BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
PENYERANGAN


__ADS_3

Alva terpaku mendengar suaranya.perempuan itu terus memeluknya.


"lepas"suara Alva pelan.namun wanita itu masih memeluk Alva dia masih merindukan anak sambungnya, Inggrid melihat Alva masuk resto dia sedang bersama teman² arisanya.


"lepas"ucapnya lagi rahangnya mengetat matanya memerah.


"ibun merindukanmu nak"ucapnya lagi.


"lepaskan aku bilang!"suara Alva menggelegar dia melepas paksa pelukan Inggrid.


Inggrid terhuyung dia terkejut dengan sikap Alva saat ini banyak pasang mata yang melihat ke arahnya saat mendengar suara Alva.


Bahkan teman arisanya mendekat membantu Inggrid.


"apa yang kamu lakukan"ucap salah satu teman Inggrid.


"lebih baik anda diam"Kevin menatap tajam wanita itu.membuat nyali wanita itu menciut.


"nak ini ibun apa kamu lupa sama ibun?"ucapnya


"pergi dari hadapanku"ucapnya tegas.tidak peduli dengan pertanyaan Inggrid.


"nak"panggil Inggrid.


brak..Alva menggebrak meja di hadapannya"aku bilang pergi dari hadapan ku"ucapnya lagi


Rey bangkit dari duduknya dan menyuruh Inggrid dan teman²nya untuk pergi.


Akhirnya mereka pun pergi Inggrid menangis sepanjang perjalanan,entah tangisan itu tulus atau tidak.


Di restoran Alva sudah tidak nafsu lagi untuk makan.


tidak ubahnya Kevin dan Rey mereka tidak enak makan sedangkan Alva sendiri tidak makan.namun daripada mubazir Rey menghabiskan makanan punya alva.


jam menunjukan pukul setengah sepuluh malam Alva meminta Rey buat mengantarkannya ke club'.


Namun saat dalam perjalanan ke club ada satu mobil dan tiga motor yang mengikutinya.


Kevin yang peka pun meminta Rey membawa ke jalan yang sepi agar tidak membahayakan orang lain.


"ada apa"tanya Alva.


"ada yang mengikuti kita"ucap Kevin mengokang pist0lnya.rey menghubungi Nathan.alva pun mengeluarkan senjatanya dari balik punggungnya dan mengokangnya.


"siapa mereka"tanya Alva.


"aku ga tau"jawab Kevin.


mobil masuk ke jalanan sepi,Kevin membuka jendela mobil dan mengarahkan ke roda motor salah satu motor terguling.


Alva pun melakukan yang sama dia menembak ban motor.dan sreeet bruukkk motor ke dua terguling,motor satu lagi mengejar mobil Alva hingga mobil akan masuk ke jalan raya.


"putar balik"ucap Kevin Rey pun memutar mobil itu dan bersiap menabrak motor dan mobil di depan ya.


"kau yakin"tanya Rey ke Kevin.kevin menyuruh Rey untuk menginjak gas.


"saat akan dekat banting ke kiri di depan ada lapangan"sesuai arahan Kevin Rey menginjak gas seolah mobil itu akan adu banteng.

__ADS_1


saat sudah dekat Rey membanting setir ke arah lapangan sedangkan mobil tadi banting setir ke kanan menabrak pohon.


orang di motor tadi pun berbalik Kevin turun dari mobil melihat orang² yang menyerangnya tadi sudah terluka karena jatuh dari motor dan menabrak pohon.


begitupun Rey dan Alva mereka turun.cahaya di tempat itu hanya dari mobil Alva.


Mereka menyerang Alva,Kevin dan Rey dengan senjata tajam.ada sepuluh orang di hadapan mereka.


mereka pun berkelahi saling menghindar dan menyerang.hingga mobil Mercedes berhenti di tepi jalan lalu turun dua orang.


"arya"gumamnya dia begitu terkejut melihat Adiknya di keroyok empat orang dia pun cepat ikut membantu.


Tadi dia sempat berpikir ada orang yang di begal di jalanan sepi,namun nyatanya orang yang ia kenal sedang di keroyok.


Beberapa kali dia dan temanya kena bogem mentah dari penyerang itu.


