
'hidup masing² jangan ganggu keluargaku'senyum Abi luntur mendengarnya.
Hari berganti hari, salsa dan kail juga alva saat ini sedang berada di airport mengantarkan Alva yang akan ke Jerman.
"jaga mommy dan adek² nya ya"pesan Alva dia sebenarnya berat untuk pergi perasaannya tidak enak.
"tentu Daddy kail akan menjaga mommy dan adik²"ucap kail.alva tersenyum mengecup pipi gembul kail.
"kamu jangan terlalu capek sayang minta Rey atau siapapun kalo membutuhkan apapun"pesan Alva salsa mengangguk.
Alva memeluk salsa dari samping dan kail yang duduk di pangkuan Alva.
"pesawat kita sudah siap"ucap Kevin.
"kita berangkat sekarang"ucap Alva agar tidak lama² bersama anak dan istrinya yang akan membuatnya makin berat untuk meninggalkan mereka.
Alva menurunkan kail dari pangkuannya dia pun bangkit di ikuti salsa.dia memeluk erat salsa dan mencium perut besar salsa berkali².dia juga memeluk dan menciumi kail.
"jaga kesehatan ya,dan cepat kembali"ucap salsa.
"aku akan segera kembali"ucap Alva mengecup kening salsa dia juga mengecup bibirnya.
"aku titipkan anak dan istriku Ken,Rey jaga mereka"ucap Alva
"kami akan menjaga mereka dengan nyawa kami"ucap Rey dan Ken.
Alva dan Kevin pun berjalan meninggalkan keluarga kecilnya.
"kenapa perasaanku ga enak"ucap Alva.
"hanya perasaan mu saja mereka akan baik² saja"ucap Kevin.
**
Sudah tiga hari Alva berada di Jerman,salsa dan kail saat ini berada di mall mereka sedang jalan² setelah mendapatkan ijin dari Alva untuk pergi ke mall, dia pun membeli kebutuhan baby nya kail dengan semangat ikut memilihkan kebutuhan baby twins.bahkan mainan juga di pilihkanya.
"salsa"panggilnya.
"kak Dian"mereka bertemu di mall bersama alea,Ara dan Juna.
"kalian berdua?Arya tidak ikut?"tanya Dian.
"Alva lagi di Jerman"ucap salsa.kail sendiri sedang bersama Juna.
Dian mengajak salsa makan dia salah satu resto di mall tersebut Rey, Shawn dan Axel mengikuti mereka.sedangkan bodyguard yang lain berada di mobil dan memantau dari jarak jauh.
"mam,aku mau pipis"ucap Juna.
"ayo sama Tante,Tante juga mau ke toilet"ucap salsa.
"apa ga merepotkan"ucap Dian.
"gak kak,aku sering banget ke kamar mandi hamil besar gini"ucap salsa.
"iya memang seperti itu"ucap Dian.
"kail temani mommy"ucap kail.
"apa ga sebaiknya kamu disini saja "ucap salsa.
__ADS_1
"aku temani mommy"ucap kail.
mereka bertiga pergi ke toilet di ikuti Rey.
namun saat sedang berjalan Rey menabrak seorang nenek yang membawa belanjaan.
Rey pun melupakan salsa dan kail dia membantu nenek tersebut. Shawn menyusul salsa saat melihat Rey sedang membantu nenek itu.dia menunggu di depan toilet namun setelah menunggu salsa,kail dan Juna tidak keluar dari kamar mandi.
Shawn pun melihat titik kail berada di toilet begitupun salsa.namun petugas kebersihan menutup toilet dengan memberi tanda bahwa toilet sedang di bersihkan.
"apa di dalam sudah tidak ada orang?"tanya Rey.
"sudah tidak ada orang pak"jawabnya.
"ibu hamil dan dua anak kecil belum keluar dari kamar mandi"ucap Rey lagi.
Ibu petugas itu pun mengecek namun tidak ada siapapun.
Shawn kembali mengecek titik masih didalam Dian dan Rey pun masuk memeriksa namun dia melihat jam tangan kail dan salsa tergeletak di bawah wastafel.
