BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
FLASHBACK ANAK JALANAN


__ADS_3

*di kediaman orang tua arya.


"yah,arya kemana ya jam segini belum juga pulang?"tanya bunda Nilam


Jam menunjukan hampir pukul 1 dini hari tapi arya tidak bisa di hubungi.no tersambung tapi tidak di angkat.arya sengaja mengsilent hp nya,tapi biasanya kalo dia tidak pulang akan menghubungi bunda nya walaupun hanya sekedar chat.


"Mungkin di apartemen"jawab ayah abra


"Tapi tumben ga ngabarin"ujar bunda nilam


"Apa tanya zian"tanya bunda nilam


"Mengganggu ga bun ini udah malam"ucap ayah abra.


"Daripada bunda kepikiran"dengus bunda nilam.


"Ya udah coba tanya sama zian,kali lagi bareng mereka "jawab ayah abra


Tut..Tut..Tut..


"assalamualaikum zi"salam bunda Nilam


"waalaikum salam Bun ada apa?"tanya zian


"Maaf bunda ganggu istirahat kamu zi,arya bareng sama kamu gak?"tanya bunda nilam


"Ga koq bun,aku juga abis main game, arya ga ada Bun,dari sore aku di rumah"jawab zian


"kemana ya tu anak apa sama Danu ya?belum pulang jam segini soalnya,boleh minta tolong tanyakan Danu?"pinta bunda Nilam


"Danu lagi di luar kota bun"jawab zian


"Ya Allaah kemana kamu bang"terdengar lirih di sebrang tlp zian


"Ya udah makasih ya zi maaf ganggu istirahat kamu" pinta nya


"iya Bun nanti zian coba tanyain temen yang lain" ucap zian


sambungan telepon terputus..zian memikirkan kemana arya pergi setelah dari cafe."Nine club"terlintas di pikiranya


tutt..Tut..Tut ..


"halo" tlp tersambung setelah beberapa saat menunggu.


"arya kesitu ga ger?"tanya zian


"Tadi disini lama jam 11an udah pulang tu anak" jawab geri


"Sama siapa?"tanya zian


"Sendiri,mabok tu anak minta 4botol tapi baru habis 3 dia pergi.kenapa?" jawab geri


"belum pulang dia ger,bunda nya nyariin"ucap zian

__ADS_1


"Yang gue tau dari jam 11 dia keluar"ucap geri


"ya udah deh gue mau kabarin bunda dulu thanks ger"kata zian


"Loe dimana ar?sorry udah nyakitin hati loe"gumamnya.zian pun menghubungi bunda nilam.


*pagi hari di kost an.


"Ssstthh kepala gue berat banget" desis Arya sambil memegang kepalanya.


Dia memperhatikan sekeliling ada 4 orang anak muda yang juga tidur di sebelahnya di atas karpet.sambil mengingat yang terjadi tadi malam.


"Dimana sih ini" gumam Arya


ceklek suara pintu terbuka..


"udah bangun loe"ucap Baim sambil mendudukkan tubuhnya di depan pintu dan bersandar,Yono duduk di sebelahnya dan Bagas duduk di samping arya sambil mengeluarkan bungkusan nasi uduk dari dalam plastik.


"bangun..bangun..nih sarapan"suara yono membangunkan Gilang Dito dan damar sambil menggoyang²kan kakinya.


"nih sarapan buat loe"ucap bagas menyerahkan sebungkus nasi ke Arya


"thanks gue cuci muka dulu"kata Arya.


Anak-anak yang lain ada yang masih tidur ada yang sudah duduk sambil mengucek matanya.


Arya duduk di sebelah Bagas sambil membuka nasi yang tadi di berikan padanya hanya ada orek tempe dan bihun juga sambel.


Arya diam memperhatikan itu.


Sampai suara gilang terdengar membangunkan anak-anak yang masih tidur.dia yang paling tua menurut arya.


"Bangun..bangun..makan dulu terus tidur lagi.udah pada laper ini nungguin kalian"ujarnya.


Dan ya dua anak itu langsung bangun,dan ke kamar mandi.setelah berkumpul mereka membuat lingkaran untuk makan nasi uduk yang tadi sudah di campurkan.arya menggeser bungkus nasi dan menggabungkan nasinya dengan nasi yang sedang mereka makan.