Nathan dan Kendra datang bersama Shawn mereka pun dengan cepat membantu.


Emosi seketika teringat ia di peluk Inggrid ia lampiaskan ke gerombolan tadi setelah Nathan dan Kendra berhasil mengalahkan mereka empat di antaranya terkapar.


"bugh...Alva memukul tiga orang yang ada di pegangan Nathan,Kendra dan Kevin.


"berani sekali kalian mengusik ku bangsat bugh..."Alva kembali memukul pria tersebut.


"siapa yang menyuruh kalian hah"ucapnya Nathan mengeratkan pegangannya.


Namun tidak ada Yang menjawab.alva menginjak leher salah satu dari mereka yang terkapar itu hingga tewas.


Orang yang berada di pegangan Kevin dan Nathan begidik ngeri.


Namun Alva acuh tidak menghiraukan Abi.


tatapan tajam Alva membuat penyerang itu begidik ngeri.


"ck kalian memang tidak berguna,aku tidak mendapatkan info apapun dari kalian lepaskan mereka kev"ucap Alva dengan senyum seringainya.


Kevin,Nathan dan Kendra juga Shawn melepaskan mereka dengan mendorong mereka hingga ada yang terjatuh.


penyerang itu merasa lega karena di lepaskan,Abi pun menghela nafasnya lega.namun baru beberapa langkah Alva mengeluarkan pist0l nya dan menembak mereka tepat di kepala "DOR..DOR..DOR..,menyisakan satu orang yang ia tembak tepat di kakinya dia pun seketika jatuh dan mengerang kesakitan dia tidak bisa lari Abi syok melihat adiknya membunuh beberapa orang di depan matanya.


"pergilah"ucap Alva ke orang itu namun orang itu menggelengkan kepalanya.


"aku mohon lepaskan aku"pintanya dengan suara bergetar.


"aku sudah menyuruhmu pergi kan jadi pergilah "ucap Alva mengokang kembali senjatanya namun orang itu menggelengkan kepalanya lagi ia tau bahwa dia tidak akan di lepaskan dan akan bernasib seperti teman²nya.


"katakan siapa yang menyuruhmu"tanya Alva.


"m..m..Marco"jawabnya dia pun berlutut memohon agar tidak di tembak.


"ck Marco" Alva berdecak.


"urus mereka dan bawa orang itu"ucap Alva menunjuk dengan pist0lnya ke orang yang sedang berlutut itu.


"Arya apa yang kamu lakukan kamu memb*nuh mereka semua,kamu akan masuk penjara apa kamu tidak memikirkan itu"ucap Abi.dia ketakutan melihat pemb*nuhan di depannya apalagi di lakukan oleh adiknya sendiri.


"lebih baik bawa asisten mu ke rumah sakit dia akan kehabisan darah"ucap Alva dia berlalu masuk ke mobil di ikuti Kevin.

__ADS_1


Abi yang baru sadar Ardi terluka pun berbalik membawanya ke rumah sakit.


Kini Alva sudah sampai di apartemen niatnya buat ke club' pun gagal gara² kejadian tadi.setelah membersihkan diri Alva duduk di kursi meja minibar dia menyesap minuman yang dia ambil dari lemari tersebut dengan asap rokok yang terus mengepul.kevin dan Rey hanya melihat dari sofa.kadang Alva tersenyum kadang menangis kadang terkekeh.


"apa yang terjadi jika perempuan itu tinggal bersama bos"tanya Rey mengingat salsa akan tinggal bersama alva.namun Kevin diam tak menjawab.


"semoga saja perempuan itu membawa pengaruh baik,perubahan yang baik untuk bos"ucap Rey menjawab pertanyaan nya sendiri


"apa kamu cemburu bang"tanya Rey.