"ada mobil mencurigakan bang"terdengar di earphone telinga mereka.
dengan cepat Rey dan shawn berlari keluar mall dengan beberapa kali menabrak orang namun sayang mobil itu sudah hilang dari pandangan.
Rey menghubungi Ken dan Nathan mereka semua sudah menyebarkan orang²nya juga melacak ponsel salsa juga mobil orang yang membawa salsa dan kail.
Rey pun kembali dia menghampiri Dian dan alea.
"nyonya Abimana saya ingin menyampaikan kabar tentang putra anda"ucap Rey.
"apa yang terjadi pada putra ku"ucap Dian dia sudah khawatir.
"ya Tuhan"Dian histeris.ara menangis memeluk ibunya.
"apa yang terjadi sebenarnya"tanya alea.
Rey pun menceritakan kejadian barusan.
Dian pun pingsan mendengar penjelasan dari Rey.
dengan sigap Rey membawa Dian ke mobil alea sendiri membawa Dian ke rumah sakit.
Ahli it di kerahkan untuk melacak keberadaan salsa dan kail namun tidak terdeteksi.nathan pun menghubungi Kevin wajah Kevin menegang saat menerima tlp dari Nathan dia saat ini sedang meeting dengan Alva dan dominic juga yang lain.
"ada apa"tanya alva.dominic pun melihat ke arah Kevin.
"meeting saya tutup"ucap Alva dengan bahasa Jermannya.
**
"ada apa kev"tanya Alva lagi.
namun Kevin masih belum bersuara.
"jangan buatku khawatir ada apa kev"ucapnya tegas.
"salsa dan kail di culik saat mereka di mall Juna juga bersama mereka"ucap Kevin.
"deg..deg
__ADS_1
"kalian tidak menjaganya"ucap Dominic.
"kami menjaganya"Kevin menceritakan apa yang di ceritakan Nathan.
"siapkan pesawat kita pulang sekarang"ucap Alva.
"ini pasti ulah Marcus,jika terjadi sesuatu dengan cucu menantuku akan ku habisi dengan tanganku sendiri"ucap Dominic mengepalkan tangannya dia pun menghubungi Albert yang berada di Rusia untuk bersiap.
"kita pergi sekarang kev,aku tidak mau anak istriku kenapa²"ucap alva.kevin mengangguk.
"Albert akan menyusul,Daddy juga akan menyusul kalian"ucap Dominic.
Alva mengangguk.
"jangan gegabah"pesan dominic.
Kevin dan Alva pun bersiap untuk pulang.
**
Abi,satria dan abra yang mendengar berita dian pingsan segera ke rumah sakit delta medika.
Sesampainya di rumah sakit terlihat alea dan ara menangis saling berpelukan.
"Apa yang terjadi"tanya abi.
"Mereka ...mereka..."suara alea tercekat.
"Pelan² sayang tarik nafas dulu"ucap abra.
"Mereka..mereka menculiknya mereka menculiknya"ucap alea yang menangis lagi.
"Siapa yang di culik"abi belum sadar arjuna tidak ada.
"Aunty salsa dan dek juna juga kail"ucap ara suaranya hampir hilang karena menangis
"Ya tuhan"abi mengusap wajahnya kasar.
"Apa yang terjadi sebenarnya"abi meminta penjelasan dari alea.
Terlihat rey datang menghampiri setelah mengabari nathan.
"Maaf pak abi,kami kecolongan mereka membawa mba salsa,kail dan arjuna saat ini kami sedang melacak mereka"ucap rey.
"Bukankah kalian menjaganya hah?Lalu kenapa bisa kecolongan?Bagaimana kerja kalian!!"abi menekan suaranya dia ingat sekarang sedang di rumah sakit.
"Maaf pak"ucap rey.
"Saya tidak butuh maaf mu kembalikan anakku"ucap abi menarik jaket rey.
"Bang tahan emosi mu mereka sekarang sedang mencari anakmu dan salsa"ucap satria.
"Lebih baik kerahkan orang²mu untuk membantu mencari mereka"ucap satria.
Zian datang dengan Sinta.
"Kenapa?ada apa?apa yang terjadi?"tanya sinta melihat menantunya menangis.
Satria menceritakan tentang penculikan itu.
__ADS_1
"Ya tuhan" ....