
Abi datang dengan Abra dan Inge mereka hendak Poto keluarga.namun saat Alva melihat Inge dia pun mengajak salsa untuk turun.
"sayang ayo kita kembali"ajak Alva.
"bang kita Poto bersama dulu"ucap satria.
"ayo"Abi mengajak Alva.
"maaf saya tidak bisa"ucap Alva membuat alea berkaca².'ini sudah cukup aku ga mau kelepasan'gumamnya.
"Alva gue mohon ini moment yang harus di abadikan seumur hidup kita"ucap Zian.
"apa loe tega liat adek loe sedih di hari pernikahannya"ucap Zian geram pada Alva.
"gue disini hanya orang asing dan datang sebagai tamu,jadi tidak penting juga untuk Poto bersama"ucap Alva menguatkan hatinya.
"apa maksudmu orang asing bang kita keluarga"tanya satria.
"maaf saya permisi ayo sayang"ajak Alva.namun salsa enggan bergerak dia berbisik.
"berpotolah dengan adikmu jangan membuatnya sedih,aku akan melakukan sesuatu agar dia tidak ikut"ucap salsa.
Salsa pun berjalan mengambil air minum alea dia berjalan ke arah Inggrid dan menumpahkan minuman ke gaun Inggrid.
"aw ish"Inggrid mengusap bajunya yang bawah karena gaun itu warna biru langit sehingga terlihat jelas.
"maaf Tante,tadi saya mau turun tapi ternyata turunnya darisana ya?"ucapnya.
"Kamu ga liat ya kita ini mau Poto keluarga"ucap Inggrid.
"maaf Tante"salsa memasang muka bersalah.
Zian dan satria melongo melihat kelakuan salsa.
Salsa mengusap² gaun Inggrid dengan tisu yang membuat tisue itu menempel di gaunnya.
"apa yang kamu lakukan"ucap Inggrid geram
"m maaf Tan"ucap salsa.
"Inggrid bersihkan gaunmu dulu"ucap Abra
mama Sinta melongo melihat sendiri bahwa salsa sengaja menumpahkan air.
Inggrid pun turun dia pergi ke toilet.salsa mengangguk ke arah Alva.
"apa yang kamu lakukan pada Inggrid"tanya mama Sinta.
"maaf tante saya hanya ingin agar Alva mau berfoto"ucap salsa.
"tapi bagaimana bis Akita foto keluarga kalo Inge tidak ada"ucap mama Sinta.
"maaf Tante"ucap salsa dengan wajah bersalahnya.
Mereka berfoto bersama dengan anak² Abi juga.salsa menunggu Alva di bawah hingga Alva memanggilnya untuk ikut berfoto.
mereka juga berfoto berempat dan berenam dengan Danu dan Amel.
__ADS_1
Setelah selesai Alva sekali lagi mengucapkan selamat pada Zian dan alea.
"sekali lagi selamat"ucap Alva dia turun dari pelaminan tanpa menyapa Abra membuat satria ingin bertanya apa yang terjadi pada Alva.
"disini banyak teman² kantor,apa disini masih lama?"tanya salsa alva mengangguk.
"aku masih mau ngobrol sama mereka"ucap salsa menunjuk ke arah sahabatnya.
"pergilah,nanti aku kabari kalo mau kembali ke kamar"ucap alva
Salsa berjalan mendekat ke teman² nya itu.
"Hai zoy kalian udah ngucapin ke pak zian?"tanya salsa.
"Oh my salsa,udah malah duluan kita,kita males pulang disini makanannya enak²" ucap zoy.
ayu, helen dan tio melihat ke arah salsa.zoy menatap salsa dari atas sampai ke bawah.
"Loe cantik banget sa,gue mpe pangling"ucap zoya heboh.
"bener" ayu tak kalah heboh melihat sahabat kantornya.
"Mehong..mehong.."ucap helen
"Thanks guys"ucap salsa tersenyum merona.
" siapa tadi?apa dia yang sedang heboh di bicarakan di grup kantor ?"tanya zoy
"cem²an"jawab salsa asal.
"aigo..aigo..aigo..hot bingits"ucap zoy
di divisi mereka ayu dan zoy adalah orang yang ceria dan baik.
"Hai sa"sapanya.
"Oh hai pa eh om apa kabar?"tanya salsa canggung bertemu dengan mantan mertuanya.
"Baik,papa seneng kamu masih manggil papa,kamu sendiri apa kabar,kamu tambah cantik?"tanya mantan mertuanya itu.
"Ah papa bisa aja,Baik pa,papa sama siapa?"tanya nya basa basi.
