salsa.


"Aku ga bisa lepas ada magnet rasanya di tubuhmu ini"ucapnya matanya masih terpejam.


"Kamu ini ada² saja"ucap salsa dia malu mendengar Alva menggombalinya


"Sayang.."ucap salsa.


"Hah ulangi lagi tadi manggil apa"pinta alva salsa menggeleng malu.


"Ayo ulangi tadi manggil apa"ucap alva menatap salsa.


"Sayang"ucapnya lirih dan menelungkup kan wajahnya ke leher alva karena malu.


Alva terkekeh" lihat sini sayang"salsa menggeleng,

__ADS_1


"Aku mau denger lagi"ucap alva


"Ga ada,ayo cepat aku lapar" ucap salsa dia benar² malu memanggil sayang ke alva setelah mengatakan perasaanya salsa lebih lega,bahkan untuk memandang dan memanggil sayang aja dia tidak berani.


"Oh god ,koq kamu menggemaskan"ucap alva melepaskan pelukannya.


Salsa pun berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri.alva terkekeh melihat tingkah salsa.


"Ternyata umur ga bisa memastikan kedewasaan seseorang bahkan umur kita sama tapi dia seperti abg inikah sifat perempuan"alva menggeleng kan kepalanya.


Saat ini mereka berdua sedang nonton tv setelah tadi makan di tempat nasi goreng kaki lima.salsa menyandarkan kepalanya di dada alva,dengan kaki bertopang di atas sofa. alva memeluknya dengan tangan kiri mengelus punggung salsa tangan satu lagi memegang hp kakinya lurus di atas sofa,salsa masih menanyakan alexa."kenapa sudah bertunangan masih mau di cium apa tunangannya ga marah"tanya salsa.


"ya dia tu seperti itu menyelamatkan kami dari cewek² yang ga jelas yang selalu mengikuti kami "jelas Alva


"kami?"


"ya kim,jack,Sam,raka kita akan menjadikan Alexa tameng"ucap Alva terkekeh.


"nanti aku kenalkan dia akan tinggal di Jakarta karena bekerja disini dia tinggal di lantai 8 di apartemen ini juga dia itu cerewet sekali lebih cerewet dari bunda "ucap Alva.


Ting..


Chat masuk dari alexa ia mengirimkan sebuah gambar mobil sport.alva pun menghubungi alexa.


"Halo alexa, buy the white one for my woman"pinta alva.


"........"


"Ya kamu juga "ucap alva.


**


Pagi menjelang alva menjemput kail ke rumah untuk berangkat ke sekolah.


"Daddy i miss u"ucap kail saat alva baru turun dari mobilnya.beberapa hari Alva tidak menemuinya hanya vc.


"Miss u too"alva memeluk dan menciumi putranya.


"Kapan daddy akan tinggal di rumah ini"tanya kail.


"Besok,karena nanti malam kita akan bermalam di hotel kamu ingat nanti malam adalah peresmian rumah sakit gratis daddy dan perpindahan kantor induk kesini"ucap Alva saat ini sudah berada di mobil.


"Sure,tunjukan pada mereka bahwa anak Daddy itu hebat"ucap alva.saat ini mereka sudah sampai di sekolah.


"Persiapkan diri untuk nanti malam"ucap alva kail mengangguk semangat.


Hari ini ada 3 agenda meeting.alva memilih di kantornya tidak menemui klien di luar perusahaan.


Alva memakai pakaian selayaknya bos dia harus berpakaian rapi menurut alexa.


"alva sudah klien datang cepat meeting ke ruangannya"ucap alexa.dengan susunan kata yang tidak pada tempatnya jadilah Alva kembali ke jaman SD pelajaran bahasa Indonesia yang baik dan benar dan kata² Alexa adalah PR nya dia harus merangkai kata agar menjadi sebuah kata² yang tepat.


Tapi dia senang dia tidak merasa kesal menurut nya lucu meski harus menahan ketawa agar tidak ada benda melayang ke arahnya.


"hemm sudah siap dokumen nya?"tanya Alva


"siap sudah semua"jawab Alexa.


Alva pun mendatangi ruang meeting dengan meja kaca bundar.di dalam sudah ada tamu klien dengan asistenya.


Alva berjalan di depan dan Alexa beserta sekertaris di belakang Alva.


ceklek...


Disya masuk lebih dulu di susul alexa dan alva


"arya"lirihnya terkejut melihat Alva di ruangan meeting.


Wwajah datar nan tatapan tajam itu masuk ke ruang meeting.tidak ada ekspresi terkejut melihat satria karena ini memang harus terjadi.


