BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
TIDAK MENYANGKA


__ADS_3

Kail melihat ke arah salsa.


"tentu mommy akan ikut kalian"ucap salsa.


"yeeeeee thank you mommy Daddy."ucap kail dia begitu senang hadir dengan kedua orang tuanya.


"pergilah tidur ini sudah malam"titah Alva.


"ayo bareng sama mommy ke kamar"kail mengangguk.


"good night Daddy"ucap kail memeluk Alva dan mengecup pipi ayahnya.


"good night boy,ingat tidur tidak ada baca buku atau maen hp"pesanya.


kail mengangguk.


"good night uncle kev,uncle Denis"ucapnya sambil berjalan mendekati salsa.


"night too boy ..


salsa menggandeng kail mereka berjalan menuju lift untuk ke kamar mereka.


"gue melihat kail sangat bahagia mempunyai dua orang tua yang utuh"ucap denis.alva mengangguk.


"gimana tentang kejadian di restoran tadi kev"tanya Alva yang kini mulai fokus ke laptop nya.


"seperti yang di laporkan tadi,ada dua sahabatnya yang membantu menyelesaikan"ucap Kevin.


Alva menyuruh orang untuk terus mengikuti salsa kemanapun dia pergi.


"apa perlu kita kasih pelajaran"tanya Kevin.


"aku akan bicarakan ini dengannya"Kevin mengangguk.malam makin larut Kevin dan Denis sudah kembali ke kamarnya,setelah setengah jam Alva pun menutup laptopnya.


Alva mengecek kail,terlihat anak itu sudah pulas,dia mengecup kening kail dan membenarkan selimutnya.hal ini mengingatkan nya pada Abra,dulu Abra melakukan hal yang Sama padanya.


Alva menutup pintu kamar kail pelan.


"ceklek..


Alva berjalan meletakkan laptopnya di meja sofa yang terdapat di kamar,lampu kamar masih nyala "sayang..terdengar suara air di kamar mandi Alva pun duduk menunggu salsa di ranjang.


"Al"panggilnya melihat Alva sedang fokus ke hp nya.


"iya sayang"Alva meletakkan hp nya.


"aku mau ke kamar mandi dulu"ucap Alva melenggang pergi.


Setelah membersihkan diri dia masih melihat salsa bersandar di headboard.


"kamu belum?tidurlah ini sudah malam"ucap Alva.


"itu aku buatkan minuman jahe untukmu"ucap salsa.


"Terima kasih sayang"ucap alva dia meminum jahe buatan salsa.salsa memperhatikan alva yang sedang minum teh terlihat seksi dengan jakun naik turun.


Alva melirik salsa yang sedang memandangnya dengan bibir yang sedikit terbuka.

__ADS_1


Alva meletakan gelasnya di nakas


"kemarilah"salsa pun mendekat Alva menarik lengan salsa agar duduk di pangkuanya.


"Kenapa sayang ada yang mau di omongin?"tanya alva dengan membelai pipi salsa jarinya bergerak mendekati bibir salsa.


Salsa menggelengkan kepalanya.tangan salsa meraba abstrak dada bidang alva.


"Katakan apa yang kamu inginkan"tanya alva.


Bukan tak paham tapi alva hanya ingin salsa mengatakan kalo salsa menginginkanya.


"Aku.aku.


"Aku apa hem?"tanya alva lagi memancing salsa dengan suara sensualnya dengan nafas yang mengena di wajah salsa.tangan alva terus bergerak nakal ke leher belakang telinganya dan turun ke dadanya.


"Aku mau.


"Mau apa?Katakan sayang nanti aku kasih"ucapnya tangan alva sudah menurun ke leher jenjang salsa.


"Aku menginginkan mu"ucapnya dengan suara lirih dan pipi yang merona.


Alva tersenyum salsa menginginkan nya.pernah sekali salsa memintanya dan sekarang dia meminta nya lagi,sungguh menggemaskan lihat wajahnya yang merona seperti tomat buat apa malu minta sama Alva.


Tapi alva senang salsa berinisiatif untuk memintanya.


"Kamu menginginkan aku?lakukan sayang semua tubuh ini milikmu"ucap alva.


entah mengapa salsa begitu ingin bercinta.dan makan banyak di siang hari.


Alva menekan tengkuk salsa tangan satunya masuk ke baju tidur salsa dan merayap menemukan gundukan yang menjadi mainan kesukaannya.


Alva membaringkan salsa dan mengungkungnya.alva menyesap (tiiiit sensor ges lanjutkan sendiri lah ya maaf ga lanjutin)


Mereka melakukannya berkali² hingga dia melihat salsa kelelahan alva pun mengakhiri permainannya dan membersihkan sisa² bercintanya di tubuh inti salsa dengan tisue.


Alva mencium kening salsa dia menyelimuti nya dan bangkit berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"kamu liar sekali malam ini sayang aku menyukainya"ucap Alva.