Gilang dan yang lain hanya saling pandang.


"Di barengin aja"ucap arya.


"Nanti ga kenyang loe"ujar yono.


"Gue ga bakal habis makan nasi sebanyak gini"jawab arya.


Mereka pun makan menikmati sarapan sederhana,sampai satu persatu mundur dari tempat mereka makan membiarkan yang lain melanjutkan makannya.arya orang pertama yang mundur dan paling terakhir damar si bontot yang masih di bawah umur di antara mereka,dia menghabiskan nasinya sampai kertas nasi itu bersih arya hanya memperhatikan mereka makan,ia lalu berdiri berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci tangan.


Arya keluar dari kamar mandi,dan dia duduk di sebelah gilang yang sedang memainkan hp nya di teras kost an.


Arya mengeluarkan bungkus rokok dari sakunya dan meletakan di depan mereka duduk.setelah mengeluarkan satu batang rokok di tangannya,arya pun menyelipkan batang rokok ke bibirnya dan saat akan menyalakan korek api dia teringat belum mengabari bundanya.


Arya menepuk keningnya "ya tuhan emak gue"gumamnya


Arya mengeluarkan hp miliknya ada puluhan chat dan puluhan panggilan tak terjawab.

__ADS_1


segera ia menghubungi sang bunda.


Tuut..tut..


"Assala.."salam arya terputus oleh suara di sebrang sana.


"Kamu kemana aja ga ngabarin bunda,bikin bunda khawatir tau ga,semalam bunda tlp orang apartemen kamu ga ada disana,bunda sama ayah mau lapor ke polisi"ujar bunda nilam dengan nafas yang masih terdengar panik di telinga arya.


"Maaf bun Aku di rumah temen.hp aku juga di silent dan lupa ngabarin bunda"ucap arya merasa bersalah karena lupa mengabari bunda nya dia tau pasti bundanya ga tidur nungguin dia pulang


"Syukur deh kamu ga papa,jangan ulangi lagi."ucap bunda nilam merasa lega.


"Iya bun maaf ya"ucap arya


"Ya udah cepet pulang kita hari ini mau ke bogor"ucap bunda nilam setiap weekend keluarga Abraham dan satria selalu menghabiskan waktu bersama.


"Iya sebentar lagi pulang"jawab arya.


Gilang yang duduk di sebelah arya hanya mendengar,tapi dari pandangan gilang yang kuliah sambil kerja di cafe,gilang bisa menebak bahwa arya adalah orang kaya terlihat dari hp yang arya pakai adalah hp mahal.


Arya memasukan kembali hp nya ke saku celana,dan mengenalkan diri ke gilang.


"Gue arya"ucap arya menyodorkan tangannya ke gilang sebagai tanda perkenalan


"Gilang"jawab nya dan perkenalan berlanjut dengan anak-anak yang lain.


"Bang gilang kerja?"tanya arya basa basi.


"Kerja sambil kuliah"jawab gilang.


Arya menyalakan rokoknya menghembuskan asap rokoknya dan "Keren bang bisa sambil kerja"ujar Arya.


"Alkhamdulillaah selagi masih bisa"jawab gilang dengan mata yang menatap lurus ke depan seakan menyimpan beban yang hanya gilang sendiri yang tau


"Boleh ga gue sering main kesini nanti"tanya Arya.


"Boleh"jawab gilang dan yono.bagas dan yang lain hanya mengangguk kepalanya.


"Tapi kalo loe mau main kesini tau waktu ya karena kita jarang di rumah"ucap yono.


Arya mengernyitkan keningnya.


"Kita ngamen pulangnya ga pasti"ucap bagas mengerti kalo Arya tidak tau maksudnya.


"Oh dimana biasanya"tanya Arya makin penasaran sama anak² kos ini.


"Loe tau lampu merah xx?"tanya bagas.arya mengangguk.


"dan cafe sepanjang jalan xx kita di sana jam 1 siang di lampu merah jam 4 sorean kita ke cafe sebrang"terang bagas.


"Kan ada taman deket sana yang di deket puteran"kata Arya mencoba mengakrabkan diri.


"Ya kita di sana kalo hari libur"Arya mengangguk sampai suara hp terdengar lagi.

__ADS_1


__ADS_2