BROKEN #Mental Attack

BROKEN #Mental Attack
KEMBALI PULANG


__ADS_3

"dia tampan dan cantik"ucapnya saat ini dia sedang berada di ruang kerjanya di inc dia melihat foto twin dari hp nya yang di kirimkan Denis asistennya.


"mereka menggemaskan"ucap Kevin.


Alva mengangguk dia sudah tidak sabar melihat twins.


"bersabarlah sayang tidak lama lagi kita akan berkumpul"ucapnya menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya.


"kamu tidak mau menghubunginya"tanya Kevin.


"menghubunginya hanya akan membuatku ingin cepat bertemu"ucap Alva.


"apa sudah siap untuk acara Minggu depan"tanya Alva.


"tuan Dominic sudah mengatur strategi"jawab Kevin.


"aku harap setelah ini tidak akan ada masalah lagi"ucap Alva.


"semoga saja,tapi sebagai anak tentu mereka tidak akan terima orang tuanya mati di tangan musuh"ucap Kevin.


"ya aku tau maka dari itu kita harus bisa menjaga kail lebih ketat,anak itu sungguh berbahaya"ucap Alva.


"dia tidak berbahaya,dia hanya takut kehilangan orang² yang dia sayangi,dia tidak terima jika ada yang menyakiti kalian"ucap Kevin.


Alva menghela nafas kasar kail terlalu menyayanginya hingga dia menembak mati Marcus.


...----------------...


"nanti tinggal di rumah ayah aja"ucap abra.


"Terima kasih yah tapi aku akan menunggu alva di rumah"ucap salsa lirih.


Abra paham perasaan salsa dia pun mengangguk pasrah.


"baiklah tapi bibijah akan menemanimu"salsa mengangguk.


Salsa saat ini sedang tertidur.setelah alea dan mama sinta pulang.dokter daffa mendatangi ruangan salsa untuk melihat keadaan salsa dan twins,begitupun Dila dan Ahmad mereka menjenguk menantu ayah angkatnya itu.


Sore hari saat pulang kerja zian dan danu datang ke rumah sakit untuk melihat baby twins.


"Aku culik boleh ga"ucap danu.


"Langkahi dulu mayat mereka"ucap zian menunjuk ke Shawn dan rey yang sedang duduk di sofa.salsa dan alea terkekeh.setelah pulang dari kantor Zian menjemput alea di butik dan mengajaknya untuk melihat putra iparnya itu.


"Ini terlalu cantik lihat mata indahnya bisa memikat pria² kaya"ucap danu.


"Apa maksudnya itu memikat kak"tanya alea.


"Lihat matanya hazel yang indah ini akan banyak pria terpikat"ucap danu.


"Keturunan siapa sih bisa gini"ucapnya lagi.


"Keturunan ayah,kata ayah yang baby boy matanya mirip mamanya ayah oma greys"jawab alea.


"Pantes alva mukanya bule jawa ternyata cetakan Oma greys"ucap danu.amel istri Danu sudah melahirkan anak perempuan.alea sendiri sedang hamil.


**


Sudah tiga Minggu berlalu setelah melahirkan salsa sudah kembali ke rumah.


Saat ini dia sedang berjemur dengan anak²nya di taman belakang bersama kail dan bibi Sarah juga bibi ijah.baby boy sendiri berada di troli dengan menggunakan kacamata hitam,begitu juga kail.sedangkan baby girl berada di pangkuan salsa.


Tak..tak..tak..


suara langkah kaki terdengar di belakangnya bibi Sarah yang melihat orang berdiri di belakang salsa pun bangkit dari duduknya.


Bayangan orang itu menutupi salsa yang sedang duduk memandangi baby girl nya.


"Bang Rey Jangan berdiri di belakang ku"ucap salsa namun bayangan itu tidak beranjak.


kail yang melihat orang itu pun berbinar dia ingin memeluk Daddy nya namun alva memberi kode jari telunjuk di bibirnya.agar kail diam,ya hari ini Alva kembali pulang.


Senyum kail tak lepas dia melihat ke arah salsa dan berganti ke Alva.

__ADS_1


"bang,aku lagi jemur baby jangan di belakang ku"ucap salsa lagi.


bayangan itu hanya bergeser sedikit.membuat salsa mendengus.


"bang Rey ngesel...in"


Salsa mengangkat wajahnya dia memutarkan duduknya..salsa berjemur namun memunggungi matahari pagi dia tidak mau anaknya kulitnya terbakar.


Tes...


air mata salsa menetes


Dia bangun dari duduknya.


"Alvarez"panggilnya.tanganya meraba wajah yang dia rindukan,nyata ini nyata.


Masih diam belum ada yang bersuara,tapi suara tangis salsa yang tercekat sesenggukan membuat baby yang di gendonganya pun ikut menangis.


bibi sarah mengambil baby girl dari gendongannya.alva menarik tubuh salsa dan memeluknya erat.tangisnya begitu mengiris hati orang di sekitar bahkan rey menitikan air mata.


"Maaf"satu kata yang keluar dari mulut alva.


Salsa memeluk erat membenamkan wajahnya di dada alva.


Cukup lama mereka berpelukan melepas rindu setelah sekian lama tak bertemu.


"aku tau kamu akan pulang"ucap salsa di sela tangisnya.


Mereka larut dengan rasa rindu setelah beberapa bulan terpaksa alva lakukan.


"Maaf,maafkan aku yang ga ada di sampingmu"tangannya terus membelai punggung salsa.


"Aku tau kamu pasti akan pulang"ucapnya lagi.


"Daddy"kail pun ingin memeluk daddynya.


salsa melepaskan pelukannya,Alva menggendong kail dan menciuminnya.dia juga menarik salsa dan kembali memeluknya.