**


Seperti biasa Pagi hari terlihat salsa sedang di dapur membuat sarapan untuk kail dan alva juga yang lain.


Kail dan Alva sudah duduk di meja makan menunggu salsa,sudah ada Kevin dan Denis di meja.


"Daddy hari ini jadi beli kado kan?"tanya kail.


"Jadi,temen kail cewek atau cowok"tanya alva.


"Cowok daddy dia anak aunty yang pernah kail tolong waktu di mall"ucap kail membuat alva memandang ke arah kail.


"Aunty yang datang di malam pesta itu"ucap kail lagi.alva mengusap wajahnya kasar.


Dia sudah berjanji akan datang menemani kail,tapi malah datang ke kediaman Abimana.


"boleh lihat undangannya"tanya alva

__ADS_1


kail pun mengeluarkan undangan yang di kasih Dian,jelas nama Arjuna putra Pratama tertera dan nama Abi juga Dian.alva menghela nafas kasar.


Salsa datang membawa makanya dia menyiapkan di piring kail dan Alva.


"Apa sekolah kamu sama denganya?"tanya alva.


"Dia bersekolah di sebrang jalan sekolah kail,saat kail menunggu uncle axel.aunty dan juna menghampiri ku dan memberikan undangan untukku"jelas kail.


"Kamu udah tau namanya?"tanya alva


"Kami sudah berkenalan dan aunty juga mengenal Daddy bukan? kita sudah berteman"ucap kail tersenyum.


Alva mengangguk,rumahnya?jadi dia akan datang kerumahnya?kalo dia tidak ikut bagaimana nanti perasaan kail.apalagi dia begitu senang mempunyai teman baru.


**


Sore hari Alva menjemput salsa di kantor Zian ada kail bersamanya setelah pulang sekolah dia ke kantor Alva untuk ikut mencari kado untuk teman barunya.


Setelah mendapatkan kadonya kail mengajak Alva dan salsa untuk ke toko buku.mereka berjalan berlima,Kevin dan denis di belakang Alva dan salsa yang sedang menggandeng kail.rey dan Axel juga bibi Sarah,dan Shawn mereka berjalan di belakang mereka memantau dari jauh .


Canda dan tawa yang mengiringi langkah mereka hilang melihat alva yang tiba² terdiam dan menghentikan langkahnya.


matanya menatap lurus ke depan.


Dia mengeratkan pegangan tangannya pada kail matanya fokus melihat ke depan terlihat abra dan Inggrid sedang berjalan di depanya membawa paper bag dengan merk terkenal.


Bukan,bukan paper bagnya,tapi melihat Inggrid merangkul mesra tangan abra mereka berjalan dengan sangat mesra terlihat Inggrid yang sedang melihat ke arah abra dengan tersenyum lebar hingga memperlihatkan giginya itu menandakan rumah tangga mereka bahagia bukan?itu berarti ayahnya sudah melupakan bundanya dan memakai hati dengan Inggrid di pernikahannya.


kejam anakmu mengalami gangguan mental tapi dia begitu bahagia bahkan untuk memenuhi permintaan anakmu kau abaikan nafas alva memburu ingin menghampiri dan menarik rambut wanita itu.


Denis dan kevin melihat itu pun mengeraskan rahangnya.selama ini mereka selalu menjaga alva agar tidak melihat kejadian seperti ini.ya beberapa kali denis harus mengamankan alva dari pemandangan seperti ini dengan berkordinasi dengan bodyguard alva.


Tapi saat ini mereka kecolongan tidak ada yang menyadari kalau abra juga di situ.


"Daddy tangan kail sakit"ucap kail


"Kita pulang"ucap alva dengan nada tegas dan membawa kail ke dalam gendonganya, matanya berkaca² kail melihat ayahnya tidak baik² saja pun hanya diam.salsa mengikuti langkah alva.di mobil alva pun hanya diam.


Hari ini hari yang menyesakan.mobil sampai di halaman rumah mewah minimalis modern tiga lantai dengan dominasi warna putih terlihat kusen warna coklat tua.


"Masuklah kail ajak mommy juga"titah alva.


"Kamu?"tanya salsa.


"Aku akan pergi sebentar"ucap alva salsa pun mengangguk.


"Daddy.."suara kail menginterupsi.


"Daddy baik² saja sayang,jaga mommy untuk daddy"ucap alva matanya sendu kail begitu peka pada ayahnya.dia memeluk alva dan memberikan kecupan di pipi alva.


"Kail akan jaga mommy"ucap kail tersenyum.


"Terima kasih sayang"alva merengkuh kail mencium pucuk kepala kail berkali².


Salsa dan kail pun keluar dari mobil pintu sudah terbuka sedari tadi dan ada beberapa art menyambut nya,salsa melangkahkan kaki bersama kail menuju kamarnya.


"Ayo mommy bantu bersihkan diri lalu istirahat"ucap salsa.

__ADS_1


__ADS_2