"maaf sudah membuat anda menunggu"ucap Alva formal karena disini mereka bekerja.


"silahkan duduk"Alva mempersilahkan para tamunya duduk.


Sehari yang lalu proposal yang di ajukan pihak zian di ACC oleh alva,sebagai pemilik papa satria yang harus bertemu di pertemuan pertama untuk mencapai kesepakatan,lalu baru boleh di gantikan sekretarisnya atau zian.

__ADS_1


"perkenalkan ini bapak Alvarez selaku presdir delta"ucap sekertaris disya mulai memperkenalkan atasannya.


"Alvarez?Presdir?"ucapnya lirih namun masih terdengar papa satria benar² terkejut di buatnya.


"dan ini Mrs Smith sebagai penanggung jawab"ujarnya lagi memperkenalkan.


"Alexa Smith"ucap Alexa mengulurkan tangannya ke satria


meeting pun berjalan semua di bahas tuntas dan lugas dan di setujui papa satria.


papa satria bangga dengan cara penjelasan yang di sampaikan alva.


"Maaf pak satria kalo ada yang belum di mengerti nanti bisa di tanyakan.karena kami masih ada satu meeting lagi sebelum ke hotel untuk acara nanti malam"ucap sang sekertaris.satria mengangguk mengerti.


Setelahnya sekertaris alva keluar lebih dulu, beberapa saat Alexa keluar untuk ke salon bersama Anastasia dan salsa.


"pergi sekarang saya Alvarez"pamitnya.


Alva mengangguk.


setelah Alexa pergi,selang beberapa saat Denis masuk membawa berkas pengalihan aset.


Denis memberikan beberapa map pada Alva.


"kamu sudah mendapatkan tanda tangannya"tanya Alva.


"sudah bos"jawab Denis.


Alva mengeluarkan pulpen Visconti Ripple dari saku jasnya dia menanda tangani beberapa lembar."pastikan yang asli kamu kirim"ucap alva.denis mengangguk.


"apa ayahmu tau"tanya papa satria ragu.


Alva hanya mengedikkan bahunya.


"papa tidak menyangka kalo kamu presdir delta yang selama ini di bicarakan orang²"ucapnya.


"papa bangga sama kamu nak"ucap papa satria bangga.


"makasih"


"apa zian tau"tanya papa satria.


alva menggeleng.


"Baiklah biar jadi kejutan,zian juga di undang"ucap papa satria.


**


Setelah pulang kerja salsa,Alexa dan Anastasia pergi ke salon dan ke butik,salsa hanya tau kalo dia di ajak ke acara perusahaan.


sam,kim,Jack,alva,raka,kail dan axel berada di hotel di kamar president suite,mereka sedang mempersiapkan untuk acara yang sebentar lagi di mulai.


Alva sedang memangkas rambutnya menjadi pendek dia memanggil orang babershop untuk datang ke hotel,bahkan Jack,Raka,Sam,dan Kim pun ikut potong rambut.kail pun ikut potong rambut dengan model yang sama dengan Alva like father like son.


*


mereka sedang mendebatkan Alexa yang akan menjadi pembicara, sebenarnya mereka tidak serius hanya saja lucu jika membahas Alexa.


"bukannya berjalan lancar malah akan menjadi stand up komedi"ujar Raka terbahak.


ya begitulah mereka menjadikan Alexa si emak² cerewet sebagai penghilang kejenuhan.Alexa sudah terbiasa menjadi bulan²an..


"Daddy kail sudah menyiapkan pidato untuk nanti malam"ucap kail berlari dari kamar menghampiri alva.


"Good boy daddy al pasti bangga dan daddy juga bangga sama kail"ucap alva mengusap kepala putranya


"Kail akan membuat kalian bangga"ucap kail.


"Ingat berhati²lah saat bicara nanti"kail mengangguk.


"Kail tidak akan membuat daddy dan daddy al kecewa"ucap kail.


"Putra daddy sangat pintar"ucap alva.


Bahkan mereka seperti anak dan ayah kandung.alva sangat menyayangi kail begitupun kail apa yang alva lakukan menurun padanya bahkan tengilnya,jailnya pada orang terdekat cara bicaranya dan manja juga jiplakan alva,karena sedari bayi alva merawatnya.sifat manja alva ke grandpa gabriel di contoh oleh kail.

__ADS_1


"Daddy apa grandpa datang"tanya kail.


"ya Grandpa akan datang"jawab alva.


__ADS_2