BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
EXTRA PART JANGAN TAKUT MENIKAH


__ADS_3

"siapa yang menjebak mu?"tanya Alva.


"aku tidak tau aku sudah menyelidikinya tapi tidak ketemu"ucap Kevin frustasi.


"bagus dong kalo kamu bisa menghamili seorang wanita berarti kamu normal"ucap Alva.


"lalu bagaimana dengan wanita itu?"tanya alva.


"dia aku bawa kerumah,aku tadi pergi karena mendengar dia akan meninggalkan negara ini"ucap Kevin.


Alva mengangguk"baguslah,lalu bagaimana sekarang"tanya alva ingin tau keputusan Kevin.


"aku akan merawatnya bertanggung jawab atas kehamilannya,aku akan mengurus anakku"ucap Kevin.


"loe nyuruh gue nikah dengan salsa saat dia hamil tapi sekarang loe ga ada rencana buat nikahi wanita itu"ucap Alva.


"bagaimana aku menikah denganya,aku bahkan tidak ada rasa sama dia"ucap Kevin.


"ckk loe tau dulu gue sama salsa juga ga ada rasa,gue sama dia Simbiosis mutualisme,tapi sejalanya waktu hati gue berlabuh sama dia"ucap Alva.


"kamu pernah dengar apa yang di ucapkan Danu witing tresno jalaran Soko kulino,loe harus bertanggung jawab dan menikah dengan wanita itu,bagaimana dengan anakmu? kalo dia laki²,dia bisa menghajar jika ada yang membulinya.tapi bagaimana jika dia perempuan,dia akan pulang dalam keadaan menangis"ucap Alva membuat Kevin makin frustasi.


"tapi aku tidak mencintainya Alva,aku hanya mencintaimu"ucapnya lirih.


"ck bulshit dengan nama cinta kev,bahkan kamu rela aku menikah dengan salsa demi cinta loe.loe mau lihat gue bahagia.tapi buat anak loe,loe masih mikirin cinta,**** you man"ucap Alva geram dengan sikap Kevin.


"gue menghilangkan ketakutan karena mental gue yang gue derita gue mencoba menerima kehamilan salsa,bahkan gue Sampai gila saat salsa pergi.gue ga mau loe nyesel suatu hari nanti.apa loe ga mau sembuh kev?demi anak loe"ucap Alva.


Kevin terdiam."loe ngomongin gue buat nikahi salsa saat dia hamil,tapi loe sendiri.."Alva menggelengkan kepalanya.


"siapa wanita itu,wanita malam atau wanita panggilan"tanya Alva.


Kevin menggelengkan kepalanya


"dia sekertaris pak Lutfi"jawab Kevin lirih.


"sekretaris Lutfi...Dea maksud mu"ucap Alva masih bertahan dengan aktingnya.


Kevin mengangguk.


"apalagi dia orang baik² kev bukan wanita malam bukan wanita murahan,dia seorang janda single parents apa kata orang kalo seorang janda hamil tanpa suami"ucap Alva.


"aku mengenalnya kev dia orang baik.aku putuskan kalian akan menikah Minggu depan"ucap Alva dia kembali menatap laptopnya matanya sesekali melirik Kevin yang terlihat sangat frustasi,sesekali mengusap wajahnya kasar bahkan sesekali meremas rambutnya.alva menarik sudut bibirnya ke atas dan melanjutkan pekerjaannya, membiarkan Kevin dengan frustrasi nya


"kamu sudah tua kev,apa kamu tidak bahagia akan mempunyai anak kandung anak dari darah daging loe sendiri? walaupun ada anak² gue tapi beda dengan anak kandung kev,percayalah semua akan baik² saja,awal menikah memang akan berat tapi setelah terbiasa kamu akan menikmati rumah tangga loe"ucap Alva dia mencoba menasehati kevin.matanya hanya sesekali melirik Kevin.


"kamu itu normal kev,buktinya kamu bisa melakukannya dengan Dea bahkan sampai hamil"ucap Alva.


"itu karena pengaruh obat"jawab Kevin.


"walaupun dalam pengaruh obat kamu memilih perempuan kamu bisa saja bermain dengan pria atau kamu bermain sendiri"ucap Alva.