Kevin menatap tajam Rey,Rey menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"tapi bang jika perempuan itu membawa pengaruh baik aku akan mendukungnya walaupun tidak menikah aku tidak peduli istilah kumpul kebo bahkan di luar negri pun banyak yang tinggal bersama kan,aku tau bos tidak ingin menikah.aku harap kamu ga cemburu bang kita menginginkan bos sembuh dari sakit mental dan sakit hatinya,lagian kamu tau kan bos itu normal"ucap Rey membuat Kevin mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"aku kasihan melihatnya bang,dia tampan,dari keluarga kaya,bahkan dia sendiri kaya,otaknya pintar di umur yang masih muda sudah membangun bisnis pribadi dan sekarang bisnis itu berkembang pesat,walaupun tidak ada bos besar dia bisa berdiri sendiri dengan kekayaan,tapi karena otaknya yang pintar bos besar mempercayakan perusahaan²nya untuk di kelola olehnya,di usianya yang masih muda dia udah jadi the king of bisnis 'bisnisman' udah jadi miliarder,aku harap bos segera sembuh"ucap Rey terus berceloteh.


praak...Alva melempar gelasnya ke lantai membuat Rey terkejut.


Alva menjambak rambutnya Kevin bangkit menahan tangan Alva agar tidak melukai diri sendiri.


"shut..shut..shut..alva..al..alvarez lepaskan tanganmu"ucap Kevin mencoba melepaskan tangan Alva di rambutnya.


Dia menenangkan Alva yang terus meracau.dia memberi kode pada Rey untuk mengambil obat Alva di kamar.rey yang paham pun mengambil obatnya,Kevin terus memeluk sambil menahan tangan Alva.


"tenanglah kamu adalah Alva Alvarez bukan Arya,Arya sudah mati tenanglah kita akan membalas perbuatannya,inhale exhale lakukan Alvarez "ucap Kevin.alva pun mengikuti arahan kevin


"lakukan lagi inhale exhale lakukan sampai kamu merasa tenang al"panggilan Alva akan membuat Arya merasa menjadi orang baru.gabriel mengatakan dengan mengganti panggilan kamu akan melupakan kejadian buruk yang di alami Aryadhika.


Rey memberikan obat ke Kevin dia melepaskan Alva dari pelukannya dan memberikan obat untuk Alva.


"minum ini agar kamu bisa istirahat"ucap Kevin.


setelah minum obat itu Kevin membawa Alva ke kamar dan menidurkan nya.dia menunggui Alva hingga tertidur,suara nafas halus dan teratur terdengar di telinganya Alva pun sudah terlelap.dia mengelus rambut Alva memandangnya dalam.


"aku akan menerima teman wanitamu tinggal bersamamu jika itu akan membuatmu lebih baik,namun jika hanya membuat mu terluka aku sendiri yang akan menyeretnya"cup Kevin mengecup bibir Alva.setelah menyelimuti Alva dia keluar sudah tidak ada Rey di ruangan itu dia pun merebahkan tubuhnya di sofa.


*


Hari ini Alva bangun pagi untuk mengantarkan putranya masuk sekolah di hari pertamanya.walaupun matanya masih ngantuk dia tetap berusaha agar memenuhi janjinya.


"pagi..apa Daddy datang terlalu pagi"tanya Alva melihat kail sedang sarapan dia mengelus puncak kepala kail.


"aku senang Daddy menepati janji"ucap kail.


"kail Daddy tanya sekali lagi kail yakin ingin sekolah?apa tidak lebih baik kamu homeschooling?"tanya alva.


"no Daddy Aku ingin bersekolah di sekolah umum"ucap kail yakin.


"baik tapi ingat perjanjian kita,jangan sampai ada yang tau kail anak Daddy Albert oke? kail adalah anak daddy Alvarez "ucap alva agar kail merahasiakan ayah kandungnya albert.dominic mengatakan jika ada yang mengetahui kail anak albert maka nyawa kail dan daddy al akan terancam dan kail akan kehilangan daddy seperti kail kehilangan mommy,kata² dominic dan Gilbert tertanam di pikiran kail dia hanya melakukan vc dengan albert jika merindukan daddy al.


Bahkan dominic mengatakan agar kail berlatih militer untuk menjaga diri dan menjaga daddy nya suatu hari nanti,tugas albert membantu negara komunitas mereka atau perkumpulan mereka di segani dan di lindungi negara.


"Oke daddy dont worry"ucap kail.


"Oke berikan satu kiss untuk daddy"ucap alva.


setelah siap mereka pun pergi ke sekolah.

__ADS_1


__ADS_2