"Apa kita sudah boleh ngopi jawa" tanya Kevin membuat salsa melepaskan pelukannya.


Salsa tersenyum menghampiri Kevin dan memeluknya.


"Bang Kevin apa kabar"tanya salsa memeluk Kevin erat.


"baik"jawabnya.


"terima kasih bang"ucap salsa.


"untuk?"tanya Kevin mengerutkan keningnya.


"sudah menjaga Alva dan membawanya kembali pulang"ucap salsa.kevin mengelus punggung salsa.


"sudah menjadi tugasku"ucap Kevin.


"apapun itu terimakasih"ucap salsa.


"Baiklah biarkan aku pergi ngopi aku sudah merindukan harum kopi java"ucapnya membiarkan alva melepas rindu dengan anak dan istrinya.


Salsa membiarkan Kevin pergi,dia kembali berjalan mendekat ke suaminya yang masih menggendong kail.alva kembali mengulurkan tangannya dan kembali memeluk erat suaminya.


Alva membawa salsa dan kail duduk dia melihat baby boy yang anteng di troli.kail duduk memeluk lengan daddynya.


"Hai twins"alva meminta baby girl yang berada di gendongan bibi Sarah,dia menciuminya salsa pun mengambil baby boy dari troli mereka berdua duduk di tepi kolam salsa menyandarkan kepalanya di pundak alva.


sedangkan kail duduk di samping Alva dia terus memeluk daddynya.


"Daddy kail menjaga adik² kail dengan baik,iya kan mom"ucap kail.


"iya,dia membantu menjaga twins dan kail juga menemani baby saat mommy di kamar mandi atau saat mommy makan"ucap salsa.


"terima kasih boy udah jadi kakak yang baik untuk twins"ucap Alva.


"kamu ingin hadiah apa"tanya Alva.

__ADS_1


"kail belum ingin hadiah Daddy"ucap kail.


"terima kasih udah jaga mommy dan twins buat Daddy"ucap Alva.


"tentu dadd karena mereka adik² kail"ucap kail.


"Al,aku lapar"ucap salsa.


"Pergilah makan aku masih merindukan twins"ucap alva.


Sedari bangun tidur Salsa belum makan apapun baru minum susu segelas, dia merasa cepat sekali lapar setelah melahirkan,bibi Ijah mengatakan efek menyusui membuatnya cepat sekali lapar.


Di ruang tengah shawn dan rey sudah menyiapkan ranjang untuk twins agar tidak naik turun walaupun ada lift,di ruang tengah akan lebih terpantau karena salsa lebih banyak menghabiskan waktu di ruangan tersebut.


...---------------...


"pagi sa"sapa Abra dia melihat salsa sedang sarapan.


"pagi yah"salsa dia baru saja akan berdiri dari duduknya untuk menyambut mertuanya.


"lanjutkan makanmu,ayah ingin melihat twins"ucap Abra.


salsa mengangguk.


"Abra berjalan ke ruang tengah namun ranjang itu kosong.


"dimana twins"tanya Abra saat melihat suster.


"lagi berjemur pak"jawabnya.


Abra pun berjalan keluar ke taman belakang.


"Pagi cucu op..."suara abra terhenti, kakinya yang akan menghampiri cucunya seketika berhenti bergerak dia melihat Alva duduk di bangku taman.


salsa berjalan di belakang Abra.


"ayo yah"ajak salsa.


Alva berdiri melihat ayahnya sambil menggendong putrinya.


"Arya"lirihnya matanya berkaca-kaca melihat anaknya sudah kembali.


"Pagi yah apa kabar"abra membeku bibirnya Kelu untuk sekedar menjawab mendengar panggilan ayah dari bibir alva dia seolah tidak percaya itu,apa ini mimpi.salsa mengambil putrinya dari gendongan Alva.


Abra berjalan mendekati alva.


"Apa kabar?ayah sepagi ini sudah disini"tanya alva lagi.


air matanya menggenang di mata tuanya.


"Baik kabar ayah baik,kamu sudah pulang nak?"tanya abra jantungnya berdegup melihat putranya tersenyum dan menatapnya teduh.mata yang selalu tajam dan penuh amarah saat bertatap muka denganya hilang arya nya kembali.alva mengangguk sebagai jawaban bahwa dia sudah kembali.


Abra memeluk alva dengan erat yang kembali meneteskan airmatanya alva pun membalas pelukan ayahnya.


"Maaf"ucap alva,abra melepaskan pelukannya mendengar kata maaf dari putranya,abra menggelengkan kepalanya.


"Tidak,ayah yang salah ayah yang minta maaf"abra pun kembali memeluk anaknya itu membuat salsa ikut menangis haru,


pemandangan ini yang ia inginkan dari dulu tapi alva begitu kokoh membangun tembok di antara mereka demi keselamatan mereka.


Kini keluarga suaminya telah kembali utuh


"bagaimana kabarmu?"tanya Abra masih memandangi wajah putranya.


"seperti yang ayah lihat"ucap alva


"Ayah sudah sarapan?ayo sarapan bareng"ucap alva.


"Ayah sudah sarapan kalian pergilah sarapan ayah akan menunggu cucu ayah,ayah merindukan cucu ayah"ucap abra mereka berjalan masuk kail menggandeng tangan daddynya.


"ya sudah Kita sarapan dulu,Ayo boy"alva mengajak kail.abra mengangguk bahagia anaknya sudah kembali.ini seperti mimpi.


"Nilam anakmu kembali,lihat cucu²mu aku bahagia nilam semoga kamu juga bahagia"gumamnya

__ADS_1


__ADS_2