"bagaimana enak kan bermain dengan wanita.shawn aja bisa ketagihan tiap malam dia pergi berburu perempuan,kamu kalah dengan Shawn jam terbangnya sudah tinggi,tanya sama Shawn bagaimana cara membuat wanita tak berdaya dalam kungkungan kita, gaya apa yang bisa membuat wanita tak bisa berjalan,cara gimana menaklukkan wanita di atas ranjang"ucap Alva dia melirik Shawn yang menyunggingkan senyumnya, walaupun matanya terpejam namun telinganya mendengarkan pembicaraan mereka.


**


di rumah Kevin,saat ini Dea sedang memandikan Fabian yang sudah terbangun.anak itu mengeluh lapar.setelah memakaikan baju Dea dan Fabian ke ruang tengah,rumah itu cukup luas mungkin tiga kali lipat dari rumahnya ngontrak dulu.


dia ke pantry untuk mencari makan,dia membuka tudung saji dan sudah ada beberapa makanan disana.


"sini nak duduk di sini"Fabian pun naik ke kursi Dea menyiapkan makanan Fabian setelah itu dia pun ikut makan rumah itu cukup sepi,hanya beberapa orang yang sedang lari di sore hari.


terdengar suara anak kecil sedang tertawa di depan rumahnya,Fabian pun berlari melihat dari dalam jendela.terlihat Xander,xavier dan Duncan sedang bersama laki² dewasa dia orang dan indah juga dua suster lain.


"mama mereka siapa"teriak Fabian.


"mungkin tetangga"ucap Dea dia sedang membereskan meja makannya.


Xander indah dan suster lain juga mendengar suara anak kecil di rumah Kevin terlihat anak kecil sedang di jendela melihat ke arah mereka.


"siapa itu bang"ucap indah meringsut ke jo.Xander menghampiri rumah Kevin matanya terus melihat ke anak itu.


xander membuka pintunya dengan berjinjit.rumah itu tidak pernah di kunci.


"kamu siapa di lumah appa"tanya Xander dia ikut dengan Jihan dan sky memanggil orang² yang bekerja dengan alva dengan sebutan appa dan popa.


Fabian diam tak menjawab.

__ADS_1


hingga seorang perempuan menghampiri mereka.


jo terkejut melihat perempuan di rumah kevin.


"anda siapa"tanya Axel.


"saya Dea dan ini anak saya Fabian"ucap Dea.


"sedang apa anda disini"tanya Axel.


"anda tau ini tempat terlarang,orang luar di larang masuk ke daerah sini"ucap Axel dingin.


"tuan Miller yang membawa saya kesini"ucap Dea.


Axel menanyakan keberadaan Dea pada Shawn setelah mendapatkan penjelasan Axel membawa Xander pergi.


**


jam sembilan malam mereka baru pulang dari kantor.kevin memilih masuk ke rumah utama.salsa menyambut alva pulang.


"Daddy"Xander berlari menghampiri alva.


Alva menangkap Xander dan menggendongnya.


"Daddy belum mandi turun dulu"ucap salsa.


Xavier dan Duncan pun sedang berjalan ke arahnya kaki nya yang kecil bahkan langkahnya belum lancar membuatnya menyerah dan memilih merangkak.


"bangun ayo jalan,koq merangkak"ucap salsa.


Kevin menggendong xavier.


"pap pap pap.pa"celotehnya.


"Hem"Kevin hanya berdehem.


alva menggendong Duncan di tangan kirinya.


"berat sekali anak Daddy ini"ucap Alva membawa mereka ke sofa.


Kevin membawa Xavier ke dapur dan meminta untuk di buatkan jus sayur dan buah untuknya.


"sudah pak"jawab art itu.


kevin meninggalkan dapur dan menurunkan Xavier dari gendongannya.


"bobo udah malam ya"ucap Kevin yang saat ini sampai di ruang tengah.


"no..no.no..no"ucap Xavier dia bergelayut di kaki Kevin.


"udah malam anak kecil tuh bobo"ucap Kevin.


"ayo bobo udah malam"ucap salsa yang datang membawa dua botol susu.


melihat botol susu membuat Xavier pun melepaskan kaki Kevin.


salsa menggendong Xavier.


"says good night with appa"ucap salsa.


"net appa"Xavier menyandarkan kepalanya di pundak salsa.


Kevin mengusap kepala Xavier


"night too baby"salsa membawa xavii untuk tidur ke kamar disana sudah ada Duncan yang menunggu susunya di keranjang bayi.


Kevin duduk di sofa disana hanya ada kail twins sedang di kamar masing².