"Sama mama tapi lagi ke toilet bos kamu yang menikah?"tanyanya salsa mengangguk.
"Pah maafin mas pras dia laki² yang baik dia bertanggung jawab pah dia menyayangi calon anaknya biarkan mereka bersama,kasian cucu papa nanti,dia sudah menyesal pah"ucap salsa saat ini mereka ngobrol berdua.
"Papa sudah memaafkanya"ucapnya tersenyum.
"Terima kasih pa"ucap salsa
Danu,amel dan Alva saat ini bersama teman SMA mereka,dan tim basket kelelawar.
makin malam pesta makin ramai mereka membicarakan banyak hal,Alva memesan minuman selang beberapa saat seorang pelayan membawa lima botol Vodka.
"wow..wow..wow"ucap salah satu teman mereka.
"ini bikin betah bro"ucap orang di sebelahnya.
__ADS_1
mereka sudah ada yang menikah dan mempunyai anak ada yang duda ada juga yang belum menikah.
Rey dan Seno menyamar sebagai pelayan.
mereka tidak bisa membiarkan Alva sendirian tanpa pantauan apalagi berada di lingkungan keluarga Alva.
Danu menuangkan minuman ke dalam gelas² di meja itu.alva sendiri sudah melepas tuxedonya lalu ia tinggal untuk pergi ke toilet.
meja mereka menjadi pusat perhatian karena di meja itu yang paling berisik.
"Kamu menyediakan minuman zi"tanya satria melihat ke arah meja dimana Danu dan Alva duduk
"gak pah,ga tau darimana mereka itu"ucap Zian.
Alva baru saja kembali dari toilet dia berpapasan dengan orang yang bekerja di naungan delta.
"Hai mr Hernandez"sapanya
"Hai mr endrew apa kabar"sapa alva.
"Baik² bagaimana bisa kita bertemu disini?"ucap endrew.mengulurkan tanganya untuk menjabat tangan seseorang yang berjasa padanya dan sekarang menjadi bos nya.
"Ya saya di Luksemburg sibuk disana"jawab alva
"Boleh nanti kita bertemu setelah ini"pintanya
"Sure"ucap alva
Alva mengobrol sesekali tertawa karena pada dasarnya mr endrew adalah pribadi yang humoris.
Dari jauh bowo melihat alva sedang ngobrol dengan rekan bisnis yang sudah lama terjalin.
"Bang ar mengenalnya"gumamnya.
"mari Mr endrew saya masuk ke dalam dulu"ucap alva mr endrew mengangguk.
tiba² Jack duduk di sebelahnya.dia melupakan jika di ballroom hanya ada Rey dan Seno yang menjaga Alva dari jauh.dia pun bergegas kembali ke tempat acara setelah tadi rencananya kembali ke kamar.
"Kalo seperti ini saya akan lupa untuk pulang. saya senang sekali ngobrol bisnis dengannya Sayang sekali setelah sarapan saya harus segera pergi.dan harus tidur cepat, bertemu dengan orang² hebat membuat ku enggan beranjak"gumam endrew.
"Ya anda harus mengerjakan tugas anda sebelum mr Hernandez datang blusukan ke perusahaan yang anda pegang"ucap jack yang tiba² di belakangnya.
"Ya itulah saya harus mengikuti ritme kerja yang di berikan bos besar"ucap mr endrew terkekeh.
"Saya mau mengucapkan selamat ke putri pak Abraham"jack mengangguk
Setelah kembali ke meja dia melihat salsa masih mengobrol dengan sepasang laki² dan perempuan paruh baya dia juga melihat ke arah pelaminan.masih antri untuk mengucapkan selamat.alva sudah kembali bergabung dengan teman² SMA nya
*
"Hai mr endrew saya mewakilkan pak abra untuk mengucapkan terima kasih karena sudah datang di pernikahan anaknya"ucap bowo.
"Ya sama² saya senang datang kemari bisa bertemu rekan² dan pembisnis² muda, disini sangat banyak"ucapnya.bowo pun mengangguk membenarkan banyak pengusaha muda teman² zian dan relasi bisnis yang lain.
"Satu orang yang susah saya temui pak bowo setiap ke perusahaan dia selalu tidak ada ah tapi tadi saya bertemu denganya tapi sayang sekali waktunya sangat sempit"ucap endrew.
"Oh ya pasti dia orang yang sangat sibuk"ucap bowo.
__ADS_1
"Ya dia menyelematkan perusahaan, memberikan dana yang cukup besar dan membantu perusahaan kami yang hampir gulung tikar,bos besar itu susah untuk di temui"ucap endrew.
"Apakah kami mengenalnya"tanya bowo sambil meminum minuman yang ia bawa..