"baca apa"tanya Kevin dia mengganti² channel TV di depanya hingga segelas jus terhidang tepat di depanya.


"buku biasa uncle"jawab kail.


"gimana di sekolah betah?"tanya Kevin.


"ga gimana² sampai saat ini masih enjoy"jawab kail.


"itu lebih baik daripada home schooling"ucap Kevin.

__ADS_1


"sudah malam pergi tidur"ucap Kevin.


kail pun melihat ke arah jam yang menunjukan pukul setengah sepuluh malam.


"aku ke kamar dulu uncle"ucap kail dia menurunkan kakinya ke lantai Kevin mengangguk.


"good night"ucap kail meninggalkan Kevin sendirian.


"night too boy"saut Kevin dia mematikan tv itu dan pergi keluar menuju gazebo dengan membawa jus nya.


satu jam Kevin masih di gazebo, entah apa yang dia pikirkan.dia sudah menghabiskan tiga batang rokok dan ini yang ke empat.


"belum pulang kev"tanya Alva dia melihat Kevin masih memakai kemeja yang sama.kevin menghembuskan asap rokoknya.


"belum"jawabnya.


Alva menghempaskan tubuhnya di sofa.


"kamu masih memikirkan dea"ucap Alva.


tak ada jawaban dari Kevin dia kembali menghisap rokoknya.


"apa yang kamu khawatirkan kev,loe udah mapan kalo loe berpikir anak loe akan ngerasain hal yang sama seperti loe dulu,aku jamin itu ga akan terjadi.loe ga sendirian kaya dulu,ada gue ada Nathan ada yang lain ada keluarga gue apa yang loe takutin "ucap Alva.


"gue takut kita akan berpisah"ucap Kevin.


"ck rumah loe berada di sekitar rumah ini,loe masih kerja di tempat gue setiap hari kita bertemu"ucap Alva.


"demi anak loe buang semua ketakutan loe"ucap Alva.


"oke aku akan menikah,tapi aku ga tau bagaimana rumah tangga aku nanti"ucap Kevin.


"ya loe harus mencobanya"ucap Alva.


"bolehkah aku menciumu sebelum aku menikah"pinta Kevin.


"loe jangan minta yang aneh² kev"ucap Alva kesal.


"untuk terakhir kali dan aku akan mencoba membuka hati untuk mencintai seorang wanita"ucap Kevin.


Alva menghela nafas dia mengangguk membuat Kevin tersenyum.


"aku pastikan ini yang terakhir karena setelah ini aku akan mencoba membuang perasaan ku padamu"ucap Kevin.


"ya lakukan untuk yang terakhir kali,dan mulailah hidup baru setelah menikah ajukan cuti untuk honeymoon"ucap Alva.


"aku tidak mau honeymoon"ucap Kevin.


"terserah loe aja kev"ucap Alva dia menghisap rokoknya lalu menghembuskannya.


tiba² Kevin menyerang nya bahkan Kevin ******* bibir Alva.


Alva tak membalas dia hanya membiarkan Kevin bermain dengan bibirnya.


setelah puas dengan ciumannya Kevin melepaskan bibirnya membiarkan Alva bernafas.


"lihat bahkan burungku tidak bangun"ucap Alva dia mengusap bibirnya yang basah.


"aku tau karena kamu tidak memakai perasaan"ucap Kevin.


"gimana caranya memakai perasaan jika rasa aja ga ada"ucap alva.


"pulanglah Dea pasti menunggumu,ingat Minggu depan kamu akan menikah,aku akan minta Denis untuk menyiapkan pernikahan kalian"ucap Alva


"tidak perlu ada pesta cukup pemberkatan saja"ucap Kevin.


"tapi setidaknya ada yang perlu di siapkan,setiap perempuan menginginkan pesta pernikahan walaupun cuma keluarga saja"ucap Alva.


"pulanglah sekarang Dea pasti khawatir"ucap Alva dia bangkit dari duduknya dan meninggalkan Kevin di gazebo.


alva masuk ke kamarnya dia melihat salsa masih dengan drama Koreanya.


"kamu belum tidur sayang?"tanya alva.


"belum sebentar lagi"jawab salsa tanpa mengalihkan pandanganya dari tv.


"sayaaaang"

__ADS_1


"kenapa?"tanya salsa.


"bantu hapus jejak bibir Kevin di bibirku.....


__ADS_2